Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

8 menit waktu bacaan

Student Loan, Pinjaman Dana Kuliah di Luar Negeri

by Gesti Weningtyas on 5 Februari, 2020

Kuliah di luar negeri menjadi impian bagi banyak pelajar di Indonesia. Sayangnya, untuk bisa belajar di luar negeri, orangtua harus mengeluarkan dana yang cukup besar untuk membayar biaya pendidikan, juga biaya hidup selama tinggal di luar negeri.

Student Loan, Pinjaman Kuliah di Luar Negeri

Akhirnya, pada beberapa siswa dan pelajar yang benar-benar berniat ingin kuliah di luar negeri kemudian mengandalkan beasiswa dari perguruan tinggi tersebut. Karena beberapa universitas di luar negeri memang beberapa kali memberikan kesempatan beasiswa yang terbatas, namun ada pula Negara yang menggratiskan biaya kuliah, seperti Jerman.

Mungkinkah bisa kuliah di luar negeri tanpa beasiswa? Tentu saja sangat mungkin. Buat kamu yang tidak mendapatkan kesempatan beasiswa namun ingin tetap kuliah di luar negeri, kamu bisa mengajukan Student Loan.

Student Loan ini adalah pinjaman yang digunakan khusus untuk dana pendidikan selama kuliah. Jadi, sangat berbeda dengan beasiswa ya. Beasiswa tidak mewajibkan mahasiswa mengembalikan dana selama kuliah.

Sedangkan Student Loan bersifat mengikat dan kamu wajib melunasi pinjaman saat sudah bekerja. Nah, di luar negeri dan beberapa Negara ada beberapa jenis student loan yang bisa kamu gunakan. Berikut ini beberapa jenis student loan yang perlu kamu ketahui:

1. Federal Stafford Loans

Pinjaman dana kuliah di luar negeri jenis Federal Stafford Loans memberikan kesempatan untuk siswa atau mahasiswa untuk meminjam uang dari Negara tempat mereka kuliah. Tentu saja dengan syarat dan ketentuan yang harus dipatuhi.

Terutama soal bunga dari pinjaman, kamu diharuskan membayarnya. Sedangkan untuk besarnya pinjaman tergantung dari lamanya mahasiswa kuliah. Jadi jumlah pinjaman yang disetujui akan berbeda antara mahasiswa baru dan mahasiswa tahun kedua.

 2. Parent PLUS Loans

Parent PLUS Loans ini memberikan pinjaman dana kuliah di luar negeri melalui orangtua. Sehingga, uang kuliah tidak diberikan langsung kepada mahasiswa. Untuk itu, pinjaman ini biasanya diberikan pada mahasiswa dan orangtua yang juga berdomisili di luar negeri.

Jumlahnya juga tidak terbatas, sehingga kamu bisa saja meminjam sekaligus dalam jumlah yang besar. Jangan lupa untuk selalu jeli melihat pembayaran bunganya, sebab ada beberapa Parent PLUS Loans yang menawarkan bunga cukup tinggi. Namun rata-rata di angka 7,21 persen setiap tahunnya.

3. Perkins Loans

Perkins Loans akan memungkinkan kamu untuk meminjam dana kuliah di luar negeri dengan jumlah yang cukup besar. Bahkan hingga 20.000 USD per orang. Sedangkan bunganya sebesar 5 persen. Kamu juga harus melunasinya sesuai dengan waktu yang telah disepakati.

Jika kamu memilih jenis pinjaman ini, kamu bisa memilih fakultas yang bergengsi.  Sehingga ketika lulus dan mendapatkan pekerjaan kelak di perusahaan yang bonafit, kamu bisa segera membayar hutang dana pendidikan semasa kuliah dengan gaji yang fantastis.

(Baca Juga: Ikuti Tips Ini Jika Ingin Kuliah Gratis di Luar Negeri)
4. Private Student Loans

Private Student Loans ini bisa dinego, kamu bisa melakukan pinjaman dengan syarat yang cukup fleksibel.  Misalnya, kamu bisa mengatur rata-rata bungamu. Kalau pinjaman dana pendidikan lainnya hingga 10 persen bunganya, kamu bisa mendapatkan jauh dari 10 persen dengan Private Student Loans.

Biasanya bank, lembaga non pemerintah maupun pihak swasta menyediakan pinjaman jenis ini.

5. Intra-Family Loans

Pinjaman Intra-Family Loans ini membuat kamu bisa pinjam kepada keluargamu sendiri secara profesional. Jadi meskipun pinjam sama saudara sendiri, tetap harus disiplin soal bayar bunga dan tenggat waktu.

Bunga yang rendah dan syarat yang cukup mudah menjadi keuntungan pinjaman jenis ini. Pinjaman lewat keluarga ini akan diatur oleh pihak tertentu. Sehingga, mahasiswa pun tak bisa menggunakan dana pendidikan untuk hal lain di luar perkuliahan.

6. Student Loan Overseas Zone

Program Student Loan Overseas Zone ini memberikan pembiayaan untuk membantu pelajar kuliah di luar negeri. Adapun biaya yang dibayarkan seperti biaya pendaftaran, biaya studi, biaya operasional dan biaya hidup. Sedangkan mekanisme pembayaran, tergantung masing-masing lembaga jasa keuangan yang menyediakan.

Bila kamu tertarik, ada beberapa keuntungan dari program Student Loan Overseas Zone diantaranya ada syarat  sponsor (pemohon pinjaman) bisa dari keluarga dekat apabila student mau keluar negeri.

Jika jumlah pinjaman dibawah 25 Juta tidak memakai jaminan. Sedangkan untuk jaminan sertifikat rumah/bangunan/BPKB mobil untuk pinjaman diatas Rp 25 juta. Jumlah pinjaman dana yang akan disetujui sekitar Rp 15 juta hingga Rp 300 juta dengan pilihan cicilan satu sampai dengan tiga tahun.

Demikian ada beberapa pilihan pinjaman dana kuliah di luar negeri yang bisa kamu pertimbangkan untuk menggunakannya. Jika kamu tertarik untuk kuliah di Jerman, kamu juga bisa mencoba menghubungi beberapa universitas ini untuk mendapatkan student loans:

1. Heidelberg University

Universitas ini menempati peringkat ke 38 dan menjadi satu di antara perguruan tinggi tertua dari sekian universitas tertua di Jerman. Kampus Heidelberg University ini berorientasi pada penelitian, bakal cocok buat kamu yang ingin melanjutkan jenjang S2 atau S3 di universitas ini.

2. Jacobs University of Bremen

Kamu bisa mendapatkan student loan di kampus yang merupakan universitas nirlaba ini. Untuk mendapatkannya, disarankan memiliki Admission Letter dari pihak universitas. Karena, untuk mendapatkan student loan di kampus ini sangat terbatas.

Sebaiknya, kamu juga memastikan terlebih dahulu apakah sudah diterima di Jacobs University belum, sebelum mengajukan student loan. Besarnya student loan akan disesuaikan dengan penghasilan keluargamu.

3. Technische Universitaet Muenchen

Buat kamu yang mencintai dunia sains, universitas ini bakalan cocok karena telah melahirkan banyak sekali ilmuwan ternama. Di sini kamu bakal mendapatkan penawaran pinjaman antara lain seperti:

  1. Loan from private bank/ pinjaman bank.
  2. Educational loan khusus/ pinjaman edukasi untuk mahasiswa tengah semester.
  3. Final Semester Loan/ Pinjaman Semester Akhir.
  4. Kreditanstalt fuer Wiederaufbau/ pinjaman KFW untuk mahasiswa baru yang baru pertama kali mendaftar.
4. University of Mannheim

Universitas ini telah menerima National Excellence Initiative, sehingga fakultas Ekonomi dan Sains Pascasarjana mendapat bantuan dari sponsor. Bantuan yang mungkin bisa kamu akses seperti berikut ini:

  • Vodafone Chancen Stipendium: Bantuan dengan tunjangan sebesar 1000 euro/bulan untuk mahasiswa baru tahun pertama yang mengikuti program sarjana.
  • The Graduation Scholarship (Studienabschlussstipendium): Bantuan ini digunakan untuk mahasiswa yang sedang dalam pengerjaan skripsi/ tesis, sehingga para mahasiswa lebih berfokus bagaimana menyelesaikan kuliah tanpa memikirkan bagaimana biaya untuk hidup.

Selain Jerman, di Indonesia sendiri sebenarnya juga ada beberapa lembaga jasa keuangan yang menawarkan pinjaman untuk dana pendidikan. Namun demikian, dana pinjaman kuliah di luar negeri ini biasanya digunakan untuk kuliah di universitas dalam negeri yang telah menjalin kerjasama dengan lembaga jasa keuangan terkait.

Kredit pendidikan sudah menjadi hal yang menjadi perbincangan banyak masyarakat beberapa tahun terakhir ini. Padahal sejak tahun 1980 dulu, sempat ada kredit mahasiswa Indonesia, namun tidak berjalan lama karena banyak sekali kredit macet dan menunggak. Akhirnya kredit ini pun tidak digelar kembali.

Kabar gembiranya, sekarang kamu bisa mengajukan pinjaman dana kuliah di luar negeri melalui KBA Pendidikan Bank Mandiri atau BNI Cerdas. Kedua kredit pendidikan bank pelat merah tersebut ditujukan khususnya bagi bagi mereka yang telah berpenghasilan dan ingin melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Tentu saja, kamu yang ingin mengajukan kredit ini harus sudah berpenghasilan tetap dengan gaji minimal tertentu.  Untuk KBA Pendidikan Bank Mandiri Sendiri, kamu bisa mendapatkan bunga yang cukup tinggi, yaitu sekitar 1,31 persen flat per bulan atau 28 persen pertahun.

Skema Pinjaman Untuk Kuliah di Luar Negeri

Pada umumnya, setiap negara punya aturan yang berbeda mengenai kredit pendidikan. Namun secara umum skema pinjaman dana kuliah di luar negeri, terutama mengenai kewajiban mengangsur dibagi menjadi dua kategori, yakni sebagai berikut:

Segera Dibayarkan

Dana yang sudah kamu pinjam untuk kuliah di luar negeri harus segera dibayar, lengkap dengan bunganya. Ini adalah suatu keharusan, meskipun kamu belum mendapatkan pekerjaan.

Langsung Dicicil

Pinjaman langsung bisa dicicil setelah kamu mendapatkan gaji, entah pekerjaan ini kamu dapatkan segera setelah lulus, atau beberapa waktu setelah lulus.

Nah, skema bunga kredit di luar negeri mengikuti pola yang berbeda-beda. Pasalnya, ada negara yang menyediakan kredit pendidikan tanpa bunga. Namun ada pula kredit pendidikan yang berbunga bagi segmen masyarakat berbeda.

Sedangkan kredit pendidikan sendiri, ada yang termasuk menjadi kelompok kredit tanpa agunan. Tentu saja otomatis kamu akan mendapatkan bunga yang cukup tinggi. Nah, kamu harus lebih jeli untuk melihat dengan detail jumlah bunga dan perhitungan yang proporsional.

Pasalnya di Amerika Serikat ada beberapa cerita sedih tentang mahasiswa yang harus membayar hutang dana pendidikan yang tak berkesudahan. Karena uang dari pendapatan gajinya diprioritaskan untuk membayar hutang semasa kuliah, mereka jadi tak punya uang lebih untuk membeli rumah.

Status Peminjam

Peminjam dan penjamin adalah status dalam skema pinjaman pendidikan yang mesti kamu pahami juga. Hal ini karena dalam skema pinjaman dana pendidikan, hal paling penting adalah status peminjam, yaitu mahasiswa maupun  calon mahasiswa itu sendiri, bukan orang tuanya.

Sedangkan orang tua bisa berperan sebagai penjamin atau membantu pembayaran cicilan di kemudian hari, sehingga mahasiswa punya tanggung jawab untuk melunasinya setelah lulus nantinya.

Rekam Jejak Kampus

Beberapa waktu lalu, sempat berhembus kabar sebuah universitas terlilit hutang student loan dengan sebuah lembaga jasa keuangan hingga ratusan miliar. Hal ini terjadi karena pihak kampus tidak bisa membayarkan jumlah tagihan yang seharusnya dibayarkan.

Sehingga, hal yang perlu kamu pastikan saat memilih student loan adalah kampus yang benar-benar memiliki kapasitas yang memadai dalam hal finansial maupun pendidikan. Pastikan kampus yang kamu pilih memiliki akreditasi yang baik dan rekam jejak yang baik.

Nah, kamu juga perlu memperhatikan dengan baik aspek ini apabila ingin mengajukan pinjaman dana untuk kuliah di luar negeri. Pastikan universitas yang akan menjadi tempatmu menimba ilmu adalah kampus yang memiliki rekam jejak dan tentunya beroperasi dengan baik.

Jika kamu sudah bekerja dan memiliki penghasilan sendiri, untuk mendapatkan pinjaman dana kuliah di luar negeri kamu bisa berkonsultasi dengan beberapa perbankan yang memiliki pilihan kredit tanpa agunan. Tentu saja sebelum mengajukan kredit, pastikan sesuai dengan kemampuanmu saat membayar kelak, hal ini termasuk biaya hidupmu juga di luar negeri.

Tentang Penulis