Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

7 menit waktu bacaan

Berbagai Manfaat KTA Danamon Dana Instant, KTA yang Cepat Cair

by Teti Purwanti on 9 Januari, 2020

Kredit Tanpa Agunan (KTA) merupakan salah satu produk fasilitas kredit yang saat ini banyak ditawarkan oleh bank. Tidak hanya dari segi kreditur, nasabah pun tidak sedikit yang memilih pengajuan pinjaman terhadap kredit jenis yang satu ini.

Berbagai Manfaat KTA Danamon Dana Instant, KTA yang Cepat Cair

KTA memang banyak digemari. Bagaimana tidak, fasilitas kredit yang satu ini menawarkan pinjaman kepada calon debitur tanpa mensyaratkan adanya jaminan aset yang harus diagunkan kepada pihak bank. Menarik, bukan?

Dari sekian banyak bank yang menawarkan KTA, produk KTA dari Danamon layak untuk kamu pertimbangkan guna memenuhi segala kebutuhan kamu. Berjuluk KTA Dana Instant, produk pinjaman ini bakal memanjakan kamu dengan berbagai keunggulan.

Limit KTA Danamon Dana Instant hingga Rp200 Juta

Tidak perlu bingung jika kamu membutuhkan dana dadakan dalam waktu cepat. Danamon menjanjikan proses yang mudah dan pencairan dalam waktu yang cepat ketika kamu mengajukan pinjaman KTA Dana Instant.

Limit plafon hingga Rp200 juta diyakini bakal mampu memenuhi kebutuhan hidupmu. Limit tersebut bisa kamu bayar dalam masa tenor hingga 3 tahun.

KTA dengan Beragam Manfaat dan Keunggulan

Sebagaimana KTA pada umumnya, Danamon juga tidak memberikan batasan terhadap penggunaan produk pinjamannya yang satu ini. Kamu bisa memanfaatkan KTA Dana Instant untuk renovasi rumah, mengembangkan usaha, membiayai pendidikan, biaya pengobatan, biaya pernikahan, bahkan untuk berlibur bersama keluarga.

Selain itu, Danamon menjanjikan bahwa proses persetujuan atas pengajuan Kredit Tanpa Agunan kamu tidak akan memakan waktu yang lama. Sebagai calon debitur, perihal waktu proses persetujuan ini tentu menjadi hal yang cukup menjadi perhatian.

Tidak berhenti sampai di situ, dengan limit pinjaman hingga Rp200 juta, Danamon menawarkan suku bunga pinjaman yang kompetitif. Kamu bisa membandingkan tawaran dari KTA Dana Instant ini dengan produk yang sama dari bank lainnya.

Saat ini membayar cicilan atas KTA ini, kamu bisa melakukannya dengan pilihan pembayaran yang fleksibel. Tidak hanya lewat ATM Danamon, kamu juga bisa melakukan pembayaran lewat ATM Bersama, ATM ALTO, transfer antar-bank melalui ATM, melalui internet bank, ataupun melalui teller.

(Baca Juga: Produk Kredit Tanpa Agunan KTA Bank Danamon)
Syarat Pengajuan KTA Danamon Dana Instant

Tidak perlu ribet menyiapkan berbagai hal. Danamon memberikan kemudahan bagi calon debiturnya dalam pengajuan KTA Dana Instant. Kamu hanya perlu memenuhi persyaratan berikut ini:

  • Warga Negara Indonesia
  • Kamu ada seorang karyawan, profesional, atau pengusaha
  • Berusia minimal 21 tahun dan berusia maksimal 60 tahun pada saat akhir pinjaman
  • Khusus untuk karyawan, usia maksimal pada saat pengajuan adalah 55 tahun
  • Memiliki penghasilan kotor minimum Rp2.000.000,- per bulan
  • Masa kerja minimum 1 tahun untuk karyawan dan 2 tahun untuk profesional/pengusaha
  • Mengisi secara lengkap dan menandatangani aplikasi Dana Instant

Selain memenuhi persyaratan tersebut, kamu juga harus menyerahkan beberapa dokumen, yaitu:

  • Fotokopi KTP
  • Bukti penghasilan/slip gaji
  • Fotokopi NPWP

Jika kamu sudah memenuhi persyaratan tersebut serta sudah melengkapi dokumennya, Danamon akan segera memproses pengajuan KTA kamu.

Biaya-biaya yang Bakal Kamu Tanggung

Seperti halnya produk KTA lainnya, KTA Danamon Dana Instant juga memiliki ketentuan tersendiri dalam hal biaya administrasi serta biaya-biaya lainnya. Biaya tersebut dibebankan kepada debitur. Berikut biaya-biaya tersebut:

  • Biaya administrasi sebesar 3,5% atau minimum Rp350.000,-
  • Biaya keterlambatan pembayaran sebesar 0,25% per hari dari cicilan yang tertunggak
  • Biaya pelunasan dipercepat sebesar 6% dari sisa pokok pinjaman atau minimum Rp350.000,-
  • Biaya pencairan ke rekening bank lain sebesar Rp50.000,- (SKN/LLG) dan Rp75.000,- (RTGS)
  • Biaya rekening tidak aktif (khusus untuk pencairan ke rekening bank lain) sebesar Rp50.000,- per bulan. Biaya ini akan dikenakan 3 bulan setelah fasilitas Dana Instant lunas atau ditutup.
  • Biaya premi asuransi sebesar 0,5% dari plafon pinjaman untuk tenor 12-36 bulan. Biaya ini dikeluarkan hanya jika nasabah setuju untuk menutup asuransi jiwa kredit melalui PT Asuransi Jiwa Manulife.
  • Biaya pembayaran angsuran melalui teller BDI sebesar Rp35.000,- per transaksi
Risiko yang Perlu Kamu Ketahui

Menawarkan beragam manfaat dan keunggulan dengan persyaratan yang tidak memberatkan, bukan berarti KTA Danamon Dana Instant hadir untuk memenuhi kebutuhan kamu tanpa risiko sama sekali.

Ada baiknya risiko ini kamu ketahui sejak awal. Dengan begitu, kamu bisa mengantisipasi hal tersebut di kemudian hari. Adapun potensi risiko yang bakal kamu hadapi itu antara lain:

  • Terdapat biaya sebagai denda apabila nasabah melakuan pelunasan dipercepat
  • Terdapat biaya sebagai denda apabila terjadi keterlambatan pembayaran angsuran
  • Apabila nasabah: i) melanggar, ii) memberikan keterangan palsu atau tidak benar sebagaimana tercantum dalam formulir, atau iii) lalai/tidak membayar angsuran pada tanggal angsuran, denda, dan biaya terutang lainnya kepada bank sebagaimana yang ditentukan oleh bank, maka nasabah wajib melunasi seluruh pinjaman, tanpa perlu adanya surat teguran atau surat lainnya yang serupa dengan itu dari bank
  • Apabila nasabah tidak melunasi kewajibannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada bank, maka bank berhak melakukan penyelesaian pinjaman melalui sarana hukum yang tersedia, baik melalui pengadilan maupun di luar pengadilan, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Strategi Agar Tidak Gagal Bayar KTA

Memilih untuk mengajukan pinjaman KTA ke bank bisa dibilang sebagai salah satu solusi yang cepat guna memenuhi kebutuhan mendesak. Namun, di sisi lain, memiliki utang tentu menambah beban perekonomian tersendiri, terlebih jika pinjaman yang diajukan melebihi kemampuan keuangan.

Kamu harus memutar otak guna mengatur strategi keuangan agar cicilan dapat dibayar setiap bulannya dengan disiplin. Lalai akan hal ini tentu akan berdampak pada risiko-risiko yang harus kamu tanggung di kemudian hari. Tidak tertutup kemungkinan kamu bakal mengalami gagal bayar atau kredit macet jika abai dalam hal membayar cicilan.

Gagal bayar merupakan kondisi di mana si peminjam atau debitur tidak lagi mampu memenuhi kewajibannya untuk membayar utang sebagaimana perjanjian utang-piutang yang disepakati di awal tatkala debitur mengajukan pinjaman. Yang harus diingat, kondisi seperti ini berpotensi untuk dialami pada semua jenis produk pinjaman.

(Baca Juga: Pinjaman Ditolak? Yuk Perbaiki Skor Kredit Anda)

Kendati demikian, bukan berarti kamu tidak bisa menghindari serta mengatasi masalah yang satu ini. Mengambil keputusan dan tindakan yang bijak pada setiap tindakan keuangan tentu bakal membuat kamu aman dari risiko gagal bayar yang menjadi momok bagi setiap debitur.

Beberapa hal yang bisa dan perlu kamu pertimbangkan untuk dilakukan antara lain:

Ajukan Pinjaman Sesuai Kemampuan

Mengajukan pinjaman kadang memang menggoda. Sebab, dengan begitu, kebutuhan mendesakmu bisa terpenuhi dalam waktu yang tidak terlalu lama. Namun, jangan sampai kalap ya.

Sangat penting untuk diingat dan disadari bahwa kamu harus mengukur kemampuan finansialmu sebelum mengajukan pinjaman. Telitilah dalam melihat simulasi kredit yang diberikan oleh pihak bank.

Kamu harus punya alokasi yang cukup untuk membayar angsuran, tentunya tanpa harus mengorbankan kebutuhan rutinmu setiap bulannya. Dengan mengukur kemampuan finansialmu dan mengajukan pinjaman berdasarkan kemampuan tersebut, kamu akan terhindar dari kondisi gagal bayar KTA.

Hindari Kredit untuk Konsumtif

Saat mengajukan pinjaman KTA, pihak bank memang tidak memberikan batasan bagi nasabah dalam penggunaan dana yang mereka pinjamkan tersebut. Debitur bisa memanfaatkan dana itu untuk memenuhi kebutuhan apapun, bahkan untuk kebutuhan konsumtif.

Namun, sangatlah tidak bijak jika pinjaman yang kamu ajukan hanya bakal digunakan demi memenuhi kebutuhan hidup konsumtif. Sebab, kamu bakal memiliki beban untuk membayar angsuran ke depannya.

Karena itu, ajukan pinjaman jika kamu benar-benar merasa hal itu penting untuk sesuatu yang bermanfaat, misalnya untuk meningkatkan kualitas hidup, membuka atau mengembangkan usaha, atau hal-hal bermanfaat lainnya.

Jangan Tunda Mambayar Cicilan

Sebagai si peminjam dana, kewajiban yang harus dipenuhi setiap bulannya adalah membayar cicilan. Yang namanya kewajiban, hal ini harus dilakukan tepat pada waktunya.

Namun, terkadang ada saja hal-hal yang pada akhirnya membuat cicilan ini dibayarkan melebihi tenggat waktu yang sudah ditentukan. Pemenuhan kebutuhan lain kadang menjadi alasan tertundanya pembayaran angsuran. Konsekeunsi logis dari kondisi ini adalah kamu harus membayar denda sesuai dengan ketentuan yang berlaku dari pihak bank.

Jika hal ini menjadi kebiasaan, lama-kelamaan tentu beban cicilan yang harus kamu bayarkan semakin berat. Seiring dengan hal tersebut, kemampuan membayar angsuran kamu bakal semakin kecil. Dan pada akhirnya tidak tertutup kemungkinan terjadinya kredit macet akibat gagal bayar.

Untuk itu, hindari menunda-nunda pembayaran cicilan agar tidak menjadi masalah di kemudian hari. Sebaiknya, sisihkan dana di awal untuk menjalankan kewajiban sebagai debitur sebelum tergiur untuk menggunakan dana tersebut.

Tentang Penulis

Teti Purwanti

Ibu penuh waktu. Penulis setengah waktu. Jurnalis di sisa waktu.