Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

7 menit waktu bacaan

Manfaat Asuransi Pada Bencana Alam Yang Perlu Kamu Ketahui

by Teti Purwanti on 9 Maret, 2020

Bencana alam merupakan musibah yang tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi. Hanya kuasa Tuhan yang tahu kapan musibah terjadi dan seberapa besar cakupan dari musibah tersebut.

manfaat asuransi pada bencana alam

Sebagai manusia, kita hanya berusaha untuk meminimalisasi dampak kerugian akibat musibah bencana alam.

Terlebih lagi, Indonesia merupakan salah satu negara yang cukup akrab dengan bencana alam. Seperti banjir, gunung meletus, gempa bumi, tsunami, dan bencana alam lainnya.

Dampak dari bencana alam akan langsung terasa oleh para korban. Antara lain munculnya kerugian-kerugian baik kerugian material, kerugian finansial, hingga kehilangan orang-orang tercinta.

Langkah antisipasi dari kerugian yang disebabkan oleh bencana alam adalah dengan mengikuti asuransi. Khususnya bagi masyarakat yang bermukim di wilayah pegunungan aktif dan area yang rawan dengan bencana alam. Seperti tanah longsor dan gempa bumi.

Salah satu usaha atau ikhtiar yang bisa diupayakan untuk mengurangi dampak kerugian ekonomi akibat bencana alam adalah dengan memiliki asuransi.

Dengan adanya asuransi, kerugian yang dialami akibat bencana alam bisa ditanggung oleh pihak asuransi. Selama kita mengikuti program perlindungan dan membayar preminya.

Asuransi akan sangat bermanfaat saat kita menjadi korban dari bencana alam. DaBeberapa asuransi yang mengcover kerugian dari bencana alam:

Asuransi Gempa Bumi

Hampir sebagian besar perusahaan asuransi memiliki produk perlindungan dari gempa bumi. Asuransi gempa bumi berfungsi untuk melindungi aset dari risiko yang ditimbulkan akibat gempa bumi.

Pada umumnya, perlindungan yang ditawarkan perusahaan asuransi tidak hanya untuk gempa bumi saja, tapi juga mencakup risiko bencana alam lain. Seperti letusan gunung berapi, tsunami, serta ledakan ataupun kebakaran akibat dampak dari gempa bumi atau erupsi gunung berapi.

Beberapa layanan asuransi gempa bumi juga mencakup risiko banjir dan tanah longsor. Apabila kamu memiliki perlindungan asuransi gempa bumi, maka aset yang dimiliki seperti rumah dan semua isinya akan diproteksi oleh asuransi.

Jenis perlindungan asuransi untuk bencana alam ini biasanya tersedia dengan fokus khusus seperti asuransi tsunami dan erupsi untuk pemilik usaha mikro.

Apabila dampak bencana tersebut membuat usaha pemegang polis tidak bisa berjalan lagi, maka perusahaan asuransi akan memberikan dana pertanggungan.

Layanan asuransi gempa bumi yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi tunduk pada polis standar asuransi gempa yang dikeluarkan oleh Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI).

Oleh karena itu, saat kamu memutuskan untuk membeli produk asuransi gempa bumi, baca polis dengan seksama sebelum menandatangani persetujuan untuk membeli polis.

Selain asuransi gempa bumi, ada juga ragam asuransi lain yang perlu dimiliki untuk memberikan perlindungan saat terjadi bencana alam seperti:

Asuransi Jiwa

Asuransi jiwa juga sangat penting untuk dimiliki agar bisa memberikan perlindungan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada pemegang polis akibat bencana alam atau karena sebab lainnya.

Asuransi jiwa tidak berarti seseorang akan terlindungi dari kematian akibat bencana alam, namun apabila terjadi hal yang tidak diinginkan pada pemegang polis, maka ahli waris akan mendapatkan manfaat perlindungan finansial apabila pemegang polis meninggal dunia.

Biasanya nilai terendah pertanggungan asuransi jiwa kepada ahli waris sebesar Rp50 hingga 100 juta. Sehingga akan sangat bisa membantu untuk memenuhi kebutuhan ahli waris pada saat tulang punggung keluarga yang menjadi pemegang polis asuransi jiwa meninggal dunia.

Ahli waris dari pemegang polis asuransi jiwa bisa mencakup suami atau istri serta anak-anak. Biaya pertanggungan akan dibayarkan oleh perusahaan asuransi sebagai dana pertanggungan risiko kepada ahli waris yang tercantum di dalam polis asuransi tersebut.

Tidak hanya meninggal dunia, pertanggungan asuransi jiwa juga mencakup perlindungan apabila pemegang polis mengalami cacat tetap seumur hidup.

Dengan begitu, apabila terjadi bencana alam yang menelan harta benda serta tulang punggung keluarga, maka ahli waris akan tetap bisa melanjutkan hidup dengan adanya manfaat dari perlindungan finansial tersebut.

Asuransi Kesehatan

Selain asuransi gempa bumi dan asuransi jiwa, seseorang juga perlu memiliki perlindungan asuransi kesehatan. Karena biasanya bencana alam akan menghadirkan wabah penyakit yang menyertai.

Penyakit yang bisa timbul akibat bencana alam seperti kolera dan malaria yang timbul setelah banjir, serta asma dan sesak napas akibat dari letusan gunung berapi.

Oleh karena itu, memiliki asuransi merupakan salah satu langkah antisipasi untuk melindungi diri dari penyakit akibat bencana alam tersebut.

Dengan memiliki asuransi kesehatan, pemegang polis akan mendapatkan proteksi kesehatan menyeluruh atas risiko terjangkitnya penyakit akibat bencana alam.

(Baca Juga: 10 Jenis Asuransi Paling Aneh di Dunia, yang Kamu Pasti Tidak Ketahui)

Perlindungan asuransi kesehatan juga bermanfaat untuk meminimalisasi kerugian yang mungkin timbul akibat bencana alam seperti kehilangan harta benda.

Dengan adanya perlindungan asuransi kesehatan, pemegang polis tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk menanggung biaya pengobatan ataupun perawatan akibat penyakit setelah terjadinya bencana alam.

Biaya yang ditanggung oleh asuransi kesehatan biasanya mencakup biaya rumah sakit, dokter, hingga obat-obatan. Sebelum membeli asuransi kesehatan, sebaiknya bandingkan produk dari satu asuransi dengan asuransi lainnya, serta perhatikan risiko apa saja yang bisa diproteksi oleh asuransi kesehatan yang hendak kamu beli.

Asuransi Kendaraan

Perlindungan juga perlu diberikan tidak hanya pada tubuh seperti pada asuransi jiwa dan asuransi kesehatan. Perlindungan juga perlu ada untuk kendaraan yang sangat mungkin terdampak akibat bencana alam
.
Oleh karena itu, seseorang yang tinggal di daerah rawan bencana juga perlu memiliki asuransi kendaraan untuk melindungi diri dari kerugian besar yang disebabkan oleh bencana alam yang merusak kendaraan yang dimiliki.

Di dalam asuransi kendaraan biasanya terdapat perlindungan untuk musibah bencana alam yang disebut God Act yang bisa diperoleh melalui perluasan perlindungan untuk menambah risiko lainnya yang ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Perluasan perlindungan ini diperlukan. Karena pada umumnya, perlindungan dasar yang diberikan oleh asuransi kendaraan hanya biaya perbaikan karena kecelakaan ataupun kehilangan kendaraan tergantung pada jenis asuransi yang dimiliki. Asuransi kendaraan secara umum terbagi ke dalam dua jenis, yakni asuransi kendaraan Total Loss Only dan asuransi kendaraan All Risk.

Oleh karena itu, kamu perlu memastikan apakah kendaraan yang kamu asuransikan sudah mendapat jaminan perluasan berupa perlindungan dari bencana alam.

Asuransi Properti

Jenis asuransi yang perlu kamu miliki agar terlindungi dari risiko akibat terjadinya bencana alam adalah asuransi properti. Perlindungan pada properti berupa rumah, apartemen, ataupun jenis properti lainnya sangat penting agar dampak kerugian akibat bencana alam bisa diminimalisasi.

Apabila tidak memiliki asuransi, maka biaya yang dibutuhkan untuk membangun kembali ataupun merenovasi bangunan yang hancur dan rusak pasti membutuhkan biaya yang sangat besar.

Oleh karena itu, properti sebagai kebutuhan primer manusia perlu mendapatkan perlindungan dari asuransi yang dapat menanggung biaya kerusakan rumah dari risiko kebakaran, banjir, gempa bumi, ledakan, ataupun terkena asap, serta kejatuhan pesawat. Barang-barang yang ada di dalam rumah juga bisa terlindungi.

Perlindungan pada asuransi properti kurang lebih sama dengan yang diberikan oleh asuransi gempa bumi.

Asuransi Pertanian

Asuransi pertanian juga sangat penting untuk dimiliki oleh orang yang berprofesi sebagai petani serta memiliki sawah dengan area yang sangat luas. Dengan adanya asuransi ini bisa memberikan perlindungan dari bencana yang tidak bisa diprediksi. Sehingga menyebabkan gagal panen, seperti bencana akibat hama bahkan hingga bencana alam yang dapat merusak tanaman pertanian.

Asuransi ini bisa memberikan perlindungan finansial pada lahan pertanian bila terjadi risiko yang tidak diinginkan. Asuransi pertanian juga bisa diperluas mencakup perlindungan terhadap ternak, selain perlindungan pada area persawahan saja.

Pemerintah lewat Asuransi Jasindo telah meluncurkan asuransi pertanian. Asuransi ini secara khusus melindungi petani dari risiko yang mengancam kegiatan tani mereka.

Jasindo Agri memiliki layanan Asuransi Usaha Tani Padi. Jaminan perlindungan diberikan atas risiko kekeringan, penyakit, hama, dan banjir.

  • Rincian dari asuransi ini antara lain:
  • Premi: Rp 36 ribu (seharusnya Rp 180 ribu. Ada subsidi pemerintah sebesar 80%)
  • Pertanggungan: maksimal Rp 6 juta per hektar
  • Kriteria petani: petani penggarap atau pemilik lahan maksimal 2 hektar
  • Kriteria lahan: lahan irigasi atau lahan tadah hujan yang dekat dengan sumber air
    Ganti rugi jika:

    • Umur padi sudah melewati 10 hari tanam
    • Umur padi sudah melewati 30 hari (tabela/gogo rancah)
    • Intensitas kerusakan ≥ 75%
    • Luas kerusakan ≥75% pada tiap petak alami

Kerugian akibat bencana banjir atau kekeringan bisa ditekan jika menggunakan asuransi pertanian ini. Apalagi masih ada subsidi dari pemerintah untuk pembayaran premi per bulan.

Itulah manfaat asuransi bencana alam bagi pemegang premi apabila terjadi risiko yang tidak diinginkan akibat dari terjadinya bencana alam.

Oleh karena itu, kamu bisa memilih jenis asuransi sesuai dengan kebutuhan dengan memperhatikan risiko apa yang mungkin timbul dan bisa memberikan kerugian serta perlindungan apa yang paling diperlukan untuk meminimalisasi dampak kerugian akibat bencana alam.

Lindungi dirimu dengan berbagai asuransi pilihan CekAja yang aman dan terpercaya!

Tentang Penulis

Teti Purwanti

Ibu penuh waktu. Penulis setengah waktu. Jurnalis di sisa waktu.