Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

7 menit waktu bacaan

Keamanan Kredit Tanpa Agunan (KTA) Online yang Harus Kamu Tahu

by Teti Purwanti on 31 Januari, 2020

Kebutuhan hidup yang semakin mendesak sering memaksa seseorang untuk mencari cara untuk memenuhinya. Salah satunya dengan memanfaatkan kredit tanpa agunan atau yang kerap disebut sebagai KTA. KTA sendiri telah dianggap sebagai pemecah masalah bagi masyarakat ketika membutuhkan dana pinjaman dalam waktu cepat tanpa harus menyediakan agunan atau jaminan seperti sertifikat tanah, buku pemilik kendaraan bermotor (BPKB), dan lain sebagainya.

Keamanan Kredit Tanpa Agunan (KTA) Online yang Harus Kamu Tahu

Keputusan masyarakat untuk memilih KTA sebagai jalan keluar pemenuhan kebutuhan biasanya tak terlepas dari adanya kejadian-kejadian yang tidak terduga. Kejadian itu bisa banyak macamnya seperti ada anggota keluarga yang sakit dan harus dirawat inap, kebutuhan sekolah anak, dan banyak lainnya. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa KTA ini adalah penyelamat bagi sebagian orang yang membutuhkan dana pinjaman dalam waktu sesegera mungkin.

KTA awalnya hanya bisa diakses melalui bank dengan beragam persyaratan berupa dokumen mulai dari kartu tanda penduduk (KTP), bukti penghasilan atau slip gaji untuk karyawan, surat izin usaha untuk para wirausahawan, rekening bank, dan juga nomor pokok wajib pajak (NPWP). Selain syarat-syarat tersebut, ada satu syarat lagi yang kerap menjadi ganjalan bagi para pemohon KTA, yakni kepemilikan kartu kredit.

Kepemilikan Kartu Kredit

Kepemilikan kartu kredit ini nantinya akan dijadikan acuan bagi bank untuk melihat apakah kemampuan finansial pemohon KTA dalam kondisi yang baik sehingga pantas diberikan KTA. Jika kamu sebagai pemohon KTA tercatat selalu tepat waktu membayar tagihan kartu kredit setiap bulannya maka kemungkinan pencairan KTA akan semakin tinggi. Namun sebaliknya, jika tagihan kartu kredit selalu telat kamu bayar maka bank akan mempertimbangkan kepantasan kamu untuk mendapatkan KTA.

Meski begitu, seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, pengajuan KTA tak melulu harus disampaikan ke bank. Saat ini, pengajuan KTA sudah bisa dilakukan secara online melalui aplikasi fintech atau financial technology yang banyak jumlahnya di Indonesia saat ini.

Beragam fintech berlomba-lomba mengeluarkan program KTA mudah, cepat, dan berbunga ringan untuk menarik hati masyarakat. KTA pun secara tidak langsung mulai menjadi primadona seiring dengan berkembangnya fintech tersebut.

Proses pengajuan yang terbilang lebih mudah ketimbang di bank menjadi salah satu alasan mengapa banyak masyarakat yang mengajukan KTA ke aplikasi-aplikasi fintech. Meski begitu, kamu perlu kewaspadaan ekstra tinggi ketika memutuskan untuk mengajukan KTA ke aplikasi fintech.

(Baca Juga: Ingin Mengajukan KTA Tanpa Kartu Kredit, Ini Caranya)

Kewaspadaan itu tidak lain dan tidak bukan berkaitan dengan keamanan dalam mengajukan KTA, proses pencairan KTA, dan pembayaran cicilan KTA. Keamanan pengajuan KTA secara online melalui aplikasi fintech saat ini masih menjadi tanda tanya besar. Hal itu didasari dari banyaknya kasus penagihan terhadap nasabah KTA yang dilakukan dengan cara tidak sopan dan cenderung mengarah kepada kekerasan serta gangguan terhadap privasi.

Oleh sebab itu, kamu harus mengetahui cara-cara yang tepat dalam mencari aplikasi fintech untuk mengajukan KTA online. Semakin baik kamu memilih aplikasi fintech untuk mengajukan KTA, maka keamanan yang kamu dapat akan semakin baik pula. Berikut ini tipsnya:

Pastikan Aplikasi Fintech Resmi Sebelum Diunduh

Satu hal paling utama agar keamanan kamu tetap terjaga baik sebelum maupun sesudah mengajukan KTA online adalah memastikan “keaslian” aplikasi fintech. Maksud dari memastikan “keaslian” tersebut adalah aplikasi fintech yang hendak kamu unduh sudah terdaftar secara resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Aplikasi fintech yang sudah resmi dan terdaftar di OJK akan mematuhi aturan-aturan yang ada. Dengan begitu, kamu tidak akan mendapatkan perlakuan negatif dari aplikasi fintech yang menjadi tempat pengajuan KTA kamu.

Aplikasi fintech yang terdaftar di OJK akan melakukan penagihan dan menerapkan besar bunga pinjaman yang tidak boleh lebih dari 30% serta hal lainnya sesuai dengan aturan. Jadi, kamu akan merasakan keamanan sepanjang waktu dari saat kamu mengajukan KTA hingga mulai melakukan pembayaran cicilan.

Perhatikan “Kemampuan” Aplikasi Fintech

Setelah kamu memastikan jika aplikasi fintech yang ingin kamu unduh terdaftar dan resmi di OJK, langkah selanjutnya adalah dengan mencari hal-hal apa saja yang bisa dilakukan oleh aplikasi fintech tersebut.

Hal tersebut penting agar keamanan dan privasi kamu tidak terganggu. Dalam beberapa kasus, banyak orang yang privasinya terganggu lantaran tidak teliti membaca ketentuan-ketentuan sebelum mengunduh aplikasi fintech. Beberapa aplikasi fintech ada yang meminta akses menuju data pribadi seperti nomor telepon keluarga dekat yang bisa dijadikan jaminan ketika KTA telah jatuh tempo.

Dengan begitu, aplikasi fintech memiliki kemampuan untuk menelpon dan mengirim SMS ke orang-orang terdekat kamu ketika kamu telat membayar cicilan KTA. Hal ini tentunya mengganggu keamanan dan juga privasi kamu. Selain itu, hal tersebut juga menjadi gangguan tersendiri bagi keluarga atau teman-teman kamu lantaran harus menjadi orang yang terkena omelan bahkan ancaman dari penagih hutang.

Oleh karena itu, sebaiknya kamu tidak memilih aplikasi fintech yang bisa bertindak semaunya terhadap data kamu yang ada di ponsel cerdas. Dengan demikian keamanan kamu akan terjaga selama proses pengajuan KTA sampai waktu jatuh temponya.

Pilih Aplikasi Fintech dengan Bunga Rendah

Meskipun terkesan mudah dan cepat, pengajuan KTA online juga memiliki sisi yang tidak mengenakkan untuk kamu. Bunga yang ditetapkan aplikasi fintech selalu lebih tinggi dari bunga KTA dari bank.

Oleh sebab itu, kamu perlu melakukan perbandingan antara satu aplikasi fintech dengan aplikasi fintech lainnya untuk mendapatkan penawaran bunga yang lebih kecil. Semakin kecil besaran bunga yang ditawarkan maka semakin besar pula keamanan yang bisa kamu dapatkan.

 Jangan Lupa Tanggal Bayar Cicilan

Kamu perlu mengingat kapan waktu jatuh tempo cicilan KTA yang sudah kamu ajukan. Hal ini penting agar kamu tidak lupa kapan harus membayar cicilan tersebut. Sekali kamu lupa maka dapat dipastikan kamu akan terkena denda keterlambatan.

Bukan hanya denda, kamu juga akan mendapatkan tagihan melalui telepon. Kamu tentu nggak mau kan terganggu dengan panggilan tagihan tersebut? Oleh sebab itu, kamu harus selalu membayar cicilan KTA tepat waktu. Agar privasi dan keamanan kamu tidak terganggu dengan panggilan-panggilan terkait tagihan di ponsel kamu.

Keamanan dalam pengajuan KTA, baik sebelum maupun setelah KTA itu cair adalah satu hal penting yang penting untuk kamu ketahui. Cara-cara di atas telah mengungkap bagaimana untuk tetap aman saat mengajukan KTA online.

Namun demikian, kamu juga harus mengetahui tentang apa saja keunggulan KTA dibandingkan dengan jenis pinjaman lainnya. Keuntungan ini perlu kamu ketahui agar kamu semakin melek dengan jenis-jenis pinjaman apa saja yang ada di dunia keuangan saat ini dan akan datang.

 Tidak Ada Agunan sebagai Jaminan

Pada awal artikel ini sudah dibahas jika KTA merupakan kredit atau pinjaman yang tidak membutuhkan agunan atau jaminan tertentu dari nasabahnya. Dengan kata lain, kamu tidak perlu repot menyediakan dan mempersiapkan jaminan apapun ketika mengajukan KTA.

Kamu hanya perlu mempersiapkan dokumen-dokumen pendukung seperti yang sudah disebutkan di atas. Ketika hendak mengajukan KTA online atau ke bank sekalipun. Namun, lantaran tidak adanya agunan atau jaminan makan jumlah dana yag bisa dicairkan akan lebih kecil bila dibandingkan dengan pinjaman atau kredit dengan jaminan.

Plafon Pinjaman Bisa Disesuaikan dengan Kemampuan dan Kebutuhan

KTA tidak memiliki batasan jumlah uang, tetapi di beberapa aplikasi fintech ada batas maksimum yang bisa diajukan untuk kebutuhan KTA. Kamu pun bisa mengajukan permohonan KTA sesuai kemampuan dan kebutuhan. Aplikasi fintech yang memberikan penawaran untuk KTA pun bisa memberikan kamu dana dengan jumlah sebesar Rp1 juta.

Pencairan Dana dalam Waktu Singkat

Tidak salah jika KTA dijadikan solusi atas kebutuhan yang mendesak. Pasalnya, proses pencairan dana dari KTA ini cukup singkat, bisa dalam hitungan hari. Bahkan beberapa aplikasi fintech mampu mencairkan dana KTA dalam waktu kurang dari 24 jam asalkan segala persyaratannya dipenuhi.

Adapun proses pencairan KTA saat ini dapat dikatakan semakin mudah berkat adanya teknologi. Kemunculan KTA online sendiri tidak terlepas dari semakin banyaknya masyarakat yang butuh, tetapi tidak memiliki waktu datang ke bank untuk membawa dokumen-dokumen dan mengurusnya.

Oleh sebab itu, KTA online yang datang dari aplikasi atau perusahaan fintech pun banyak jumlahnya. Dengan adanya KTA online ini, pengajuannya langsung bisa diproses di hari yang sama dan pencairannya juga bisa cepat tergantung syarat-syarat yang ditetapkan.

Secara umum, pencairan KTA dari perbankan terkenal lebih sulit ketimbang pencairan KTA dari aplikasi fintech. Hal ini terjadi karena perbankan memiliki prosedur yang lebih kompleks agar keamanan nasabah dan pihak internal bank tetap terjamin.

Nah, itu dia merupakan cara-cara agar kamu dapat terus menjaga keamanan diri, keluarga, dan teman-teman sebelum memutuskan mengajukan KTA secara online. Satu kata kunci untuk kamu agar tetap aman sesaat sebelum mengajukan KTA online adalah teliti. Jika kamu teliti maka kamu tidak akan mendapatkan banyak gangguan terhadap keamanan dan privasi kamu.

Tentang Penulis

Teti Purwanti

Ibu penuh waktu. Penulis setengah waktu. Jurnalis di sisa waktu.