Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Daftar Pinjaman untuk UMKM di Tengah Pandemi Corona

by Ayunindya Annistri on 25 Juni, 2020

Dampak pandemi Corona nyatanya juga mengguncang ekonomi nasional, yang mana pelaku bisnis seperti UMKM dianggap sebagai salah satu pihak paling rentan. Sehingga, mereka terpaksa untuk menempuh berbagai cara agar bisnis tetap bertahan. Nah, lewat artikel di bawah ini CekAja akan membahas seputar daftar pinjaman untuk UMKM di tengah pandemi, guna membantu para pebisnis kembali bangkit dari segi ekonomi.

Daftar Pinjaman untuk UMKM di Tengah Pandemi Corona

Pemerintah Beri Dukungan Pada UMKM di Tengah Pandemi

Virus Corona tak hanya menjadi momok menakutkan bagi kesehatan manusia saja, namun juga perekonomian nasional. Untuk itu, dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, pemerintah berinisiatif memberikan relaksasi pembayaran pokok angsuran kredit, dan meminta pihak BUMN maupun BUMD agar turut aktif menjalin kerjasama dengan pelaku UMKM, yang belum terhubung dengan perbankan dan perusahaan pembiayaan.

Melansir dari laman Liputan6.com, dalam video conferencenya (29/4/2020), Jokowi menjelaskan bahwa setidaknya ada 41 juta UMKM yang telah tersambung dengan lembaga pembiayaan dan perbankan.

Sisanya, yakni sekitar 23 juta UMKM belum pernah terjamah akan layanan pembiayaan tersebut. Sehingga pemerintah diminta untuk memfokuskan diri kepada 23 juta UMKM, agar mereka mendapatkan program perluasan pembiayaan modal kerja.

Selain itu, dia juga meminta agar para menteri menyiapkan skema bantuan untuk para pelaku UMKM yang terdampak pandemi Corona. Skema ini berupa bantuan sosial, khususnya bagi pelaku UMKM yang dikategorikan sebagai kelompok miskin dan rentan.

(Baca Juga: 5 Pinjaman Rp50 Juta yang Terdaftar OJK)
4 Pinjaman untuk UMKM di Tengah Pandemi Corona

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa saat ini pemerintah tidak hanya memberikan bantuan modal darurat, namun juga kelonggaran pembayaran pokok angsuran kredit.

Kebijakan ini diberikan kepada debitur yang telah mengakses pinjaman di Bank Perkreditan Rakyat, perbankan, ataupun perusahaan pembiayaan.

Dengan begitu, para pelaku UMKM tidak perlu khawatir untuk meminjam dana di salah satu dari tiga lembaga tersebut, karena adanya subsidi bunga kredit yang terhitung mulai dari 3 hingga 6 persen.

Nah, kalau kamu termasuk pelaku bisnis yang membutuhkan suntikan dana, sebaiknya kamu simak dulu penjelasan berikut ini terkait daftar pinjaman untuk UMKM di tengah pandemi Corona.

1. Kredit Usaha Rakyat Bank Mandiri

Kredit Usaha Rakyat Bank Mandiri - Daftar Pinjaman untuk UMKM di Tengah Pandemi Corona

Pilihan pertama dalam daftar pinjaman untuk UMKM di tengah pandemi Corona ini adalah KUR Bank Mandiri. Pembiayaan yang diberikan guna meningkatkan pelayanan bank terhadap para UMKM produktif ini terbagi menjadi 4 jenis produk, yaitu KUR Mikro, KUR Ritel, KUR Penempatan TKI, dan KUR Khusus.

KUR Mikro merupakan jenis pembiayaan dengan limit kredit maksimal Rp25 juta dan masa tenor 2 tahun. Sementara KUR Ritel adalah pembiayaan dengan limit kredit di atas Rp25 juta dan hingga maksimal Rp200 juta, di mana masa tenornya dibagi menjadi dua jenis yakni maksimal 3 tahun untuk kredit modal kerja dan 5 tahun untuk kredit investasi.

Tidak jauh berbeda dengan KUR Mikro, batas limit kredit yang diberikan KUR Penempatan TKI adalah sebesar Rp25 juta dengan masa tenor menyesuaikan kontrak kerja atau maksimal satu tahun.

Selain itu, ada pula KUR Khusus yang menyediakan limit pinjaman diatas Rp25 juta sampai dengan Rp500 juta untuk kelompok yang dikelola secara bersama seperti perkebunan rakyat dan peternakan rakyat.

Keunggulan KUR Bank Mandiri:
  • Proses mudah dan cepat
  • Persyaratan kredit yang ringan
  • Suku bunga cuma 7 persen efektif per tahun
  • Agunan adalah berupa objek yang dibiayai
2. Jenius Flexi Cash

Jenius Flexi Cash - Daftar Pinjaman untuk UMKM di Tengah Pandemi Corona

Sebagian orang mungkin masih beranggapan jika Jenius hanya digunakan sebagai dompet digital. Hal ini tidaklah salah, namun guna meningkatkan layanannya dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat, produk unggulan dari Bank Tabungan Pensiunan Negara ini meluncurkan fitur terbaru yang dikenal dengan nama Jenius Flexi Cash.

Jenius Flexi Cash bisa digunakan oleh kamu untuk menambah modal bisnis yang dijalani. Pasalnya, besaran plafon yang disediakan produk ini mencapai Rp50 juta dengan masa tenor hingga 36 bulan dan beban bunga 1,75 persen-2,25 persen. Dengan begitu, pantas saja bila memasukkan produk pembiayaan ini ke dalam daftar pinjaman untuk UMKM.

Keunggulan Jenius Flexi Cash:
  • Pinjaman dengan bunga yang kompetitif
  • Beban bunga dapat diubah menjadi lebih rendah jika melakukan pembayaran pinjaman lebih awal
  • Dapat langsung digunakan setelah mengaktifkan akun Flexi Cash
  • Pinjaman dapat ditarik kapan saja sesuai kebutuhan
  • Tidak dikenai biaya administrasi
(Baca Juga: Aplikasi Pinjaman untuk Bisnis Hewan Kurban)
3. KTA Permata

KTA Permata - Daftar Pinjaman untuk UMKM di Tengah Pandemi Corona

Selanjutnya produk pembiayaan yang tak kalah unggul dalam daftar pinjaman untuk UMKM di tengah pandemi Corona ini adalah KTA Permata. Produk ternama dari Permata Bank ini menyediakan pinjaman tunai tanpa agunan hingga Rp300 juta dengan jangka waktu pinjaman sampai 5 tahun, yang bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan, tak terkecuali menambah modal bisnis.

Tidak hanya itu saja, KTA Permata Bank juga dikenal memiliki bunga yang cukup rendah yakni mulai dari 0,88 persen per bulan di mana pembayaran pinjamannya pun dapat dilakukan secara otomatis dengan autodebet rekening Permata Bank.

 Keunggulan KTA Permata:
  • Dana sesuai kebutuhan
  • Bunga rendah dan kompetitif
  • Cicilan tetap hingga akhir pinjaman
  • Syarat mudah dan tanpa agunan
  • Pengajuan mudah lewat ponsel kapan saja dan di mana saja
  • Pembayaran otomatis dengan autodebet
  • Proses pengajuan mudah dan cepat
4. Digibank KTA

Digibank KTA - Daftar Pinjaman untuk UMKM di Tengah Pandemi Corona

Digibank KTA merupakan produk pinjaman untuk UMKM dari Bank DBS yang menyediakan plafon pinjaman sebesar Rp80 juta dan dengan klaim persetujuan cepat hanya dalam waktu 60 detik saja. Produk tanpa agunan ini bahkan menyuguhkan bunga yang sangat rendah, yakni 0,95 persen.  

Untuk mendapatkan pinjaman dari Bank DBS ini, setidaknya kamu harus memenuhi beberapa syarat yang diminta, seperti e-KTP dan NPWP, berpenghasilan minimum Rp3 juta per bulan dan memiliki kartu kredit bank lain, berprofesi sebagai karyawan atau wiraswasta, serta berusia minimal 21 tahun dan maksimum 60 tahun saat pelunasan kredit.

Keunggulan Digibank KTA:
  • Apply online 24 jam
  • Approval cepat
  • Pinjaman cepat cair
  • Bunga rendah mulai dari 0,95 persen
  • Terpercaya dan tanpa ribet
Bandingkan Produk Pinjaman Sebelum Mengajukannya

Bagaimana, sudahkah kamu menentukan mana produk yang ingin digunakan diantara daftar pinjaman untuk UMKM di tengah pandemi Corona tersebut? Namun sebelum melangkah lebih jauh, terutama dalam hal mengajukannya, pastikan kamu sudah melakukan perbandingan lewat layanan aggregator financial, seperti CekAja.com.

Melalui layanan kami,  kamu tidak hanya dapat membandingkan produk pinjaman, namun juga dapat mengajukan KTA secara online. Dimana pilihan produk pinjaman yang dimiliki CekAja berasal dari bank-bank ternama seperti Amar Bank, BNI, BRI, Permata Bank, CIMB Niaga, DBS Bank, dan masih banyak lagi.

Yuk, buruan apply pinjaman untuk UMKM di CekAja.com dan dapatkan penawaran menarik berupa bunga terendah eksklusif 0,65 persen!

Tentang Penulis

Ayunindya Annistri

Penulis amatir yang hobi merantau