Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

6 menit waktu bacaan

Limit Kredit adalah Hal Terpenting Dalam Menggunakan Kartu Kredit. Kok Bisa?

by Kyla Damasha on 10 Juni, 2020

Bagi pengguna setia kartu kredit, jelas kamu sudah tidak terlalu asing lagi dengan istilah limit kredit, bukan? Limit kredit adalah salah satu hal yang tidak akan bisa dipisahkan dengan kartu kredit atau berbagai jenis kredit lainnya.

Serba-serbi limit kredit

Nah, bagi kamu yang belum pernah memiliki kartu kredit dan sedang ingin mengajukan kartu kredit pertama, mengetahui tentang limit kredit ini sangatlah penting untuk dilakukan, agar kedepannya kamu tidak akan salah dalam menggunakan kartu kredit.

Oleh karena ini, di dalam kesempatan kali ini kita akan membahas tentang serba-serbi limit kredit yang perlu kamu ketahui. Yuk disimak bersama-sama.

Apa itu Limit Kredit?

Dilansir dari simulasikredit.com, limit kredit adalah batas maksimal nominal dari penggunaan kartu kredit yang dapat dipakai dalam melakukan transaksi setiap bulannya. Nominal itu sendiri berbeda-beda, yang mana pada umumnya didasari dari jenis kartu dan jumlah penghasilan sang pemilik kartu.

Biasanya, rentang limit kredit dimulai dari angka Rp. 3 juta sampai dengan ratusan juta untuk limit tertingginya. Sesuai dengan namanya, limit dalam Bahasa Inggris dapat diartikan sebagai ‘membatasi, sehingga hadirnya limit kartu kredit memang untuk memberikan batasan kepada pemilik kartu mengenai berapa besaran dana yang dapat mereka gunakan di dalam transaksi per bulannya.

(Baca Juga: 7 Tips Memakai Kartu Kredit Limit Kecil)

Perlu diketahui bahwa menggunakan kartu kredit sama saja dengan berhutang, yang mana tentu saja diharuskan untuk membayar dana yang sudah digunakan sesuai dengan batas waktu yang ditentukan. Oleh karena itu, kamu sebagai pemegang kartu kredit harus sangat bijak dalam menggunakan limit kredit dan pastikan pula bahwa kamu mampu untuk membayar cicilan setiap bulannya.

Nah, limit kredit itu sendiri bisa diterapkan pada satu kartu yang dimiliki ataupun beserta kartu kredit tambahan lainnya, yang mana disebut sebagai limit gabungan kartu kredit.

Jenis-jenis Limit Kredit

Banyak dari kamu mungkin yang beranggapan bahwa limit kredit adalah hal yang hanya terdapat pada kartu kredit saja. Padahal, ini juga berlaku pada jenis-jenis kredit lainnya lho, seperti KTA (Kredit Tanpa Agunan), KMG (Kredit Multi Guna) dan KUR (Kredit Usaha Rakyat).

Oleh karena itu, kali ini kita akan membahas tentang beberapa jenis limit kredit yang perlu untuk diketahui. Apa sajakah itu?

  • Kredit Tanpa Agunan (KTA)

Sesuai dengan namanya, KTA adalah salah satu jenis kredit yang tidak memerlukan agunan atau jaminan dalam pengajuannya dan termasuk ke dalam kategori kredit consumer. Biasanya, limit KTA di setiap bank berbeda-beda, yang mana biasanya didasari oleh limit kartu kredit (jika sudah memiliki) atau slip gaji.

Karena ini merupakan kredit tanpa jaminan, maka seringkali pihak bank tidak memberikan limit yang terlalu besar guna meminimalisir risiko. Namun, biasanya besaran limit lima kali lebih besar dari gaji bulanan. Jadi, apabila kamu memiliki gaji Rp. 5 juta, maka kemungkinan limit kredit yang akan kamu dapatkan sebesar Rp. 25 juta.

  • Kredit Multiguna (KMG)

Selanjutnya terdapat KMG yang merupakan kredit paling umum dan tentunya dimiliki oleh setiap bank yang ada. KMG adalah kredit yang mengharuskan pengaju untuk menyertakan jaminan berupa aset kepada bank pada saat mengajukan.

Aset tersebut dapat berupa sertifikat tanah, kendaraan, ataupun rumah untuk bisa mendapatkan pinjaman. Karena disertai dengan aset berharga, maka limit kredit yang bisa didapat oleh pengaju pun tak tanggung-tanggung besarannya. Bahkan bisa mencapai Rp 2 – 5 miliar, atau bergantung pada nilai aset yang dijadikan jaminan.

Sementara itu, jangka waktu pengembalian pinjaman berkisar dari 1 – 10 tahun, yang mana tentu saja apabila peminjam gagal untuk mengembalikan dana, maka jaminan yang mereka sertakan di awal akan menjadi milik bank.

  • Kredit Usaha Rakyat (KUR)

KUR merupakan jenis kredit yang digagas oleh pemerintah, sehingga tidak dimiliki oleh bank. KUR ini hanya disalurkan oleh bank-bank yang telah bekerjasama dengan pemerintah. Pada awalnya, limit kredit KUR bisa mencapai Rp. 500 juta. Namun, karena sering disalahgunakan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab, maka saat ini limit kredit berubah menjadi Rp. 25 juta saja.

  • Kartu Kredit

Nah, terakhir adalah kartu kredit yang pastinya sudah tidak terlalu asing di telinga kita. Biasanya, limit kredit yang diberikan oleh bank sebesar tiga kali pendapatan bulanan. Tenornya pun tergolong sangat pendek, yakni kurang dari 30 hari. Sehingga kartu kredit sangat cocok digunakan sebagai alat transaksi harian.

Menentukan Limit Kredit

Seperti yang telah sedikit disinggung sebelumnya bahwa jumlah limit kredit berbeda-beda, tergantung dari jenis kartu yang dipilih sekaligus ketentuan bank. Lalu, kira-kira aspek mana saja sih yang menjadi penentu limit kredit seseorang?

  • Pendapatan

Limit kredit adalah batasan seseorang dalam melakukan transaksi menggunakan kartu kredit. Oleh sebab itu, biasanya hal pertama yang akan ditanyakan oleh pihak bank adalah mengenai penghasilan per bulan. Mengapa? Selain sebagai bukti bahwa kamu sanggup membayar tagihan setiap bulan, data penghasilan juga akan membantu pihak bank dalam menentukan limit kredit yang akan diberikan kepadamu sebagai pemegang kartu.

Biasanya, pihak bank akan memberikan limit kartu hingga tiga kali lipat dari pendapatan bulanan yang dimiliki oleh pengaju. Sebagai contoh, penghasilan kamu per bulannya sebesar Rp. 5 juta, maka kemungkinan limit kredit yang akan diberikan oleh pihak bank sebesar Rp. 15 juta.

  • Riwayat Keuangan

Selanjutnya, riwayat keuangan juga memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap besaran limit kredit yang akan diberikan, termasuk mengenai kelancaran kamu dalam membayar hutang. Jika pihak bank menilai tidak ada masalah dengan kondisi keuangan selama ini, maka besar kemungkinannya mereka akan memberikanmu limit kredit sesuai dengan apa yang kamu minta.

Namun, apabila kamu memiliki riwayat keuangan yang buruk, maka bukan hanya kamu memiliki kesempatan kecil untuk mendapatkan limit kredit yang besar, pengajuan kartu kredit kamu justru bisa tidak disetujui.

  • Status Kepemilikan Rumah

Biasanya, calon pemilik kartu kredit akan lebih mudah diterima dalam mengajukan kartu kredit apabila sudah memiliki rumah sendiri, termasuk untuk mendapatkan limit kredit yang diinginkan. Namun, bukan berarti orang yang belum memiliki rumah tidak bisa mengajukan lho.

Kamu yang masih tinggal bersama orang tua pun tetap bisa diterima pengajuan kartu kreditnya. Hanya saja yang memiliki rumah sendiri akan memiliki kesempatan lebih besar.

  • Jumlah yang Diajukan

Nah, hal terakhir yang seringkali menjadi pertimbangan dalam menentukan limit kredit ialah nominal yang diajukan oleh sang calon pemilik kartu kredit itu sendiri pada saat mengajukan. Apakah dengan penghasilan kamu sebulan, nominal limit kredit yang diminta dinilai terlalu besar atau tidak?

Kembali ke poin awal, bahwa pihak bank akan mempertimbangkan limit kredit yang diberikan kepada nasabah sesuai dengan penghasilan dan kemampuan mereka dalam membayar. Jadi, apabila kamu masih memiliki gaji UMR, cobalah untuk tidak meminta limit yang terlalu besar.

Apakah Limit Kredit Bisa Dinaikan?

Jika kamu merasa bahwa limit kredit yang kamu miliki terlalu sedikit, maka kamu meningkatkannya. Namun, tentunya dengan memenuhi beberapa persyaratan terlebih dahulu. Terdapat beberapa hal yang akan menjadi pertimbangan bank pada saat memenuhi keinginanmu untuk menaikan limit kredit.

Pertama, pastikan bahwa pembayaran tagihan kartu kredit kamu selama ini lancar tanpa adanya tunggakan atau keterlambatan dari batas waktu jatuh tempo yang telah ditentukan. Kedua, pastikan pula bahwa kamu juga aktif menggunakan kartu kredit tersebut. Perlu diketahui bahwa pihak bank memiliki seluruh riwayat transaksi yang kamu lakukan selama memiliki kartu kredit.

(Baca Juga: Cara Meminta Kenaikan Limit Kartu Kredit dengan Mudah)

Dan apabila mereka melihat bahwa kamu memiliki riwayat transaksi yang aktif, maka besar kemungkinannya pula permohonan kenaikan limit kredit akan disetujui. Jika ingin menaikan limit kredit, kamu hanya perlu menghubungi pihak bank yang bersangkutan melalui telepon ataupun dengan datang langsung ke cabang bank terdekat. Cukup mudah, bukan?

Apakah saat ini kamu sudah memiliki kartu kredit? Jika belum, segera ajukan di CekAja.com dan nikmatilah limit kredit yang berhasil kamu dapat.

Tentang Penulis

Kyla Damasha

Usia Hanyalah Angka, Wajah Tetap Harus Awet Muda