Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Harganya Sedang Moncer, Ini Fakta-fakta Unik tentang Emas

by Tisyrin N. T on 9 Agustus, 2019

Emas adalah salah satu instrumen investasi yang menjanjikan. Harga emas dalam beberapa hari terakhir sedang moncer-moncernya. Dibalik kilaunya yang memukau, terdapat pula fakta-fakta unik tentang emas yang jarang diketahui.

fakta-fakta unik emas

Pada Kamis (8/8/2019), harga emas Antam mencapai Rp753.000 per gram. Sementara pada hari ini Jumat (9/8/2019), harga emas batangan Antam turun tipis menjadi Rp 752.000 per gram. Untuk harga emas dunia baik di pasar spot maupun berjangka kini telah melebihi US$1.500 per ons. Secara umum, harga emas belakangan ini telah mencapai rekor tertinggi dalam enam tahun terakhir.

Tingginya harga emas dipicu oleh konflik perdagangan antara Amerika Serikat dan China yang memburuk. Bukan cuma itu, hal tersebut juga dipicu nilai tukar dolar Amerika Serikat juga tengah melemah. Jadi, emas dianggap sebagai instrumen yang aman dibandingkan aset lain yang berisiko.

Selain minim risiko, investasi emas juga punya banyak keunggulan lainnya. Investasi emas terbilang likuid alias mudah dicairkan. Meskipun harganya fluktuatif, secara jangka panjang nilai emas terus mengalami kenaikan. Cara berinvestasi emas juga kini kian mudah dan tak perlu modal besar, misalnya melalui Tabungan Emas Pegadaian atau melalui online marketplace Bukalapak dan Tokopedia.

Emas memang yahud dijadikan investasi. Buat kamu baik yang sudah berinvestasi emas maupun yang belum, intip yuk fakta-fakta unik emas yang dikumpulkan CekAja dari berbagai sumber!

Nama Kimia Emas Punya Arti Sinar Matahari

Kamu tentu mengenal tabel periodik unsur ketika menerima mata pelajaran Kimia di bangku SMA. Nah, dalam tabel periodik unsur tersebut, kamu dapat menemukan nama Kimia emas.

Emas memiliki nama Kimia Aurum (Au). Kata Aurum asalnya dari bahasa Latin yang punya arti pancaran sinar matahari. Mengapa dinamai seperti itu? Wajar saja karena emas terlihat seperti lingkaran sinar yang terlihat di sekitar matahari alias korona.

Emas juga termasuk logam mulia. Alasannya karena emas tahan terhadap karat (hasil korosi) serta oksidasi atau kondisi lainnya sehingga harganya terbilang tinggi.

(Baca juga: Kilau Investasi Emas yang Tak Pudar Ditengah Gempuran Fintech)
Hasil dari Hujan Meteor

Siapa sangka, emas bukan berasal dari planet Bumi. Meskipun emas tersembunyi di dalam lapisan perut Bumi, rupanya emas berasal dari luar angkasa. Hal ini berdasarkan pendapat para ilmuwan.

Ilmuwan Dr Matthias Willbold dan Profesor Tim Elliott telah membuktikan bahwa logam mulia di Bumi, termasuk emas, merupakan hasil dari hujan meteor terhadap planet Bumi. Keduanya adalah ilmuwan dari Bristol Isotope Group di School of Earth Sciences, Bristol University.

Ilmuwan di Smithsonian Center for Astrophysics Universitas Harvard juga telah mengamati ledakan sinar yang diduga menjadi sumber kekuatan yang berperan dalam seluk beluk terbentuknya emas. Teori mereka juga memperlihatkan, emas sampai ke Bumi diangkut oleh hujan meteor dari luar angkasa, yang terjadi setelah terbentuknya Bumi 4,5 miliar tahun lalu.

Lalu, sejak kapan orang-orang di Bumi menggunakan emas? Terdapat fosil yang hidup 4.000 tahun lalu yang menggunakan emas. Hal tersebut menandakan bahwa emas sudah mulai dikenal sejak ribuan tahun lalu di Bumi.

Ada Pada Perangkat Elektronik

Sadar gak kamu, kalau perangkat elektronik yang kamu miliki mengandung emas termasuk ponsel yang kamu gunakan? Dalam jurnal berjudul Current and Future Uses of Gold in Electronics, Paul Goodman menjelaskan bahwa unsur logam emas dipakai sebagai bahan electroplating atau proses pelapisan logam dalam perangkat elektronik.

Hal tersebut dilakukan karena emas adalah konduktor elektrik yang baik. Emas juga dimanfaatkan pada perangkat elektronik karena emas punya daya tahan kuat terhadap karat. Dan, apabila emas dicampur dengan nikel dan kobalt, dapat menjadi konduktur elektrik yang punya ketahanan kuat.

Berdasarkan sebuah laporan, diperkirakan satu unit ponsel rata-rata memiliki kandungan 0,2 gram emas. Emas biasanya ada pada kartu SIM, papan logic, serta komponen-komponen di balik layar LCD.

Jadi Makanan dan Obat

Emas bukan hanya bisa bikin penampilanmu ciamik sebagai perhiasan, tapi juga bisa dicampur menjadi makanan dan obat, lho! Salah satu emas yang dapat diolah jadi makanan bernama gold leaf yang berbentuk lembaran emas tipis. Biasanya gold leaf dapat dipakai pula untuk menyepuh pigura atau patung.

Gold leaf dapat ditambahkan menjadi dekorasi pada makanan dan aman dimakan. Karena, gold leaf telah memperoleh label food-grade yang menandakan aman untuk dikonsumsi dan tidak akan menimbulkan keracunan.

Dalam bidang kesehatan, salah satu manfaat emas adalah dapat digunakan untuk terapi berbagai jenis kanker. Wah, luar biasa ya!

(Baca juga: Mansa Musa, Orang Paling Tajir Melintir yang Bagi-bagi Emas)
Aurophobia

Hampir setiap orang di dunia ini pasti menyukai emas. Entah karena emas merupakan aset yang bernilai ataupun karena keindahan kilaunya. Tahukah kamu kalau rupanya ada lho orang yang phobia terhadap emas.

Jadi, gak semua orang suka pada emas. Ada orang yang takut dan cemas ketika melihat emas, sebutannya aurophobia. Jangankan memegang emas, penderita aurophobia bahkan akan merasakan mual, pusing, hingga panik saat melihat emas.

Itulah sejumlah fakta-fakta unik emas yang perlu kamu ketahui. Nah, kalau kamu tertarik investasi, kamu bisa cek pilihannya di CekAja.com!

Tentang Penulis

Penulis konten yang pernah mencicipi profesi sebagai jurnalis bidang finansial, kesehatan, seni, dan lifestyle.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami