Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

5 Investasi Buat Mahasiswa yang Bisa Bikin Kaya di Masa Tua

by Estrin Vanadianti Lestari on 12 November, 2019

Siapa bilang berinvestasi hanya bisa dilakukan orang dewasa yang telah memiliki pekerjaan tetap dan bergaji tinggi? Pasalnya, kini investasi sudah bisa dilakukan oleh siapa saja lho, termasuk mahasiswa.

Meski kegiatan investasi untuk mahasiswa masih terdengar asing, namun berinvestasi sejak dini ternyata sangat penting untuk dilakukan, apalagi untuk menyambut hari tua nanti.

Keuntungan Investasi Untuk Mahasiswa
  • Merdeka secara finansial

Merdeka secara finansial maksudnya adalah, berarti kamu bebas dalam hal-hal terkait keuangan. Kamu bisa hidup tenang di masa mendatang tanpa harus bekerja lebih keras. Misalnya, di masa mendatang kamu sudah memiliki rumah sendiri, tanpa harus bayar kontrakan setiap bulan, atau kamu telah mempunyai banyak aset properti, yang hasilnya bisa mendatangkan uang, yang akan mengalir ke rekeningmu.

(Baca juga: Yuk Coba, Investasi Ramah Lingkungan Sukuk Tabungan Seri ST006)
  • Belajar tentang perencanaan jangka panjang

Melakukan investasi sejak dini juga bisa membantumu belajar perencanaan jangka panjang. Pasalnya, investasi bukanlah sebuah tabungan jangka pendek, sehingga membutuhkan perencanaan ekonomi yang matang, agar bisa menghasilkan keuntungan di masa mendatang.

  • Investasi sama seperti berbisnis sejak dini

Mengapa investasi bisa dikatakan sama sepeeti berbisnis? Karena, apa yang akan kamu dapatkan dari investasi merupakan sebuah keuntungan dari bisnis yang kamu kelola selama ini. Apalagi jika investasi yang kamu jalankan adalah berbentuk investasi saham.

Sama seperti berbisnis, investasi juga memiliki strategi, sehingga dalam mengelolanya harus dengan benar-benar seperti merintis sebuah bisnis. Jadi, ketika kamu berinvestasi mulai dari sekarang, sama saja seperti berbisnis sejak dini.

Menekuni Investasi dari yang Ringan Terlebih Dahulu

Tidak harus melakukan investasi yang langsung besar, meski hal tersebut bukanlah hal yang mustahil untuk dilakukan. Pasalnya kamu bisa memulai kegiatan investasi untuk mahasiswa dari jenis yang ringan terlebih dahulu. Terlebih, daripada uang jajan kamu digunakan untuk hangout dan belanja barang-barang yang tidak jelas, lebih baik digunakan untuk investasi bukan?

Apalagi, jenis dan instrumen investasi saat ini sudah sangat banyak dan beragam, bahkan dengan modal yang minim sekalipun. Sehingga, beberapa investasi untuk mahasiswa ini sangat cocok untuk dijadikan pilihan permulaan.

5 Pilihan Investasi Untuk Mahasiswa

Buat kamu para mahasiswa yang masih bingung terkait pilihan investasi yang beragam, kamu bisa membandingkan jenis-jenis investasi untuk mahasiswa berikut ini, yang cocok dengan karakter dan kondisi finansialmu.

1. Reksa Dana

Investasi untuk mahasiswa yang pertama adalah reksa dana. Tidak hanya bagus untuk pemula atau mahasiswa, instrumen investasi ini juga sangat cocok untuk kamu yang ingin belajar dan mengetahui dunia saham, obligasi dan instrumen investasi lainnya.

Reksa dana sendiri merupakan sebuah kegiatan pengelolaan modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi, tanpa harus pusing akan instrumen-instrumen yang tersedia di pasar, yakni dengan cara membeli unit penyertaan reksa dana saja.

Tidak hanya itu, yang akan membantu mengelola uangmu nantinya adalah Manajer Investasi atau MI. Bisa disebut cocok untuk mahasiswa, karena reksa dana ini juga termasuk investasi yang tidak membutuhkan banyak modal.

Karena, nantinya modalmu akan digabungkan dengan modal investor lainnya, yang selanjutnya akan dikelola, demi bisa memperoleh keuntungan.

2. Emas

Investasi untuk mahasiswa yang kedua adalah emas. Investasi emas juga disebut-sebut sangat cocok bagi para investor pemula seperti mahasiswa. Karena emas merupakan instrumen investasi yang memiliki risiko tergerus inflasi yang rendah.

Bahkan, emas juga merupakan produk investasi yang bersifat likuid, sehingga sangat mudah untuk diperjualbelikan.

Nah, buat kamu yang sedang berinvestasi emas, lalu tiba-tiba kamu membutuhkan dana cepat, kamu bisa menjual emas milikmu. Penjualan emas juga tergolong cepat daripada produk investasi lainnya, seperti reksa dana atau saham. Meski begitu, investasi emas cenderung memiliki keuntungan yang lebih kecil, yakni hanya 2-4% saja per tahunnya.

3. Deposito

Investasi untuk mahasiswa selanjutnya yang mudah dilakukan adalah deposito. Selain aman, instrumen investasi ini juga sangat amat untuk dilakukan. Pasalnya, dana yang kamu investasikan dalam bentuk deposito akan di simpan di bank, terlebih deposito kini merupakan sebuah produk simpanan di bank. Di mana penyetoran dan juga penarikannya hanya bisa dilakukan pada waktu tertentu saja.

(Baca juga: Mudah, Murah, Menguntungkan, Tiga Alasan Investasi Emas Cocok Buat Milenial)

Tidak hanya itu, instrumen investasi deposito juga bisa dicairkan umumnya berkisar antara 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, atau 1 tahun, sesuai dengan periode yang sudah ditetapkan di awal.

Untuk suku bunga sendiri yang ditawarkan investasi deposito juga lumayan tinggi, yakni berkisar 5-8%. Namun, angka tersebut belum termasuk potongan pajak sebesar 20%.

4. P2P Lending

Investasi untuk mahasiswa berikutnya, yang juga sedang populer saat ini adalah Peer to Peer Lending atau P2P. Instrumen investasi ini bisa menjadi populer karena P2P lending merupakan salah satu investasi yang terbilang bermodal ringan, yakni mulai dari Rp100 ribu saja.

Sistem dari investasi ini adalah, di mana pemilik investasi akan bertindak sebagai pihak yang meminjamkan modal kepada pihak lain, salah satunya kepada pemilik usaha UKM (Usaha Kecil Menengah) melalui sebuah platform.

Tidak hanya itu, kamu juga bisa mendapatkan sejumlah keuntungan berupa bunga, bahkan hingga 20% yang merupakan hasil investasi.

Namun, kegiatan peminjaman melalui P2P lending biasanya tidak menggunakan jaminan, sehingga bisa memiliki risiko yang cukup besar. Sehingga, di sini kamu sangat disarankan untuk memilih perusahaan yang benar-benar tepat.

5. Trading Saham

Investasi untuk mahasiswa selanjutnya, yang disebut-sebut cukup aman dilakukan pemula adalah investasi trading saham. Banyak yang beranggapan bahwa jenis investasi ini sangat berisiko, dan berbahaya, namun risiko yang timbul umumnya dipengaruhi oleh tingkat pengembalian yang tinggi.

Namun, hal tersebut tidak akan terjadi jika kamu memiliki kendali atas investasi yang telah kamu bangun sendiri dari awal.

Pengertian dari trading saham sendiri adalah investasi yang hanya memperjualbelikan lembar saham, yang harganya bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung dengan kondisi pasar dan perusahaan tersebut. Lantas, bagaimana jika suatu saat kamu akan menanggung sebuah risiko dari gagalnya investasi tersebut?

Bagi para mahasiswa atau pemula, dalam bermain saham kamu bisa memulainya dengan jumlah yang sedikit. Pasalnya, tidak semua investasi saham membutuhkan banyak uang. Kamu bisa memulai investasi saham dengan sistem jual beli harian.

Nah, sudah tahu kan jenis-jenis investasi untuk mahasiswa mana saja yang cocok untuk dipilih? Nah, untuk soal pengajuan investasi, kamu juga tak perlu repot, karena kamu bisa melakukannya di situs CekAja.com lho. Yuk dicek sekarang!

 

Tentang Penulis

Estrin Vanadianti Lestari

Sisuka makan banyak, tapi enggak gemuk-gemuk