Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Gak Cuma Gahar di Lapangan, Ini 3 Jenis Investasi Pesepakbola Dunia

by Anes Saputra on 5 Maret, 2020

Menjadi pesepakbola telah menjadi impian bagi sebagian remaja di dunia ini. Iming-iming popularitas dan juga kekayaan menjadi dua hal yang membuat pekerjaan menjadi pesepakbola begitu diminati.

Pesepakbola merupakan profesi yang mampu memberikan gaji dalam jumlah besar, terlebih jika mereka memiliki kemampuan di atas rata-rata dan bermain di klub besar dunia. Selain gaji yang besar, beragam fasilitas pun bisa dimiliki dengan mudah. Sebut saja mobil, rumah, apartemen, dan barang mewah lainnya menjadi sebuah keniscayaan bagi para pesepakbola dunia.

Namun begitu, menjadi pesepakbola tidak bisa dilakukan seumur hidup karena ada batasan umur yang membuat kebanyakan dari mereka harus pension karena menurunnya performa tubuh.

Tidak banyak pesepakbola kelas dunia yang bisa terus bermain di level tertinggi ketika memasuki usia 30 tahun ke atas. Beberapa di antaranya yang masih sanggup bermain di level tertinggi liga-liga top Eropa adalah Zlatan Ibrahimovic, Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Gianluigi Buffon, Diego Godin, Giorgio Chiellini, dan beberapa lainnya.

Selebihnya, para pesepakbola kelas dunia kebanyakan pensiun begitu menginjak usia 34 hingga 37 tahun. Maka dari itu, para pesepakbola tersebut tidak bisa terus bergantung dengan gaji yang mereka peroleh dari klub untuk menghidupi dirinya dan keluarganya.

(Baca juga: 5 Pesepakbola yang Bangkrut Setelah Pensiun, Semua Alumni Liga Inggris)

Tak heran jika ada beberapa pesepakbola yang justru hidup susah dan bahkan mengalami kebangkrutan setelah pensiun, padahal semasa aktif bermain sepakbola mereka digaji ratusan miliar rupiah per pekannya.

Hal itu merupakan cerminan dari buruknya pengaturan keuangan yang dilakukan oleh pesepakbola. Fakta itu yang kemudian membuat banyak pesepakbola kelas dunia melakukan investasi agar kelak ketika pensiun mereka masih bisa hidup berkecukupan bersama keluarganya.

Berikut ini beberapa jenis investasi yang dilakukan oleh pesepakbola dan mantan pesepakbola kelas dunia.

  1. Investasi Properti

Properti menjadi jenis investasi yang banyak dijalankan oleh pesepakbola yang masih aktif bermain maupun pesepakbola yang sudah pensiun. Investasi properti dalam bentuk rumah, apartemen, dan hotel menjadi andalan bagi sebagian besar dari mereka.

Nilai properti yang terus naik tiap tahun sepertinya menjadi pertimbangan bagi para pesepakbola untuk jadi instrumen investasi selepas pensiun dari gemerlap dunia sepakbola. Para pesepakbola dan mantan pesepakbola dan berinvestasi properti di antaranya adalah Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Robbie Fowler dan Frank Lampard.

Cristiano Ronaldo tercatat sudah sejak lama menjalankan investasi di sektor properti dengan membangun hotel bernama Pestana CR7 di tanah kelahirannya, Portugal. Dengan memanfaatkan namanya sebagai nama hotel, Ronaldo pun meraup banyak keuntungan dari investasinya tersebut. Selain itu, mantan pemain Manchester United dan Real Madrid itu tercatat berinvestasi dengan membeli beberapa apartemen mewah di Lisbon, Portugal.

Sementara itu, rival Ronaldo, yakni Lionel Messi juga tidak ketinggalan ikut berinvestasi di sektor properti. Meski berstatus sebagai pemain dengan gaji tertinggi di dunia, Messi tetap sadar untuk berinvestasi. Kapten Barcelona ini disebut-sebut memiliki properti senilai 7,5 juta poundsterling atau lebih dari Rp141 miliar yang tersebar di Spanyol dan Argentina.

Pesepakbola lainnya yang sukses menjalankan investasi properti adalah Robbie Fowler. Mantan penyerang Liverpool ini bahkan dianggap sukses sebagai pengusaha properti lewat banyaknya apartemen dan perumahan elite yang dimilikinya.

Fowler pun sempat masuk ke dalam daftar 1.000 orang terkaya di Inggris rilisan The Sunday Times. Total kekayaan Fowler yang berasal dari Property Academy miliknya ditaksir mencapai 31 juta poundsterling atau setara dengan Rp561,8 miliar.

Selain piawai sebagai gelandang semasa masih aktif sebagai pesepakbola, Frank Lampard juga nyatanya cukup ahli dalam menginvestasikan kekayaannya di sektor properti. Mantan pemain yang kini menjadi arsitek Chelsea ini ditaksir memiliki aset properti dengan nilai mencapai 23 juta poundsterling atau hampir menyentuh Rp418 miliar yang tersebar di London, Cambridge, dan juga Barcelona.

  1. Investasi Start-Up

Beberapa mantan pesepakbola ada yang terjun di dunia investasi start-up dengan menjadi angel investor. Sebagai angel investor, mereka berperan untuk memberikan dukungan dana bagi perusahaan rintisan untuk berkembang lebih maju lagi.

Dengan pondasi keuangan yang sangat kuat, para pesepakbola ini dengan mudah berperan sebagai angel investor. David Beckham contohnya. Mantan pemain Manchester United yang selalu tampil penuh gaya ini tercatat sebagai investor untuk DB Ventures Limited.

Pesepakbola berikutnya yang terjun sebagai angel investor adalah Keisuke Honda. Pemain asal Jepang ini menggandeng aktor kenamaan Hollywood Will Smith untuk menjadi investor bagi perusahaan rintisan Amerika Serikat (AS) sejak 2018 silam. Honda sebelumnya juga telah banyak menginvestasikan uangnya di sektor pendidikan, drone, dan juga bisnis-bisnis lainnya.

Selain menjadi investor, ada juga pesepakbola yang langsung mendirikan perusahaan rintisan. Dia adalah Louis Saha. Mantan penyerang timnas Perancis ini mendirikan perusahaan rintisan bernama Axis Stars yang menawarkan jasa konsultasi keuangan untuk para atlet, pelatih, dan agen pemain agar terhindar dari kebangkrutan. Wah mulia sekali ya Saha!

  1. Investasi Saham

Saham menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak dijalankan oleh para pesepakbola. Selain cukup mudah, investasi dalam bentuk saham digemari karena kerap menjanjikan imbal balik yang cukup besar.

Salah seorang pesepakbola yang melakukan investasi saham adalah Gerard Pique. Bek asal Barcelona dan juga timnas Spanyol ini tercatat memiliki 27 persen saham pada perusahaan bernama Bas Alimentari, perusahaan penggilingan daging yang berbasis di Spanyol.

(Baca juga: Mengenal Saham Blue Chip Beserta Ciri-Cirinya)

Ada pula Irfan Bachdim. Pesepakbola asal Indonesia ini tercatat membeli saham mantan klubnya sendiri yakni Bali United. Hal itu dilakukan Bachdim kala Bali United resmi melantai di bursa efek Indonesia tahun lalu. Itu juga menjadi investasi pertama yang dilakukan oleh Bachdim.

Nah itu dia beberapa jenis instrumen investasi yang dijalankan oleh para pesepakbola kelas dunia. Apa kamu sudah menjalankannya juga?

Dapatkan berbagai tips investasi dan pengelolaan keuangan yang bisa membantu kamu terhindari dari kebangkrutan ketika usia senja nanti lewat CekAja.com. Kamu yang sedang bingung mencari modal usaha, juga bisa memilih, dan mengajukan Kredit Tanpa Agunan (KTA) lewat CekAja.com.

Tentang Penulis

Anes Saputra

Artikulasi Sinekdoke