Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

8 menit waktu bacaan

Apa Saja Yang Bisa Dijadikan Jaminan Dalam Kredit Dengan Agunan?

by Maria Nofianti on 12 Februari, 2020

Di jaman yang modern saat ini, kegiatan perekonomian terjadi dengan sangat cepat, banyak orang dengan cepat meraih kemapanan dalam kehidupan ekonomi mereka, namun tak sedikit juga orang yang mengalami kemerosotan ekonomi dengan drastis.

jaminan dalam kredit dengan agunan

Pemasukan yang besar pasak daripada tiang, kebangkrutan, dll. Hal ini lah yang membuat tingkat orang berhutang saat ini meningkat, lihat saja bagaimana tawaran hutang banyak terpampang di surat kabar, bahkan iklan pohon. Ada banyak tawaran pinjaman yang kini tersebar, baik itu perorangan, koperasi, atau lembaga resmi perbankan.

Produk pinjaman bank saat ini pun ada banyak jenisnya. Mulai dari pinjaman yang tak mengharuskanmu memiliki jaminan atau agunan, hingga jenis pinjaman dengan jaminan atau agunan. Kedua jenis pinjaman ini tentu saja berbeda, dan jika kamu sedang membutuhkan dana dengan jumlah yang besar dan kamu memiliki jaminan untuk diagunkan, maka produk pinjaman yang cocok adalah kredit dengan agunan.

Kredit dengan agunan memiliki limit pinjaman yang relatif besar maka dari itu kamu bisa meminjamnya untuk kebutuhan kamu.

Tapi tunggu dulu. Meminjam kredit dengan agunan tidak juga semudah itu. Seperti namanya yaitu kredit dengan agunan maka kamu juga diharuskan memiliki jaminan untuk hutangmu itu.

Nilai dari jaminan yang kamu berikan untuk mengambil kredit dengan agunan inilah yang menentukan kamu bisa atau tidak lolos dalam pengajuan pinjaman.

Di Indonesia ada banyak yang bisa dijadikan sebagai jaminan dalam kredit dengan agunan. Misalnya saja surat-surat kendaraan bermotor dan sertifikat rumah atau aset lainnya yang berharga. Namun tak semerta merta langsung mendapatkan pinjaman ya, karena surat surat berharga dan kondisi barang pun harus melalui proses seleksi bank.

Jika jaminan yang dipakai dinilai tidak memadai atau kurang layak, maka bank bisa saja menolak pengajuan kredit kamu loh. Dan jika semakin baik dan semakin tinggi nilai sebuah jaminan, maka kredit yang akan kamu dapatkan juga bisa lebih besar.

Syarat seperti ini tidak akan kamu temukan di pinjaman kredit tanpa agunan (KTA). Namun bunga yang diberikan untuk KTA biasanya lebih tinggi jika dibandingkan dengan kredit dengan agunan. Limit yang diberikan pun lebih rendah dibanding kredit dengan agunan. Karena bagaimana pun agunan membuatmu memiliki nilai jual atau tawar yang lebih tinggi.

(Baca Juga: Upaya Meningkatkan Skor Kredit Agar Lancar Mengajukan Pinjaman)

Nah, untuk proses pengembaliannya pun sangat sederhana. Karena surat atau barang jaminan dalam kredit dengan agunan baru akan diberikan kepada pemiliknya jika pelunasan sudah selesai.

Namun jika kamu tidak bisa melunasi kredit dengan agunan kamu, maka jaminan itu tentu saja akan disita oleh pihak bank, dan kemudian akan dilelang. Peraturan ini sudah ada sejak berlakunya kredit dengan agunan.

Pihak bank tentu tidak serta merta langsung menyita jaminan tersebut, jika kamu kesulitan untuk membayar cicilan kamu. Biasanya mereka akan memberikan alternatif lain dulu sebelum benar-benar menyitanya.

Ada beberapa pihak bank yang juga sebenarnya tidak ingin mengambil jaminan itu karena biasanya mereka tidak mau direpotkan dengan proses likuidasi jaminan itu.

Untuk nasabah yang besar pihak bank seringkali malah mengharapkan bisa kerjasama di masa depan dengan membantu mencarikan alternatif lain. Misalnya dengan menawarkan take over pinjaman ke bank lain.

Jaminan yang bisa digunakan dalam kredit dengan agunan harus memiliki beberapa persyaratan antara lain mempunyai nilai ekonomis yaitu bisa menghasilkan uang jika dijual, mempunyai kemampuan untuk berpindah kepemilikan kepada orang lain, dan bisa diikat sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Jadi jika bank akan menyita jaminan kamu maka bank tidak akan merugi. Ada banyak jenis kredit macet seperti tidak bisa membayar cicilan dan bunga dengan teratur, tidak bisa membayar pokok pinjaman saja, tidak bisa membayar bunganya saja, tiba-tiba menjual jaminan yang sudah diagunkan kepada bank tanpa izin bank.

Biasanya bank akan meminta kamu untuk memberikan jaminan tambahan atau membuat kembali jadwal pelunasan pinjaman kamu sebelum akhirnya menyita jaminan.

Beberapa barang berharga yang bisa dijadikan jaminan dalam kredit dengan agunan sudah diatur dalam Peraturan Bank Indonesia (BI) No 9/PBI/2007 tentang agunan/jaminan. Berdasarkan aturan tersebut maka benda berharga itu antara lain:

1. Properti

Produk properti adalah salah satu jaminan dalam kredit dengan agunan yang sering dipakai masyarakat Indonesia. Produk tersebut meliputi rumah, sawah, kebun, tanah, ruko, gedung dan gudang. Kamu bisa mengajukan kredit dengan agunan memakai benda berharga itu sebagai jaminannya.

Namun perlu diketahui juga bahwa tidak semuanya bisa diambil sebagai jaminan. Pihak bank akan melakukan survey dulu dan menilai apakah jaminan tersebut masih layak dan bernilai uang.

Jika kamu menjaminkan rumahmu, maka akan dilihat dulu kelayakan huninya, lokasi rumah itu. Jika ternyata bank menilai itu tidak layak huni dan terpencil maka bank bisa menolak permintaan kamu.

Kamu juga harus memperhatikan bahwa jaminan-jaminan itu sudah harus memiliki surat-surat yang lengkap dan berlaku seperti sertifikat tanah, surat Izin Mendirikan Bangunan, bukti pembayaran PBB dan yang lain. Jika kamu memiliki semua dengan lengkap tentu saja akan lebih mudah bagi bank untuk meloloskan pengajuan pinjaman kamu.

Besarnya pinjaman jika kamu memakai properti sebagai jaminannya biasanya cukup besar misalkan saja untuk sertifikat rumah bisa mencapai Rp 2 miliar rupiah. Dan kamu juga masih bisa memakai rumah itu loh.

2. Kendaraan Bermotor

Jaminan selanjutnya adalah surat-surat kepemilikan kendaraan bermotor seperti BPKB asli dan STNK. Jaminan ini banyak sekali dipakai untuk mendapatkan pinjaman kredit dengan agunan yang nilainya di bawah Rp 100 juta rupiah. Ada banyak kendaraan yang bisa dijadikan jaminan seperti mobil, truk, motor dan lainnya.

Pada mobil umumnya dinilai bisa memperoleh pinjaman hingga Rp 100 juta rupiah. Jarang sekali ada yang melebihi nilai tersebut karena mobil nilainya juga semakin turun dari tahun ke tahun. Meskipun begitu kamu juga harus memastikan kondisi mobil atau motor yang kamu agunkan dalam kondisi terbaiknya dan masih bisa digunakan.

Dengan begitu kamu bisa mendapatkan pinjaman kredit dengan agunan ini. keuntungan lain yang bisa kamu dapatkan adalah tentu saja kamu masih bisa memakainya untuk kebutuhan sehari-harimu. Biasanya bank akan memberikan syarat bahwa usia kendaraan yang akan kamu agunkan ini tidak boleh lebih dari 10 tahun.

3. Produk Investasi

Siapa yang menyangka kalau produk investasi seperti saham, surat berharga dan deposito bisa dijadikan jaminan dalam kredit dengan agunan? Mulai sekarang jika kamu mempunyai saham, surat berharga dan deposito tidak bingung jika akan mengambil pinjaman di bank.

Saham yang akan kamu jadikan jaminan adalah saham yang masih aktif dan masih bisa diperdagangkan di bursa saham. Begitu juga dengan surat berharga yang diwajibkan punya nilai investasi yang tinggi. Beberapa bank saat ini memakai deposito sebagai agunan meskipun jaminan ini belum sepopuler sertifikat tanah.

Saat kamu akan menjaminkan deposito, kamu untuk mengambil pinjaman kredit dengan agunan maka bilyet atau sertifikat tentu akan disimpan oleh bank. Bahkan kamu juga tidak dibolehkan untuk memakainya atau menariknya.

4. Logam Mulia

Logam mulia berupa emas bisa dijadikan jaminan dalam kredit dengan agunan. Biasanya yang menerima emas sebagai jaminan adalah PT Pegadaian milik pemerintah. Emas juga menjadi alat jaminan yang populer di Indonesia karena dinilai paling gampang dicari. Memiliki pinjaman dengan jaminan emas ini ternyata bunganya juga termasuk ringan dan nilainya sudah ada standar harganya.

Jika kamu memakai emas ini sebagai jaminan di pegadaian biasanya akan mendapat pinjaman 85% dari semua nilai emas yang kamu jaminkan. Ini juga cukup lumayan loh untuk sebuah pinjaman dengan agunan. Dan tetap jika dalam jangka waktu yang ditetapkan kamu tidak melakukan pencicilan atau tidak melunasinya, maka pihak PT Pegadaian akan melelangnya kepada masyarakat secara terbuka.

5. Surat Keterangan Pengangkatan Pegawai

Jika kamu adalah seorang karyawan tetap di sebuah perusahaan atau kamu adalah seorang Pegawai Negeri Sipil maka kamu bisa memakai SK pengangkatan pegawai yang kamu miliki sebagai jaminan dalam kredit dengan agunan.

Ini juga menandakan bahwa kamu mempunyai penghasilan tetap dan bisa membayar cicilan pinjaman itu. Agunan dengan SK ini sudah menjadi hal umum di kalangan Pegawai Negeri Sipil, bahkan beberapa bank pun memberikan keringanan bunga untuk mereka Pegawai Negeri Sipil yang menjaminkan SK nya.

6. Mesin Pabrik

Beberapa perusahaan yang membutuhkan dana yang besar sering menjaminkan mesin pabrik mereka. Mesin-mesin ini tentu yang masih bisa dipakai untuk produksi dan masih layak.

Dari mesin-mesin ini perusahaan bisa mendapatkan pinjaman hingga di atas Rp 5 miliar rupiah tergantung dari berapa skala mesin itu.

7. Hasil Kebun dan Ternak

Ini tentu saja hanya berlaku untuk para petani dan peternak saja. Tapi tidak semua jenis hasil kebun dan ternak yang bisa dijadikan jaminan dalam kredit dengan agunan ini. Biasanya pemberi kredit akan memilih hasil kebun apa yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi seperti kopi misalnya.

Tidak semua jenis kopi juga akan diterima. Mereka hanya memilih kopi berkualitas tinggi seperti Arabica Gayo atau Kopi Luwak. Untuk ternak sendiri yang bernilai adalah sapi. Memang jarang sekali terdengar kalau sapi bisa dijadikan jaminan. Sapi yang bisa dipakai sebagai jaminan adalah sapi betina yang produktif atau sapi hamil atau sapi yang sudah siap hamil.

8. Pesawat dan Kapal

Memang saat ini terdengar sangat tidak lazim dan jarang jika jaminan yang digunakan adalah sebuah pesawat atau kapal. Bahkan ini sungguh terdengar fantastis.

Namun jaminan sebuah pesawat atau kapal yang bernilai miliaran ini biasanya yang melakukannya adalah antara bank dengan perusahaan besar dan nilai transaksinya juga sangat besar. Jadi wajar jika perusahaan besar memiliki pesawat sebagai aset mereka.

Nah itu dia beberapa benda berharga yang bisa dijadikan sebagai jaminan dalam kredit dengan agunan. Memakai jaminan dalam mengambil pinjaman sebenarnya bisa membuat kita lebih bertanggung jawab melunasi hutang-hutang kita loh.

Sangat berbeda dengan jaminan tanpa agunan yang akan membuat si pemilik hutang lebih santai. Jadi kamu punya jaminan yang mana?

Tentang Penulis