Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

6 menit waktu bacaan

Agar Lebih Aman, Lakukan 5 Cara Mencegah Hack Kartu Kredit Berikut Ini

by Nadhillah Kusindriani on 2 Juli, 2020

Sering memberikan promo menarik dalam bentuk rewards, cashback ataupun diskon, membuat aktivitas transaksi menggunakan kartu kredit meningkat. Namun, jika tidak digunakan dengan hati-hati, kartu kreditmu mungkin saja terkena hack atau dibobol oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, sebelum hal tersebut terjadi, kamu perlu mengetahui beberapa cara mencegah hack kartu kredit.

Agar Lebih Aman, Lakukan 5 Cara Mencegah Hack Kartu Kredit Berikut Ini

Ini Cara Mencegah Hack Kartu Kredit Rekomendasi CekAja.com:

Sebenarnya ada banyak sekali cara mencegah hack kartu kredit yang bisa kamu lakukan. Namun, umumnya ada lima cara yang sering digunakan para pengguna kartu kredit ketika terkena hack. Adapun lima cara mencegah hack kartu kredit tersebut, di antaranya:

Mencegah transaksi pakai koneksi Wi-Fi gratis

Mencegah transaksi pakai koneksi Wi-Fi gratis

Cara pertama yang bisa kamu lakukan adalah menghindari atau mencegah aktivitas transaksi kartu kredit menggunakan koneksi Wi-Fi gratis. Karena, hal itu membuka peluang untuk orang-orang tidak bertanggung jawab memantau dan mencuri data kartu kreditmu, seperti password.

Untuk itu, sebisa mungkin kamu tidak menggunakan koneksi Wi-Fi gratis saat melakukan transaksi kartu kredit, meski koneksi Wi-Fi yang diberikan gratis dan lancar.

Gunakan username dan password yang sulit ditebak

username dan password yang sulit ditebak

Cara mencegah hack kartu kredit yang kedua adalah gunakan username dan password yang tidak mudah ditebak. Untuk username sendiri, pastikan kamu menggunakan nama asli untuk memudahkan proses pengecekan data.

Sedangkan untuk password, hindari menggunakan tanggal lahir, angka-angka yang mudah ditebak atau angka-angka yang berhubungan dengan keluarga sebagai password kartu kreditmu.

Karena, tiga hal tersebut merupakan jenis password yang banyak digunakan oleh pengguna kartu kredit dan mudah ditebak oleh para hacker.

(Baca Juga: Modus Kejahatan Kartu Kredit yang Perlu Diketahui)
Teliti saat ingin menggunakan promo kartu kredit di Internet

menggunakan promo kartu kredit di Internet

Seperti yang diketahui, kartu kredit sering kali memberikan banyak promo menarik yang dapat dinikmati para penggunanya. Informasi promo tersebut biasanya bisa kamu temukan di internet.

Namun, ketika kamu menemukan promo di internet yang sesuai dengan kebutuhan, kamu harus berhati-hati saat ingin menggunakannya. Sebab, promo tersebut bisa saja meminta data identitas kartu kredit yang sebenarnya tidak diperlukan.

Data terkait identitas kartu kredit itu, merupakan salah satu bentuk aksi licik oknum-oknum tidak bertanggung jawab, yang ingin melakukan hack kartu kreditmu. Maka dari itu, sebisa mungkin kamu tidak sembarang mengisi data kartu kredit ketika ingin menggunakan promo.

Pasalnya, jika kamu terlanjur memasukan semua data yang dibutuhkan, maka kamu sudah terkena jebakan dari oknum-oknum tersebut dan kartu kreditmu akan segera di hack.

Waspada saat melakukan transaksi

Waspada saat melakukan transaksi

Cara mencegah hack kartu kredit yang keempat adalah kamu harus selalu waspada saat melakukan transaksi. Hal ini sangat penting untuk kamu lakukan, dimana saja dan kapan saja. Termasuk ketika kamu sedang melakukan transaksi kartu kredit di bank, merchant-merchant dan pertokoan.

Ketika proses transaksi sudah selesai, pastikan kamu menyimpan struk belanja tersebut dan sesuaikan dengan billing kartu kreditmu. Apabila jumlah transaksi tidak sesuai, maka bisa saja kartu kreditmu sedang di hack oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Pilih kartu kredit yang menggunakan chip

Pilih kartu kredit yang menggunakan chip

Hal terakhir yang bisa kamu lakukan untuk mencegah hack kartu kredit adalah memilih kartu kredit yang menggunakan chip, pada saat pembuatan kartu kredit. Sebab, chip tersebut berisi semua informasi terkait identitas diri kamu selaku pengguna dan identitas dari kartu kredit itu sendiri.

Walaupun, saat ini hampir semua kartu kredit menggunakan chip, namun kamu tetap harus memastikannya. Chip ini biasanya berwarna hitam dan terletak di bagian belakang kartu kredit.

Hal yang Perlu dilakukan saat Kartu Kredit diHack

Hal yang Perlu dilakukan saat Kartu Kredit diHack

Jika di pembahasan sebelumnya kamu sudah mengetahui lima cara mencegah hack kartu kredit, maka di pembahasan kali ini kamu akan mengetahui apa saja hal yang harus dilakukan saat kartu kreditmu terkena hack.

Untuk itu, di bawah ini CekAja.com telah merangkum lima hal yang perlu kamu lakukan saat kartu kredit terkena hack. Enam hal tersebut di antaranya, yaitu:

Menghubungi bank penerbit kartu kredit

Menghubungi bank penerbit kartu kredit

Menghubungi bank penerbit kartu kredit yang kamu gunakan, menjadi langkah pertama yang perlu kamu lakukan setelah kamu mengetahui bahwa kartu kreditmu telah di hack. Kamu bisa menghubungi pihak bank penerbit melalui telepon atau datang langsung ke kantor bank penerbit.

Pasalnya, semakin cepat kamu melapor, maka semakin cepat juga bank melakukan investigasi kasus peretasan yang kamu alami. Sehingga, bank bisa langsung mengganti kerugian yang nasabah alami.

Tidak hanya itu, pihak bank pun biasanya akan menghapus sementara tagihan yang terjadi akibat peretasan, selama proses investigasi. Kemudian, bank akan langsung menutup akun kartu kreditmu yang lama dan menggantinya dengan kartu kredit baru.

Mengajukan surat sanggahan

Mengajukan surat sanggahan

Langkah berikutnya yang perlu kamu lakukan adalah mengajukan surat sanggahan. Surat ini bisa kamu dapatkan dengan meminta formatnya kepada pihak bank. Setelah itu, bank akan mengirimkannya melalui email.

Kamu bisa langsung mengisi form tersebut dengan lengkap dan langsung mengirimkannya kembali ke pihak bank, melalui email atau datang langsung ke kantor bank penerbit kartu kredit. Dalam proses ini, kamu mungkin akan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Namun, surat sanggah ini sangat berguna untuk menyanggah adanya transaksi yang dilakukan oleh pemilik kartu kredit sebenarnya, selama kartu kredit di hack agar kamu tidak membayar total transaksi yang pernah terjadi atau sedang berjalan.

Mengawasi aktivitas transaksi

mengawasi aktivitas transaksi

Langkah selanjutnya adalah mengawasi aktivitas transaksi. Hal ini merupakan langkah preventif yang perlu kamu lakukan, untuk mencegah kemungkinan terjadinya hack yang kedua kalinya. Pengawasan terhadap aktivitas transaksi ini juga harus kamu lakukan pada kartu kredit barumu.

Caranya yaitu dengan memantau saldo kartu kredit melalui SMS dan lain sebagainya. Sebab, setiap bank penerbit memiliki cara yang berbeda-beda dalam mengakses informasi terkait saldo kartu kredit.

Disamping itu, sebaiknya kamu juga tetap melakukan transaksi dalam jumlah kecil. Karena, para hacker biasanya menyalahgunakan kartu kredit seseorang, dengan melakukan transaksi dalam jumlah kecil, yaitu di bawah Rp100 ribu.

Hal itu menjadi trik para hacker agar pemilik kartu kredit tidak menyadari bahwa akun kartu kreditnya sedang diretas dan uangnya dihabiskan secara perlahan.

Lebih waspada

lebih waspada

Hal terakhir yang perlu kamu lakukan adalah lebih waspada, agar kejadian akun kartu kreditmu terkena hack tidak terulang kembali. Kamu bisa melakukan lima cara mencegah hack kartu kredit yang telah diulas di pembahasan sebelumnya.

Kamu bisa memulainya dengan tidak menggunakan koneksi Wi-Fi gratis, hingga memakai kartu kredit yang menggunakan chip sebagai sumber data identitas pengguna dan kartu kredit tersebut.

Maka dari itu, untuk menjaga keamanan kartu kredit dari risiko terkena hack, kamu bisa terlebih dahulu memastikan bahwa kartu kredit yang kamu inginkan sudah terpasang chip. Selain itu, pastikan juga bahwa kartu kreditmu memberikan pelayanan yang baik dan cepat.

Sehingga, apabila sewaktu-waktu kartu kreditmu terkena hack, maka bank penerbit kartu kredit dengan sigap membantumu menyelesaikan kasus tersebut, dan memberikan tanggung jawab penuh.

(Baca Juga: Tips agar Kartu Kredit Tidak Mudah Dibobol)

Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk mengajukan kartu kredit, sebaiknya kamu melakukan perbandingan terlebih dahulu di CekAja.com. Karena di sana, tersedia beragam jenis produk kartu kredit ternama yang bisa kamu jadikan pilihan.

Jika sudah menemukan kartu kredit yang sesuai, kamu bisa langsung segera mengajukannya. Sebab, proses pengajuan di CekAja.com mudah dan cepat. Terlebih, CekAja.com juga sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jadi, tunggu apalagi? Yuk ajukan sekarang!

Tentang Penulis