Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

7 menit waktu bacaan

Kartu Kredit Atau Paylater, Lebih Untung Kredit Dimana?

by Teti Purwanti on 21 Februari, 2020

Media untuk membeli barang atau transaksi dengan cara kredit atau cicilan saat ini sudah jauh lebih mudah.

paylater atau kartu kredit

Selain menggunakan kartu kredit, kamu juga bisa menggunakan fasilitas paylater yang biasanya ada di aplikasi digital seperti uang digital atau bahkan banyak tersedia di aplikasi perjalanan digital dan juga di aplikasi teknologi finansial.

Paylater juga bisa menjadi alternatif bagi kamu yang mungkin sulit mengajukan kartu kredit karena paylater bisa dipakai untuk pembayaran secara kredit tanpa kartu kredit.

Penggunaan paylater saat ini juga tengah marak dilakukan masyarakat untuk bertransaksi karena berbagai fitur kemudahannya yang dimilikinya.

Karena fasilitas paylater bisa dibilang baru mengemuka beberapa tahun terakhir ini, ada baiknya untuk mengetahui perbedaan kredit menggunakan kartu kredit ataupun menggunakan fasilitas paylater.

Perbedaan bunga
a. Kartu Kredit

Bunga pinjaman pada paylater dan kartu kredit berbeda, walaupun keduanya memiliki fungsi yang sama yakni untuk melakukan transaksi pembayaran secara kredit ataupun dicicil.

Pada kartu kredit berdasarkan peraturan Bank Indonesia ditetapkan bunga sebesar 2,25-2,95% dengan limit pinjaman beragam mulai dari 3 juta hingga ratusan juta rupiah tergantung jenis kartu kreditnya.

Pada beberapa jenis kartu kredit, ada fasilitas bunga 0% dari cicilan yang dilakukan dengan syarat pembelian dilakukan pada merchant yang melakukan kerja sama dengan bank penerbit kartu kredit. Bunga 0% berlaku sejak awal masa cicilan hingga akhir periode cicilan. Namun, apabila pembayaran cicilan melampaui masa waktu pembayaran, maka tetap akan dikenakan bunga yang berlaku pada kartu kredit.

Selain itu, biaya keterlambatan pembayaran tagihan pada kartu kredit biasanya ditetapkan sebesar 3% dari jumlah tagihan pada bulan berikutnya.

Biaya-biaya lainnya yang akan ditanggung oleh pemilik kartu kredit yaitu biaya tarik tunai, biaya konversi mata uang, biaya overlimit, biaya pembatalan cicilan, biaya pengembalian cek/giro dan biaya salinan tagihan.

b. Paylater

Berbeda dengan kartu kredit, paylater memiliki bunga yang beragam. Misalnya Paylater Ovo menawarkan bunga 2,9% per bulan, Paylater Traveloka 2,14% hingga 4,78% per bulan, Paylater Gojek bunganya Rp25 ribu per bulan, serta Kredivo 0-2,95% per bulan.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini rincian mengenai bunga dari aplikasi digital yang menawarkan Paylater:

1. Traveloka

  • Limit pinjaman: Maks. Rp50 juta
  • Bunga: 2,14% – 4,78% per bulan
  • Tenor: 1 – 12 bulan
  • Biaya layanan: –
  • Denda keterlambatan: 5% dari sisa utang

2. OVO – PayLater

  • Limit pinjaman: Rp10 juta
  • Bunga: 2,9% per bulan
  • Tenor: 3-12 bulan
  • Biaya layanan: 5% dari per transaksi
  • Denda keterlambatan: 0,1% per hari

3. GoPay – PayLater

  • Limit pinjaman: Rp500 ribu – Rp1 juta
  • Bunga: Rp25 ribu/bulan
  • Tenor: Di akhir bulan
  • Biaya layanan: –
  • Denda keterlambatan: Rp2 ribu per hari

4. Shopee – PayLater

  • Limit pinjaman: Rp 750 ribu (peminjaman awal)
  • Bunga: 0 – 2,95% per bulan
  • Tenor: Maks. 3 bulan
  • Biaya Layanan: –
  • Denda Keterlambatan: 0,1% per hari

5. Kredivo

  • Limit pinjaman: Maks. Rp30 juta
  • Bunga: 0 – 2,95% per bulan
  • Tenor: 1-12 bulan
  • Biaya layanan: –
  • Denda keterlambatan: 3% dari total tagihan

Paylater juga banyak disebut sebagai kartu kredit virtual, karena gfungsi tujuannya yang sama dengan kartu kredit, serta cicilan-cicilan yang harus dibayarkan para pengguna pay later pun memiliki aturan yang sama.

Biaya keterlembatan yang harus ditanggung jika telat melakukan pembayaran dari tanggal jatuh tempo yang ditentukan dan biaya administrasi yang harus dibayarkan baik setiap bulan selama periode cicilan atau diberatkan di bulan pertama pembayaran cicilan diatur oleh masing-masing penyedia Paylater tersebut.

Lebih untung kartu kredit atau paylater?

Penggunaan Paylater atau kartu kredit memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang berbeda-beda.

Keuntungan dari penggunaan kredit melalui Paylater adalah proses pengajuannya yang mudah sertapersyaratannya yang tidak ribet.

Kamu cukup mengunggah foto KTP pada aplikasi penyedia Paylater yang ingin kamu ajukan kreditnya, setelah itu fasilitas kredit Paylarter sudah bisa aktif dan mulai bisa dipakai untuk berbelanja.

Akan tetapi, kekurangan dari Paylater adalah minimum total bunga yang cukup tinggi, serta beberapa aplikasi menawarkan limit yang sedikit, seperti Gopay yang hanya menawarkan pinjaman maksimal Rp1 juta dan Shopee Rp750 ribu.

Meskipun ada yang menawarkan hingga puluhan juta rupiah seperti Traveloka dan Kredivo, tapi suku bunga yang diterapkan pun akan mengikuti total pinjaman yang diajukan. Jadi semakin besar utangnya, semakin tinggi pula bunga yang dibebankan.

Sedangkan untuk kartu kredit, berapapun pengajuan pinjaman yang diajukan asal tidak melebihi limit yang ditetapkan maka suku bunga yang ditetapkan tidak akan berubah. Selain itu, keuntungan dari memiliki kartu kredit adalah pengguna akan mendapatkan berbagai promo menarik, point reward, cashback dan diskon spesial.

(Baca Juga: Untuk Kamu yang Boros, Tips Hemat Penggunaan Kartu Kredit)

Tapi, proses pengajuan kartu kredit tidak lah mudah, proses yang panjang dan persyaratan yang banyak membuat tak sedikit orang ragu untuk mengajukan kartu kredit. Persyaratan seperti minimum penghasilan, lama masa kerja, NPWP dan proses penyeleksian dari pihak bank adalah sedikit dari berbagai prosedur yang harus dilalui oleh nasabah yang ingin mengajukan kartu kredit.

Perbandingan biaya layanan dan denda

Kebanyakan dari penyedia kredit Paylater tidak memungut biaya layanan kepada penggunanya. Namun, ada juga yang memungut biaya layanan seperti Ovo Paylater sebesar 5% dari setiap transaksi yang dilakukan.

Sementara pada kartu kredit memiliki biaya layanan yang harus dibayarkan penggunanya setiap tahun dengan besaran beragam dengan rincian antara lain:

BANK BRI
  • Kartu Kredit Easy Card: Rp250 ribu
  • Kartu Kredit Platinum: Rp600 ribu
  • Kartu Kredit JCB Platinum: Rp300 ribu
  • Kartu Kredit Wonderful Indonesia: Rp600 ribu
  • Kartu Kredit World Access: Rp1 juta
  • Kartu Kredit Touch Gratis biaya, jika aktifkan kartu BRI lain
  • Kartu Kredit Business Card Gratis biaya
  • Kartu Kredit Infinite: Rp2 juta

BANK CIMB NIAGA

  • Kartu Kredit Classic: Rp125 ribu
  • Kartu Kredit Platinum: Rp600 ribu

BANK MANDIRI

  • Kartu Kredit Signature: Rp900 ribu
  • Kartu Kredit JCB Precious: Rp500 ribu
  • Kartu Kredit Skyz Card: Rp300 ribu
  • Kartu Kredit Pertamina Card: Rp400 ribu
  • Kartu Kredit Hypermart Card: Rp200 ribu

BANK BCA

  • Kartu Kredit Everyday Card: Rp125 ribu
  • Kartu Kredit Card Indomaret Rp125 ribu
  • Kartu Kredit Card Platinum: Rp250 ribu
  • Kartu Kredit Mastercard Matahari: Rp125 ribu
  • Kartu Kredit Mastercard Platinum: Rp450 ribu
  • Kartu Kredit Visa Black: Rp450 ribu
  • Kartu Kredit Visa Platinum: Rp450 ribu
  • Kartu Kredit Visa Batman: Rp125 ribu
  • Kartu Kredit BCA Singapore Airlines PPS Club Visa Infinite: Rp1 juta
  • Kartu Kredit BCA Singapore Airlines KrisFlyer Visa Signature: Rp500 ribu

Sementara itu, untuk biaya denda keterlambatan pembayaran pada kartu kredit sebesar 3% dari total tagihan, sementara denda keterlambatan pembayaran pada Paylater berbeda-beda, tergantung pada penyedia layanan Paylater yang kamu gunakan.

Pilih yang sesuai dengan kebutuhan kamu

Kartu Kredit dan Paylater memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing sesuai dengan yang sudah dijelaskan di atas. Oleh karena itu, kamu bisa memiliki untuk melakukan transaksi secara kredit menggunakan kartu kredit ataupun menggunakan layanan Paylater sesuai dengan kebutuhanmu.

Pertimbangkan dengan matang layanan Paylater apa yang ingin kamu gunakan berdasarkan besaran bunga dan biaya layanan yang diterapkan oleh penyedia Paylater.

Sementara itu, apabila kamu ingin menggunakan kartu kredit sebagai alat transaksi, pastikan sudah tahu konsekuensi dan biaya yang dibebankan.

Namun, kalau kamu belum memiliki kartu kredit, kamu bisa mengajukan untuk memiliki kartu kredit kepada perbankan penyedia kartu kredit dengan mempertimbangkan penghasilan kamu yang akan menentukan besaran limit yang akan diberikan.

Selain itu, carilah kartu kredit yang memiliki banyak kerja sama dengan merchant dan bisa memberikan berbagai promo menarik seperti cashback ataupun promo potongan harga sehingga transaksi yang kamu lakukan menggunakan kartu kredit juga menguntungkan.

Jangan gunakan Paylater berbarengan dengan kartu kredit

Apabila kamu sudah memiliki kartu kredit, ada baiknya untuk tidak menggunakan layanan Paylater karena akan memberatkan pada saat pembayaran tagihan nanti.

Kamu perlu memastikan kemampuan finansial kamu apakah mampu untuk membayar cicilan plus bunga pada Paylater serta membayar tagihan yang datang dari kartu kredit.

Bagi pengguna kartu kredit, penggunaan PayLater akan membuat beban utang tambahan yang bisa membengkak tanpa disadari.

Memang pada dasarnya penggunaan Paylater dianggap bisa sebagai alternatif pembiayaan pada saat gaji belum cair, sementara limit pada kartu kredit sudah habis. Pada kondisi seperti itu, sebaiknya kamu perlu mengerem pengeluaran, bukan dengan menambah utang baru.

Begitu pula apabila kamu sudah terdaftar sebagai pengguna PayLater di salah satu aplikasi seluler, maka sebaiknya tak perlu mengaktifkan fitur PayLater di aplikasi lainnya, karena tanpa catatan pembukuan real-time yang jelas, kamu akan kaget pada saat menerima tagihan bulanan nanti.

Oleh karena itu, bijaklah dalam memutuskan alat bantu pembayaran kredit mana yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial kamu, agar tidak menjadi beban keuangan di kemudian hari. Sudah menentukan pilih kartu kredit atau PayLater?

Tentang Penulis

Teti Purwanti

Ibu penuh waktu. Penulis setengah waktu. Jurnalis di sisa waktu.