Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

8 menit waktu bacaan

Asuransi yang Tepat Untuk Pekerja Medis di Kala Corona Merajarela

by Gesti Weningtyas on 2 April, 2020

Pekerja medis saat ini menjadi garda terdepan dalam menangani virus corona. Oleh karena itu, memiliki asuransi adalah hal yang tepat untuk melindungi para tenaga medis ini. Apalagi mengingat tingginya resiko yang bisa didapatkan dari pekerjaan mengurus pasien.

Asuransi yang Tepat Untuk Pekerja Medis

Meskipun tenaga medis juga telah terlindungi alat pelindung diri sesuai dengan prosedur, namun kemungkinan tertular virus tetap sangat tinggi. Sebab, para pekerja medis ini berada di lingkungan yang penuh risiko. Selain virus corona yang saat ini menjadi wabah, tenaga medis juga bisa mendapatkan risiko lainnya dari pasien di luar penyakit tersebut.

Sebab, seperti yang kita tahu bahwa rumah sakit merupakan tempat untuk beristirahat dan memulihkan diri bagi masyarakat yang sakit. Saat pengobatan maupun proses pemulihan berlangsung, tenaga medis akan banyak bersinggungan dengan pasien yang sedang sakit. Hal ini membuat resiko penularan penyakit pada tenaga medis pun juga tinggi.

Menjaga kebersihan dan kesehatan adalah hal yang paling utama bagi tenaga medis agar tetap sehat. Meskipun mereka menolong para pasien, pekerja medis tetaplah manusia yang bisa sakit dan membutuhkan perawatan sewaktu-waktu. Oleh karena itu, selain menjaga kebersihan dan kesehatan, pekerja medis juga harus memiliki perlindungan dengan asuransi kesehatan.

Pada pekerja medis yang merawat pasien corona, asuransi kesehatan menjadi fokus utama untuk melindungi kesehatan tim medis. Pasalnya, dengan memiliki asuransi kesehatan, para pekerja medis pun jadi lebih nyaman dalam bekerja dan melayani, tanpa rasa was-was. Sehingga, agar memiliki perlindungan maksimum,manajemen rumah sakit bisa saja membeli polis asuransi kesehatan untuk para pekerja medisnya, sesuai dengan kebutuhan.

Adapun di Indonesia sendiri banyak pilihan asuransi kesehatan yang menawarkan berbagai manfaat. Beberapa perusahaan asuransi swasta, rata-rata memiliki jenis asuransi kesehatan yang bisa dipilih, sesuai dengan kebutuhan maupun kemampuan. Jumlah premi asuransi kesehatan pun juga sangat beragam.

Sedangkan untuk pekerja medis yang bisa saja mendapatkan risiko penyakit ringan hingga berat, maka pekerja medis bisa memilih jenis asuransi kesehatan yang sesuai dengan riwayat kesehatan terakhir. Jika pekerja medis memiliki riwayat penyakit berat, tentunya bisa memilih jenis asuransi dengan manfaat perlindungan penyakit resiko tinggi.

Jenis Asuransi Kesehatan

Untuk memilih asuransi kesehatan yang tepat sesuai kebutuhan, perlu kamu ketahui bahwa asuransi kesehatan memiliki beberapa jenis yang berbeda. Misalnya, pada jumlah biaya yang ditanggung oleh asuransi, kamu bisa memilih jenis asuransi untuk rawat jalan saja, atau manfaat rawat inap, maupun keduanya. Selain itu, kamu juga bisa memilih asuransi kesehatan yang memiliki manfaat khusus yang akan mengcover biaya lainnya seperti ambulans, kursi roda dan lain sebagainya.

Jenis klaim pada asuransi kesehatan juga bisa menjadi pertimbangan bagi para pekerja medis. Ada dua jenis klaim pada asuransi kesehatan, yaitu cashless dan reimbursement. Apabila memilih klaim cashless, kamu tidak perlu panik apabila saat sakit tidak memegang uang tunai dalam jumlah banyak untuk biaya rumah sakit.

 Sebab, pembayaran  bisa dilakukan secara cashless, dengan menggesek kartu asuransi pada rumah sakit rekanan asuransi kesehatan. Sedangkan untuk tipe klaim reimbursement, kamu perlu menanggung biaya rumah sakit terlebih dahulu, baru kemudian mengajukan klaim kepada pihak asuransi untuk mendapatkan biaya penggantian. Dengan demikian, otomatis kamu juga perlu menyiapkan sejumlah biaya khusus apabila sakit dan membutuhkan perawatan di rumah sakit. Sehingga, pertimbangkan dengan matang, jenis asuransi kesehatan mana yang akan dipilih.

Satu diantara jenis lainnya adalah asuransi kesehatan dengan investasi. Asuransi kesehatan tipe ini berbeda dengan asuransi kesehatan murni. Apabila asuransi kesehatan murni, maka hanya memberikan perlindungan akibat kerugian finansial selama kamu sakit. Namun asuransi kesehatan dengan investasi ini berbeda, karena akan memberikan kamu tabungan atau investasi jangka panjang. Uang premi yang kamu bayarkan akan digunakan sebagai moda investasi yang bisa menghasilkan keuntungan. Sehingga, selain bisa mendapatkan manfaat perlindungan saat sakit, kamu juga memiliki dana dari investasi yang telah dilakukan.

Akan tetapi, jenis asuransi kesehatan dengan investasi ini merupakan asuransi jangka panjang. Sehingga, kamu harus cermat dan jeli saat memilih produk asuransi jenis ini. Hal yang paling utama dalam memilih asuransi adalah perusahaannya sudah terpercaya alias terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, maupun asosiasi asuransi jiwa Indonesia. Berikut ini merupakan beberapa produk asuransi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan pekerja medis:

1. Cigna

Cigna mungkin bisa menjadi pilihan kamu untuk membeli produk asuransi kesehatan yang sesuai. Asuransi kesehatan dari Cigna ini tersedia untuk individu maupun keluarga. Sehingga, pekerja medis yang sudah berkeluarga juga bisa memberikan proteksi yang maksimal untuk orang tercinta. Misalnya, untuk asuransi individu, kamu bisa memilih Cigna Eazyhealth. Asuransi ini memberikan manfaat rawat inap dan pembedahan.

Untuk rawat inap, peserta asuransi akan mendapatkan biaya penggantian rawat inap Rp 300 ribu per hari. Sedangkan untuk manfaat rawat bedah senilai Rp 3 juta per kejadian.  Kamu juga bisa memilih pembayaran premi bulanan, kuartalan, semesteran maupun tahunan, menyesuaikan anggaran keuanganmu.

Sedangkan buat kamu yang ingin memiliki asuransi sekaligus berinvestasi, kamu bisa memilih Cigna Multiproteksi Extra. Asuransi dengan premi dasar terjangkau ini hanya Rp 500 ribu per bulannya. Kamu akan mendapatkan manfaat perlindungan jiwa dengan  santunan kematian dan berbagai manfaat perlindungan tambahan lainnya. Seluruh hasil investasi akan dibayarkan apabila Tertanggung masih hidup pada akhir kontrak asuransi.

Sementara, untuk alokasi Investasi sejak tahun pertama yaitu sebesar 40% dari Total Premi yang dibayarkan dengan beragam pilihan dana investasi yang dapat disesuaikan dengan profil risiko nasabah. Setelah itu, manfaat lainnya adalah tambahan Alokasi Investasi Hingga 75% dari Premi Dasar Tahunan sebesar 25% di akhir tahun Polis ke-5, 10 dan 15. Manfaat Akhir Masa Asuransi yaitu sebesar Nilai Investasi yang Terbentuk (jika ada).

2. Prudential

Asuransi Prudential juga bisa menjadi pilihan bagi para pekerja medis dengan segala manfaat yang bisa dipilih. Beberapa produk asuransi dari Prudential ini sangat fleksibel dan bisa dipilih sesuai dengan kebutuhanmu. Kamu yang memiliki riwayat penyakit kritis, bisa memilih asuransi PRUprime healthcare. Asuransi ini merupakan perlindungan Kesehatan Premium yang Komprehensif dan memiliki manfaat yang berkembang.

Produk asuransi ini memiliki berbagai manfaat pembayaran dari pembayaran biaya rawat inap, rawat jalan, tindakan bedah, dan manfaat lainnya. Tersedia  enam pilihan santunan (plan) yang dapat diambil dengan menyesuaikan besarnya kebutuhan perlindungan kamu. Perlindungan kesehatan ini akan diberikan dengan pembayaran yang sesuai dengan tagihan rumah sakit, untuk sebagian besar manfaat pada tabel manfaat.

(Baca Juga: Baru Beli Mobil? Ini Asuransi Mobil Untuk Pengendara Baru)

Selain itu, asuransi dari Prudential ini juga memberikan jangkauan internasional yang sesuai standar pelayanan Prudential Indonesia. Produk ini memiliki fasilitas PRUprime limit booster yang menambah batas manfaat tahunan asuransi tambahan PRUprime healthcare. Terdapat pula PRUprime saver yang menawarkan perlindungan kesehatan dengan biaya asuransi lebih terjangkau.

Dengan sistem pembayaran cashless, tentunya pekerja medis jadi tidak perlu panik jika tidak memiliki uang tunai saat sakit. Sebab, pembayaran akan langsung diklaim sesuai dengan tagihan dari rumah sakit. Sehingga dengan demikian, para pekerja medis pun bisa makin tenang jika memiliki asuransi kesehatan seperti ini.

3. Allianz

Asuransi kesehatan Allianz mungkin juga bisa menjadi salah satu asuransi yang cocok bagi pekerja medis dengan jaringan rekanan rumah sakit yang luas, juga berbagai produk asuransinya yang beragam dan memberikan manfaat. Salah satu produk tersebut yakni Allianz Smartmed Premier. Asuransi kesehatan murni ini dapat diperuntukkan bagi perorangan maupun keluarga.

Allianz Smartmed Premier ini sudah tersedia dalam 10 plan dengan manfaat yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan kamu.  Sedangkan manfaat pertanggungan yang ditawarkan oleh produk asuransi ini mencapai Rp 6 miliar per orang dalam setahun. Perlu kamu ketahui, manfaat tersebut sudah meliputi fasilitas rawat inap, manfaat khusus, seperti biaya perawatan kemoterapi, hemodialisis, AIDS, serta biaya penguburan. Kamu juga dapat menambahkan manfaat pilihan, seperti manfaat melahirkan, rawat gigi, serta rawat jalan.

Dengan pembayaran cashless, kamu bakal dimudahkan karena biaya rumah sakit dibayarkan secara non tunai di rumah sakit rekanan Allianz. Namun, jangan khawatir jika kamu dirawat di rumah sakit di luar jaringan rekanan Allianz, kamu juga tetap akan mendapatkan klaim dengan sistem reimbursement. Allianz juga memanjakan proses klaim reimbursement dengan aplikasi Allianz Eazy Claim lewat online.  Sehingga, kamu yang akan mengajukan klaim cukup mengirimkan gambar tagihan. Informasi lengkap mengenai manfaat per polis, status klaim yang diajukan, hingga riwayat klaim dapat diakses dengan mudah melalui aplikasi tersebut.

4. Manulife

Manulife  juga bisa menjadi pilihan asuransi yang tepat bagi pekerja medis. Salah satu produknya, MiUltimate HealthCare memberikan manfaat rawat inap, rawat jalan, perawatan gigi hingga manfaat melahirkan. Produk asuransi ini merupakan asuransi kesehatan murni dengan perlindungan kesehatan usia maksimal 80 tahun.

Kamu yang memiliki riwayat penyakit kritis juga bisa mengajukan asuransi tambahan, sebab ada limit tahunan tambahan untuk tertanggung yang memiliki penyakit kritis. Sama seperti Allianz, Manulife juga menyediakan aplikasi kesehatan. Namun, aplikasi kesehatan ini juga memantau kondisi kesehatan nasabahnya hingga informasi terkait Body Mass Index. Aplikasi yang bernama MiHealth ini memang diperuntukkan menunjang  penerapan gaya hidup sehat para nasabah Manulife. Kabar gembiranya, apabila nasabah rutin melakukan input langkah manual secara berkala,bakal mendapatkan kesempatan potongan premi pada periode berikutnya.

Sedangkan untuk pembayaran klaim asuransi ini, ada cashless maupun reimbursement. Kamu bisa menggunakan sistem cashless pada rumah sakit rekanan Manulife, maupun reimbursement di rumah sakit di luar jaringan Manulife.

Nah, demikian merupakan beberapa jenis asuransi kesehatan hingga produk asuransi kesehatan yang tepat bagi para pekerja medis. Untuk tetap bisa menjaga kesehatan, tak cukup dengan olahraga dan menjaga kebersihan saja. Perlindungan maksimal bisa kita dapatkan dengan memiliki asuransi kesehatan. Sebab, asuransi kesehatan akan memberikan manfaat penggantian biaya selama sakit dan berbagai resiko lainnya yang bisa saja terjadi saat sedang sakit. Sebab, pekerja medis yang sering merawat pasien juga perlu mendapatkan perlindungan asuransi kesehatan ini.

Setelah mengajukan asuransi, jangan lupa untuk membaca polis asuransi dengan teliti. Apabila kamu ingin mengajukan asuransi, bandingkan harga preminya dan ajukan segera di Cekaja.com.

Tentang Penulis