Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

6 Jenis Pinjaman Buat yang Lagi Butuh Uang

by Miftahul Khoer on 6 September, 2019

Kondisi butuh uang atau lebih populer disingkat BU oleh anak-anak zaman sekarang, pasti pernah kamu alami. BU untuk keperluan yang mendesak dan mendadak sangat tidak mengenakkan, karena mau tidak mau kamu harus memenuhinya dengan berutang.

bayar utang - CekAja.com

Saat ini ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk memperoleh pinjaman, mulai dari pinjaman dengan jaminan hingga pinjaman tanpa agunan sama sekali.

Berikut adalah enam jenis pinjaman yang bisa diakses oleh siapapun dalam keadaan BU. Pelajarin satu per satu yuk kelebihan dan kelemahannya.

1. Pinjam dari orang terdekat

Sudah menjadi hal lumrah jika kamu mencoba meminjam dana ke orang terdekat mulai dari keluarga, saudara, sahabat, teman hingga rekan kerja. Meminjam dana ke orang terdekat biasanya lebih cepat ketimbang pinjaman lain.

Hanya saja, tidak semua orang terdekat pasti meminjamkan dana buat kamu. Mereka juga biasanya punya kebutuhan masing-masing sehingga tidak bisa meminjamkan uang dalam jumlah besar. Alasan lain kenapa orang terdekat tidak memberikan pinjaman karena mungkin uangnya sudah dipinjam duluan oleh orang lain.

(Baca juga: Hidup Foya-Foya dan Berutang, 5 Miliarder Ini Akhirnya Bangkrut)

Dengan demikian, usahakan ketika meminjam dana ke orang terdekat agar sebisa mungkin membayarkannya sesuai waktu yang telah disepakati. Jika sudah saling percaya, maka orang terdekat kamu tak akan segan meminjamkan uangnya saat kamu butuh.

2. Gadai barang berharga

Menggadaikan barang berharga untuk memperoleh pinjaman dana masih dilakukan oleh banyak orang. Salah satu pemain lama jasa gadai, tentu saja PT Pegadaian (Persero). Barang yang bisa digadaikan di Pegadaian antara lain barang elektronik, sepeda motor, mobil, hingga emas. Proses pencairannya pun tergolong cepat sekitar 30 menit dengan syarat antara lain KTP atau SIM.

Selain PT Pegadaian, saat ini juga banyak jasa gadai swasta yang bisa dimanfaatkan oleh para pencari pinjaman dana. Saat ini, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ada sekitar 585 usaha gadai di seluruh Indonesia. Sayangnya, yang telah mengantongi izin dari OJK hanya mencapai 24 usaha.

Buat kamu yang ingin meminjam dana dengan menggadaikan barang berharga, sebaiknya cari tahu dulu mana usaha gadai yang benar-benar resmi dan aman. Jangan sampai kamu menggunakan jasa gadai ilegal untuk memperoleh pinjaman yang akhirnya bisa merugikan kamu sendiri.

3. Pinjaman koperasi

Buat kamu yang bekerja di perusahaan, kamu bisa memanfaatkan koperasi kantor untuk meminjam dana. Biasanya koperasi akan memberikan pinjaman dana sesuai besaran yang dibutuhkan. Selain koperasi perusahaan, ada juga koperasi warga yang biasanya dibangun oleh penduduk setempat untuk mengembangkan potensi ekonomi di lingkungan sekitar.

Koperasi sendiri merupakan badan usaha yang dimiliki dan dioperasikan oleh para anggota dengan asas kekeluargaan dengan tujuan untuk mensejahterakan para anggotanya.

Dengan demikian, salah satu syarat pinjaman dana ke koperasi adalah telah tercatat sebagai anggota. Oleh karena itu, kamu sebaiknya menjadi anggota koperasi tertentu, salah satunya koperasi simpan pinjam (KSP) untuk bisa mengajukan pinjaman.

4. Pinjaman online

Pamor pinjol alias pinjaman online (pinjol) saat ini semakin naik. Bagaimana tidak, kehadiran peer to peer lending sudah semakin menjamur. Tak heran jika masyarakat banyak yang menggunakan pinjol saat membutuhkan dana mendesak.

(Baca juga: 3 Solusi OJK Jika Tak Mampu Bayar Utang Pinjol Ilegal)

Data OJK, hingga Maret 2019 saja nasabah pinjol sudah mencapai lebih dari 6 juta. Itu artinya tren pinjol semakin diminati masyarakat. Nah, kamu juga bisa memanfaatkan pinjol untuk mendapatkan pinjaman dana.

Hanya saja, kamu harus tetap waspada karena dari sekian perusahaan financial technology (fintech) pinjol yang ada, hanya sekitar 127 yang sudah terdaftar di OJK.

5. Pinjaman beragun

Pinjaman beragun merupakan salah satu jenis pinjaman konvensional yang biasa dilayani oleh lembaga bank dan non bank. Kamu hanya tinggal datang ke bank tertentu dengan membawa persyaratan dan jenis agunan yang nantinya ditaksir dengan nilai pinjaman kamu. Beberapa jenis barang yang bisa diagunkan biasanya antara lain sepeda motor, mobil hingga rumah.

6. Kredit tanpa agunan

Kabar baik buat kamu yang mencari pinjaman dana tanpa agunan. Kamu bisa memanfaatkan kredit tanpa agunan (KTA) yang banyak dilayani oleh berbagai perbankan. Untuk bisa meminjam dana KTA ini kamu hanya menyiapkan fotokopi KTP, KK, NPWP, cetak rekening tabungan terakhir, hingga materai.

Pinjaman KTA ini bermanfaat bagi orang yang membutuhkan dana untuk kegiatan seperti biaya pendidikan, pengobatan, renovasi rumah, biaya pernikahan hingga modal usaha. Rata-rata bank penyedia KTA meminjamkan dana mulai dari Rp5 juta hingga Rp300 juta. Hanya saja suku bunga pinjaman lebih besar ketimbang bunga pinjaman lainnya.

Nah, itulah beberapa jenis pinjaman dana yang bisa kamu manfaatkan. Untuk lebih jelasnya soal pinjaman khususnya pinjaman beragun dan KTA, kamu bisa akses CekAja.com untuk mendapat panduan finansial terpercaya. Kuy cek aja!

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.