Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

7 menit waktu bacaan

Simak Tips Agar Terhindar dari Penipuan Penawaran KTA!

by Teti Purwanti on 8 January, 2020

Kredit Tanpa Agunan (KTA) saat ini tengah naik daun karena memiliki banyak keuntungan salah satunya adalah mendapatkan pinjaman uang dengan jumlah yang relatif besar dengan cara relatif mudah dan tanpa perlu menjaminkan aset tertentu. Untuk mendapatkan penawaran KTA, peminjam hanya perlu melengkapi berbagai administrasi seperti KTP dan juga memiliki slip gaji atau bukti penghasilan.

Cara Terhindar dari Penipuan KTA

Meski begitu, kredit ini juga tentu saja memiliki beberapa hal yang kurang menguntungkan seperti bunga yang cukup tinggi, denda bila terlambat membayar, dan tenor yang relatif singkat.

Meski begitu, di tengah situasi ekonomi yang kurang baik, tentu saja banyak orang yang merasa terbantu dengan adanya KTA.

Ditambah lagi, saat ini bukan hanya perbankan, namun juga multifinance yang memberikan penawaran KTA.

Bahkan, ada perbankan yang bisa memberikan KTA hingga Rp80 juta dengan waktu approval hanya dalam satu menit saja.

Waspada

Meski begitu, kamu harus hati-hati dan bisa berpikir jernih saat membutuhkan uang dan mendapatkan tawaran untuk KTA. Pasalnya, saat ini banyak sekali modus penipuan dengan kedok penawaran KTA.

Apalagi kalau yang sangat mudah, sebab bagaimana pun tetap ada persyaratan dan aturan yang harus diperhatikan supaya produk KTA tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

Situasinya, ada banyak modus penipuan berkedok penawaran KTA yang dilakukan oleh oknum-oknum jahat.

Penipuan ini banyak terjadi akibat kurangnya informasi dan literatur mengenai keuangan di Indonesia. Kemudian situasi ini dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindak penipuan yang berujung pada tindakan merugikan orang lain.

Mulai dari penawaran bunga rendah, biaya administrasi yang tidak sedikit, hingga membebankan biaya pengurusan.

Orang-orang yang sangat bersemangat mencari dana pinjaman dan minim informasi menjadi pihak yang paling rentan terkena tipu KTA. Padahal, yang berhak mengeluarkan KTA adalah bank atau lembaga keuangan lainnya yang sudah memperoleh izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ciri-ciri lain yang harus diwaspadai terhadap produk KTA yang menipu antara lain.

Penawaran dari Telepon

Saat ini data bukan hal yang sulit untuk didapatkan, sehingga jangan aneh kalau tiba-tiba ada telepon penawaran yang mengatas namakan suatu bank atau multifinance tempat kamu pernah melakukan kredit.

Biasanya penelepon akan mengatakan kalau kamu adalah nasabah prioritas dan mendapatkan penawaran khusus secara langsung dan hanya hari itu saja.

Selain itu, kamu juga tidak dirinya perkenankan untuk menanyakan ke cabang bank atau miltufinance terdekat.

Belum lagi, ada pula telemarketing abal-abal yang menawarkan hadiah menarik, dengan proses cepat dan syarat yang super mudah.

yarat mudah dan cepat ini juga biasanya, hanya memerlukan kata “ya” dan “saya setuju” sebagai bentuk persetujuan kamu. Kreditur resmi akan selalu melihat dan mengecek credit score melalui Sistem Informasi Debitur (SID) atau melalui SLIK OJK.

Telemarketing yang menelepon juga biasanya tidak akan menjelaskan secara detail dan menyeluruh perihal produk pinjaman yang mereka miliki.

Namun, pada saat mereka melakukan follow-up, mereka akan bersikap berlebihan dengan secara tidak langsung memaksa untuk menjadi debitur atau peminjam.

Sayangnya, tidak banyak orang sadar dan justru merasa senang dengan proses yang cepat ini. dDlam beberapa kasus, pelaku kemudian meminta sejumlah data diri dan juga identitas lainnya, termasuk nomor kartu kredit.

(Baca Juga: Cara Mencegah Ular Masuk Rumah Pasca Banjir: Ikuti 5 Cara Ampuh Ini)
Serangan SMS

Saat ini memang sudah sangat sedikit orang yang berkomunikasi melalui pesan singkat SMS. Penipuan melalui SMS juga bisa dibilang terbilang modus lama, namun masih sangat diminati penipu, serta masih banyak pula yang tertipu.

Lewat SMS, kamu akan ditawari kemudahan dalam mendapatkan sejumlah dana yang jumlahnya bisa mencapai puluhan atau bahkan ratusan juta rupiah.

Mereka yang tengah butuh uang tentu saja akan berpikir berkali-kali mengenai kebenaran hal tersebut. Namun kalau kamu tengah gelap mata, mendapatkan SMS seperti ini boleh jadi seperti mukjizat.

Apalagi, penipuan SMS hari-hari ini juga langsung menyebutkan nama, seolah-olah sudah akrab dan kerap kali meyakinkan.

Usahakan pula tidak mengeklik link yang ada di dalam SMS, kalau perlu langsung abaikan saja SMS penawaran KTA tersebut.

Menggunakan E-Mail Tidak Resmi

Pada saat proses tahap lanjut calon debitur, kreditur resmi akan menghubungi secara langsung melalui telepon dan mengirimkan e-mail melalui akun mail resmi perusahaan.

Namun, tidak dengan kreditur tipuan, mereka akan mengirimkan e-mail tidak resmi bahkan cenderung dengan alamat email yang mengada-ada.

Bagaimana cara mengetahuinya e-mail tersebut resmi ataukah tidak resmi? E-mail perusahaan yang resmi selalu menggunakan alamat e-mail perusahaan yang terdaftar, sebab karyawan yang menghubungi calon debitur tersebut mewakili perusahaan, bukan alamat e-mail pribadi. Misalnya saja xxxx@cekaja.com bukan xxxx@gmail.com.

Selain itu, jangan klik jika ada link di dalam email yang diterima, bukan hanya untuk menipu bisa jadi isi link tersebut adalah virus yang membahayakan data-data pribadi kamu juga.

Meminta Uang Muka

Secara logika karena kamu akan meminjam, tentu kamu tidak punya uang dan tentu tidak bisa memberikan yang muka.

Namun, penawaran KTA abal-abal akan meminta uang muka berupa sejumlah dana sebagai syarat utama jika mau dana pinjaman cepat cair.  Alasannya adalah untuk dapat mempermudah proses administrasi.

Memang dalam mengajukan pinjaman butuh dana untuk administrasi, namun biasanya hanya Rp6.000 sebagai biaya materai. Jadi apabila pada saat kamu mengajukan pinjaman, kemudian ada pihak yang meminta dana berupa uang muka senilai hingga Rp1 juta bahkan lebih, sudah pasti mereka berniat untuk melakukan penipuan.

Meminta Pin dan Password

Bukan hal yang asing lagi apabila ada yang meminta PIN perbankan tentunya sangat mencurigakan, biasanya mereka akan memintanya dengan alasan untuk kelengkapan dana debitur.

Umumnya pada tahap awal pengajuan, data yang diminta hanyalah berupa nama lengkap, nomor telepon, alamat e-mail. PIN rekening perbankan adalah hal yang sifatnya pribadi dan tidak boleh diberitahukan kepada orang lain.

Kamu juga harus lebih waspada, saat ini meminta Pin dan Password juga memiliki banyak modus, seperti diminta menyebutkan beberapa angka secara acak namun berarti untuk kamu.

Kenali Produk

Untuk mengantisipasi hal-hal di atas, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan. Misalnya, mengenali produk KTA yang ingin kamu ambil. Bukan hanya manusia, produk juga butuh kamu kenali agar kamu sayang dan yakin bahwa produk tersebut yang kamu butuhkan.

Apalagi saat ini sangat mudah untuk mendapatkan informasi, kamu bisa mengecek di internet, termasuk sudahkah KTA yang ingin kamu ambil berasal dari bank atau multifinance yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau belum.

Jangan lupa cek juga dengan teliti syarat-syaratnya seperti dokumen, besaran bunga, biaya administrasi, dan lain sebagainya.

Kontak Bank yang Bersangkutan

Kalau mencari di dunia maya kurang meyakinkan, segera hubungi bank yang bersangkutan via telepon dan bertanya mengenai status orang yang menawarkan KTA dan juga produknya.

Langkah ini sangat penting sebagai langkah preventif yang paling utama supaya tidak terjebak oleh penipuan KTA. Dengan menghubungi bank yang bersangkutan, kamu akan terhindar dari usaha penipuan KTA.

Teliti dan Verifikasi

Kalau memang membutuhkan dana melalui KTA, cobalah untuk teliti dan jangan lupa lakukan riset berulang kali hingga yakin. Jangan lupa pula untuk melakukan verifikasi, saat ini testimoni di kolom komentar memang sering dijadikan patokan, namun belum tentu juga hal tersebut benar.

Oleh sebab itu verifikasi pula beberapa kali agar kamu yakin benar, tidak sedang ditipu dan membuat kamu menyesal.

Selain itu, jangan pula terburu-buru, usai mendapat telepon penawaran, cobalah Tarik napas dan berpikir jernih dengan jantung yang sudah lebih stabil, sebagai bagian dari kesabaran, selain harus teliti.

Pahamilah dengan baik, bahwa proses yang benar akan membuat segalanya lebih mudah dan memberikan tenang. Ajukan KTA pada tempat yang semestinya, maka kamu terhindar dari berbagai tindak penipuan.

Tetap waspada dan semoga kamu tidak tertipu yah! Untuk KTA yang terpercaya dan terhindar dari penipuan, segera ajukan hanya di CekAja.com

Tentang Penulis

Teti Purwanti

Ibu penuh waktu. Penulis setengah waktu. Jurnalis di sisa waktu.