Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

5 Reksadana Saham Syariah Terbaik Agustus 2019

by Miftahul Khoer on 26 Agustus, 2019

Mau investasi tapi gak punya modal terlalu besar? Tenang saja, sekarang kamu sudah bisa investasi di reksadana. Jenis investasi ini menghimpun dana dari masyarakat atau investor yang bisa dilakukan hanya dengan modal minim. Nantinya uang kamu akan dikelola oleh manajer investasi untuk diinvestasikan kembali ke beberapa efek ekuitas seperti instrumen seperti saham, deposito, hingga obligasi.

Reksadana syariah
Investasi reksadana juga menjadi alternatif buat kamu yang gak punya waktu dan keahlian menghitung risiko. Sebab sudah ada manajer investasi yang akan sepenuhnya mengelola buat kamu. Nah, salah satu reksadana yang cukup menarik dan memberikan imbal hasil tinggi adalah reksadana saham, meskipun risikonya juga sebanding. Namun, sebagian orang masih ragu dengan reksadana saham karena menilai masih ada unsur judi.

Eits, tenang saja. Ada banyak produk reksadana saham syariah yang bisa kamu miliki untuk mendapat keuntungan. Reksadana syariah dijalankan sesuai prinsip syariah. Menariknya lagi, reksadana syariah sudah dijamin kesyariahannya oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) Majelis Ulama Indonesia (MUI). 

So, buat kamu yang tertarik menggandakan dananya di reksadana syariah, kali ini CekAja akan mengulas produk-produk reksadana dengan keuntungan terbaik selama Agustus 2019. Kami mengolah data dari portal reksadana Bareksa yang telah bermitra dengan CekAja. Yuk langsung simak apa saja.

1. TRIM Syariah Saham

TRIM Syariah Saham tercatat sebagai reksadana paling moncer. Ini bisa dilihat dari data yang dikeluarkan Bareksa per 23 Agustus 2019. Untuk kurun waktu 1 tahun, reksadana ini memberikan imbal hasil hingga 13,21 persen; 3 tahun 6,32 persen; 5 tahun 12,18 persen dan year to date (ytd) mencapai 11,26 persen.

Reksadana ini dikelola oleh PT Trimegah Asset Management dengan nilai aktiva bersih (NAB) mencapai Rp1.880,03. Sejak diluncurkan pada 27 Desember 2006, dana kelolaan TRIM Syariah Saham mencapai Rp77,430 miliar. Jika tertarik, kamu bisa berinvestasi reksadana ini mulai dari Rp100.000.

Dana yang kamu investasikan di TRIM Syariah Saham akan dialokasikan untuk saham sebesar 93,86 persen dan lainnya mencapai 6,14 persen di beberapa perusahaan antara lain Excelcomindo Pratama, Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, SBSN Seri PBS022, Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, dan Unilever Indonesia Tbk.

(Baca juga: Ternyata Meraup Cuan Investasi Reksa Dana Bisa Dimulai dengan Nyuci Baju Sendiri)
2. Sucorinvest Sharia Equity Fund

Sejak diluncurkan pada November 2013, Reksadana saham Sucorinvest Sharia Equity Fund seperti menjadi pendatang baru yang diperhitungkan. Imbal hasil yang diberikan untuk 1 tahun terakhir bisa tembus mencapai 9,33 persen; 3 tahun 60,48 persen; 5 tahun 50,79 persen dan year to date (ytd) mencapai 15,45 persen.

Hingga saat ini, dana kelolaan Sucorinvest Sharia Equity Fund mencapai Rp188,158 miliar. Buat kamu yang tertarik investasi reksadana di sini, kamu hanya cukup menyetor mulai dari Rp100.000. Nantinya, dana kamu akan diinvestasikan 80 persen hingga 100 persen pada efek ekuitas syariah atau bisa juga 20 persen pada instrumen pasar uang. Adapun portofolio investasi Sucorinvest Sharia Equity Fund antara lain pada Aneka Tambang Tbk; Astra International Tbk; Buyung Poetra Sembada Tbk; KMI Wire & Cable Tbk dan Samindo Resources Tbk.

3. Batavia Dana Saham Syariah

Sejak diluncurkan pada Juli 2007, reksadana ini telah mengelola dana mencapai Rp139 miliar. Dana dari para investor diinvestasikan kembali ke saham, obligasi dan efek ekuitas lain dengan porsi 80 persen hingga 100 persen. Bisa juga diinvestasikan pada efek bersifat utang atau pasar uang sesuai prinsip syariah dengan porsi hingga 20 persen.

Portofolio investasi reksadana Batavia Dana Saham Syariah antara lain pada Astra International Tbk; Indofood CBP Sukses Makmur Tbk; Semen Indonesia (Persero) Tbk; Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk dan Unilever Indonesia Tbk. Adapun, imbal hasil yang diperoleh dari reksadana ini mencapai 6,68 persen (ytd) dan 8,20 persen pada setahun terakhir. Sayangnya untuk periode 3 dan 5 tahun, kinerja reksadana ini kurang bagus atau gak sampai tembus 2 persen.

4. CIMB-Principal Islamic Equity Growth Syariah

Reksadana saham syariah yang dikelola oleh PT Principal Asset Management ini memiliki imbal hasil secara year to date (ytd) mencapai 5,36 persen. Sementara untuk 1 tahun mencapai 7,43 persen. Sejak diluncurkan pada September 2007, dana kelolaan CIMB-Principal Islamic Equity Growth Syariah sudah mencapai Rp138,464 miliar.

Buat kamu yang tertarik dengan reksadana ini, kamu bisa mulai membelinya dengan investasi Rp100.000. Nantinya dana kamu akan diinvestasikan kembali ke ekuitas dan pasar uang. Adapun portofolio investasi reksadana CIMB-Principal Islamic Equity Growth Syariah antara lain pada Astra International Tbk; Indofood CBP Sukses Makmur Tbk; Indofood Sukses Makmur Tbk; Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk; Unilever Indonesia Tbk.

5. BNP Paribas Pesona Syariah

Per 23 Agustus 2019, BNP Paribas Pesona Syariah tercatat sebagai lima besar reksadana dengan imbal hasil di atas 5 persen secara year to date (ytd) ataupun per tahun. Reksadana yang dikelola oleh PT BNP Paribas Asset Management memberikan keuntungan mencapai 6,32 persen (ytd) dan 7,23 persen untuk 1 tahun terakhir. Saat ini NAB reksadana ini mencapai Rp2.590,5.

Dari segi dana kelolaan, reksadana ini tergolong cukup besar mencapai Rp804,839 miliar. Sayangnya pada data Bareksa tidak dicantumkan berapa besaran investasi awal yang bisa dibeli. Hanya saja, dana yang kamu investasikan di reksadana ini akan kembali diinvestasikan ke efek ekuitas dan pasar uang sesuai syariah. Adapun, portofolio investasinya antara lain pada Astra International Tbk; Indofood CBP Sukses Makmur Tbk; Indofood Sukses Makmur Tbk; Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk dan Unilever Indonesia Tbk.

(Baca juga: Anti Mainstream, Menikah dengan Mas Kawin Saham dan Reksa Dana)

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami