Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Apa Syarat dan Manfaat Pinjaman untuk Bisnis? Ini Dia Penjelasannya!

by Ayunindya Annistri on 19 Juni, 2020

Ingin mendapatkan pinjaman untuk bisnis tapi masih bingung akan syarat maupun manfaatnya? Tenang saja, karena kali ini CekAja akan kembali berbagi informasi menarik terkait syarat dan manfaat pinjaman untuk bisnis guna membantu kamu menjadi pebisnis handal.

Syarat dan Manfaat Pinjaman untuk Bisnis

Di zaman serba canggih saat ini, meminjam dana untuk bisnis tidak lagi menjadi perkara sulit. Selain memanfaatkan KTA dari bank, masyarakat kini disuguhkan layanan financial technology yang sekarang sedang ‘menjamur’ di Indonesia.

Menurut data dari Otoritas Jasa Keuangan, hingga 30 April 2020 lalu, total penyelenggara fintech yang telah terdaftar dan berizin adalah sebanyak 161 perusahaan.

Artinya dari jumlah tersebut, kamu bisa menggunakan salah satu layanan fintech yang paling sesuai dengan kebutuhan guna menambah modal untuk bisnismu.

Biasanya fintech yang menyediakan pinjaman untuk bisnis menawarkan skema cicilan ringan serta bunga yang cukup rendah. Tapi, bukan berarti kamu bisa dengan gampangnya terlena akan skema tersebut ya, mengingat banyaknya jumlah fintech yang beredar tentu membuat oknum bodong tak mau ketinggalan untuk memanfaatkan situasi ini.

Makanya penting bagi kamu untuk mengecek terlebih dahulu kredibilitas sekaligus syarat yang ditetapkan oleh perusahaan fintech tersebut. Apakah sesuai dengan syarat pinjaman untuk bisnis pada umumnya atau tidak.

Lantas, apa saja sih syarat yang dibutuhkan ketika calon debitur ingin mendapatkan pinjaman untuk bisnis?

(Baca Juga: Pinjaman Dapat Meningkatkan Bisnis? Ini Penjelasannya)
5 Syarat Pinjaman untuk Bisnis

Ketika ingin meminjam dana, tentu kamu harus menyiapkan sederet syarat dan dokumen yang diminta. Tanpa adanya hal ini, pengajuan pinjaman kamu tentu saja tidak akan diproses oleh pihak lembaga penyedia dana.

Namun yang perlu diperhatikan, setiap lembaga penyedia dana memiliki ketentuan sendiri akan syarat pinjaman untuk bisnis. Tapi jika dilihat secara umum, berikut lima syarat pinjaman untuk bisnis yang harus disiapkan oleh calon debitur.

1. Mencakup usia minimum

Syarat paling umum saat ingin meminjam dana, baik di fintech maupun bank adalah memenuhi ketentuan usia, yakni minimum 21 tahun. Tujuannya untuk mengetahui kecakapan calon debitur ketika nantinya diminta melunasi cicilan pinjaman. Apabila tidak dipenuhi, maka pihak penyedia pinjaman berhak membatalkan perjanjian tersebut.

Hal ini juga diatur dalam pasal 330 Kitab Undang-Undanh Hukum Perdata (KUHPer), di mana setiap orang yang dianggap belum cukup umur atau dewasa adalah mereka yang belum mencapai 21 tahun dan belum kawin. Jika belum berumur 21 tahun namun telah menikah, maka dapat dianggap sebagai orang dewasa secara perdata dan dapat mengadakan perjanjian.

2. Menyiapkan dokumen identitas diri

Menyiapkan dokumen identitas diri

Selanjutnya, penuhi syarat dokumen yang diminta, di mana biasanya berupa fotokopi KTP dan akta nikah. Fotokopi KTP haruslah sesuai dengan alamat tinggal. Apabila berbeda, maka kamu perlu mencantumkan surat keterangan dari kelurahan yang menjadi alamat tinggalmu saat ini.

Jika sudah menikah, sertakan KTP pasangan sekaligus fotokopi akta nikah agar pihak pinjaman dana bisa mengetahui bila pengajuan yang dilakukan atas persetujuan kedua belah pihak.  

3. Fotokopi kartu keluarga

Selain menyertakan fotokopi KTP dan akta nikah (jika telah berkeluarga), persyaratan lainnya yang harus dilengkapi adalah fotokopi kartu keluarga. Syarat ini tak kalah penting, sebab pihak penyedia pinjaman dapat memperkirakan kesanggupan kamu sebagai calon debitur dalam melunasi cicilan setiap bulan.

4. Bukti slip gaji

Bukti slip gaji

Dengan bukti slip gaji, pihak penyedia pinjaman dapat mempertimbangkan apakah calon debiturnya layak mendapatkan pinjaman. Jika calon debitur tersebut mengajukan pinjaman dalam jumlah besar dan ternyata melampaui nominal pendapatannya setiap bulan, maka peluang untuk mendapatkan pinjaman sangatlah kecil dan begitupun sebaliknya.

5. Fotokopi buku tabungan

Untuk mengetahui bagaimana kondisi finansial kamu, baik fintech ataupun bank sebagai penyedia pinjaman tentu akan meminta kamu menyertakan fotokopi buku tabungan. Besaran saldo yang ada pada rekening tabungan akan menjadi indikator apakah kamu sanggup untuk mengganti seluruh pinjaman yang diberikan.

Karena itu, pastikan saldo yang ada dalam rekening kamu lebih dari cukup, khususnya saat tiga hingga enam bulan terakhir sebelum mengajukan pinjaman untuk bisnis.

(Baca Juga: 12 Keuntungan Pinjaman Jangka Pendek untuk Bisnis)
Manfaat Pinjaman untuk Bisnis

Manfaat Pinjaman untuk Bisnis

Setelah membahas syarat, pada poin ini kamu juga akan mengetahui apa saja manfaat pinjaman untuk bisnis. Apalagi jika kamu berniat untuk melakukan ekspansi karena bisnis yang digeluti sedang tenar. 

Tak melulu dianggap negatif, dengan adanya pinjaman, justru kamu bisa mengendalikan arus kas dan menjalankan operasional bisnis sebagaimana mestinya. Berikut ini sederet manfaat pinjaman untuk bisnis.

  • Menyewa gedung baru untuk tempat karyawan bekerja.
  • Menggaji karyawan, jika kamu ingin memperbesar cakupan bisnis.
  • Memperluas perlengkapan atau peralatan untuk menunjang kegiatan bisnis.
  • Memudahkan untuk berinovasi.
  • Menjaga keadaan darurat agar tetap terkontrol.
Pilihan Terbaik Pinjaman untuk Bisnis secara Online

Nah, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya pinjaman untuk bisnis tidak hanya bisa didapat lewat bank saja. Sebab, kamu bisa mengajukannya secara online lewat layanan fintech yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Salah satu yang direkomendasikan adalah CekAja.com.

Lewat layanan CekAja, kamu bisa mendapatkan pinjaman dengan sistem cicilan ringan, proses cepat, dan bunga terendah eksklusif online sebesar 0,65 persen saja.

Kalau masih ragu pun, kamu bisa melakukan perbandingan terlebih dahulu dari beberapa produk bank penyedia pinjaman yang menjadi mitra terbaik CekAja.

Untuk proses pengajuannya, kamu cuma perlu menyiapkan beberapa dookumen pendukung, seperti:

  • Fotokopi KTP, kartu keluarga dan surat nikah (apabila sudah berkeluarga).
  • Fotokopi NPWP pribadi/SPT PPh 21.
  • Cetak rekening tabugan 3 bulan terakhir.
  • Salinan SIUP, TDP, NPWP Perusahaan.
  • Salinan laporan keuangan.
  • Materai

Bagaimana, sangat mudah bukan? Yuk, ajukan pinjaman untuk bisnis di CekAja sekarang juga dan nikmati beragam manfaatnya!

Tentang Penulis

Ayunindya Annistri

Penulis amatir yang hobi merantau