Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

7 menit waktu bacaan

Cara dan Syarat Mendapatkan Pinjaman dari Bank Commonwealth 2020

by Teti Purwanti on 27 Januari, 2020

Pada awal tahun 2020, banyak pemberitaan mengenai Bank Commonwealth, khususnya mengenai pembobolan rekening Bank Commonwealth seorang nasabah hingga ratusan juta rupiah. Namun disisi lain, bank ini juga punya penawaran banyak kredit bagi nasabahnya.

Cara dan Syarat Mendapatkan Pinjaman dari Bank Commonwealth 2020

Apalagi bank ini, sejak awal tahun ini juga membagikan tips agar bisa mewujudkan resolusi keuangan pada 2020. Bank Commonwealth berharap pada 2020 ini, nasabahnya bisa membebaskan diri dari utang dan mempertebal dana darurat.

Pinjaman Dari Bank Commonwealth

Pertama, Bank Commonwealth menyarankan masyarakat untuk melakukan rekapitulasi aset dan utang. Pemisahan antara utang produktif dan konsumtif juga perlu dilakukan. Utang konsumtif biasanya adalah pinjaman yang ditujukan untuk kebutuhan sehari-hari atau untuk belanja yang sifatnya impulsif seperti berlibur, nonton konser, ganti gadget terbaru, dan sebagainya. Utang konsumtif biasanya didapat dari kartu kredit, kredit tanpa agunan, dan layanan seperti pay later.

Sementara itu, pinjaman produktif biasanya digunakan untuk untuk menambah aset atau penghasilan. Kredit yang termasuk jenis ini adalah kredit kepemilikan rumah atau apartemen, kredit kepemilikan kendaraan, dan kredit modal usaha.

Setelah masyarakat mengetahui jumlah utang konsumtif, maka ada baiknya dibuat pengurutan dari pinjaman berbunga tertinggi dilanjutkan dengan pinjaman yang memiliki jatuh tempo panjang. Alasannya, semakin besar bunga dan semakin panjang waktu jatuh tempo utang, akan menggerus penghasilan dan aset.

Kedua, Bank Commonwealth menyarankan ada pengaturan rasio membayar cicilan utang. Hal ini harus dilakukan agar cicilan utang tidak mengganggu arus kas rutin. Idealnya, total cicilan utang tidak boleh melebihi 30% penghasilan bersih setiap bulan. Jika ternyata jumlahnya melebihi 30% penghasilan bersih, maka harus ada aset yang dilepas guna melunasi pinjaman yang berjalan tersebut.

Bank Commonwealth menyarankan, untuk menghindari utang konsumtif maka nasabah bisa mengevaluasi jumlah kepemilikan kartu kredit. Penutupan kartu kredit yang memiliki tingkat bunga tinggi dan iuran tahunan yang paling besar bisa dilakukan.

Ketiga adalah disediakannya dana minimal 10% dari penghasilan tiap bulan untuk keperluan darurat. Bank Commonwealth menyarankan agar masyarakat memiliki target penghimpunan dana sebesar minimum enam kali pengeluaran bulanan tahun berjalan. Jika rasio 10% penghasilan untuk dana darurat dirasa belum cukup maka bisa ditingkatkan hingga 20% dari penghasilan bulanan selama 12 bulan. Maka dari itu pinjaman dari bank commonwealth sangatlah menguntungkan.

KTA TymeDigital

Meski begitu, tidak bisa dipungkiri pula, kalau kredit atau pinjaman dari bank, memang tidak bisa dihindari. Apalagi untuk kamu yang tengah merintis usaha ataupun biaya tidak terduga yang tidak bisa dihindari.

(Baca Juga: Mendapatkan Pinjaman di Standard Chartered, Begini Caranya)

KTA TymeDigital adalah produk kredit tanpa agunan dari Commonwealth Bank yang diberikan kepada perorangan untuk keperluan pribadi seperti biaya pendidikan, biaya kesehatan, pernikahan, renovasi rumah, liburan, dan kebutuhan lainnya, masuk untuk kebutuhan produktif. Keunggulan kredit ini antara lain, bebas biaya administrasi dan provisi, hanya membutuhkan e-KTP, dan proses persetujuan yang sangat cepat.

Selain itu, di tengah ekonomi global yang cenderung tidak stabil, KTA TymeDigital memberikan suku bunga yang flat dengan angsuran yang fixed atau tetap. Bunga yang ditawarkan Bank Commonwealth sebesar 1,99% flat per bulan (setara dengan bunga efektif 3.44% – 3.46% per bulan, tergantung pada jangka waktu pinjaman). Ditambah lagi, nasabah bisa meminjam dari Rp10 juta hingga Rp30 juta dengan kelipatan Rp1 juta dengan jangka waktu pinjaman 12 hingga 18 bulan dengan sistem pembayaran di auto debet dari rekening nasabah.

Adapun Persyaratan untuk Mengajukan KTA TymeDigital:
  • Usia nasabah antara 21-55 tahun
  • Domisili di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Surabaya, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Denpasar, Medan dan Palembang
  • Memiliki pekerjaan dengan minimal pendapatan Rp3,5 juta
  • Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).

Adapun identitas yang perlu disiapkan hanya dua, yaitu Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Nasabah Bank Commonwealth juga bebas biaya provisi dan juga administrasi. Hanya saja, jika terjadi keterlambatan pembayaran angsuran, biaya yang dikenakan adalah sebesar 6% dari kewajiban Angsuran per bulan. Di sisi lain, jika nasabah bisa melakukan pelunasan lebih cepat, biaya yang dikenakan sebesar 5% dari sisa pokok pinjaman. Jika nasabah melakukan pelunasan lebih cepat maka, surat pelunasan akan dikirimkan ke email yang telah terdaftar setelah pelunasan  pinjaman KTA TymeDigital dengan jangka waktu paling lambat tiga hari kerja.

Sayangnya, bagi nasabah yang ingin menambah jumlah kredit untuk memperbesar dana produktif, untuk saat ini, Bank Commonwealth belum bisa memberikan fasilitas penambahan jumlah kredit (top-up).

Semenjak awal, Bank Commonwealth juga terbuka mengenai risiko produk sini, seperti:

  • Keterlambatan pembayaran angsuran fasilitas KTA TymeDigital dapat memberikan dampak yang negatif pada kolektibilitas kredit dari nasabah sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia (BI) dan/atau Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan akan tercatat pada Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), yang dapat berpengaruh pada pengajuan fasilitas kredit yang sedang atau akan diajukan nasabah berikutnya baik pada Commonwealth Bank maupun lembaga keuangan lainnya.
  • Commonwealth Bank akan melakukan penagihan atas tunggakan fasilitas KTA TymeDigital dari nasabah, termasuk menggunakan jasa pihak lain untuk melakukan penagihan, maupun menempuh jalur hukum jika diperlukan.
Cara pembayaran angsuran

Bagi kamu yang sudah menggunakan fasilitas ini, tenang saja, cara pembayarannya pun sangat mudah.

  1. Pembayaran angsuran bulanan KTA TymeDigital hanya dapat dilakukan dengan fasilitas auto debet dari rekening Tabungan Bunga Harian Commonwealth Bank .
  2. Pastikan dana angsuran telah tersedia dengan jumlah yang cukup di rekening Commonwealth Bank sesuai dengan angsuran sebelum tanggal jatuh tempo.

Untuk informasi lebih lanjut dan pengaduan mengenai produk KTA TymeDigital, dapat menghubungi: Call CommBank 1500030 atau (62-21) 2935 2935 untuk akses internasional.

Proses Pengajuan KTA TymeDigital

Di era digital dan dengan produk KTA TymeDigital tentu saja Bank Commonwealth juga mendukung segala kemudahan era digital. Tidak heran, Bank Commonwealth juga sudah menggandeng mitra kerja sama. Untuk mengetahui mitra yang bekerjasama dengan bank, dapat hubungi Call CommBank 1500030. Bank tidak pernah melakukan pemasaran melalui media komunikasi pribadi sales person.

Selanjutnya, Commbank akan mengirimkan SMS. Nasabah hanya cukup mengklik link KTA TymeDigital dari SMS yang telah dikirimkan dengan nama pengirim COMMBANK. Link tersebut mengarahkan kamu ke tahap selanjutnya untuk mengisi data-data aplikasi di website KTA TymeDigital.

Pencairan dan Verifikasi

Setelah melakukan proses verifikasi pinjaman tahap akhir melalui CommBank e-Kiosk yang berada di Cabang Bank Commonwealth manapun dengan membawa dokumen e-KTP dan NPWP. Jika proses verifikasi pinjaman tersebut berhasil, maka dilanjutkan dengan proses pembukaan rekening Commonwealth Bank (untuk nasabah baru) pada CommBank e-Kiosk yang berada di Cabang Bank Commonwealth.

Waktu yang dianjurkan untuk menyelesaikan proses verifikasi pinjaman di mesin CommBank e-Kiosk adalah dari pukul 08.00 hingga 15.30 waktu setempat atau disesuaikan dengan jam operasional Cabang Bank Commonwealth yang akan dikunjungi. Selain itu, untuk mencari lebih banyak informasi mengenai produk KTA di Bank Commonwealth, bisa menghubungi Call CommBank 1500030, atau melalui email ke customercare@commbank.co.id.

Kredit Modal Kerja

Selain KTA TymeDigital, Bank Commowealth juga memiliki Kredit Modal Kerja dengan plafon hingga Rp20 miliar dengan jenis agunan rumah, apartemen, ruko, gudang, pabrik, tanah, deposito, dan SBLC.

Pinjaman Rekening Koran (Overdraft)

Pinjaman Rekening Koran adalah pinjaman modal kerja dengan siklus penggunaan bersifat revolving yaitu pinjaman yang dapat ditarik, melalui media cek dan bilyet giro, serta bisa dilunasi secara berulang-ulang selama jangka waktu pinjaman maksimal 1 tahun dengan maksimal penarikan sebesar limit pinjaman yang disetujui. Jenis pinjaman ini cocok untuk pembayaran kebutuhan modal kerja/pengeluaran musiman/pengeluaran tak terduga.

Pinjaman Aksep (Demand Loan)

Demand Loan adalah fasilitas pinjaman yang diberikan bank kepada nasabah dengan periode pinjaman maksimal satu tahun dan bersifat revolving yaitu pinjaman yang dapat ditarik (melalui media Surat Sanggup) dan dilunasi secara berulang-ulang selama jangka waktu pinjaman dengan maksimal penarikan sebesar limit pinjaman yang disetujui.

Pinjaman Angsuran (Term Loan)

Pinjaman Angsuran adalah fasilitas pinjaman yang diberikan bank kepada nasabah dengan periode pinjaman maksimal delapan tahun dan bersifat non revolving dan tidak dipakai berulang alias limit kredit yang sudah dicairkan tidak dapat ditarik kembali, walaupun pembayaran sudah dilakukan.

Bonus Saver

Bank Commonwealth juga memiliki instrumen untuk mengelola dana darurat yang bernama Bonus Saver. Layanan ini bisa dinikmati masyarakat dengan membuka rekening Bank Commonwealth di CommBank e-Kiosk (kartu ATM dan Internet/Mobile Banking langsung aktif) yang tersebar di berbagai lokasi. Bila telah menjadi nasabah Bank Commonwealth, pembuatan rekening Bonus Saver dapat dilakukan melalui Internet Banking.

Nasabah juga dijanjikan dapat melakukan penambahan dana tabungan secara instan. Selain itu, nasabah dapat melakukan tarik tunai atau transaksi kapan saja di berbagai kanal tanpa penalti dan pengendapan biaya. Bonus Saver juga menawarkan suku bunga yang atraktif dengan bonus bunga setiap tiga bulan dan bebas biaya administrasi rekening setiap bulannya.

Bank Commonwealth  mengklaim belum ada produk dengan mekanisme serupa di pasar. Bonus Saver merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mewujudkan purpose Bank Commonwealth, ‘Improve the financial wellbeing for our customers and communities’.

Ayo ajukan KTA di cekaja.com, dan dapatkan pinjuaman sesuai kebutuhan kamu.

Tentang Penulis

Teti Purwanti

Ibu penuh waktu. Penulis setengah waktu. Jurnalis di sisa waktu.