Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

8 menit waktu bacaan

Mau Tahu Cara Memilih Asuransi Yang Tepat Untuk Kanker? Cek Disini

by Maria Nofianti on 2 Mei, 2020

Menurut data penelitian yang dilakukan oleh oleh Max Roser dan Hannah Ritchie yang pertama kali diterbitkan pada Juli 2015, dan diperbarui pada April 2018 dengan data kanker terbaru untuk tahun 2017 dan direvisi secara substansial pada November 2019. Pada 2017, ada sekitar 9,6 juta orang diperkirakan telah meninggal karena penyakit kanker dengan berbagai jenis kanker. Setiap kematian keenam di dunia disebabkan oleh kanker, menjadikannya penyebab utama kematian nomor dua setelah penyakit kardiovaskular.

asuransi yang tepat untuk kanker

Di negara-negara berpenghasilan tinggi, populasi penduduk lansia cukup banyak dan ini berarti bahwa jumlah total kematian akibat kanker terus meningkat. Karena kanker adalah salah satu penyebab utama kematian. Dan hampir setengah atau 46% pada tahun 2017 dari semua orang yang meninggal karena kanker berusia 70 atau lebih. Ketika populasi dunia semakin menua, jumlah kematian global akibat kanker meningkat.

Kanker didefinisikan oleh National Cancer Institute sebagai kumpulan penyakit di mana sel-sel abnormal dapat membelah dan menyebar ke jaringan terdekat. Kanker dapat timbul di banyak bagian tubuh yang mengarah ke berbagai jenis kanker, dan dalam beberapa kasus menyebar ke bagian lain dari tubuh melalui sistem darah dan getah bening.

Kanker adalah salah satu penyebab utama kematian. Hampir 10 Juta orang meninggal karena kanker setiap tahun. Kanker adalah salah satu masalah kesehatan terbesar di dunia. Global Burden of Disease memperkirakan bahwa 9,56 juta orang meninggal prematur akibat kanker pada 2017. Setiap kematian keenam di dunia disebabkan oleh kanker. Global Burden of Disease adalah studi global besar tentang penyebab dan faktor risiko kematian dan penyakit yang diterbitkan dalam jurnal medis The Lancet.

(Baca Juga: Asuransi Jiwa dengan Uang Pertanggungan Terbesar di Indonesia)

Karena merupakan salah satu penyebab utama kematian, itu adalah salah satu masalah paling mendesak di dunia untuk membuat kemajuan melawan penyakit ini. Kelompok kanker trakea, bronkus, dan paru-paru mengklaim jumlah terbesar kematian mencapai 1,9 juta pada tahun 2017. Berikutnya mengikuti kanker usus besar dan dubur, perut dan hati, semuanya mengklaim antara 800.000 dan 900.000 secara global pada tahun 2017. Kita melihat bahwa kanker trakea, bronkus, dan paru-paru adalah bentuk utama kematian akibat kanker di sebagian besar negara berpenghasilan tinggi dan menengah. Namun, bentuk utama di negara-negara berpenghasilan rendah bervariasi: usus besar dan dubur; hati; serviks; perut; payudara dan semua daftar teratas di beberapa negara.

Angka kematian hanya menangkap kematian akibat kanker. Namun, dampak kanker pada kehidupan manusia lebih dari itu. Banyak yang hidup dengan kanker untuk waktu yang lama dan penting untuk juga menangkap morbiditas yang disebabkan oleh kanker.

Kanker di Indonesia

Di Indonesia Kanker menjadi salah satu penyakit yang mematikan. Potensi setiap orang untuk mendapatkan penyakit ini sungguh besar. Karena sekarang penyakit kanker sebagian besar tidak lagi berdasarkan genetic tapi juga dipengaruhi oleh pola hidup kita. Ada dua jenis kanker yang paling banyak diderita oleh masyarakat di Indonesia yaitu kanker payudara dan kanker serviks. Ini menyebabkan kematian yang cukup tinggi. Meskipun ini hanya terjadi pada perempuan bukan tidak mungkin jenis penyakit kanker lain tidak menimbulkan kematian pada pria dan balita. Mengingat bahayanya kanker ini banyak yang merasa ngeri. Bukan saja dengan penyakitnya tapi dengan proses pengobatannya.

Banyak orang yang tahu terkena kanker jika sudah pada stadium lanjut. Dan pengobatan untuk itu sangat mahal. Jika kanker bisa diketahui lebih awal mungkin biayanya tidak terlalu banyak dan kanker juga bisa cepat diobati. Mahalnya biaya pengobatan kanker ini membuat masyarakat memilih asuransi untuk melindunginya. Karena jika terkena kanker bukan hanya fisik kita saja yang terguncang tapi kondisi finansial kita juga. Dengan memiliki asuransi bukan berarti kita ingin sakit tapi paling tidak kita merasa tenang saat sakit. 

Memilih asuransi yang tepat untuk kanker juga hal yang penting untuk dilakukan. Kita harus mendapatkan manfaat yang tepat untuk mengobati sakit kanker itu. Pada umumnya saat kita bicara mengenai asuransi untuk sakit kanker pasti kita merujuk kepada asuransi kesehatan. Tapi sayangnya asuransi kesehatan tidak bisa melindungi semua jenis penyakit apalagi untuk penyakit kritis seperti kanker ini. Umumnya asuransi kesehatan hanya akan mengcover biaya perawatan, pengobatan dan tindakan medis lainnya tapi tidak untuk penyakit-penyakit kronis. Jadi asuransi yang tepat untuk kanker adalah dengan membeli asuransi penyakit kritis. Asuransi ini sudah banyak ditawarkan di Indonesia. Nah untuk lebih jelas mengenai informasi penyakit kanker serta cara memilih asuransi yang tepat untuk kanker akan kita berikan di tulisan ini. jadi baca sampai akhir ya!

Apa itu kanker?

Kanker adalah sekelompok besar penyakit yang biasanya dimulai di hampir semua organ atau jaringan tubuh ketika sel-sel abnormal tumbuh tak terkendali, melampaui batas yang biasa mereka lakukan untuk menyerang bagian tubuh yang berdampingan dan bisa menyebar ke organ lain. Proses terakhir disebut metastasizing dan merupakan penyebab utama kematian akibat kanker. Neoplasma dan tumor ganas adalah nama umum lainnya untuk kanker.

Kanker adalah penyebab utama kedua kematian secara global, diperkirakan sekitar 9,6 juta kematian, atau satu dari enam kematian, pada tahun 2018. Ada banyak jenis kanker yang diderita oleh masyarakat Indonesia. Kanker paru-paru, prostat, kolorektal, lambung dan hati adalah jenis kanker yang paling umum pada pria, sedangkan payudara, kanker kolorektal, paru-paru, serviks dan tiroid adalah yang paling umum di antara wanita.

Ketika kita terkena kanker itu akan memberikan tekanan fisik, emosi dan finansial yang luar biasa pada individu, keluarga, komunitas dan sistem kesehatan. Ada banyak masyarakat yang anggota keluarganya atau dirinya terkena kanker dan itu membuat keadaan terutama finansial yang paling tidak siap untuk mengelola beban ini. Untuk itulah ada asuransi yang bisa melindungi kita. Sebelum kita berbicara tentang asuransi ada baiknya kita berikan informasi mengenai jenis kanker yang banyak diderita oleh masyarakat. Mereka adalah:

1. Kanker payudara

Kanker ini adalah kanker yang sangat ditakuti oleh para wanita. Karena umumnya menyerang wanita di usia 40 tahun ke atas. Sekarang ini ada banyak cara untuk bisa mendeteksi kanker payudara bagi wanita. Maka dari itu wanita harus lebih sadar bagaimana payudara mereka jika sehat dan bagaimana jika ada yang aneh.

2. Kanker usus

Ada banyak kasus kanker usus di Indonesia. Kanker ini bisa menyerang siapa saja baik pria maupun wanita. Kanker ini jika terdeteksi lebih awal bisa disembuhkan. Tapi karena gejala awal seringnya tidak terlihat dengan jelas maka penderita kanker usus akan ketahuan saat kanker di stadium lanjut.

3. Kanker serviks

Kanker serviks banyak sekali diderita wanita Indonesia. Kanker ini disebabkan oleh infeksi dari virus HPV. Kanker serviks merupakan kanker dengan pertumbuhan yang lumayan lambat sehingga kalau bisa dideteksi lebih dini maka peluang untuk pengobatannya menjadi lebih tinggi. Maka dari itu tes deteksi dini penting untuk wanita yang memiliki resiko.

Itu dia 3 kanker yang banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Karena kanker termasuk dalam penyakit kritis maka asuransi yang tepat untuk kanker adalah asuransi penyakit kritis seperti yang telah disebutkan diatas. Kenapa harus asuransi kritis?

(Baca Juga: Cara Kerja Investasi pada Asuransi Syariah)

Satu, jika kita hanya mempunyai asuransi jiwa maka itu akan melindungi saat kita meninggal dunia saja. Kalau kita terkena kanker ada kemungkinan besar untuk pengobatan dengan biaya yang sangat mahal dan bisa-bisa membuat kita bangkrut.

Kedua, jika kita hanya mempunyai asuransi kesehatan maka umumnya penyakit-penyakit kritis seperti ini tidak akan ditanggung. Kita harus membeli perlindungan tambahan seperti asuransi penyakit kritis ini.

Seperti yang kita tahu bahwa pengobatan untuk penyakit kanker itu sangat mahal maka memiliki asuransi adakah keputusan bijak dalam menjaga finansial kita. Untuk bisa mendapatkan asuransi yang tepat untuk kanker maka kamu perlu melakukan tips-tips berikut ini:

  • Pilih cakupan perlindungan

Dalam memilih asuransi yang tepat untuk kanker maka kita harus tahu bagaimana perlindungannya. Apa saja jenis penyakit kritis yang bisa ditanggung dan sampai mana perlindungan itu apakah bisa dimulai dari stadium awal atau hanya untuk stadium akhir saja. Memang semakin banyak penyakit kritis yang bisa dilindungi maka biasanya premi akan semakin mahal.

Kita harus cerdas memilih mana saja yang akan kita lindungi. Untuk itu kita harus tahu riwayat kesehatan kita sendiri. Jika kita tidak memiliki riwayat penyakit kritis genetic maka kita bisa pilih perlindungan untuk gaya hidup yang tidak sehat seperti penyakit jantung, kanker, stroke dan paru-paru. Tapi jika ada riwayat penyakit yang diwariskan seperti diabetes dan kanker maka kita perlu asuransi yang perlindungannya lebih luas.

  • Fleksibilitas dalam pembayaran premi

Asuransi pasti berkaitan dengan premi. Karena setiap bulannya kita diwajibkan untuk membayar preminya maka pilihlah yang lebih fleksibel. Misalnya saja jika kita bisa membayar untuk satu tahun penuh maka kita bisa mendapat potongan untuk dua bulan. pembayaran yang fleksibel seperti ini bisa membuat nasabah merasa lebih terbantu juga.

  • Pilih perlindungan optimal

Dalam memilih asuransi yang tepat untuk kanker pilihlah yang perlindungannya optimal. Artinya perlindungan ini harusnya bisa sampai umur yang sepanjang mungkin. Rata-rata asuransi hanya memberikan perlindungan sampai pada umur 65 tahun atau 70 tahun saja. Jika ada yang bisa melindungi sampai umur 80 tahunan apalagi tanpa cek medis untuk perpanjangan kenapa tidak?

  • Pahami tentang masa tunggu dan pre existing condition

Untuk asuransi penyakit kanker ini kita harus lebih paham bagaimana masa tunggunya. Pilihlah yang paling pendek masa tunggunya. Masa tunggu ini adalah masa yang harus dilewati sebelum bisa mengklaim asuransi. Jadi penggantian akan diberikan jika masa tunggunya sudah selesai. Kita juga harus paham mengenai pre existing condition atau keadaan sebelum penerbitan polis asuransi.

Nah itu dia tips dalam memilih asuransi yang tepat untuk kanker yang perlu kamu lakukan saat akan membeli asuransi penyakit kritis atau asuransi untuk kanker lainnya. Selain dengan asuransi penyakit kritis saat ini juga sudah banyak asuransi yang khusus memproteksi untuk penyakit kanker. Contohnya adalah AXA Asuransi Mandiri Proteksi Kanker yang memiliki uang pertanggungan sampai Rp250 juta khusus melindungi penyakit kanker. Kita juga bisa memilih asuransi Manulife, Astra Life, Cigna, Prudential dan lainnya. Jadi untuk selalu melindungi kita dan keluarga dari penyakit kanker segera daftarkan diri ke asuransi ya. Jangan sampai menunggu jika sudah sakit. Mendaftarkan diri kita saat sehat dan sekarang akan jauh lebih murah serta bisa menghindari resiko biaya yang sangat mahal saat sakit nanti.

Tentang Penulis