Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

7 menit waktu bacaan

Cari Tahu Bank Mana Yang Memberikan KTA Yang Mudah Di Approve

by Teti Purwanti on 9 Maret, 2020

Kredit Tanpa Agunan (KTA) merupakan produk kredit yang dimiliki oleh perbankan. Yang bisa dimanfaatkan oleh nasabah untuk mendapatkan sumber pembiayaan.

KTA yang mudah diapprove

Produk kredit ini pertama kali diperkenalkan oleh Standard Chartered PLC, sebuah lembaga perbankan multinasional asal Inggris. Kredit Tanpa Agunan merupakan kredit yang diberikan tanpa syarat penyertaan agunan dari pemohon kredit.

Jenis kredit ini cocok untuk nasabah yang belum mempunyai aset seperti rumah ataupun mobil yang bisa diagunkan. Apabila kamu berminat untuk mengajukan Kredit Tanpa Agunan, ada baiknya untuk membandingkan layanan KTA yang ditawarkan oleh berbagai perbankan. Termasuk besaran bunga dan kemudahan proses pencairan dananya.

Beberapa bank mensyaratkan kepemilikan kartu kredit oleh nasabah yang ingin mengajukan KTA untuk melacak rating kredit ataupun kelancaranan pembayaran kredit calon nasabahnya.

Namun, ada juga perbankan yang tidak mensyaratkan kepemilikan kartu kredit untuk nasabahnya. Sehingga lebih mudah untuk mengajukan KTA. Berikut ini beberapa contoh perbankan yang memberikan KTA yang mudah di approve:

Dana Bantuan Sahabat Bank DBS

Salah satu KTA yang mudah di approve ini tidak mewajibkan nasabahnya memiliki kartu kredit adalah produk Dana Bantuan Sahabat Bank DBS yang dikhususkan untuk pengguna Telkomsel.

Kredit ini menyediakan pinjaman dengan plafon hingga Rp300 juta dengan bunga mulai dari 0,88%.

Persyaratan pengajuan kredit ini adalah nasabah harus berdomisili di Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya. Serta menggunakan kartu Telkomsel dengan masa aktif minimal 120 hari.

Selain itu, nasabah harus memiliki penghasilan minimal Rp3 juta per bulan dan berstatus karyawan tetap. Dengan lama masa kerja minimal satu tahun atau sudah dua tahun menjalani usaha bagi wiraswasta.

Produk kredit ini menyediakan fasilitas tenor cicilan hingga 36 bulan serta gratis biaya administrasi dan tahunan untuk tahun kedua dan seterusnya. Pengajuan kredit ini bisa dilakukan langsung melalui situs DBS.

KEB Hana KTA

Bank dari Korea, KEB Hana memiliki produk pinjaman KTA tanpa kartu kredit. Plafon maksimalnya mencapai Rp 200 juta dengan tenor pinjaman mulai dari 12 bulan sampai 60 bulan.

Persyaratan yang diharuskan untuk kredit ini adalah harus memiliki penghasilan minimum Rp 3,5 juta untuk karyawan. Atau omzet minimum Rp 3,5 juta untuk wiraswasta/profesional (dibuktikan dengan fotokopi buku tabungan).

Selain itu, nasabah harus merupakan pegawai tetap dengan masa kerja minimum satu tahun. Atau pegawai kontrak dengan masa kerja minimum dua tahun (dibuktikan dengan surat kontrak). Dan bagi wiraswasta/profesional harus menjalankan usaha dengan masa waktu minimal dua tahun.

Ada empat cara mengakses pinjaman uang tanpa jaminan dan kartu kredit dari KEB Hana. Yakni datang langsung ke bank, lewat situs KEB Hana, memakai jasa marketing channel, dan kerja sama payroll (buat karyawan yang pembayaran gajinya memakai KEB Hana). Setiap cara memiliki perhitungan biaya dan bunga yang berbeda.

KTA Tyme Digital

Selanjutnya ada KTA tanpa kartu kredit dari Bank Commonwealth. Hanya dengan kartu tanda penduduk dan nomor pokok wajib pajak (NPWP), kamu bisa mengakses pinjaman hingga Rp 30 juta dengan tenor maksimal 18 bulan.

Persyaratan yang harus dipenuhi bagi nasabah yang ingin mengajukan kredit antara lain berdomisili di Jakarta, Tangerang, Bogor, Depok, Bekasi, Surabaya, Semarang, Bandung, Yogyakarta, Denpasar, Palembang dan Medan.

Selain itu, nasabah harus punya rekening tabungan di Commonwealth dan memiliki penghasilan minimum Rp 3,5 juta per bulan.

Kamu bisa mengajukan permohonan KTA yang mudah di approve ini lewat situs www.commbank.co.id. Setelah menyelesaikan tahap itu, kamu akan mendapat SMS berisi proses selanjutnya.

BNI Fleksi

Buat karyawan yang pembayaran gajinya menggunakan BNI, ada pinjaman uang tanpa jaminan dan kartu kredit dari bank pemerintah ini melalui produk BNI Fleksi. Dengan maksimum pinjaman sebesar Rp500 juta dengan tenor hingga 15 tahun.

Persyaratan yang harus dipenuhi untuk bisa mengajukan kredit ini antara lain wajib menggunakan BNI untuk pembayaran gaji, pegawai aktif dengan level minimal staf. Dengan masa kerja minimal dua tahun sebagai pegawai tetap. Atau satu tahun dengan pengalaman kerja sebelumnya dua tahun untuk perusahaan yang belum go public.

Selain itu, calon nasabah juga harus merupakan pegawai aktif dengan level minimal staf untuk pegawai negeri atau BUMN, pegawai aktif dengan level minimal staf satu tahun untuk perusahaan multinasional maupun swasta yang telah go public, atau anggota TNI/Polri minimal 2 tahun.

Meski mensyaratkan payroll di BNI, layanan KTA tanpa kartu kredit ini juga bisa diakses nasabah yang belum menggunakan BNI. Tapi syarat dan ketentuan, termasuk jumlah pinjaman serta tenor, ditentukan berbeda dengan produk buat nasabah payroll. Calon nasabah bisa mengunjungi kantor BNI setempat. Atau melakukan pengajuan melalui website resmi BNI.

Keempat layanan KTA tanpa kartu kredit di atas relatif gampang pencairannya. Karena tak memerlukan agunan apapun, termasuk kartu kredit.

Meski demikian, perbankan memiliki cara tersendiri untuk menilai profil keuangan calon nasabah. Sehingga calon nasabah juga harus memenuhi persyaratan yang ada walaupun proses pengajuannya mudah.

Agar pengajuan KTA mudah disetujui

Secara umum, pengajuan KTA memiliki persyaratan yang sama di hampir setiap bank. Usia bagi nasabah yang mengajukan KTA minimal 18 tahun. Walaupun ada beberapa perbankan yang mensyaratkan batas usia minimal 21 tahun.

Secara umum pemohon KTA harus memiliki penghasilan tetap bulanan minimal Rp3 juta. Penghasilan tersebut juga menjadi penilaian bank bahwa calon nasabah mampu melakukan pembayaran cicilan KTA setiap bulannya.

Kelengkapan persyaratan umum yang harus dilengkapi pemohon KTA antara lain fotokopi KTP, fotokopi rekening tabungan bank yang aktif, dan fotokopi slip gaji atau rekening koran calon debitur.

Selain itu, pada sebagian bank atau lembaga keuangan mewajibkan calon debitur telah memiliki catatan kredit melalui penggunaan kartu kredit.

(Baca Juga: Butuh Dana Cepat? Gunakan KTA Tunaiku Amar Bank Saja!)

Perbankan juga bisa melihat kebiasaan calon debitur dalam penggunaan kartu kredit. Agar mudah mengajukan Kredit Tanpa Agunan (KTA), maka pastikan track record kredit kamu bagus dengan selalu membayar tagihan, jarang overlimit, dan tidak pernah telah membayar tagihan.

Apabila kebiasaan kredit calon debitur bagus, maka peluang untuk bisa mendapatkan dana KTA akan lebih besar untuk disetujui perbankan. Namun, untuk calon debitur yang tidak memiliki KTA bisa mengajukan KTA melalui lembaga keuangan yang tidak mewajibkan kepemilikan kartu kredit seperti pada contoh di atas.

Selain itu, pastikan juga calon debitur memiliki skor kredit atau rekam jejak pinjaman yang baik dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Apabila skor kredit baik, maka peluang untuk pengajuan kredit disetujui akan semakin besar. Namun apabila rekam jejak kredit buruk seperti sering menunggak angsuran, maka kemungkinan besar pengajuan Kredit Tanpa Agunan (KTA) akan ditolak.

Proses Pengajuan KTA

Sebelum mengajukan KTA, pastikan bahwa pengajuan tersebut benar-benar sesuai kebutuhan. Lakukan perbandingan layanan KTA dari satu perbankan dengan perbankan lainnya khususnya terkait besaran suku bunga, biaya administrasi, rating produk, dan informasi lainnya.

Perbandingan ini bisa dilakukan melalui website perbankan atau juga pada situs perbandingan layanan perbankan yang banyak tersedia di internet.

Setelah mendapatkan produk KTA yang sesuai, calon debitur bisa mengisi formulir KTA dengan datang langsung ke kantor perbankan yang dituju atau mengisi formulir pengajuan secara online di website perbankan atau di situs layanan pengajuan kredit.

Calon debitur harus memastikan mengisi data diri pribadi secara benar. Selain itu, calon debitur juga harus memahami seluk beluk kredit yang akan diajukan. Seperti besaran denda apabila kredit dilunasi di awal, biaya administrasi, denda keterlambatan, dan lainnya.

Setelah melakukan proses tersebut, selanjutnya data dan dokumen yang sudah diisi akan diverifikasi dan dianalisis oleh analis kredit dari lembaga keuangan yang dipilih untuk mengajukan kredit.

Sebaiknya calon debitur juga menginformasikan keluarga ataupun kantor kalau sedang dalam proses pengajuan KTA untuk mempermudah proses verifikasi data oleh perbankan.

Selanjutnya, apabila hasil verifikasi data tersebut menunjukkan calon debitur layak untuk memperoleh pinjaman dana tunai, maka perbankan akan menghubungi melalui telepon, SMS, ataupun email.

Masa waktu pencairan dana pinjaman biasanya paling cepat 1 hingga 3 hari atau maksimal 7 hari kerja. Dana tersebut akan ditransfer ke rekening tabungan yang dicantumkan dalam formulir pengajuan Kredit Tanpa Agunan (KTA).

Walaupun proses pengajuan KTA terbilang mudah dan tidak mewajibkan adanya agunan dari calon debitur untuk pencairan kredit, namun pengajuan kredit harus dilakukan dengan bijak dan sesuai kebutuhan serta kemampuan untuk membayar cicilan.

Pengajuan kredit yang tidak bijak hanya akan membuat beban bagi calon debitur. Karena akan membuat kesulitan dalam pembayaran kredit dan justru akan menambah beban keuangan selanjutnya.

Oleh karena itu, pastikan agar pengajuan dana melalui produk Kredit Tanpa Agunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan calon debitur mampu untuk membayar cicilannya.

Tentang Penulis

Teti Purwanti

Ibu penuh waktu. Penulis setengah waktu. Jurnalis di sisa waktu.