Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Cek Alasan Pengajuan Kartu Kredit Ditolak Meski Skor Kredit Baik

by Achmad Fauzi on 28 Agustus, 2018

Tentunya bagi Anda yang senang berbelanja, satu kartu kredit rasanya tidak cukup. Akan tetapi, sebelum mengajukan kartu kredit lain, Anda harus memperbaiki skor kredit dan riwayat kredit Anda.

kartu kredit, over limit

Terkadang, pengajuan kredit mengalami  penolakan, meski skor dan riwayat Anda baik. Anda pastinya tidak mengerti keadaan tersebut. Nah berikut alasan pengajuan kredit Anda ditolak meski skor dan riwayat baik menurut ahli kredit bersertifikat FCRA John Ulzheimer, seperti yang dilansir  situs Wisebrand.

Tidak memiliki penghasilan

Dalam catatan Ulzheimer, perbankan akan melakukan verifikasi terhadap penghasilan Anda setelah mengajukan kartu kredit. Hal ini untuk melihat kemampuan Anda dalam membayar cicilan. Sehingga, jika penghasilan Anda sesuai, pengajuan akan diterima.

(Baca juga: Mantap, Indonesia Gondol 24 Emas di Asian Games 2018)

Meski begitu, ada cara lain agar Anda bisa lolos dari verifikasi ini. Anda hanya, perlu mencantumkan “penghasilan rumah tangga”. Misalnya, jika Anda sebagai suami tidak bekerja, tetapi istri Anda bekerja. Nah, Anda bisa mencantumkan penghasilan istri Anda.

Memiliki riwayat kredit buruk di masa lalu

Selanjutnya, memiliki riwayat kredit yang buruk di masa lalu juga bisa jadi alasan perbankan menolak pengajuan Anda. Menurut Ulzheimer, perbankan memiliki ingatan yang sangat baik terkait dengan riwayat Anda. Sehingga, jika Anda telat membayar cicilan, maka hal itu akan dicatat oleh perbankan.

Maka dari itu, perbankan memiliki catatan jika Anda memiliki riwayat yang buruk. Meskipun, Anda telah memperbaiki cicilan Anda, perbankan tetap menilai riwayat Anda sempat buruk.

(Baca juga: Keuntungan Jadi Pegawai BUMN, Apa Saja?)

Terlalu sering menggunakan kartu kredit

Penggunaan kartu kredit yang sangat tinggi bisa menjadi bumerang bagi Anda. Karena semakin banyak Anda berhutang dalam kaitannya dengan batas kredit, semakin besar kemungkinan skor memburuk.

Selain itu, menurut Ulzheimer, perbankan juga memiliki pertimbangan untuk menolak pengajuan Anda, karena penggunaan kartu kredit yang terlalu sering.

Skor kredit “terlalu bagus”

Kemudian, Ulzheimer juga mengatakan, perbankan tidak melihat dari sisi skor kredit saja, tetapi juga melihat dari sisi pendapatan. Meskipun skor Anda sangat bagus, tetapi hanya memberikan profit bunga sedikit, maka perbankan perbankan bisa menolak pengajuan Anda.

“Pada akhir hari, penerbit kartu mencari konsumen yang akan memberi mereka pendapatan atau penghasilan – bukan hanya nilai kredit yang bagus,” kata Ulzheimer.

(Baca juga: Ini 3 Perusahaan Credit Scoring Terbesar di Dunia)

Banyak gunakan kartu kredit untuk berburu promo

Terakhir, Ulzheimer menjelaskan, penggunaan kartu kredit untuk memburu terlalu banyak promo dipandang perbankan buruk. Karena, perbankan lagi-lagi melihat bahwa penggunaan itu tidak menguntungkan bagi mereka.

Apalagi, Anda mencari promo bunga 0 persen yang bisa memberatkan perbankan, karena mereka tidak mendapatkan keuntungan lebih. Saat ini, juga banyak konsumen mengajukan kartu kredit hanya untuk memburu promo. Sehingga, perbankan berpotensi menolak pengajuan kartu kredit Anda.

Itulah beberapa alasan pengajuan kartu kredit Anda ditolak meskipun skor kredit tinggi. Dengan mempelajari hal di atas, risiko ditolaknya pengajuan Anda kecil. Sehingga, Anda bisa mendapatkan kartu kredit dengan mudah dari perbankan lainnya.

(Baca juga: Ini Sisi Positif dan Negatif DP 0 Persen untuk Kendaraan)

Meski begitu, kini mengajukan kartu kredit sangat mudah. Pasalnya, mengajukan kartu kredit bisa melalui online seperti di CekAja.com. E-commerce finansial nomor satu di Indonesia ini menyediakan kartu kredit berbagai bank. Cek yuk!

Tentang Penulis

Achmad Fauzi

Jurnalis yang hampir menjadi pemain bola internasional.