Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

8 menit waktu bacaan

Cara Mengganti Kartu Kredit yang Rusak dan Cara Mencegahnya

by Gesti Weningtyas on 26 Februari, 2020

Kartu kredit dengan pemakaian yang cukup lama dan berkali-kali tentunya  juga bisa rusak. Gesekan kartu kredit pada mesin EDC yang terlalu sering atau bisa saja terlalu keras akan membuat kartu kredit bisa rusak sewaktu-waktu dan tidak dapat digunakan kembali saat kamu ingin bertransaksi. Namun bisa juga kartu kredit mu ini rusak karena penyimpanan yang kurang tepat sehingga menyebabkan salah satu komponen pada kartu kredit mudah rusak dan tidak dapat terbaca mesin.

Cara Mengganti Kartu Kredit yang Rusak dan Cara Mencegahnya

Biasanya, kartu kredit yang rusak itu bisa dikenali dengan transaksi yang error atau tidak bisa diproses pada mesin EDC. Sehingga apabila hal ini terjadi pada kartu kredit mu, maka kamu harus bersiap-siap untuk melakukan sejumlah cara mengganti kartu kredit yang telah rusak dengan menyiapkan berbagai dokumen yang diperlukan.

Pada kartu kredit yang telah rusak, biasanya kartu kredit tidak akan memberikan respon saat transaksi berlangsung. Terkadang muncul keterangan error. Namun, Jangan mudah panik jika kartu kredit mu mendadak error dan tidak bisa digunakan. Sebab bisa saja mesin EDC yang dipakai saat transaksi mengalami gangguan. Untuk memastikan bahwa kartu kredit itu sudah rusak atau masih baik-baik saja, cobalah menggunakan mesin EDC lainnya untuk bertransaksi.

Jika kamu sudah mencoba menggunakan mesin EDC lainnya untuk bertransaksi namun masih gagal juga alias tidak bisa bertransaksi artinya kartu kredit memang sudah rusak dan tidak bisa digunakan lagi. Tidak perlu sedih dan panik jika kartu kredit tidak bisa digunakan lagi atleast sudah rusak sebab kamu masih bisa mendapatkan pengganti kartu kredit untuk bertransaksi. Berikut ini merupakan cara mengganti kartu kredit rusak yang bisa kamu lakukan:

Mengganti Kartu Kredit yang Rusak
1. Hubungi Call Center Bank Penerbit Kartu

Apabila kamu telah melihat kartu kredit mu tidak dapat memberikan respon sama sekali saat bertransaksi, maka hubungi call center sesegera mungkin. Call center Bank penerbit kartu akan memberikan petunjuk apa saja yang perlu kamu lakukan termasuk dokumen yang mendukung untuk melakukan penggantian kartu kredit.

Pastikan kamu selalu membawa KTP asli jika diperlukan segera untuk melengkapi dokumen yang diperlukan.  Kamu juga bisa bertanya pada call center Bank penerbit kartu kredit mu terkait berapa lama waktu yang harus kamu tunggu untuk menanti pengiriman fisik kartu kredit yang baru.

2. Dokumen

Siapkan dokumen yang dibutuhkan untuk proses pergantian kartu kredit. Biasanya berupa surat pernyataan yang telah ditandatangani fotokopi KTP, foto copy kartu kredit yang sudah digunting menjadi dua. Namun untuk memastikan apa saja syarat dokumen yang dibutuhkan kamu bisa bertanya pada customer service bank penerbit kartu langsung agar mendapatkan informasi yang lebih akurat.

3. Kirim Dokumen

Kirimkan dokumen melalui email atau faksimile lalu hubungi call center kembali untuk memastikan dokumen sudah  kamu kirimkan. Kamu bisa menghubungi call center Bank penerbit kartu tersebut 1 hari setelah kamu mengirimkan dokumen.

4. Tunggu Kartu Kredit Tiba

Setelah mengirim dokumen yang diperlukan untuk mengganti kartu kredit yang rusak kamu hanya perlu menunggu sebab proses cetak kartu kredit setelah dokumen lengkap dengan proses pengiriman mungkin akan memakan waktu sekitar 14 Hari untuk daerah luar Jakarta.

5. Ganti Kartu di Kantor Cabang

Kamu juga bisa mengunjungi kantor cabang Bank penerbit kartu untuk mengganti kartu kredit yang telah rusak. setelah itu isi formulir sebagai pengganti Surat pernyataan dan bawa juga KTP aslimu. Jika seluruh langkah setelah dilakukan biasanya kartu kredit mu akan dikirimkan oleh kantor cabang terkait.

6. Biaya Ganti Kartu Kredit

Jangan lupa untuk menyiapkan biaya penggantian kartu kredit yang telah rusak yaitu sekitar Rp50.000. Namun biasanya biaya tersebut akan ditagihkan bersama dengan transaksi belanja di billing statement. Sehingga kamu tidak perlu membayar apapun di kantor cabang.

Nah, demikian adalah cara untuk mengganti kartu kredit yang rusak. Jika hal tersebut terjadi jangan panik dan hubungi saja call center segera untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap terkait kartu kredit yang rusak.

Penyebab Kartu Kredit Rusak

Setelah kamu mendapatkan kartu kredit pengganti, sebaiknya lebih berhati-hati lagi dalam menggunakan kartu kredit agar tidak mudah rusak. Untuk itu kamu bisa mengetahui apa saja penyebab kartu kredit menjadi rusak agar bisa mencegah hal yang sama terjadi di kemudian hari. Jangan sampai kartu kredit mu rusak dan tidak bisa dipakai lagi hanya karena beberapa hal ini:

1. Kartu Kredit Basah dan Terkena Air

Jangan sampai kartu kredit mu terkena air dalam jangka waktu yang cukup lama karena tentunya hal ini akan membuat kartu kredit menjadi cepat rusak. Jika terkena air sebentar mungkin tidak akan cepat rusak namun jika kartu kredit terendam air atau disimpan dalam dompet yang lembab selama bertahun-tahun, tentu saja itu akan mempengaruhi kondisi kartu kredit.

2. Kartu kredit Tertimpa Benda yang Berat

Kartu kredit yang tertimpa benda yang berat mungkin tidak terlihat cacat atau patah. Namun apabila sudah melukai bagian pita hitam atau pita magnetik bisa dipastikan kartu kredit mu sudah tidak bisa digunakan lagi. Bagian pita hitam atau yang bisa disebut dengan magnetic stripe ini berfungsi untuk menyimpan data. Sebenarnya ada 3 baris dibaliknya yaitu pertama dan kedua berisi nomor kartu dan tanggal kadaluarsa, kode bank dan profil pemilik kartu.

 3. Kartu kredit Terkena Panas dan Retak

Kartu kredit yang terkena panas dalam waktu yang lama tentu bisa merusak kartu tersebut apalagi jika terbakar api tentunya langsung tidak bisa digunakan saat itu juga. Dengan mengetahui hal ini sebaiknya jauh kan kartu kredit mudah dari benda-benda yang mungkin saja bisa melukainya. Simpan kartu kredit di tempat yang benar-benar aman dengan tempat penyimpanan yang tidak lembab dan tidak mudah terkena barang panas. Simpan kartu kredit di tempat yang aman, seperti dompet khusus untuk kartu.

Sebaiknya jauhkan kartu kredit mudah dari jangkauan anak-anak. Karena anak-anak belum mengerti fungsi dari kartu kredit dan bisa melakukan apapun untuk bermain-main dengan kartu kredit. Pastinya kamu tak ingin hal tersebut terjadi bukan?

(Baca Juga: CC Kamu Over Limit? Begini Cara Menaikkan Limit Kartu Kredit)

Setelah mengetahui hal-hal yang bisa merusak kartu kredit.  Sebaiknya kamu menghindari beberapa hal tersebut dan menyimpan kartu kredit di tempat yang paling aman dan hanya kamu yang mengetahuinya.

Hal ini supaya kartu kredit tetap aman dan nyaman saat digunakan. Apabila kartu kredit baru menunjukkan tanda-tanda error beberapa kali saat transaksi. Kamu juga bisa mencegah hal tersebut terjadi dengan merawat kartu kredit mu seperti beberapa cara di bawah ini.

Cara Merawat Kartu Kredit
1. Gunakan Penghapus Pensil

Kamu bisa menggunakan penghapus pensil untuk membersihkan chip kartu kredit mu di bagian chip dengan halus dan coba transaksi kembali setelah cek kartu kredit itu digosok.

Chip kartu kredit berwarna kuning emas adalah hal yang sangat penting dalam kartu kredit karena merupakan penyimpan data. Saat chip tidak berfungsi maka data tidak bisa terbaca. Menggosokkan penghapus pensil pada chip emas kartu kredit akan menghilangkan kotoran-kotoran yang menempel.

Dengan begini, artinya kamu harus membawa penghapus pensil agar bisa digunakan sewaktu-waktu saat kamu sedang bertransaksi. Sehingga jika transaksi error jangan langsung panik dan gunakan saja tips ini.

Tidak hanya menggunakan penghapus pensil, kamu juga bisa menggunakan tisu untuk membersihkan chip kartu agar lebih bersih.

2. Bersihkan dengan Alkohol

Selain menggunakan penghapus pensil dan tisu untuk membersihkan chip kartu kredit mu, kamu juga bisa menggunakan cotton bud yang telah diolesi alkohol untuk membersihkan chip kartu kredit. Tidak perlu membersihkan dengan alkohol yang terlalu banyak. Kamu hanya cukup mencelupkan sedikit cotton bud pada alkohol.

Oleskan cotton bud tersebut dan diamkan beberapa saat hingga alkohol mengering setelah itu coba lagi untuk transaksi.

3. Bersihkan Pita Magnetik

Magnetic stripe atau pita magnet pada kartu kredit juga rentan terkena debu maupun kotoran. Hal ini bisa juga membuat kartu kredit cepat rusak. Sehingga kamu perlu melakukan perawatan berkala dan cek selalu bersih dan jauh dari kotoran dan lembab.

Jangan sampai hanya karena debu dan kotoran yang menempel pada pita magnetik ini kartu kredit mu jadi rusak dan tidak bisa digunakan untuk transaksi. Sebab akan merepotkan bukan saat kamu sedang perlu membayar sesuatu namun kartu kredit tidak dapat digunakan.

Sesekali periksa kartu kredit mu kemudian bersihkan bagian pita magnetik kartu kredit itu dengan tisu secara perlahan. Jika ada kotoran yang menempel pada pita magnetik, hindari benda tajam untuk mengambil nya apa lagi menggosok-gosok pita magnetik kartu kredit dengan kuku. Jika tidak hati-hati, kartu kredit mu bisa rusak. Apalagi bagian pita magnetik jika terkena benda tajam akan mudah rusak.

Nah, demikian beberapa cara untuk merawat kartu kredit mu agar tidak mudah rusak dan masih bisa digunakan untuk transaksi. Sebelum kartu kredit mudah rusak dan tidak bisa digunakan lagi bukankah lebih baik jika kamu mencegahnya dengan menyimpan dan merawat kartu kredit mu dengan sebaik-baiknya. Gunakan dengan hati-hati agar tidak mudah rusak dan juga tetap bijak dalam memakai kartu kredit untuk setiap transaksi yang kamu lakukan.

Bijak Menggunakan Kartu Kredit

Kartu kredit mungkin bisa saja terawat dan tersimpan dengan baik namun tidak dengan dompetmu yang jebol karena harus membayar tagihan kartu kredit yang membengkak. Ingatlah bahwa setiap ruang yang kamu gunakan dari kartu kredit adalah pinjaman yang harus dikembalikan. Gunakan kartu kredit seperlunya, dengan bijak dan bertanggung jawab.

Untuk mengantisipasi gagal bayar kartu kredit karena kamu tidak mampu membayar maka kamu harus memilih kartu kredit yang sesuai dengan kebutuhan dan gayamu. Jangan sampai besar pasak daripada tiang dan kamu terbelit hutang kartu kredit yang menumpuk karena penggunaan yang tidak bijak.

 Jangan ragu untuk membandingkan setiap produk kartu kredit dari Bank penerbit kartu yang berbeda-beda. Kamu juga bisa membandingkan setiap kartu kredit yang dikeluarkan dari bank karena biasanya ada berbagai macam jenis kartu kredit sesuai dengan jumlah limit maupun fasilitas yang diberikan.

Bandingkan setiap kartu kredit yang kamu inginkan sesuai dengan kebutuhan, di Cek Aja.

Tentang Penulis