Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

8 menit waktu bacaan

Asuransi untuk Lukisan? Simak Jenis dan Manfaatnya

by Rini Agustina on 15 April, 2020

Bagi sebagian orang lukisan menjadi barang berharga bernilai tinggi. terlebih jika lukisan tersebut dibuat oleh pelukis kenamaan dunia. Harga belinya bisa mencapai ratusan bahkan milyaran rupiah. Sifatnya yang langka menjadi faktor utama tingginya harga sebuah lukisan.

Asuransi untuk Lukisan? Simak Jenis dan Manfaatnya

Ada beberapa faktor yang menentukan harga sebuah lukisan, pertama adalah nama pelukisnya kedua adalah usianya, ketiga nilai sejarahnya.  Semakin tua usia sebuah lukisan semakin mahal bandrol harganya.

Lukisan karya Leonardo da Vinci misalnya yang berjudul Salvator Mundi. Lukisan yang sudah berusia lebih dari 500 tahun ini dibanderol lebih dari Rp 6 triliun. 

Lukisan Da Vinci menjadi bukti sejarah adanya peradaban maju sebelum masa pencerahan. Melihat harganya yang tidak murah ini, tidak heran jika lukisan sering menjadi target pencurian. Karena itulah lukisan sebagai barang seni yang mahal butuh perlindungan. Asuransi untuk lukisan masuk dalam kategori asuransi seni.

(Baca juga: Ini Dia Rekomendasi Asuransi Pengiriman Barang Terbaik)

Seni dan benda-benda yang layak diasuransikan berdasarkan kebijakan seni rupa hadir dalam banyak deskripsi. Bisa saja hanya sebuah kotak tembakau dan koin, atau kanvas besar dan patung monumental.

Bisa terbuat dari logam mulia, batu mulia atau bahan sehari-hari, seperti kertas atau tanah liat. Bisa berupa batu, logam atau bahkan cairan. Beberapa kuno, dan yang lain adalah karya seniman yang hidup. 

Satu hal yang sama dari semua objek yang memenuhi syarat adalah bahwa nilainya “melampaui fungsi atau bahan biasa, meskipun sebenarnya anggapan ini mungkin subjektif. Jika dirangkum karakteristik produk seni yang bisa diasuransikan antaranya:

  • Item unik yang akan sulit atau tidak mungkin untuk diganti
  • Kumpulan benda-benda yang nilainya akan jatuh jika salah satu bagian rusak atau hilang
  • Karya seni yang mereka pinjamkan ke museum atau pameran
  • Barang berharga disimpan dalam penyimpanan
  •  Barang-barang asli yang rapuh, halus atau sangat tua
Asuransi untuk Lukisan

Jika Anda merupakan salah satu kolektor seni lukis, tentunya mengeluarkan jutaan rupiah demi mendapatkan lukisan incaran adalah hal biasa. Namun setelah memiliki karya seni kesayangan Anda juga harus mulai memikirkan bagaimana cara melindunginya. 

Anda tidak pernah tahu kapan bencana akan terjadi. Karya-karya seni yang unik seperti lukisan adalah salah satu karya seni yang tak tergantikan, karena itulah semakin menua usianya harganya bisa semakin mahal.

Keberadaan asuransi untuk lukisan dapat mengurangi resiko kerugian ketika terjadi sesuai pada lukisan Anda. Risiko-risiko ini, termasuk pencurian, perampokan, dan kerusakan umum.

Di Indonesia belum banyak perusahaan asuransi untuk lukisan, yang menawarkan secara khusus perlindungan untuk fine art. Kebanyakan manfaat perlindungan untuk karya seni masuk dalam manfaat tambahan asuransi properti atau rumah. Tepatnya pada work of art extension clause pada polis asuransi properti.

Besar premi asuransi rumah sendiri sangat terjangkau, biasanya hanya sekitar 2-3% harga rumah yang dibayar pertahun.Banyak perusahaan asuransi mengasuransikan karya seni, tetapi pilihan asuransi Anda akan tergantung pada jumlah dan nilai koleksi seni Anda dan juga jenis pertanggungan yang Anda inginkan.

Jenis-Jenis Asuransi Untuk Lukisan

Ada dua jenis perlindungan asuransi seni yang menawarkan perlindungan bagi karya seni rupa: hak milik dan properti. 

1. Asuransi Hak Milik/Fine Art

Asuransi untuk lukisan ini menjamin kerusakan minor seperti bagian judul yang rusak. Jenis asuransi ini penting untuk karya seni bernilai tinggi yang telah melewati beberapa pemilik atau yang sejarahnya tidak jelas.

Manfaat yang ditawarkan diantaranya:

  • Perlindungan karya seni dari resiko kebakaran, pencurian dan kerusakan akibat bencana alam
  • Menanggung resiko kerugian worldwide cover termasuk saat pengiriman lewat jalur darat
  • Agreed value basis
  • Penambahan lukisan otomatis, biasanya maksimal USD 500 Ribu
  • Biaya ahli dalam appraisal
2. Asuransi Properti

Asuransi properti adalah jenis perlindungan terhadap aset properti seperti rumah dan perkantoran. Tujuannya adalah mengurangi beban atau resiko kerugian yang terjadi karena kejadian yang tak terduga dan menimpa properti. Nah, biasanya perlindungan karya seni ini masuk dalam manfaat tambahan/perluasan. 

Manfaat yang ditawarkan diantaranya:

  • Perlindungan dari Kebakaran, Petir, Ledakan, Kejatuhan Pesawat, dan Asap
  • Perlindungan dari bencana alam seperti Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi (Erupsi), dan Tsunami 
  • Perlindungan dari Angin Topan, Badai, Banjir, dan Kerusakan akibat air.
  • Kerusuhan dan Pemogokan, Kerusakan akibat perbuatan jahat dan tertabrak kendaraan bermotor dan huru-hara.

Di beberapa negara maju karya seni atau koleksi seni yang bernilai tinggi, kemungkinan besar dikategorikan dalam polis yang ditanggung oleh perusahaan asuransi seni rupa yang terpisah.

Perusahaan asuransi seni rupa mencakup berbagai seni, dari karya seni hingga barang antik dan dari koleksi seni pribadi hingga museum dan bisnis, termasuk karya seniman di studio mereka sendiri.

Menentukan Nilai Pertanggungan Lukisan

Lukisan adalah produk seni yang sulit diukur dengan rupiah. Sebab setiap orang dapat memberikan harga berbeda tergantung pada keinginan dan pengetahuan mereka soal seni.

Ditangan orang yang tidak mengetahui apa apa soal seni, sebuah lukisan bisa saja tidak berharga namun dimata mereka yang mencintai sejarah sebuah coretan tangan saja bisa bernilai miliaran rupiah.

Lalu, bagaimana perusahaan asuransi untuk lukisan dapat menentukan nilai pertanggungannya? Umumnya perusahaan akan mempertimbangkan agreed value dari sebuah karya seni seperti siapa pelukisnya, periode lukisan dibuat, ukuran, teknik pembuatan dan pemilik sebelumnya.

Hal yang dipertimbangkan dalam menentukan pertanggungan

Beberapa hal lain yang sering jadi pertimbangan perusahaan asuransi seni dalam menentukan besar pertanggungan antara lain:

  • Tipe dan kondisi lukisan

Kondisi lukisan yang sudah mengalami kerusakan cukup parah. Tentunya memerlukan perawatan dan perlindungan ekstra ketika terjadi kerusakan, baik akibat kebakaran, bencana alam atau kecelakaan yang diakibatkan manusia. Karena itu semakin rusak kondisi lukisan semakin mahal premi yang mesti dibayar.

  • Tipe material yang digunakan

Material ini berupa kanvas dan alat yang digunakan untuk melukis. Seperti kita tahu rasanya mustahil menemukan kanvas atau cat air yang identik digunakan oleh pelukis di abad pertengahan. Karena itu semakin sulit dan langka material yang digunakan sebuah lukisan makan semakin mahal premi yang mesti ditanggung. 

  • Metode penyimpanan dan peletakan

Metode penyimpanan juga penting jadi pertimbangan nilai pertanggungan. Pasalnya penyimpanan yang ala kadarnya tentu berpotensi membuat lukisan semakin cepat rusak.

Hingga akhirnya meningkatkan risiko perusahaan asuransi untuk sering memberikan klaim. Metode penyimpanan yang buruk bakal meningkatkan jumlah premi dan menurunkan nilai pertanggungan.

  • Metode pengiriman ke luar lokasi dan frekuensinya

Jenis pertanggungan dan jumlah premi yang mesti dibayar untuk lukisan yang hanya dipajang dirumah dan di galeri tentunya akan berbeda. Lukisan yang sering ke luar lokasi satu galeri ke galeri lain, punya resiko kerusakan lebih tinggi dibanding lukisan yang menjadi koleksi pribadi seseorang. Karena itu premi yang dibebankan lukisan di galeri biasanya lebih tinggi dengan pertanggungan lebih rendah.

  • Risiko bencana alam di lokasi utama

Misalnya jika posisi rumah Anda berada di zona bahaya baik karena bencana alam maupun kerusuhan, atau di kawasan padat penduduk yang rawan pencurian maka akan meningkatkan nilai premi yang harus disetor, pasalnya resiko pertanggungan yang mesti jadi tanggung jawab perusahaan asuransi jadi lebih besar.

  • Penjagaan keamanan di lokasi utama

Jika lokasi penempatan lukisan mahal Anda tidak didukung dengan sistem keamanan mumpuni. Seperti security yang bekerja 24 jam dan adanya fasilitas keamanan seperti CCTV, serta fasilitas pemadam kebakaran seperti smoke/heat detector maka nilai premi bisa lebih mahal karena perusahaan menganggap lokasi Anda rawan dari tindak kejahatan dan kecelakaan.

  • Legalitas dari lukisan

Legalitas memainkan peran penting, karena syarat utama pengajuan asuransi untuk lukisan dalan dokumen legalitas lukisan. Dokumentasi yang diperlukan ini, juga dikenal sebagai sumber, harus menggaris bawahi bukti kepemilikan, bill of sale, perkiraan penggantian, dan foto-foto.

Ini akan sangat membantu dalam proses mengasuransikan karya seni Anda karena, akan memberikan informasi kepada perusahaan asuransi Anda tentang karya seni yang mereka butuhkan.

Jika dokumen yang diserahkan meragukan, perusahaan asuransi menilai tanggung jawab mereka lebih besar sehingga akan membebankan premi yang besar pula.

5 Hal yang Harus Anda Tahu Soal Asuransi Untuk Lukisan
1. Asuransi properti tidak menanggung kerusakan karya seni 

Umumnya asuransi properti memasukkan lukisan dan barang seni antik lainnya dalam klausul pengecualian. Sehingga Anda tidak akan mendapatkan pertanggungan dari asuransi properti jika lukisan mengalami kerusakan karena rumah yang terbakar atau mengalami penjarahan.

Sebagai kolektor seni Anda harus melindungi lukisan berharga dengan perlindungan khusus yakni fine art insurance yang memberikan jaminan lebih luas dan nilai pertanggungan lebih tinggi.

2. Klaim tidak menanggung kesalahan pribadi

Misalnya lukisan Anda rusak karena Anda tidak sengaja menumpahkan makanan atau minuman diatas lukisan. Hingga akhirnya merusak bagian paling krusial dari lukisan ini tidak dijamin oleh asuransi untuk lukisan, sebab kerusakan dianggap karena hal disengaja. Jadi pastikan ya untuk selalu berhati-hati ketika ada lukisan berharga di rumah Anda.

3. Saat mendaftar asuransi pastikan legalitas lukisan

Langkah pertama untuk mengasuransikan koleksi seni Anda adalah mengumpulkan sumber asli, atau semua dokumentasi yang diperlukan untuk membuktikan bahwa karya seni adalah milik Anda.

Dokumen-dokumen ini termasuk bukti kepemilikan, bill of sale, sumber, perkiraan penggantian, foto-foto dan penilaian terkini. Anda dapat menyimpan semua dokumen ini di profil Arsip Karya Seni Anda untuk menjaga semuanya teratur dan mudah diakses di cloud.

Tanpa adanya dokumen legalitas kepemilikan perusahaan asuransi tidak akan memberikan jaminan perlindungan karena khawatir lukisan adalah barang curian.

4. Harus selalu perbaharui nilai atau harga lukisan

Umumnya semakin bertambah usia, harga sebuah lukisan semakin mahal. Namun perusahaan asuransi tidak akan mengakui hal tersebut jika tidak ada penilaian dari para ahli lukisan. Karena itu penting untuk terus memperbaharui nilai lukisan Anda minimal 2 atau 3 tahun sekali.

5. Selalu libatkan broker asuransi

Ya, dalam setiap pameran lukisan yang Anda buat upayakan untuk selalu melibatkan broker atau pihak perusahaan asuransi. Sehingga mereka memiliki bukti resmi tentang apapun yang terjadi pada lukisan, khususnya ketika mengalami kerusakan selama perjalanan dari satu lokasi pameran ke lokasi lain.

Itulah beberapa hal yang wajib Anda perhatikan sebelum mengasuransikan lukisan kesayangan. Ingat, pilihan broker asuransi terpercaya untuk melindungi karya seni Anda yang berharga. Soal pilihan asuransi, Cekaja.com adalah pilihan yang tepat. Banyak jenis pilihan asuransi dan kebutuhan finansial lainnya yang ada di Cekaja, anda tidak perlu khawatir soal keamanannya karena sudah terdaftar dan diawasi oleh Otortias Jasa Keuangan (OJK).

Tentang Penulis