Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

8 menit waktu bacaan

Bisakah Memulai Bisnis Pakai Kartu Kredit? Cekaja!

by Rini Agustina on 26 Maret, 2020

Memulai bisnis pakai kartu kredit? Kartu kredit sebenarnya ditujukan sebagai alat ganti transaksi tunai. Dengan manfaat tambahan berupa diskon di berbagai merchant dan juga kemudahan dalam pinjaman tunai atau biasa disebut dengan loan on phone. Namun pada prakteknya, kartu kredit kini lebih berfungsi sebagai media berhutang baik untuk memenuhi kebutuhan konsumtif maupun produktif.

Bisakah Memulai Bisnis Pakai Kartu Kredit? Cekaja!

Kebutuhan konsumtif misalnya hutang pembelian gadget atau kendaraan pribadi. Sedangkan hutang produktif misalnya pinjaman untuk modal usaha memulai bisnis. Kedua pinjaman ini sama-sama diajukan melalui loan on phone atau dalam istilah yang lebih familiar adalah dana cepat kartu kredit.

(Baca juga: Manfaat Belanja Bahan Pokok dengan Kartu Kredit)

Besar pinjaman loan on phone ini biasanya minimal adalah Rp 1 Juta dan maksimal adalah 50% dari limit sisa. Banyak pengusaha pemula yang ternyata memulai bisnis pakai kartu kredit untuk memanfaatkan dana cepat cair. Meskipun sebenarnya ada sejumlah resiko yang menghadang.

Bolehkan Kartu Kredit Digunakan Modal Bisnis?

Bagi Anda yang masih tergolong baru dalam penggunaan kartu kredit, dan berniat menggunakan kartu kredit sebagai modal bisnis pasti ada satu pertanyaan yang membuat Anda ragu dan bimbang, yakni apakah boleh kartu kredit digunakan sebagai modal bisnis?

Pertanyaan ini jamak diajukan, lantaran perbankan Indonesia sebenarnya sudah menyiapkan produk pinjaman khusus yang ditujukan bagi para UKM yakni Kredit Tanpa Agunan (KTA) dan Kredit dengan Agunan atau yang biasa disebut dengan kredit multiguna.

Lantas mengapa banyak orang lebih memilih kartu kredit sebagai pinjaman modal? Karena prosesnya yang hanya dalam hitungan menit. Sementara KTA maupun kredit multiguna butuh berhari-hari dalam proses pengajuannya. Belum lagi ada sejumlah dokumen yang mesti disiapkan, sungguh merepotkan.

Melalui loan on phone, pengguna kartu kredit hanya perlu menelepon call center perbankan yang mengeluarkan kartu kredit, dan meminta mereka untuk memberikan pinjaman dana cepat, dengan segera bank bakal mengirimkan pinjaman yang Anda ajukan ke rekening tabungan.

Tapi permasalahannya, kartu kredit yang memang diperuntukkan sebagai alat tukar ini bolehkan digunakan sebagai modal bisnis? Jawabannya adalah boleh. Selama bisnis Anda tidak menyalahi UU dan bukan merupakan bisnis ilegal atau melanggar hukum.

Dibanding jenis pinjaman lain, kartu kredit ini memberikan kebebasan lebih luas untuk tujuan pinjaman. Selain itu, tidak dibutuhkan jaminan untuk mengajukan pinjaman, jadi siapapun Anda bisa mengajukan kredit dana cepat ini.

Resiko Bisnis Pakai Kartu Kredit

Memulai bisnis pakai kartu kredit memang terlihat lebih menjanjikan tapi bukannya tanpa resiko. Setiap jenis pinjaman memang menghadirkan resiko yang berbeda-beda. Karena itu kita harus pahami dulu apa saja resiko jika memulai bisnis pakai kartu kredit.

1. Tumpukan Hutang

Jika Anda menggunakan kartu kredit untuk dua kepentingan, yakni pemenuhan kebutuhan domestik dan jadi modal bisnis beban hutang Anda akan sangat berat.

Pasalnya jumlah bunga yang mesti dibayar sangat tinggi. Setidaknya masing-masing pinjaman dibebankan bunga sebesar 2,5% tiap bulan, maka setidaknya Anda harus membayar total bunga 5% perbulan.

Jika memulai bisnis pakai kartu kredit tidak sesuai harapan. Bukan tidak mungkin Anda bisa mengalami gagal bayar dan setiap keterlambatan pembayaran ada denda yang mesti disetor setidaknya Rp 150 Ribu tiap bulan. Pada akhir tahun pinjaman maka beban Anda jadi berlipat yakni cicilan, bunga menumpuk dan denda keterlambatan.

2. Menciptakan Riwayat Kredit Buruk

Tumpukan hutang yang tidak terbayar membuat Anda menjadi salah satu kredit macet dan data ini akan disimpan dengan baik oleh Bank Indonesia. Riwayat kredit yang buruk bakal menjadi pertimbangan utama ketika Anda ingin kembali mengajukan pinjaman kepada bank.

Perbankan bakal sulit memberikan kredit jika melihat riwayat hutang Anda buruk meskipun pinjaman yang diajukan untuk jenis kredit yang berbeda.

3. Bisnis Gagal

Karena Anda terlalu fokus mencari cara membayar cicilan dan bunga, akhirnya konsentrasi bisnis pun pecah. Sampai-sampai Anda melupakan strategi bisnis yang mesti diambil buat menaikkan keuntungan.

Jika sudah begitu kemungkinan besar Anda bakal mencari pinjaman lain untuk menutupi kerugian dan terjebak pada hutang-hutang lain yang tak terselesaikan sementara bisnis tidak juga berkembang. Tak jarang banyak pengusaha gulung tikar karena jebakan hutang jenis ini.

Itulah beberapa resiko yang menghantui jika Anda menggunakan kartu kredit sebagai modal bisnis. Namun dengan trik yang tepat sebenarnya resiko ini dapat diminimalisir atau bahkan dikurangi. 

Keuntungan Menggunakan Kartu Kredit untuk Modal Bisnis

Banyak orang belum berani memanfaatkan kartu kredit untuk dijadikan modal bisnis. Pertama, karena limit yang bisa diubah menjadi pinjaman bisa jadi kurang dari dana yang dibutuhkan untuk bisnis.

Kedua mungkin karena kartu kredit malah lebih nyaman digunakan untuk belanja saja. Disamping itu semua, sebenarnya ada keuntungan tersembunyi ketika kita gunakan kartu kredit untuk modal bisnis, berikut diantaranya:

  • Bunga Tetap

Tidak seperti pinjaman yang ditawarkan perbankan lain, pinjaman yang diambil dari limit kartu kredit ini membebankan bunga yang lebih pasti alias tetap, sehingga kita tak perlu khawatir dengan tagihan yang tiba-tiba bengkak. Anda juga bisa mendapatkan cicilan tanpa buang dengan memanfaatkan program cicilan o%.

  • Fleksibel

Keunggulan kartu kredit dibanding jenis pinjaman lain, adalah proses pengajuan pinjaman yang fleksibel dan bisa dilakukan by phone. Namanya saja loan by phone, hanya butuh beberapa menit dari Anda melakukan pengajuan dana cepat, pinjaman uang tersebut bakal dikirim ke rekening tabungan.

  • Tenor Pendek

Pinjaman dengan kartu kredit ini biasanya dipatok dalam tenor pendek maksimal 36 bulan, sehingga sangat cocok untuk pembiayaan hutang jangka pendek.

Hal ini juga memberi keuntungan karena bisnis tidak terus terjebak pada hutang. Artinya Anda punya kesempatan untuk menciptakan riwayat kredit yang sangat baik.

Itulah beberapa keuntungan yang bisa Anda nikmati ketika memulai bisnis dengan kartu kredit. Namun tidak selamanya kartu kredit memberikan manfaat yang Anda inginkan, bahkan malah mendatangkan resiko.

Agar penggunaan kartu kredit sebagai modal bisnis tidak mendatangkan resiko Anda perlu memahami cara bijak menggunakan kartu kredit dalam membangun bisnis.

Tips Memulai Bisnis Pakai Kartu Kredit

Agar Anda tak terjebak dalam tumpukan hutang yang menyiksa, cobalah praktikan tips memulai bisnis pakai kartu kredit dibawah ini:

1. Pilih Jenis Kartu Kredit yang Paling Sesuai

Setiap perbankan yang mengeluarkan kartu kredit biasanya menawarkan lebih dari satu jenis kartu. Masing-masing kartu ditujukan untuk kelas berbeda dengan standar penghasilan yang berbeda. 

Nah untuk kebutuhan bisnis tentunya Anda membutuhkan kartu kredit yang menyediakan limit paling tinggi. Namun resikonya pendapatan bulanan atau tahunan Anda juga harus tinggi. Selain itu ada hal lain yang mesti dipertimbangkan ketika Anda ingin memilih satu kartu kredit untuk kebutuhan bisnis, yakni:

  • Limit wajib tinggi karena tujuannya memang untuk digunakan sebagai modal bisnis via loan on phone. Jika penghasilan Anda mencukupi tetap pertahankan untuk mengambil limit yang kemungkinan paling sesuai dengan kondisi finansial untuk menghindari jumlah pinjaman dengan pembayaran yang tidak bisa Anda lunasi dan akhirnya menyebabkan riwayat kredit yang buruk
  • Upayakan dapat digunakan dimanapun dengan jaringan merchant terluas, hal ini untuk menunjang kegiatan bisnis Anda nanti yang bukan tidak mungkin sayapnya dapat melebar ke berbagai daerah di Indonesia atau bahkan di luar negeri
  • Pilih reward dan bonus paling tinggi, karena ketika sedang berbisnis biasanya penggunaan transaksi kartu kredit meningkat sehingga kemungkinan mendapatkan poin juga makin banyak. Upayakan memilih jenis kartu kredit dengan jumlah reward yang bisa lebih besar dari annual fee.
  • Pilih kartu kredit dengan suku bunga terjangkau, termasuk suku bunga pinjaman untuk dana cepat sehingga Anda bisa membagi pendapatan untuk membayar cicilan dan memutarnya untuk modal.
2. Aktif Gunakan Kartu Kredit

Perbankan biasanya hanya akan memberikan pinjaman dana cepat untuk nasabahnya dengan riwayat penggunaan kartu kredit yang baik, salah satunya adalah rajin bertransaksi menggunakan kartu kredit dalam setiap kegiatan pembelanjaan.

Meskipun Anda merasa tidak begitu membutuhkan transaksi dengan kartu kredit, upayakan gunakan minimal 30% dari limit yang dipilih. Angka inilah yang biasanya digunakan bank untuk menilai batasan kemampuan Anda membayar kredit.

Jika tak ingin lagi menggunakan kartu kredit sebaiknya segera tutup, jangan didiamkan hingga di nonaktifkan oleh pihak bank karena ini bisa menjadi pertimbangan bank untuk mengeluarkan pinjaman selanjutnya.

3. Hindari Telat Bayar

Jika ingin memutar pinjaman dari kartu kredit untuk modal bisnis, sebaiknya jangan sampai kena riwayat telat bayar. Sebab pinjaman yang sudah diterima bukannya meringankan malah jadi beban untuk bisnis Anda.

Ingat setiap satu kali menunggak setidaknya Anda harus membayar tunggakan sebesar Rp 150 Ribu, belum termasuk besar cicilan yang mesti dibayar plus bunganya.

4. Tetapkan Tujuan Penggunaan

Karena sejak awal Anda memang berniat menggunakan kartu kredit untuk bisnis, sebaiknya sejak awal pula sudah menetapkan tujuan penggunaan kartu kredit tersebut.

Misalnya, siapa pegawai yang nantinya bertugas memegang kartu kredit ini dan digunakan untuk kebutuhan apa saja, apakah pembayaran tagihan bulanan atau cicilan utang belanja perusahan.

Dengan begitu penggunaannya tidak tercampur dengan kepentingan pribadi. Sebaiknya jangan gunakan dana pinjaman dari kartu kredit sebagai modal utama, namun sebagai tambahan modal saja. Sebab penggunaan modal utama dengan dana dari kartu kredit akan membebani keuangan pribadi.

5. Manfaatkan Semua Fasilitas

Karena kartu kredit ini bisa digunakan untuk semua jenis pembayaran. Jangan batasi penggunaannya hanya untuk belanja barang saja. Manfaatkan setiap pembayaran untuk mendapatkan poin dan reward yang bisa ditukarkan dengan gratis tiket pesawat dan gratis lounge yang sangat bermanfaat ketika Anda maupun karyawan melakukan perjalanan bisnis.

6. Pahami Keuntungan dan Resikonya

Menggunakan kartu kredit untuk modal bisnis, artinya Anda harus tahu apa saja keuntungan yang ditawarkan beserta resikonya. Sehingga Anda bisa menimbang apakah kemungkinan dapat memanfaatkan kartu kredit dengan baik atau tidak. Jangan sampai adanya kartu kredit bukannya memajukan bisnis malah membuat Anda jatuh dalam hutang berkepanjangan.

Itulah beberapa tips jitu memulai bisnis menggunakan kartu kredit. Upayakan ajukan pembuatan kartu kredit pada bank payroll Anda, karena kemungkinan besar pengajuan pasti diterima.

Namun tetap perlu bandingkan manfaat yang ditawarkan oleh perbankan lain agar bisa mendapatkan kartu kredit yang paling cocok dan menguntungkan bisnis. Soal perbandingan kartu kredit mana yang pas untuk anda, Cekaja.com solusinya. Memilih kartu kredit yang aman dan nyaman itu sangat penting, karena banyak pilihan kartu kredit dan yang terpenting Cekaja sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tentang Penulis