Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

8 menit waktu bacaan

Pengertian Asuransi Perjalanan Cashless dan Reimburse

by Rini Agustina on 21 April, 2020

Bagi Anda yang lahir masuk dalam kategori generasi milenial, liburan sudah jadi sebuah kewajiban. Bahkan bagi generasi ini liburan masuk dalam list tahunan yang wajib dijalankan. Sayangnya kebiasaan ini belum dibarengi dengan perlindungan untuk diri yakni asuransi perjalanan. Padahal dengan asuransi perjalanan, Anda bisa terlindungi dari berbagai resiko yang bisa saja menimpa selama liburan, mulai dari kehilangan bagasi hingga kecelakaan.

Pengertian Asuransi Perjalanan Cashless dan Reimburse

Asuransi perjalanan bukan produk mahal dan berjangka seperti asuransi jenis lain, premi yang dipatok rata-rata sangat terjangkau. Biar begitu perlindungan yang diberikan tetap maksimal. Kebanyakan orang tidak mengetahui bahwa asuransi perjalanan bisa dibeli dengan sangat mudah, bahkan berbarengan dengan tiket pesawat.

(Baca juga: Senang Naik Transportasi Umum? Ini 3 Jenis Asuransi yang Wajib Dimiliki)

Sebabnya, kini sudah banyak e-commerce dan agen travel yang juga menjual paket asuransi perjalanan dengan harga beragam. Mulai dari perlindungan untuk penundaan keberangkatan, pembatalan perjalanan hingga rawat inap dan rawat jalan di tempat liburan semua ditanggung oleh perusahaan asuransi, sehingga Anda tak perlu membawa banyak uang cash ketika melakukan perjalanan.

Mengenai Asuransi Perjalanan

Secara umum asuransi perjalanan diartikan sebagai asuransi yang memberikan perlindungan atas resiko selama pemegang polis melakukan perjalanan baik di dalam maupun luar negeri.

Produk asuransi perjalanan biasanya ditawarkan dalam dua jenis yakni konvensional dan syariah. Dua-duanya menawarkan perlindungan yang sama yang membedakan hanya akad dan tujuan perjalanan saja.

Asuransi perjalanan syariah biasanya hanya memberikan perlindungan untuk tujuan wisata religi seperti haji dan umrah, serta menggunakan skema yang sesuai syariat islam.

Jenis Asuransi Perjalanan

Jenis asuransi perjalanan sendiri dibagi 4 jenis yakni berdasarkan tempat tujuan, jangka waktu, jumlah tertanggung dan tujuan perjalanan.

  • Berdasar tempat tujuan

Asuransi perjalanan jenis ini menawarkan dua produk perlindungan yakni asuransi perjalanan domestik dan internasional. Untuk internasional, bahkan seringnya terbagi lagi untuk kawasan Eropa, Asia Pasifik, Timur Tengah dan Amerika.

Pembagian tempat tujuan ini akan mempengaruhi jumlah premi yang mesti dibayar. Semakin aman kawasan yang dituju biasanya premi semakin ringan, sebaliknya jika tempat tujuan Anda rawan konflik biasanya premi ditetapkan cukup tinggi.

Selain itu negara dengan biaya kesehatan yang mahal juga akan mempengaruhi jumlah premi. Amerika Serikat misalanya, dikenal dengan perawatan medisnya yang mahal sehingga premi asuransi perjalanan yang ditetapkan ke Negeri Paman Sam ini cukup tinggi.

  • Berdasar jangka waktu

Tidak seperti asuransi jenis lain yang ditawarkan secara berjangka dan whole time alias seumur hidup, asuransi perjalanan ini perlindungannya lebih singkat. Setidaknya ada dua perlindungan yang ditawarkan yakni annual travel insurance dan single trip insurance.

Untuk jenis annual ini perlindungannya bisa mencapai 1 tahun namun untuk single trip insurance biasanya perlindungan untuk sekali perjalanan saja, maksimal umumnya adalah 90 hari. Jadi jika Anda termasuk kategori yang sering bepergian baik di dalam maupun luar negeri tidak ada salahnya memilih annual travel insurance.

  • Berdasar jumlah tertanggung

Selain kategori tempat tujuan dan jangka waktu, asuransi perjalanan juga bisa dipilih berdasarkan jumlah tertanggung yang akan bepergian dan membutuhkan perlindungan asuransi. Ada dua jenis yang ditawarkan dalam kategori ini yakni individual travel insurance  dan group travel insurance.

Untuk group travel insurance ini biasanya diajukan oleh travel agent atau perusahaan yang ingin memberangkatkan seluruh karyawannya ke tempat tujuan yang sama. Harga premi untuk group travel insurance ini biasanya juga lebih murah.

  • Berdasar tujuan perjalanan

Sementara untuk asuransi perjalanan berdasarkan tujuan biasanya terbagi tiga yakni bisnis, liburan atau wisata religi. Perlindungan yang diberikan antara ketiganya jelas berbeda karena tempat yang dituju dan lama perjalanan juga tidak sama. Perjalanan bisnis misalnya, biasanya menawarkan tambahan perlindungan untuk barang berharga seperti gadget dan laptop.

Manfaat Asuransi Perjalanan

Sama halnya dengan asuransi jenis lain, asuransi perjalanan juga menawarkan perlindungan yang spesifik untuk Anda yang sering bepergian. Sejumlah manfaat yang ditawarkan sebuah asuransi perjalanan biasanya meliputi:

1. Menanggung biaya perawatan medis

Asuransi akan menanggung biaya perawatan medis para tertanggung selama mereka melakukan perjalanan di negara tujuan. Travel insurance akan menanggung biaya perawatan medis akibat kecelakaan, terserang penyakit, atau harus melakukan konsultasi dengan dokter. Seluruh biaya perawatan dari rawat inap hingga rawat jalan menjadi tanggungan perusahaan asuransi.

2. Kompensasi keterlambatan atau pembatalan perjalanan

Keterlambatan hingga pembatalan keberangkatan sering terjadi, terutama ketika kondisi cuaca sedang buruk. Asuransi perjalanan dapat mengurangi kerugian Anda atas batalnya penerbangan, dengan memberikan kompensasi atau ganti rugi berupa penginapan atau penjadwalan keberangkatan ulang. 

3. Santunan atas kematian

Manfaat ini ditujukan bagi keluarga tertanggung. Asuransi akan memberikan santunan jika pemegang polis meninggal dunia selama perjalanan.

Asuransi berupa Uang Pertanggungan akan diserahkan kepada ahli waris yang berhak menerima santunan atau sumbangan kematian. Santunan ini diharapkan dapat mengurangi beban finansial keluarga yang tinggalkan. Besar santunan berbeda-beda sesuai dengan pilihan premi jenis yang diambil.

4. Kerusakan bagasi dan kehilangan barang pribadi

Perusahaan asuransi bakal menanggung kerusakan terkait kasus bagasi, sehingga Anda tak perlu khawatir kehilangan isi didalamnya yang penting. Selain itu kehilangan dokumen penting seperti paspor dan identitas diri lain juga menjadi tanggung jawab pihak asuransi.

Selain itu untuk perjalanan bisnis biasanya pelindung tambahan berupa resiko kehilangan barang berharga seperti gadget dan laptop menjadi tanggungan perusahaan asuransi.

5. Perlindungan rumah yang ditinggalkan

Bentuk perlindungan juga diberikan untuk harta benda atau properti yang Anda tinggalkan selama perjalanan. Kebakaran, bencana alam dan perampokan menjadi salah satu tanggungan perusahaan asuransi. Sehingga Anda dapat bepergian dengan perasaan aman dan nyaman, karena barang berharga yang ditinggalkan sudah diberi perlindungan.

6. Biaya pemulangan jenazah

Kematian bisa datang kapan saja, termasuk ketika sedang berlibur. Kehadiran asuransi akan membantu pemegang polis melakukan pemulangan jenazah saat tidak ada teman maupun kerabat yang mendampingi ketika masa perjalanan. Seluruh biaya perawatan hingga pemulangan jenazah akan menjadi tanggungan perusahaan asuransi.

7. Biaya kunjungan keluarga

Pihak asuransi akan menanggung biaya perjalanan keluarga tertanggung jika terpaksa harus menemani pemagang polis menjalani perawatan di rumah sakit.Sehingga Anda tak perlu bingung ketika harus menjalani rawat inap ketika sedang berada di luar negeri karena perusahaan asuransi akan menghadirkan orang terdekat ke sisi Anda.

Untuk proses klaim asuransi perjalanan biasanya ada dua sistem yang diberlakukan yakni asuransi perjalanan cashless dan reimburse. Keduanya jelas memberikan keuntungan yang berbeda, lantas mana yang terbaik?

Asuransi Perjalanan Cashless 

Asuransi perjalanan cashless merupakan asuransi yang memberikan perlindungan dengan klaim cashless, yakni Anda tidak harus membayar biaya pengobatan lebih dulu selama perjalanan. Hanya perlu tunjukkan kartu kepesertaan maka tindakan medis bisa dijalankan.

Tentu saja asuransi perjalanan cashless ini memberikan keuntungan yang menarik, namun ada beberapa poin yang perlu Anda pahami berikut diantaranya:

  • Ada batasan plafon

Salah satu kekurangan dari asuransi perjalanan cashless adalah adanya batasan plafon. Sehingga jika ada selisih biaya perawatan medis harus dibayar sendiri oleh tertanggung. Hal ini akan memberatkan jika perawatan medis dilakukan di negara-negara dengan biaya kesehatan tinggi.

  • Terbatasnya jaringan rumah sakit

Karena menggunakan sistem kepesertaan, maka kartu hanya dapat digunakan di jaringan rumah sakit rekanan. Di dalam negeri mungkin jumlahnya bisa banyak, namun ketika di luar negeri bisa jadi hanya ada beberapa rumah sakit yang bekerjasama. 

  • Premi tinggi

Umumnya asuransi dengan sistem cashless dipatok dengan premi tinggi, karena dianggap lebih simpel dalam proses pengajuan klaimnya. Jumlahnya bisa mencapai 30% lebih tinggi dibanding asuransi perjalanan dengan sistem reimburse.

Asuransi Perjalanan Reimburse

Sementara asuransi perjalanan reimburse adalah asuransi yang mewajibkan tertanggung membayar lebih dulu biaya pengobatan dan kerugian lain, lalu mengajukan klaim kepada pihak asuransi untuk mendapatkan ganti rugi. Ada beberapa poin penting yang mesti diperhatikan dari Asuransi dengan klaim reimburse ini, yakni:

  • Harus memiliki uang cash

Karena asuransi perjalanan cashless ini mengharuskan kita membayar resiko kerugian lebih dulu, maka harus selalu ada uang cash yang disiapkan dengan jumlah tidak terbatas. Sebab kita tidak pernah tahu berapa besar biaya yang dibutuhkan untuk sebuah perawatan medis di luar negeri

  • Pengajuan klaim yang kompleks

Selain harus memiliki cash sistem pengajuan klaim asuransi reimburse juga cukup menyita waktu. Anda harus mengumpulkan semua bon pembayaran dan bukti pemeriksaan medis sebagai persyaratan dokumen pengajuan klaim.

Setelah itu pengajuan harus melalui proses verifikasi baru kemudian melakukan ganti  rugi, setidak nya perlu 14 hari kerja untuk Anda mendapatkan ganti rugi. Selain itu biasanya setiap perusahaan asuransi menetapkan batas maksimum pengajuan yakni 30 hari setelah rawat inap atau rawat jalan dilakukan.

  • Dapat digunakan di hampir semua rumah sakit

Keunggulan utama dari asuransi perjalanan reimburse adalah dapat digunakan di hampir semua rumah sakit dalam dan luar negeri. Jadi dimanapun Anda sakit tidak harus menuju rumah sakit tertentu, pilih saja yang paling dekat dengan posisi Anda, namun dengan konsekuensi harus punya cash untuk membayar lebih dulu.

Sudah dijelaskan mengenai jenis dan manfaat asuransi perjalanan. Anda bisa memilih mana yang bisa mewadahi kebutuhan saat ini. Namun ada hal lain yang perlu dipahami juga yakni sistem klaim asuransi perjalanan. Karena setiap perusahaan asuransi menawarkan sistem klaim yang berbeda, rata-rata terbagi dua jenis yakni cashless dan reimburse.

Memilih Antara Asuransi Perjalanan Cashless dan Reimburse

Setelah melihat perbedaan antara asuransi perjalanan cashless dan reimburse apakah sudah menentukan mana yang menurut Anda terbaik? Sebenarnya salah satunya tidak ada yang lebih baik selagi mampu mengcover kebutuhan.

Jika Anda sering bepergian ke berbagai lokasi terpencil lebih baik pilih perlindungan perjalanan dengan klaim reimburse, karena sudah pasti rumah sakit rekanan di tempat yang Anda tuju lebih sedikit.

Semenatara jika Anda senang bepergian ke berbagai tempat ternama di dunia boleh pilih sistem cashless, karena kemungkinan rumah sakit rekanan di negara tujuan besar lebih banyak, dan biaya perawatan medisnya kemungkinan lebih terjangkau.

Itulah beberapa perbandingan memilih antara asuransi perjalanan cashless dan reimburse. Ingatlah, bahwa premi kedua jenis asuransi ini sangat berbeda sehingga Anda harus pikirkan masak-masak mana yang paling sesuai kebutuhan. Jangan lupa hanya beli asuransi yang sudah berpayung di Otoritas Jasa keuangan (OJK).

Widget TRV Insurance

Tentang Penulis