Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Mudah, Murah, Menguntungkan, Tiga Alasan Investasi Emas Cocok Buat Milenial

by Miftahul Khoer on 5 November, 2019

Keengganan generasi milenial untuk berinvestasi di sektor properti atau sekadar membeli rumah terutama disebabkan oleh banyaknya dana yang harus dikumpulkan untuk bisa memilikinya. Padahal dengan gaji first jobber, dana yang dimiliki untuk berinvestasi yang dimiliki tidak seberapa.

harga emas

Demikian halnya pilihan investasi berbentuk saham atau reksa dana yang juga dinilai tidak menarik. Sebab generasi yang mengedepankan kemudahan dalam hidup itu perlu belajar lebih soal trik berinvestasi di dua portfolio tersebut, sekaligus harus siap menanggung risiko rugi.

Oleh karena itu, banyak analis menilai investasi emas bisa dijadikan pilihan bagi milenial yang mau berinvestasi. Mau tahu lebih jauh mengapa investasi emas cocok buat milenial? Simak sampai habis yuk informasi ini.

Cocok Bagi Milenial

Zaman dahulu untuk membeli emas harus susah payah datang ke toko emas, dan umumnya hanya dalam bentuk perhiasan. Sementara generasi milenial lebih suka yang berbentuk logam mulia dan enggan repot datang ke toko. Karena itu, saat ini banyak toko online yang aman juga menjual logam mulia. Terobosan bisnis, yang tentu saja memudahkan dan disukai milenial.

Emas juga cocok bagi milenial karena harganya yang bersinar dengan keuntungan mencapai 25% per tahun. Bukan cuma itu, emas juga relatif aman dari berbagai gejolak sehingga mengurangi risiko kalau dana yang kamu miliki tidak begitu besar.

Bahkan kalaupun ada gejolak dari pemerintah yang mempengaruhi nilai tukar rupiah dan berpengaruh kepada saham, hal itu tidak berpengaruh kepada investasi logam mulia.

Kalaupun terjadi gejolak dan kenaikannya tipis, setidaknya harga emas yang sudah kamu miliki akan naik sesuai inflasi dan itu lumayan banget loh!

Mudah Dijual dan Digadaikan

Emas juga relatif mudah untuk dijual kembali atau sekadar digadaikan kalau milenial membutuhkan dana mendadak, misalnya untuk biaya liburan.

(Baca juga: Kenali Produk Mulia, Salah Satu Investasi Emas yang Menguntungkan dari Pegadaian)

Belum lagi, investasi emas juga bisa dilakukan secara mandiri tidak seperti dana reksa atau saham, sehingga kamu bisa lakukan dari mana saja dan kapan saja, tanpa perlu bergantung pada orang lain.

Bahkan perbankan saat ini juga memiliki produk cicil emas, atau menabung emas. Meski begitu, karena kemudahananya ini pula, banyak milenial yang tidak konsisten dalam berinvestasi, padahal konsisten adalah kunci dalam setiap usaha, termasuk berinvetasi untuk masa depan.

Tentukan Target

Bagi milenial ingin berinvestasi emas, hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat target ingin memiliki berapa gram emas dalam waktu tertentu. Misalnya, bisa dihitung terlebih dahulu berapa biaya cicilan yang bisa ditanggung. Kemudian tentukan target, misalnya dalam satu bulan harus punya 1 gram atau mungkin lebih.

Dengan menentukan target, ditambah konsisten dan disiplin dalam berinvestasi maka dipastikan kamu akan lebih bersemangat dalam berinvestasi emas. Urusan semangat juga bisa dipicu dengan rajin mengintip pergerakan harga emas yang terus naik.

Atau kamu juga bisa berinvestasi emas dengan cara menabung dan didebet langsung oleh bank. Hal ini memastikan target kamu tercapai dan konsistensi kamu terjaga. Kekurangannya, mungkin kamu merasa pendapatan kamu berkurang, namun percayalah ini akan sangat menguntungkan kamu di kemudian hari karena jumlah emas yang kamu miliki terus bertambah.

Prioritaskan Kebutuhan Utama

Jangan dzolim pada diri kamu sendiri yah! Mentang-mentang kamu sudah tahu harga emas terus membumbung, lalu semua dana yang kamu miliki diinvestasikan dan kebutuhan dasar kamu jadi terlupakan.

Pastikan kebutuhan dasar kamu terpenuhi dahulu, ingat pula jangan gunakan dana lebih dari sepertiga dari penghasilan kamu untuk berinvestasi.

Namun, kalau kamu memang punya rezeki lebih dan tidak ingin membuang-buangnya untuk hal dan barang konsumtif, mengalihkannnya ke bentuk investasi emas tentu akan sangat menguntungkan untuk kamu.

Urusan Keamanan

Risiko utama yang mungkin dialami oleh orang-orang yang berinvestasi emas adalah risiko kehilangan emas fisik akibat dirampok atau dicuri. Biasanya, para kolektor emas harus rela membayar sejumlah uang untuk menyewa save deposit box di bank untuk menyimpan emas mereka. Kalau kamu merasa itu terlalu mahal, membeli brankas dan menyimpannya di rumah juga bisa menjadi pilihan.

(Baca juga: Arisan Emas, Ini 4 Hal yang Perlu Dipersiapkan)

Namun, saat ini sudah banyak perusahaan yang menyediakan produk investasi emas secara online. Kamu bisa tetap menabung uang kamu dan mengonversinya menjadi emas dengan catatan jumlah emas yang terus di-update, tanpa harus repot menyimpannya di rumah.

Bandingkan Harga Emas di CekAja.com

Jadi berapa gram emas yang akan kamu miliki tahun depan untuk investasi? Agar bisa mendapatkan imbal hasil investasi terbaik, ada baiknya kamu mencari tahu harga jual dan beli ritel emas di tujuh perusahaan penyedia emas lewat CekAja.com.

Marketplace finansial pertama di Indonesia ini baru saja menambahkan fitur perbandingan harga jual dan beli emas dari Tokopedia, Logam Mulia, Pegadaian, Pluang, Bukalapak, IndoGold, dan Orori yang terus di update setiap hari. Kamu juga bisa melihat data harga historis sampai 30 hari ke belakang untuk menemukan harga emas terbaik dari masing-masing penyedia.

Klik disini untuk info lengkapnya, https://www.cekaja.com/emas/.

 

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.