Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

11 menit waktu bacaan

Tips dan Trik Investasi Saham yang Menguntungkan untuk Pemula

by Kyla Damasha on 24 Oktober, 2019

Meskipun investasi saham berpotensi menghasilkan keuntungan berkali-kali lipat, namun risikonya yang cenderung tinggi membuat banyak orang ragu untuk melakukannya, apalagi pemula.

Tak jarang banyak pemula yang lebih memilih untuk memulai investasi kecil terlebih dahulu, seperti emas ataupun reksa dana, guna menghindari risiko yang besar.

Padahal, jika kita mempelajarinya lebih dalam lagi, kamu bisa mengetahui segudang tips ataupun cara investasi saham yang menguntungkan serta rendah akan risiko. Apakah kamu percaya bahwa tidak semua investasi saham itu memiliki risiko tinggi?

Jika tidak, mungkin pemikiranmu akan segera berubah ketika selesai membaca artikel satu ini. Karena, di dalam kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai tips dan trik cara investasi saham yang menguntungkan untuk pemula beserta panduan lengkapnya. Tertarik mencoba?

Sekilas investasi saham

Pada intinya, investasi saham merupakan kegiatan penanaman modal ataupun pembelian saham terhadap sebuah perusahaan. Pastinya kita semua sudah tahu bahwa modal merupakan kunci utama dalam menjalankan suatu bisnis. Nah, investasi saham dapat dikatakan serupa dengan memulai bisnis tersebut.

Hanya saja, dalam hal ini kita tidak memulai segalanya dari nol, melainkan turut berkontribusi menanamkan modal kepada perusahaan yang sudah ada atau yang sudah terbentuk.

Bagaimana cara menanamkan modalnya? Yaitu dengan membeli saham dari perusahaan yang kita inginkan. Ketika sudah membeli saham, maka secara tidak langsung kamu sudah menjadi pemilik dari perusahaan tersebut dan berhak mendapatkan bagian dari keuntungan yang pada nantinya didapatkan oleh perusahaan.

Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua perusahaan yang ada saat ini menjual sahamnya kepada publik. Melainkan hanya perusahaan-perusahaan yang sudah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada dasarnya BEI memiliki fungsi sebagai mal yang menyediakan tempat bagi para investor untuk bertransaksi jual beli saham.

Sebelum kita mulai ke pembahasan lainnya mengenai cara investasi saham yang menguntungkan, ada baiknya jika kamu mengetahui beberapa hal terkait investasi saham terlebih dahulu.

Apa target berinvestasi saham?

Sebelum memutuskan untuk memilih saham sebagai instrumen investasi, kamu harus pastikan terlebih dahulu tujuanmu berinvestasi saham tersebut. Sebenarnya hal ini tidak hanya berlaku ketika ingin berinvestasi saham saja, melainkan juga untuk instrumen-instrumen investasi lainnya.

Dengan mengetahui tujuan investasi, kamu jadi memiliki motivasi agar lebih semangat berinvestasi serta tahu langkah apa yang perlu dilakukan selanjutnya untuk memenuhi tujuan tersebut, begitu pula dengan targetnya.

Selain itu, tujuan dan target juga perlu dimiliki agar investasi yang kamu jalankan lebih terarah dan jelas.

Berapa lama ingin berinvestasi saham?

Di dalam investasi saham, terdapat dua jenis investasi yang bisa kamu pilih, yaitu investasi jangka pendek dan investasi jangka panjang. Untuk investasi jangka pendek, kamu perlu memperhatikan waktu yang tetap untuk membeli dan menjual saham tersebut.

Memiliki sistem yang tidak jauh berbeda dengan investasi emas, salah satu trik investasi saham yang menguntungkan yaitu ketika kamu membeli pada saat harga tidak terlalu mahal dan menjualnya kembali ketika harga tengah melambung tinggi.

Sedangkan untuk investasi jangka panjang, kamu dapat lebih fokus pada saham yang akan dibeli dan dijual serta pada kisaran harga berapa saham tersebut akan dibeli dan dijual kembali. Nah, apabila kamu ingin investasi saham yang menguntungkan, lebih baik apabila kamu memilih jangka waktu panjang, karena hasil dari investasi tersebut akan jauh lebih terasa.

Sesuaikan dengan modal

Salah satu hukum dari investasi yang perlu diketahui oleh setiap orang yaitu semakin tinggi keuntungan yang didapatkan maka semakin tinggi pula risiko yang harus siap dihadapi. Maka dari itu, kamu harus perlu pandai dalam mengukur kemampuan yang dimiliki.

Untuk para pemula, akan terasa lebih aman jika kamu memulai investasi dari modal yang kecil terlebih dahulu. Janganlah membuat keputusan yang gegabah dan lakukanlah dengan perencanaan yang matang serta siap dalam menghadapi berbagai risiko yang bisa terjadi.

Siapkan modal

Setelah memiliki perencanaan yang matang dengan mempertimbangkan berbagai kemungkinan risiko, maka langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan ialah mempersiapkan modal.

Pasti diantara kalian akan ada yang bertanya, kira-kira berapa modal yang dibutuhkan untuk menghasilkan investasi saham yang menguntungkan? Tidak terlalu besar. Minimal modal yang perlu kamu siapkan hanya Rp100.000 saja.

Namun, janganlah angka tersebut dijadikan sebagai acuan karena setiap perusahaan tentu memiliki persyaratannya masing-masing.

Bahkan, ada perusahaan sekuritas yang meminta modal awal Rp5 juta hingga Rp10 juta. Maka dari itu, penting untuk kamu mengetahui ataupun mencari tahu mengenai perusahaan-perusahaan mana saja yang tergabung di BEI beserta persyaratan yang menyertai.

Keuntungan investasi saham

Sementara keuntungan berinvestasi saham antara lain:

Dividen merupakan pembagian laba yang akan diberikan oleh perusahaan kepada para pemegang saham. Di mana dividen itu sendiri berasal dari keuntungan yang diperoleh  suatu perusahaan dalam satu tahun. Nah, dividen itu sendiri terbagi ke dalam dua jenis, yaitu tunai dan saham.

Dividen tunai adalah pembagian keuntungan berupa uang tunai yang akan diberikan langsung dari perusahaan kepada pemegang saham per satu lembar saham yang mereka miliki. Sedangkan untuk dividen saham ialah perusahaan yang memberikan hasil dalam berupa saham sehingga jumlah saham yang dimiliki oleh investor menjadi bertambah.

(Baca juga: 5 Aplikasi Saham Terbaik untuk Investor Pemula)

Namun, perlu diperhatikan bahwa ada pula perusahaan yang tidak membagikan dividen kepada investor walaupun mereka memperoleh laba. Umumya perusahaan tersebut ingin melakukan ekspansi atau mengembangkan usaha, tetapi biasanya justru dilakukan oleh perusahaan yang masih dalam tahap pengembangan.

  • Capital gain (kenaikan harga saham)

Capital gain merupakan keuntungan yang diberikan oleh perusahaan kepada pemegang saham atau investor dari hasil selisih harga beli dan harga jual. Sebaiknya, harga jual harus lebih tinggi dibandingkan harga beli.

Capital gain umumnya terbentuk karena adanya aktivitas perdagangan bursa efek.

Sama halnya seperti seorang pedagang yang membeli roti seharga Rp3000 dan menjualnya kembali dengan harga Rp4000 agar bisa mendapatkan margin. Nah, angka seribu tersebut dapat dikatakan sebagai capital gain.

Risiko investasi saham
  • Capital loss (penurunan harga saham)

Meskipun di dalam investasi saham kamu berpeluang untuk mendapatkan capital gain dalam jumlah yang fantastis, namun risiko capital loss atau penurunan harga saham pun tidak dapat dihindari. Hal inilah yang mungkin menjadi salah satu risiko terbesar dalam berinvestasi saham.

Berbeda dengan investasi emas yang penurunan harga tergolong kecil, penurunan harga di investasi saham bisa seakan-akan seperti terjun bebas.

  • Suspend

Tidak hanya penurunan harga saham, sebagai investor saham kamu juga berpeluang untuk diberhentikan oleh bursa efek. Apa yang dimaksud dengan ‘diberhentikan’? Maksudnya adalah kamu tidak bisa lagi berdagang ataupun melakukan transaksi.

Namun pada umumnya, suspend akan berlangsung dalam waktu singkat, yakni satu hari perdagangan saja. Tetapi, tidak menutup kemungkinan pula suspend justru berlangsung hingga berhari-hari.

Terdapat beberapa sebab yang membuat bursa efek memberhentikan perdagangan di suatu perusahaan, yaitu:

  • Harga saham mengalami penurunan secara drastis dalam waktu singkat
  • Perusahaan dipailitkan oleh kreditor
  • Perusahaan tidak memberikan persyaratan yang diminta oleh otoritas bursa, seperti tidak memberikan laporan keuangan hingga waktu yang ditentukan.
Tips memulai investasi saham yang menguntungkan

Memulai investasi saham yang menguntungkan memang tidaklah mudah. Pastinya akan terdapat segudang pertimbangan yang perlu kamu lalui terlebih dahulu dan tentunya perencanaan yang matang.

Tetapi walau begitu, menghasilkan investasi yang menguntungkan juga bukanlah suatu hal yang mustahil. Nah, bagi kamu yang masih awam, ada beberapa langkah yang perlu kamu lakukan agar bisa menghasilkan investasi saham yang menguntungkan. Apa sajakah itu?

1. Kenali produk investasi saham

Salah satu kunci investasi saham yang menguntungkan, khususnya bagi kamu yang masih awam, ialah jangan pernah membuat keputusan yang gegabah atau bersifat terburu-buru. Dunia sudah canggih. Kamu bisa belajar mengenai berbagai hal hanya dengan bermodalkan ponsel pintar atau komputer saja. Nah, kamu bisa memanfaatkan hal tersebut untuk belajar dan menambah wawasan.

Cari itu terlebih dahulu mengenai apa itu saha dan apa saja risiko serta keuntungan dari investasi saham itu sendiri. Selain itu, jangan lupa juga untuk kenali dan pelajari produk investasi saham yang tersedia saat ini. Setiap perusahaan sekuritas tentu memberlakukan persyaratan dan memiliki persyaratan yang berbeda-beda, dan inilah yang menjadi tugas utama kamu, yaitu mempelajari investasi saham sebanyak-banyaknya.

2. Memilih perusahaan sekuritas

Langkah selanjutnya menuju investasi saham yang menguntungkan yaitu memilih perusahaan sekuritas. Para investor tidak bisa semerta-merta membuka rekening saham di BEI, melainkan mereka harus memilih perusahaan sekuritas yang berperan sebagai perantara dalam menjual dan membeli saham sekaligus sebagai manajer investasi.

Di Indonesia itu sendiri, perusahaan sekuritas yang dijadikan sebagai tempat para investor dalam membeli saham sudah berjumlah cukup banyak. Ada yang dimiliki oleh pemerintahan, BUMN, swasta nasional, hingga yang dimiliki oleh perusahaan asing.

Untuk pemula, hadirnya sederet perusahaan sekuritas yang ada tentu akan menjadi kendala tersendiri. Terkadang kamu akan mengalami dilema atau kebingungan mengenai perusahaan sekuritas manakah yang terbaik. Nah, agar tidak bingung, ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti dalam memilih perusahaan sekuritas, yakni:

  • Perusahaan yang telah terdaftar dan bekerjasama dengan BEI
  • Perusahaan yang terletak paling dekat dengan rumahmu atau mudah kamu jangkau
  • Perusahaan yang dikenal memiliki reputasi baik

Selain itu, penting juga untuk membandingkan layanan dan biaya yang dikenakan dari masing-masing perusahaan sekuritas. Kamu juga perlu memutuskan apakah perusahaan sekuritas yang kamu pilih akan berperan sebagai broker (perantara) semata atau justru sebagai manajer investasi (memiliki kuasa untuk mengendalikan investasi).

3. Membuat Rekening Saham

Langkah ketiga untuk menghasilkan investasi saham yang menguntungkan yaitu dengan membuka rekening saham di perusahaan sekuritas yang telah kamu pilih. Pembukaan rekening itu sendiri tidak jauh berbeda seperti membuka rekening tabungan di bank, yang dimana kamu diharuskan untuk mengisi beberapa data pribadi yang disertai dengan foto copy identitas dan buku rekening tabungan.

(Baca juga: Panduan dan Cara Membeli Saham Lengkap untuk Investor Pemula)

Selain itu, pembukaan rekening saham di perusahaan sekuritas biasanya juga memerlukan modal awal. Ada perusahaan sekuritas yang memberi syarat saldo minimal Rp5 juta, namun ada pula yang lebih rendah ataupun justru lebih tinggi.

Adanya persyarata ini memang berhubungan dengan syarat pembelian saham yang minimal 1 lot (100 lembar saham). Nah, apabila setoran awal dianggap terlalu mahal, tak perlu khawatir. Karena ada beberapa perusahaan sekuritas yang memberi syarat setoran awal hanya Rp. 100 ribu saja lho. Kamu hanya perlu memilih perusahaan sekuritas yang tepat.

4. Memilih saham

Nah, setelah kamu memiliki rekening saham, maka langkah selanjutnya yaitu dengan membeli sejumlah saham yang kamu inginkan. Hanya saja, perlu diketahui bahwa kamu juga tidak bisa asal membeli. Carilah tempat investasi saham yang menguntungkan namun juga memiliki risiko terkecil.

Dalam memilih saham yang tepat, maka kamu perlu melakukan analisa terlebih dahulu mengenai kondisi perusahaan yang sahamnya akan dibeli. Apakah perusahaan tersebut masih dalam keadaan sehat dan berkembang? Dan jangan lupa juga untuk memperhatikan grafik harga saham yang bersangkutan agar bisa menentukan waktu yang tepat untuk membeli saham.

Untuk mengetahui saham apa saja yang terdaftar sekaligus harga pergerakannya, kamu bisa langsung mengunjungi situs BEI. Tidak hanya itu saja, kamu pun juga bisa bertanya pada perusahaan sekuritas yang kamu pilih untuk memberikan beberapa rekomendasi dalam cara investasi saham yang menguntungkan.

5. Cara membeli saham

Terdapat dua cara yang bisa kamu lakukan untuk membeli saham, yaitu dengan melalui broker ataupun online.

  • Melalui broker, kamu hanya perlu meminta broker (tempat kamu membuka rekening saham) untuk melakukan pembelian saham yang paling tepat.
  • Melalui online, kamu bisa membeli saham sendiri melalui Trading Saham Online System yang disediakan oleh broker kepada nasabahnya yang kemudian harus di-install baik itu di perangkat komputer maupun gadget masing-masing.

Pembelian setidaknya harus 1 lot atau yang terdiri dari 100 lembar saham, sehingga kamu juga perlu mempersiapkan dana khusus yang cukup untuk membeli 1 lot.

6. Menjual saham

Ketika diperlukan, saham yang kamu miliki bisa dijual sewaktu-waktu. Namun, alangkah baiknya apabila kamu menjual saham tersebut ketika harganya lebih tinggi dibandingkan ketika kamu membelinya, agar kamu bisa mendapatkan keuntungan.

Serupa dengan membeli saham, menjual saham pun juga bisa dilakukan secara langsung oleh kamu sendiri maupun melalui broker, yang dimana uang hasil penjualan akan ditransfer secara otomatis ke rekening saham kamu.

7. Membaca situasi pasar

Ketika berinvestasi, semua orang pasti ingin mendapatkan keuntungan dan terhindari dari kerugian. Namun, mungkin sudah menjadi pengetahuan umum bahwa saham merupakan salah satu instrumen investasi yang memiliki risiko paling tinggi.

Banyak sekali faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kenaikan ataupun penurunan harga saham, seperti iklim politik, keamanan, ekonomi, dan masih banyak lagi. Maka dari itu, fluktuasi harga saham sebaiknya diperhatikan karena bisa saja harga tersebut turun sekarang, namun akan naik di masa yang akan datang.

Khususnya bagi kamu yang tidak menggunakan jasa manajer investasi, ada baiknya apabila kamu bisa lebih jeli dalam membaca situasi pasar, dan kapan kamu harus membeli maupun menjual saham agar dapat menjadi investasi saham yang menguntungkan.

Meskipun investasi saham memang terbukti memiliki risiko yang tinggi, tetapi bukan berarti kamu sebagai masyarakat awam tidak bisa melakukannya.

Hanya dengan mengikuti beberapa langkah investasi saham yang menguntungkan sesuai dengan apa yang disebutkan di paragraf sebelumnya, tidak menutup kemungkinan kamu bisa sukses berinvestasi saham.

Mau belajar lebih banyak soal saham atau produk investasi lainnya? Pantau terus informasi terkini dari CekAja.com ya.

Tentang Penulis

Kyla Damasha

Usia Hanyalah Angka, Wajah Tetap Harus Awet Muda