Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

8 menit waktu bacaan

Baru Beli Mobil? Ini Asuransi Mobil Untuk Pengendara Baru

by Maria Nofianti on 26 Maret, 2020

Macet, mungkin menjadi santapan harian warga ibu kota Indonesia. Pasalnya, jumlah pengendara mobil saat ini memang sangat banyak, dan mereka berlomba lomba memicu gas untuk segera sampai ke tempat tujuannya masing masing.

asuransi mobil untuk pengendara baru

Ya, jika di kota besar, mungkin sudah menjadi satu tuntutan hidup memiliki mobil. Tak heran jika jumlah kendaraan bermotor di Indonesia semakin bertambah banyak. Ada banyak faktor yang mempengaruhinya. Ada yang karena gengsi hingga alasan maraknya ojek online membuat banyak orang tiba-tiba membeli kendaraan bermotor. Salah satu yang menjadi favorit untuk kendaraan pribadi adalah mobil. Banyak orang yang membeli mobil dengan cara tunai, tapi tidak sedikit juga yang membelinya secara kredit.  Ketika membeli baik tunai ataupun kredit untuk kendaraan bermotor pasti tidak akan jauh-jauh dari asuransi. Benar saja karena di Indonesia juga ada perusahaan asuransi yang menawarkan asuransi kendaraan.

Karena di Indonesia banyak penduduknya, otomatis permintaan untuk kendaraan juga tinggi. Dengan tingginya permintaan itu maka risiko juga akan semakin tinggi peluangnya. Maka dari itu mobil sebagai salah satu alat transportasi populer menjadi suatu peluang bagi perusahaan asuransi dalam memberikan perlindungan atas risiko-risiko itu. Ketika membeli atau kredit mobil baru pasti sudah dilengkapi asuransi mobil untuk pengendara baru. Lalu seberapa pentingkah asuransi mobil untuk pengendara baru itu? Yuk kita simak penjelasannya.

Membeli sebuah mobil tentu memerlukan uang yang cukup banyak karena harga beli mobil tidaklah murah. Karena itu pasti kita ingin mobil itu aman dan tetap menjadi milik kita. Tapi yang namanya hal buruk bisa terjadi kepada siapa saja, kapan saja dan di mana saja. Termasuk risiko pendirian mobil. Risiko ini tetap ada meski kita sudah menjaga mobil sedemikian rupa. Nah bagi para pengendara baru nih dengan mempunyai asuransi mobil maka sama dengan memberikan perlindungan atas risiko pencurian. Jadi jika risiko itu terjadi maka pihak asuransi akan memberi dana sesuai dengan ketentuan polis asuransinya.

Risiko kecelakaan juga menjadi risiko yang kemungkinannya tinggi. Meski kita sudah sangat berhati-hati saat mengendarainya tetap saja kemungkinan terjadi kecelakaan selalu ada. Saat terjadi kecelakaan baik besar atau kecil pasti mobil akan mengalami kerusakan. Dan biaya untuk memperbaikinya pasti cukup banyak. Nah jika punya asuransi mobil biaya perbaikan itu akan menjadi lebih ringan karena pasti asuransi akan menerima klaim.

Saat terjadi kecelakaan bukan tidak mungkin kita melibatkan orang lain di dalamnya. Biasanya itu akan membuat kita sedikit kerepotan untuk bertanggung jawab kepada pihak ketiga tersebut. Apalagi jika dibawa ke ranah hukum pasti kita akan butuh biaya dan profesional yang mengurusnya. Jika kita punya asuransi mobil itu akan lebih mudah. Karena pihak asuransi yang akan mengurusi semuanya. Jadi kita tidak perlu tambah pusing.

(Baca Juga: Alat Deteksi Corona, Akankah Asuransi Menanggung)

Bagi para pemilik mobil baru perlu mengetahui bahwa asuransi mobil ada dua jenis. Mereka adalah comprehensive atau all risk yaitu perlindungan untuk setiap kejadian yang menimpa pengendara dan mobilnya; lalu ada total lost only (TLO) yang artinya perlindungan yang diberikan hanya untuk risiko yang rusak total/hilang. Nah masing-masing jenisnya akan diuraikan di bawah ini.

Comprehensive/all risk

Biasanya para pemilik mobil baru cenderung untuk memilih asuransi jenis ini. Asuransi mobil untuk pengendara baru yang cocok adalah asuransi yang bisa melindungi mobil dari semua jenis kerusakan. Asuransi jenis comprehensive atau all risk ini nantinya akan menanggung segala jenis kerusakan mulai dari baret halus, bemper penyok sampai kerusakan berat mobil tak berbentuk karena kecelakaan atau mobil hilang bisa ditanggung.

Tak melulu soal mobil yang rusak karena pihak lain, asuransi all risk ini juga memiliki perluasan perlindungan yang bisa dipilih. Perluasan perlindungan ini meliputi perlindungan atas risiko bencana alam seperti banjir atau gempa bumi, aksi huru-hara, sampai pemberian tanggung jawab untuk pihak ketiga jika kecelakaan dan melibatkan orang lain terluka.

Total Lost Only (TLO)

Asuransi mobil TLO adalah sebuah perlindungan untuk mobil yang kita asuransikan dengan jaminan risiko karena pencurian atau kerusakan yang melebihi dari 75% dari harga mobil. Untuk pencurian mobil dinilai sebagai kerusakan total sehingga menjadi kewajiban asuransi untuk menanggungnya. Sayangnya asuransi TLO tidak akan menerima klaim jika kerusakan di bawah 75%. Jadi kerusakan seperti spion lepas atau bemper copot tidak akan ditanggung asuransi. Kitalah yang harus menanggungnya sendiri.

Manfaat-manfaat itu hanya akan diberikan jika kita membayar premi asuransi. Masing-masing perusahaan asuransi tentu memberi ketentuan sendiri. Biasanya untuk menentukan besarnya premi yang harus dibayarkan harus didasarkan pada beberapa hal seperti:

  • Jenis dan harga mobil

Saat akan menentukan besarnya premi, asuransi akan menentukan dulu termasuk ke dalam kategori apa kendaraan kita. Jenis kendaraan itu dibagi menjadi 3 kategori yaitu kendaraan non-truk dan non-bus, kendaraan truk dan bus, terakhir kendaraan roda dua. Berlaku untuk semua jenis asuransi baik itu all risk atau TLO. Selanjutnya baru menentukan harga mobil. Semakin mahal harga mobil maka preminya juga semakin mahal. Harga mobil ini tentu sudah disesuaikan dengan harga di pasaran ya.

  • Wilayah pertanggungan

Ternyata wilayah pertanggungan juga mempengaruhi besar kecilnya premi asuransi. Wilayah ini dibagi menjadi wilayah 1, 2 dan 3. Untuk wilayah 3 adalah semua yang tidak disebutkan pada wilayah 1 dan 2.

  • Umur mobil

Hal terakhir untuk menentukan besarnya premi adalah umur mobil kita. Semakin tua umur mobil maka preminya akan semakin mahal pula.  Pada asuransi jenis all risk OJK menetapkan ada tambahan 5% tiap tahun untuk mobil di atas 5 tahun.

Nah bagaimana memilih asuransi mobil untuk pengendara baru yang cocok dan tepat? Berikut tipsnya.

1. Mengenali mobil dan lokasi pemakaian

Pastika kita tahu betul kondisi mobil kita sehingga kita benar-benar akan tahu asuransi mana yang cocok. Misal jika harga mobil sangat mahal dna biaya perbaikan sekecil apapun itu mahal lebih baik pilih asuransi all risk. Jika kita berada di lokasi yang memang rawan kriminalitas maka lebih baik pilih asuransi TLO saja.

2. Pilih premi sesuai kebutuhan dan kemampuan

Pilih premi yang sekiranya tidak memberatkan kita. Sehingga kita bisa benar-benar membayar premi untuk asuransi mobil kita. Pastikan tidak terlambat dalam membayar premi agar kita tetap bisa merasakan manfaat asuransi mobil ini.

3. Cek kredibilitas asuransi

Asuransi yang bagus bukan hanya memberikan promo menarik loh. Kita harus betul-betul tahu kredibilitas asuransi itu. Yang paling gampang dicek adalah apakah asuransi itu terdaftar di OJK? Jika tidak lebih baik diabaikan saja.

4. Perhatikan layanan yang ditawarkan

Tiap-tiap jenis asuransi mobil pasti menawarkan keuntungan dan layanan yang berbeda. Perhatikan layanan untuk kita dari perusahaan asuransi itu. Beberapa layanan tambahan yang diperlukan antara lain hotline gratis 24 jam, mobil derek, mobil ambulans, mobil pengganti dan lainnya. Jika itu saja terpenuhi maka kamu tidak perlu menambah perluasan perlindungan.

5. Perhatikan layanan bengkel yang bekerja sama

Layanan bengkel rekanan adalah poin penting bagi pemilik polis asuransi mobil. Jika terjadi kerusakan maka mencari bengkel rekanan adalah nomor satu! Pastikan bengkel itu dekat dengan rumah kita dan mempunyai reputasi yang baik.

Setelah tahu bagaimana memilih asuransi selanjutnya kita akan membagikan beberapa contoh asuransi untuk pengendara baru yang cocok dan tepat seperti di bawah ini.

1. Asuransi Avrist Komprehensif

Asuransi ini adalah asuransi yang memberikan perlindungan untuk setiap kejadian yang mengakibatkan kerusakan apapun itu. Maksimal umur kendaraan yang bisa diasuransikan adalah 10 tahun. Asuransi ini memberikan nilai maksimal jumlah pertanggungan atau harga kendaraan mencapai 1 milyar. Tentu saja ini sangat menguntungkan, dan akan sangat membantu jika terjadi hal buruk pada mobil kesayanganmu.

2. AIG All Risk

Asuransi all risk AIG memberikan perlindungan komprehensif untuk mobil dengan maksimal umur mobil 10 tahun. Dengan jumlah rekanan bengkel 100 buah asuransi ini mudah untuk diklaim. Untuk mendapatkan asuransi ini diperlukan survey atau foto dari mobil yang akan diasuransikan. Loading rate akan dikenakan untuk mobil di atas 5 tahun sebesar 5% per tahunnya. Jika kamu tertarik menggunakan asuransi AIG ini, maka segera lah lengkapi berkas dan temui agen resminya.

3. ACA Otomate

Asuransi ACA Otomate adalah asuransi jenis all risk atau komprehensif dengan maksimal umur mobil 5 tahun. Bengkel rekanannya mencapai 304 bengkel. Nilai pertanggungan untuk kecelakaan diri mencapai Rp 10 juta setiap pengemudi dan penumpang. ACA juga salah satu asuransi yang sudah lama ada dan memang terjamin kualitasnya.

4. Asuransi Mobil Sinarmas All Risk

Asuransi Sinarmas adalah salah satu asuransi yang sudah lama berdiri sehingga mendapat kepercayaan masyarakat yang besar. Asuransi ini memberikan perlindungan komprehensif bagi mobil dengan umur maksimal sampai 12 tahun. Dan ternyata asuransi Sinarmas ini juga banyak dipilih oleh masyarakat, karena kemudahan proses klaimnya. Tentu saja, kamu pasti akan sangat tertarik dengan jenis asuransi yang proses klaimnya mudah kan.

4. Asuransi Mobil Adira All Risk

Asuransi Adira masuk dalam jenis all risk atau komprehensif yang berumur maksimal sampai 8 tahun. Bengkel rekanannya mencapai 152 bengkel. Kamu bisa memilih asuransi dari Adira ini untuk mobilmu. Menariknya jika kamu mengambil atau membeli mobil secara kredit atau menggunakan jasa leasing seperti Adira ini, maka asuransi sudah diikut sertakan secara otomatis dari Adira.

Mencari asuransi untuk pengendara baru memang tidak mudah. Tapi dengan pencarian yang teliti kita akan mudah mencari asuransi yang tepat. Karena sebagai pengendara baru, risiko yang dihadapi tentu saja lebih banyak. Dan sebagai pengendara baru juga belum begitu lihai mengendalikan kendaraan mereka, jadi jika terjadi lecet lecet atau mungkin kecelakaan yang cukup parah, maka asuransi akan menjadi satu penolong agar kondisi keuangan tidak berantakan. Semoga tulisan di atas bisa membantu dalam menemukan asuransi mobil untuk pengendara baru seperti kita ya.

Tentang Penulis