Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

8 menit waktu bacaan

Yuk Kenali Modus Dan Cara Terhindar Dari Penipuan Kartu Kredit BCA

by Maria Nofianti on 9 January, 2020

Beberapa tahun lalu, mungkin mendengar istilah kartu kredit sangatlah memiliki pengertian yang negatif. Namun kini memiliki kartu kredit sudah menjadi satu kebutuhan, terlebih mereka yang bergelut dalam bisnis digital.

Yuk Kenali Modus Dan Cara Terhindar Dari Penipuan Kartu Kredit BCA

Karena transaksi pada bisnis digital apalagi untuk pembelian produk digital misalnya website, template, dan lain-lain, umumnya lebih mudah jika menggunakan kartu kredit. Nah, di jaman yang serba digital ini penggunaan kartu kredit sebagai alat transaksi sudah menjadi kebutuhan.

System pembayaran non tunai ini dianggap menjadi system pembayaran yang ideal karena kamu tidak perlu repot membawa uang tunai banyak. Namun dibalik segala kemudahan yang diterima dalam pembayaran dengan kartu kredit ternyata banyak sekali kasus penipuan kartu kredit.

Kasus Penipuan Kartu Kredit 

Ada sebuah kasus dimana seorang warga Jakarta tiba-tiba mendapat tagihan kartu kredit puluhan juta rupiah dari salah satu bank. Ini mungkin tidak akan mengejutkan jika yang bersangkutan memang mempunyai kartu kredit dari bank itu, namun kenyataannya dia bahkan tidak membuka dan tidak memiliki layanan kartu kredit bank tersebut. Kasus seperti ini umum terjadi di Indonesia. Maka ada baiknya kita harus berhati-hati dalam membagikan informasi dan juga menggunakan kartu kredit.

Kasus kasus penipuan kartu kredit ini banyak mengatasnamakan bank besar sebut saja BCA, BNI, CIMB Niaga dan lainnya. Lalu kenapa hal ini bisa terjadi? Ada dua penyebab mengapa penipuan kartu kredit di Indonesia sering terjadi. Yang pertama adalah munculnya celah dari nasabah yang tidak menjaga rahasia identitasnya dengan baik.

Selain Penipuan Terdapat Pencurian Identitas Juga

Ada banyak orang yang masih dengan mudah menyebarkan nama asli, nomor handphone, hingga nomor e-KTP yang ternyata itu bisa menjadi celah adanya penipuan seperti ini. Kedua adalah adanya praktik ilegal jual beli data nasabah. Hal ini sempat menjadi isu utama di Indonesia bagaimana data-data pribadi bisa begitu saja diperjualbelikan. Bahkan banyak bank yang dituding telah membocorkan data-data nasabah. Ini jelas sangat merugikan bagi nasabah.

Penipuan kartu kredit yang paling sering dilakukan adalah mencuri identitas orang untuk dibuatkan kartu kredit yang nantinya akan digunakan oleh penipu atas nama bank BCA. Entah kenapa Bank besar ini selalu menjadi incaran para penipu.

(Baca Juga: Waspada Penipuan Kartu Kredit, Bagaimana Cara Menolak Transaksi)

Untuk itu kami akan berikan tips untuk mengenali modus dan cara terhindar penipuan kartu kredit BCA dalam artikel ini. Mulai dengan mengenali modusnya maka kamu diharapkan bisa terhindar dari penipuan kartu kredit. Beberapa modus yang sering digunakan oleh para penipu berikut ulasannya.

1. Modus lewat aplikasi atau software

Ini adalah modus penipuan yang paling baru yaitu agar kamu mendownload suatu jenis aplikasi atau software palsu. Bila kamu menyetujui untuk mendownloadnya maka yang kamu download adalah sebuah virus, biasanya mereka memberikan virus Trojan.

Ini memungkinkan gadget kamu terserang infeksi dan pihak ketiga bisa mengakses semua data rahasia di smartphone kamu. Untuk kamu yang sering mendownload dan mencoba aplikasi baru, maka harus berhati-hati dalam memilih aplikasi, pastikan rating dan juga testimoni yang ada dalam aplikasi tersebut.

2. Memberi link palsu

Selain menggunakan aplikasi palsu, ternyata link palsu juga banyak digunakan oleh para penjahat dunia maya ini. Berhati-hatilah jika kamu menerima email yang didalamnya terdapat sebuah link palsu. Biasanya link palsu akan mengarahkan ke halaman seeperti undian dan kamu harus mengunduhnya. Sama seperti aplikasi palsu, yang akan kamu unduh adalah virus berbahaya bagi gadget kamu.

3. Pishing

Ini adalah modus penipuan yang paling umum dilakukan. Penipuan ini biasanya menggunakan telepon atau email dengan berbagai macam cara. Pishing sendiri adalah metode sebuah penipuan yang akan membohongi target dengan maksud mencuri akun target.

Penawaran pengajuan kartu kredit baru dan penipu ini tentu saja akan berpura-pura sebagai pegawai bank. Penipu akan meminta data-data diri kamu sebagai syarat pengajuan kartu kredit baru.  Jangan pernah sembarangan memberi data nama, alamat, nomor handphone hingga nomor kartu kredit beserta PIN-nya ke orang lain.

Jika kamu memang ternyata sudah memiliki kartu kredit maka penipu tidak akan kehabisan akal. Dia akan mencoba menawarkan limit yang tinggi untuk kartu kredit yang kamu miliki sekarang dan dia akan kembali meminta data-data pribadimu dengan dalih pembuatan kartu kredit ini.

Modus ini banyak yang belum dipahami oleh masyarakat sehingga masih saja ada yang tertipu. Jadi pastikan nomor penelepon terlebih dahulu, apakah itu memang layanan call center atau nomor telepon resmi, bukan nomor ponsel biasa. Karena penipuan biasanya menggunakan nomor ponsel biasa.

4. Memakai penyadap data

Hati-hati agar terhindar dari penipuan kartu kredit BCA, biasanya penipu memanfaatkan beragam cara untuk melancarkan aksinya. Alat penyadap data juga digunakan penipu untuk mencuri data pribadi kamu. Alat ini bisa dipasang di mesin ATM atau mesin EDC.

Kamu lebih baik untuk tidak mempercayakan kartu kredit kamu saat pembayaran ke pegawai toko dan juga lihatlah saat penggesekan kartu kredit. Hindari melakukan penggesekan kartu kredit dua kali kecuali gagal bertransaksi.

5. Mesin EDC palsu

Saat berbelanja, menggunakan kartu kredit atau ATM biasanya kita lebih mudah, karena tinggal gesek saja di mesin EDC yang sudah disediakan oleh toko. Namun ini juga tetap harus berhati-hati dan waspada. Karena ada saja cara penipu untuk mencuri identitas pribadi orang lain. bahkan mesin EDC saja bisa dipalsukan. Mesin EDC palsu akan merekam data-data pribadi kamu begitu kamu menggesekkan atau menekan PIN kamu.

Biasakan memakai tanda tangan daripada PIN adalah salah satu cara terhindar dari penipuan kartu kredit loh. Jadi, jika semula kamu berpikir bahwa menggunakan PIN lebih aman, maka saat ini hal itu bisa keliru. Karena penggunaan tanda tangan tidak bisa terekam di mesin EDC, jadi ini lebih aman.

6. Hadiah palsu

Hadiah? siapa yang tak mau dan tak tergiur dengan hadiah. Beberapa waktu yang lalu pernah ada cerita penipuan yang viral di Indonesia dengan memakai modus hadiah palsu. Kamu biasanya akan ditelepon oleh penipu yang mengatakan akan mendapat hadiah berupa voucher belanja atau lainnya. Untuk itu kamu diminta melengkapi data-data diri kamu.

(Baca Juga: 5 Cara & Tips Aman Gunakan Kartu Kredit)

Waspadalah jika ada yang seperti ini. Bisa jadi data kamu disalahgunakan oleh penipu ini. Biasanya penipu saat menelepon pun intonasinya cepat, dan seolah tak memberi kesempatan kita untuk berpikir atau bahkan membuat pertanyaan. Waspada jika hal ini terjadi padamu, jadi jangan mudah percaya dan tergiur pada hadiah apapun. Karena kelemahan ini sering dimanfaatkan oleh penipu untuk memperdaya targetnya.

Setelah mengetahui apa saja modus penipuan untuk kartu kredit ini bank BCA sebagai bank yang paling sering digunakan oleh penipu, maka kita menyarankan kepada nasabah untuk lebih merahasiakan data pribadinya. Seorang pejabat Perusahaan BCA telah mengatakan bahwa pihaknya sudah menjamin kemanan saat nasabah melakukan transaksi, bukan hanya transaksi yang dilakukan secara konvensional saja namun transaksi melalui internet banking juga dijamin keamanannya.

Sikap waspada adalah sikap yang mesti kita lakukan jika itu berurusan dengan penggunaan kartu kredit. Untuk itu pihak BCA telah memberikan cara terhindar dari penipuan kartu kredit BCA. Hal ini juga bisa berlaku untuk bank lain loh. Yuk kita simak apa saja cara terhindar dari penipuan kartu kredit BCA ini.

Jangan terkecoh dengan promo dan hadiah

Banyak sekali umpan yang dilemparkan oleh penipu kepada masyarakat. mereka tahu bahwa banyak masyarakata yang menyukai promo promo dan hadiah. Modus semacam ini sudah lama sekali dilakukan namun korbannya tetap ada.

Hati-hati dan hindari memberikan informasi apapun tentang diri kamu jika tiba-tiba kamu mendapatkan promo penawaran kartu kredit dari Bank BCA atau menang undian berhadiah puluhan juta rupiah. Jika kamu merasa aneh lebih baik abaikan saja. Ini salah satu cara terhindar dari penipuan kartu kredit BCA yang paling sering disarankanpleh pihak bank.

Update informasi paling baru di dunia perbankan

Cara terhindar dari penipuan kartu kredit BCA selanjutnya adalah usahakan kamu selalu update dan tahu informasi-informasi terkini dari pihak bank BCA misalnya. ataupun jika kamu memiliki kartu kredit bank lain kamu tahu informasi terkini bank tersebut.

Jika kamu selalu menerima informasi terkini terkait promo apa saja yang sedang berlangsung, undian apa yang sedang diadakan maka ini akan menjadi dasar atau pegangan kamu. Jika kamu dihubungi oleh seseorang dengan alasan menang undian atau promo, kamu sudah bisa mengetahui ini penipuan atau bukan.

Waspadai permintaan data-data pribadi

Jika kamu tiba-tiba diminta untuk melengkapi data diri seperti nama, alamat, nama orang tua, tanggal lahir, nomor PIN kartu kredit tanpa tahu untuk apa sebaiknya jangan diberikan. hal-hal semacam ini bisa saja disalahgunakan bagi penipu. Pahami bahwa itu adalah identitas rahasia yang tidak boleh diberikan kepada siapapun.

Jangan gunakan tanggal lahir untuk PIN

Ini adalah cara terhindar dari penipuan kartu kredit BCA yang paling gampang. Biasanya pihak bank dalam hal ini bank BCA menyarankan agar tidak memakai tanggal lahir sebagi PIN kamu. PIN seperti ini akan mudah sekali ditebak apalagi jika kamu menyebutkan tanggal lahirmu di media social.

Melakukan transaksi aman

Beberapa dari kamu mungkin melakukan hal yang bisa membuat celah untuk penipuan saat bertransaksi. Melakukan transaksi dengan aman adalah cara terhindar dari penipuan kartu kredit BCA. Kamu tidak boleh terburu-buru dalam melakukan transaksi sehingga mungkin PIN kamu akan terlihat, atau kamu tidak memeriksa nominal yang tertera apakah sesuai atau tidak. Jika kamu sedang memakai internet banking sebaiknya kamu juga tidak melakukan transaksi dengan wifi publik. Koneksi ini ternyata tidak selalu aman untuk bertransaksi karena data kamu bisa dicuri.

Setelah kamu memahami beberapa modus dan cara terhindar dari penipuan kartu kredit BCA di atas diharapkan kamu bisa menyebarkannya juga untuk orang-orang terdekat kamu agar mereka tidak menjadi korban penipuan. Selalu mengawasi dan berhati-hatilah dalam menggunakan dan menyimpan kartu kredit kamu.

Tentang Penulis