Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

8 menit waktu bacaan

Ini Asuransi Untuk Bekerja Di Luar Negeri Bagi Pekerja Ke Luar Negeri

by Maria Nofianti on 20 Februari, 2020

Bekerja di luar negeri memang memiliki banyak tantangan, mulai dari perbedaan budaya, bahasa, kebiasaan, pola hidup, perilaku, bahkan cuaca dan iklim. Namun tetap, bekerja di luar negeri banyak diminati oleh orang Indonesia. Baik itu pekerjaan sebagai profesional, atau pun sebagai Tenaga Kerja Indonesia yang ditempatkan di bidang rumah tangga dan pabrik. Mengingat bekerja di luar negeri, apalagi di negara yang jauh lebih maju, maka akan memberikan kompensasi gaji yang lebih besar jika dibandingkan bekerja di dalam negeri. Ini sangat menarik, namun tentu saja untuk menghadapi tantangan bekerja di luar negeri, ada baiknya kita melengkapi diri dengan asuransi untuk bekerja di luar negeri.

asuransi untuk bekerja di luar negeri

Karena jika di negara maju asuransi memang penting, dan ini bisa menjamin diri kita akan lebih aman. Misalnya saja saat sakit, atau terjadi kecelakaan kerja yang tak diinginkan, jika kita memiliki asuransi, maka pengobatan lebih terjamin. Karena bagaimana pun, seindah indahnya hidup di negeri orang, akan lebih indah hidup di negeri sendiri.

Memiliki pekerjaan yang stabil dan bagus memang menjadi impian semua orang. Sayangnya ada banyak orang yang tidak memiliki kesempatan untuk bisa mendapatkan pekerjaan yang layak dan stabil. Di negeri sendiri tidak sedikit yang merasa tidak memiliki kesempatan bekerja. Maka dari itu ada banyak orang yang memilih untuk pergi bekerja di negeri orang. Bekerja di negeri orang memang membutuhkan suatu keberanian. Lingkungan yang baru dan berbeda tentu menjadi sebuah tantangan tersendiri. Bahkan kamu bisa mengunjungi wisata-wisata yang ada di sana.

Hal yang perlu diperhatikan ketika kamu memutuskan untuk bekerja di luar negeri adalah adanya faktor risiko dari kesehatan maupun jiwa diri kamu. Untuk melindungi dari faktor risiko itu tentu kita perlu adanya perlindungan. Jika kamu bekerja pada sebuah perusahaan namun ditempatkan di luar negeri pasti ada banyak pertanyaan bagaimana dengan asuransinya? Apakah bisa memakai asuransi yang di Indonesia atau tidak? Bagaimana pelayanannya? Sejumlah pertanyaan itu pasti tidak akan ada habisnya jika kamu tidak mencari tahu tentang asuransi di luar negeri. Untuk itu sebelum kamu menjadi terlalu bingung dengan pertanyaan-pertanyaan di atas ada baiknya kamu mencari tahu jenis asuransi untuk bekerja di luar negeri yang harus kamu miliki.

(Baca Juga: Liburan ke Jepang? Yuk, Siapkan Asuransi Perjalanannya!)

Memilih asuransi untuk bekerja di luar negeri memang wajib. Bahkan jika kamu bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia yang ditempatkan di bidang rumah tangga. Memiliki asuransi sangat wajib, jadi pastikan kamu telah dilengkapi dan didaftarkan asuransi saat masih berada di Indonesia, mengingat jenis pekerjaan ini juga sangat berisiko. Karena orang di luar sana sering tak memanusiakan orang Indonesia yang bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga, bahkan tak jarang warga negara Indonesia memperoleh perlakuan yang membuat nyawa melayang.

Jika kamu bekerja sebagai TKI di luar negeri misalnya kamu bisa tanyakan apakah kamu sudah dimasukkan dalam asuransi baik itu kesehatan atau asuransi jiwa. Jika perusahaan tempat kamu bekerja adalah terdaftar dan resmi maka sudah otomatis kamu mempunyai asuransi. Begitu juga dengan perusahaan-perusahaan yang memiliki reputasi bagus, pekerjanya sudah memiliki asuransi meski bekerja di luar negeri. Tapi bagi yang belum memiliki asuransi dan bingung apa asuransi untuk bekerja di luar negeri yang harus dimiliki maka kami akan memberikan infonya di bawah ini.

1. Asuransi jiwa

Asuransi pertama yang wajib kamu miliki saat bekerja di luar negeri adalah asuransi jiwa. Jika kamu memiliki asuransi ini maka dalam bekerja kamu akan merasa lebih nyaman. Salah satu faktor yang sudah pasti akan terjadi meskipun kita tidak pernah tahu waktunya adalah kematian. Dengan asuransi jiwa maka kamu akan mendapatkan perlindungan bagi ahli waris kamu jika terjadi hal-hal yang tidak di inginkan seperti kematian. Ketika terjadi risiko kematian maka asuransi akan memberikan uang pertanggungan kepada ahli waris untuk membiayai hidup setelah kamu tiada.

2. Asuransi kesehatan

Banyaknya perbedaan dari mulai cuaca, makanan dan lingkungan tempat tinggal menjadi faktor risiko akan suatu penyakit. Makanya asuransi kesehatan adalah asuransi yang juga wajib kamu miliki. Agar kamu bisa menyesuaikan diri dengan perbedaan-perbedaan itu tentu akan sangat mungkin jika kamu jatuh sakit. Kamu mungkin akan menjalani rawat jalan atau bahkan rawat inap. Dengan memiliki asuransi kesehatan maka kamu tidak perlu khawatir jika kamu sakit.

Ada beberapa cara berbeda untuk mendapatkan asuransi kesehatan saat bekerja di luar negeri. Kami telah merinci yang paling umum di bawah ini. Kamu mungkin menemukan bahwa kamu memenuhi syarat untuk satu atau lebih dari ini tergantung pada negara tempatmu bekerja.

Asuransi Berbasis Perusahaan

Karena banyak negara memiliki sistem perawatan kesehatan yang mencakup beberapa bentuk asuransi berbasis perusahaan, perburuan kamu harus dimulai di sini jika kamu memiliki tawaran pekerjaan. Cari tahu manfaat apa yang termasuk dalam pekerjaanmu. Jika atasan kamu memang memiliki rencana asuransi, perusahaan akan dapat membantumu mendapatkannya. Penting juga untuk mengetahui apa sebenarnya yang dicakup oleh kebijakan ini, terutama jika kamu sudah mengidap suatu penyakit. Jika kamu membutuhkan lebih banyak perlindungan, kamu akan ingin melihat opsi asuransi tambahan apa yang tersedia untukmu. Asuransi tambahan bisa mengcover berbagai kemungkinan yang terjadi.

Asuransi Umum  atau Pribadi

Asuransi berbasis perusahaan bukan pilihan bagi semua orang, tentu saja. Mungkin tidak umum di negara tempat kamu akan bekerja, atau mungkin kamu berencana untuk pindah sebelum kamu mendapatkan pekerjaan. Bagaimanapun, kamu masih punya opsi untuk memilih jenis asuransi.

Salah satu masalah utama adalah negara tempat tinggal kamu. Sistem perawatan kesehatan berbasis tempat tinggal adalah sistem yang umum, yang berarti bahwa banyak negara memerlukan warga negara asing untuk berpindah tempat tinggal (warga negara) untuk mengakses layanan seperti asuransi kesehatan masyarakat. Lakukan riset pada negara tertentu tempat kamu akan tinggal dan bekerja dan tentukan apakah kamu akan memenuhi persyaratan untuk mendaftar dalam sistem perawatan kesehatan setempat dan dapatkan asuransi publik dan atau swasta.

3. Asuransi kecelakaan kerja

Asuransi kecelakaan kerja ini juga penting bagi kamu yang bekerja di luar negeri. Setiap pekerjaan tentu akan memiliki beragam risiko sendiri. Maka dari itu kamu wajib mempunyai asuransi kecelakaan kerja. Biasanya jika kamu bekerja di perusahaan yang tempat kerjanya memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi maka otomatis asuransi kecelakaan kerja ini sudah termasuk dalam kontrak kamu. Jika kamu terluka dalam salah satu cara yang tercantum dalam polis asuransi kecelakaan kerja, kamu akan menerima manfaat.

Setiap perusahaan asuransi kecelakaan memiliki aturan berbeda tentang siapa yang berhak menerima manfaat. Untuk menerima perlindungan asuransi kecelakaan, kamu harus berusia minimal 18 tahun. Beberapa perusahaan asuransi kecelakaan mengakhiri pertanggungan begitu kamu mencapai usia tertentu, biasanya antara usia 70 dan 75 tahun. Jika kamu ingin polis kamu melindungi tanggungan yang kamu miliki, perusahaan asuransi kecelakaan sering membatasi berapa lama tanggungan bisa dan masih menerima pertanggungan. Batas usia untuk cakupan tanggungan biasanya adalah usia akhir 20-an.

Sebelum kamu bekerja ke luar negeri ada baiknya kamu tahu hal apa saja yang harus dipersiapkan. Beberapa dokumen yang umum digunakan saat kamu akan bekerja di luar negeri antar lain visa kerja dan paspor, perjanjian kerja, tiket perjalanan, kartu asuransi, rekening bank, dan rekomendasi untuk bebas fiskal di luar negeri. Karena jika kamu tak mempersiapkan itu semua, bisa saja terjadi kendala saat memulai kerja, bahkan saat di kantor imigrasi bandara. Jangan sampai kamu dideportasi dan dianggap sebagai pekerja ilegal karena tak memiliki kelengkapan dokumen yang dibutuhkan.

Sebagai tenaga kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri maka kamu juga wajib mendaftar BPJS Kesehatan dulu di Tanah Air. Ini adalah syarat agar tenaga kerja Indonesia bisa pergi bekerja di luar negeri. Bahkan mereka yang tidak mendaftar BPJS dan tetap berangkat ke luar negeri dianggap ilegal. Sebelumnya para TKI ini banyak yang memiliki asuransi lain yang sudah disediakan perusahaan selain BPJS.

(Baca Juga: Kenali Istilah Dalam Asuransi Melahirkan)

Mengenai BPJS untuk Tenaga Kerja Indonesia ini pun sudah disosialisasikan oleh pemerintah, agar semua lapisan masyarakat tahu dan paham. Apalagi mengingat mereka yang menjadi TKI rata rata berasal dari daerah, dengan tingkat pendidikan yang rendah. Berbeda jika bekerja di luar negeri sebagai seorang profesional, tentu hal semacam ini sudah dipahami.

Selain itu kamu juga harus mempunyai Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri. Ini adalah kartu yang menyimpan informasi tentang identitas kamu. Ini sebenarnya kartu yang bisa melindungi kamu jika ada razia pekerja ilegal atau bahkan usaha perdagangan manusia yang kerap kali terjadi. Kamu juga tidak perlu membayar BFLN yang bernilai Rp1 juta jika mempunyai kartu ini.

Tentu saja kartu ini akan diberikan jika kamu memang bekerja ke luar negeri dengan jalur yang resmi dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Karena tak jarang juga pekerja Indonesia menjadi pekerja ilegal di luar negeri, dan mereka sembunyi sembunyi berlindung dari razia keamanan setempat. Ingat, di luar negeri biasanya lebih ketat jika dibandingkan di Indonesia, jika di Indonesia mungkin masih berlaku memperlakukan orang asing secara kekeluargaan, namun di luar negeri berbeda. Terlebih pada penduduk Indonesia yang banyak direndahkan.

Dengan berbagai macam tantangan yang ada dan dihadapi, bekerja di luar negeri memang bisa jadi lebih menjanjikan penghasilan yang besar daripada bekerja di dalam negeri. Namun kamu harus ingat bahwa ada keluarga yang ditinggalkan. Untuk itu kamu sebaiknya wajib mempunyai asuransi untuk bekerja di luar negeri yang telah dibahas di atas. Ini adalah asuransi standar minimal yang harus kamu punya sebelum berangkat ke luar negeri. Jika kamu adalah seorang pekerja dan asuransi itu telah disediakan oleh perusahaan kamu maka pelajari dengan teliti apa manfaatnya dan bagaimana penggunaannya. Semoga topik yang diulas kali ini bisa membantu teman, saudara, atau bahkan kamu sendiri.

Jangan lupa untuk lengkapi diri dengan proteksi asuransi dari Cekaja.com.

Tentang Penulis