Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

8 menit waktu bacaan

Ini Kegunaan NPWP Saat Pinjam Online Yang Perlu Kamu Tahu

by Maria Nofianti on 6 Maret, 2020

Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) saat ini wajib dimiliki oleh wajib pajak, termasuk juga jika kamu seorang karyawan. Karena setiap orang, termasuk warga negara asing, yang mendapatkan penghasilan di wilayah hukum Indonesia, secara otomatis mereka adalah wajib pajak yang memiliki hak dan kewajiban. Salah satunya adalah kewajiban membayar pajak penghasilan sesuai dengan ketentuan hukum.

kegunaan NPWP saat pinjam online

NPWP adalah nomor identifikasi 15 digit yang diberikan negara kepada setiap wajib pajak. Selain sebagai pembayar pajak, manfaat dan kegunaan NPWP adalah untuk memfasilitasi semua hal terkait wajib pajak terkait dengan administrasi pajak. Ada dua jenis NPWP, yaitu NPWP untuk Wajib Pajak Orang Pribadi dan NPWP untuk Wajib Pajak Perusahaan atau Instansi Perusahaan.

Adapun kewajiban pemegang NPWP adalah melaporkan wajib pajak melalui SPT yang biasanya dilakukan di bulan Maret, dan tentu saja menyetor pajaknya. Bahkan jika pendapatan kurang dari satu tahun atas penghasilan tidak kena pajak (PTKP), pemilik NPWP masih harus menyelesaikan pengembalian pajak sebagai bentuk kewajiban pajak. Selain itu, kewajiban pemegang NPWP adalah melaporkan jika ada perubahan dalam data wajib pajak pribadi ke kantor pajak setempat.

Karyawan termasuk wajib pajak dan harus memiliki NPWP pribadi, tidak hanya mereka yang memiliki pendapatan tahunan lebih tinggi dari PTKP, tetapi juga karyawan yang mendapatkan upah regional minimum (UMR). Karena, selain mengajukan pengembalian pajak dan mengajukan pajak, memiliki NPWP memiliki manfaat antara lain adalah dapat memfasilitasi kredit bank.

Jadi jika kamu ingin mengajukan pinjaman ke bank atau pinjaman online, maka untuk mengajukan semua kredit, termasuk hipotek, bank membutuhkan calon peminjam untuk mendapatkan nomor identifikasi pribadi. Atau jika calon pelanggan ingin mengajukan kartu kredit besar, bank juga akan membutuhkan NPWP sebagai prasyarat. Setiap masyarakat  pasti tahu bahwa kredit bank adalah satu hal yang tidak dapat dihindari karena ketidakmampuan untuk membeli semuanya terutama rumah, mobil atau apapun secara tunai.

Jadi mencari dana darurat saat dibutuhkan kadang membuat kita bingung. Ketika kita berada di kondisi mendesak yang membutuhkan dana cepat maka solusinya adalah dengan meminjam ke bank atau lembaga keuangan. Bank dan lembaga keuangan memiliki banyak produk kredit yang bisa menjadi pilihan kita. Salah satu produk kredit yang banyak diminati oleh orang adalah kredit tanpa agunan (KTA) online.

(Baca Juga: Butuh Dana Cepat? Gunakan KTA Tunaiku Amar Bank Saja)

Mungkin kita sering mendengar bahwa ada beberapa orang yang mengajukan kredit tapi ditolak. Kira-kira alasannya apa ya? Ternyata sebagian besar alasan ditolaknya pengajuan kredit itu adalah tentang NPWP. NPWP singkatan dari Nomor Pokok Wajib Pajak. Kali ini kita akan bahas mengenai kegunaan NPWP saat pinjam online. Tapi sebelum itu kita bahas dulu tentang produk kredit yang mengharuskan NPWP sebagai syaratnya yaitu KTA online.

Ketika kita meminjam dengan KTA online tentu akan berbeda dengan kita meminjam pada pinjaman online. Perbedaannya bisa dalam aspek persyaratannya. Meskipun sama-sama online tetapi dua model kredit ini memiliki banyak perbedaan.  Pada KTA online, biasanya syaratnya hampir sama dengan pinjaman offline di bank. Memang sekarang banyak bank yang membuat aplikasi fintech agar nasabah lebih mudah dalam meminjam yaitu dengan cara online tanpa datang ke bank langsung. Biasanya persyaratannya antara lain KTP, NPWP, rekening koran dan slip gaji. Sedangkan pada  pinjaman online yang cepat umumnya hanya membutuhkan KTP saja.

KTA online bisa berasal dari bank atau bisa juga dari lembaga keuangan non-bank. KTA online juga menerapkan bunga yang terbilang tinggi bila dibandingkan dengan pinjam ke bank. Waktu yang diberikan untuk pelunasan juga relatif pendek. Namun bila dibandingkan dengan pinjaman online yang cepat cair tentu banyak orang lebih memilih KTA online ini. Meskipun syarat pinjaman online hanya KTP saja.

Syarat untuk mengajukan kredit salah satunya adalah NPWP. Ini adalah salah satu poin penting dalam pengajuan kredit. Baik bank maupun perusahaan fintech selalu harus menuruti bagaimana identifikasi dan penerimaan yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia. Nah salah satu cara mengidentifikasi seorang nasabah adalah dari kepemilikan NPWP ini. Memiliki NPWP adalah bentuk dari ketaatan kita sebagai warga negara Indonesia yang patuh akan pajak. Lalu apa kegunaan NPWP saat pinjam online?

Kegunaan NPWP pada saat pinjaman online

Kegunaan NPWP saat pinjam online yang perlu kamu tahu adalah sebagai berikut:

  • Sebagai syarat dalam pengajuan kredit di bank/KTA online. Sebagai syarat mutlak dalam pengajuan kredit, NPWP memiliki posisi krusial dalam menggambarkan bagaimana nasabah tersebut. NPWP menjadi bukti bahwa nasabah tersebut adalah warga negara yang baik dan taat pajak.
  • Sebagai ukuran apakah calon debitur bisa membayar kembali hutangnya. Dengan memiliki NPWP ini tentu bisa dilihat bagaimana kondisi keuangannya. Calon debitur yang taat pajak berarti dia memiliki penghasilan tetap yang mungkin bisa untuk membayar hutangnya nanti.
  • Mempermudah administrasi bank ketika pinjam online. Sebenarnya baik online maupun offline NPWP mempermudah administrasi di institusi manapun apalagi yang berhubungan dengan perbankan. NPWP juga menjadi syarat untuk membuka rekening koran, pembuatan SIUP yang menjadi syarat dalam pengajuan kredit.

Ketika proses mengajukan kredit saat pinjam online tentu ada waktu untuk menganalisa semua persyaratan yang masuk. Bagi penyedia KTA online syarat-syarat yang masuk inilah yang menentukan apakah pengajuan kreditnya akan ditolak atau disetujui. Dengan adanya NPWP analis di penyedia KTA online (baik bank atau non-bank) tentu akan lebih mudah mengetahui dan memilih nasabah yang nantinya tidak akan membuat repot bank. Intinya penyedia KTA online dan nasabah juga sama-sama diuntungkan. Penyedia KTA online juga akan menganalisa kemampuan nasabah untuk membayar cicilannya. Jika tanpa memiliki NPWP akan sulit bagi penyedia untuk mengukur kemampuan finansial kita sehingga pengajuan mungkin akan ditolak.

Membuat NPWP online

Banyak orang masih belum memiliki NPWP ini. Memang tidak semua orang harus mempunyai NPWP. Apalagi jika penghasilan kamu di bawah Rp 3 juta rupiah per bulannya. Jadi jika per tahunnya penghasilan kita kurang dari Rp 36 juta rupiah maka tidak perlu membuat NPWP. Tapi jika kita sudah memenuhi syarat penghasilan lebih dari Rp 3 juta per bulannya maka kita wajib membuat NPWP. Sekarang ini membuat NPWP mudah loh. Apalagi seiring dengan perkembangan teknologi membuat NPWP bisa secara online. Caranya sebagai berikut:

  1. Buatlah akun untuk pengguna baru di website ereg.pajak.go.id.
  2. Pilih kantor pajak yang paling dekat dengan tempat tinggal kita.
  3. Pilih jenis NPWP untuk individu.
  4. Isi kolom identitas diri dengan lengkap dan jelas.
  5. Mengupload file identitas diri.
  6. Pastikan data seluruhnya telah diisi dan dipilih dengan benar.
  7. Klik “permintaan token” untuk mengirim aplikasi pembuatan NPWP baru. Ini berupa kombinasi huruf dan angka, pastikan menuliskannya dengan tepat.
  8. Permintaan akan segera diproses dan akan segera dikirimkan ke email kita.
  9. Jika kita telah menerima token di email kita maka gunakan token itu untuk mengisi kolom yang diminta di website resmi.
  10. Email untuk notifikasi aplikasi pengajuan NPWP telah diterima sistem.
  11. Proses akan dimulai oleh petugas pajak jika semua persyaratan lengkap. Jika masih ada yg kurang atau harus diperbaiki akan diberitahukan lewat email.
  12. Nomor NPWP akan dikirimkan maksimal 2 minggu ke alamat yang sudah ditulis.

Dengan kita mengetahui kegunaan NPWP saat pinjam online maka tidak ada alasan lagi untuk menunda membuat NPWP kan? Selain memiliki kegunaan saat pinjam online sebenarnya NPWP juga mempunyai manfaat lain seperti:

Persyaratan administrasi.

Pada setiap instansi terutama bank, memiliki NPWP menjadi syarat utama untuk administrasi. Beberapa dokumen yang syaratnya harus ada NPWP adalah:

  • Kredit bank. Ini adalah syarat utama agar pinjaman bisa disetujui dan bank bisa melihat bahwa kita adalah warga negara baik yang bisa membayar hutang. Dengan memiliki NPWP kita akan lebih mudah untuk mengajukan kredit di bank misalnya kredit tanpa agunan, kredit kepemilikan rumah, kredit kendaraan, kredit multiguna dan kartu kredit.
  • Rekening Dana Nasabah. Ini adalah rekening yang dibuka atas nama nasabah untuk tujuan investasi. Jadi rekening ini hanya bisa dipakai untuk transaksi investasi.
  • Rekening efek. Rekening ini dibuat ketika kita akan menginvestasikan saham. Syaratnya tentu saja harus ada NPWP.
  • Rekening bank. Masih ada beberapa bank yang mewajibkan adanya NPWP jika akan membuka rekening bank. Dengan memiliki NPWP maka ini bisa mencegah praktik pencucian uang.
  • Rekening koran. Banyak yang tidak tahu apa itu rekening koran. Ini sebenarnya mirip rekening tabungan hanya saja rekening koran ditujukan untuk badan usaha atau perusahaan.
  • Pembuatan paspor. Pembuatan paspor wajib punya NPWP ya. Dokumen yang dibutuhkan untuk bepergian ke luar negeri ini berisi informasi identitas diri pemegangnya dan dikeluarkan oleh negara.

Bagaimana jika kita tidak membuat NPWP padahal kita memenuhi syarat dalam aspek penghasilan? Hati-hati karena ada ancaman untuk para pelaku ekonomi yang tidak memiliki NPWP loh. Ancamannya yaitu hukuman penjara maksimal 6 tahun dan minimal 6 bulan. Jadi selalu ingat jika kita harus memiliki NPWP.

Trik mendapatkan KTA online

Selain hukuman penjara itu kita juga akan kesulitan untuk mengurus ini itu loh. Paling banyak tentunya yang berhubungan dengan perbankan. Jadi ketika kita akan melakukan pinjam online seperti KTA online kamu harus tahu trik ini agar bisa disetujui. Trik itu antara lain:

  • Memastikan riwayat kredit kita baik. Untuk mendapatkan kredit baik tentu saja kita harus membayar pinjaman tepat pada waktunya. Jika kredit kita buruk maka melakukan pinjaman ke tempat lain biasanya akan ditolak.
  • Memastikan jumlah pinjaman sesuai dengan kemampuan kita untuk mencicilnya. Jangan memaksakan mengambil pinjaman dengan jumlah banyak padahal untuk mencicilnya kita tidak sanggup.
  • Jangan pinjam di banyak tempat. Sebaiknya pilih satu tempat saja saat mengajukan pinjaman. Jika pinjaman itu ditolak kita bisa berpindah ke tempat lain.
  • Domisili harus sama dengan KTP. Ini akan lebih memudahkan kita untuk lolos dalam pengajuan kredit loh.
  • Syarat wajib seperti KTP dan NPWP harus sudah punya! Dengan begitu penyedia lebih mudah untuk menentukan lolos tidaknya kita saat pengajuan kredit.

Itulah dia penjelasan mengenai NPWP serta kegunaan NPWP saat pinjam online. Meskipun bukan untuk pinjam online saja, kita tetap harus punya NPWP apalagi jika sudah memenuhi syarat penghasilan. Semoga tulisan ini bisa membantu kamu ya!

Ajukan KTA secara aman dengan pilihan yang lengkap hanya di Cekaja.com.

Tentang Penulis