Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

8 menit waktu bacaan

Manfaat dan Jenis Asuransi Elektronik yang Perlu Kamu Tahu

by Gesti Weningtyas on 4 Mei, 2020

Produk elektronik saat ini sudah menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat. Kebanyakan, orang-orang memiliki barang elektronik untuk mempermudah pekerjaan rumah maupun pekerjaan berat lainnya. Namun bukan berarti alat elektronik tidak memiliki resiko kerusakan. Sehingga, salah satu cara untuk merawat alat elektronik adalah dengan membeli asuransi elektronik.

Manfaat dan Jenis Asuransi Elektronik yang Perlu Kamu Tahu

Berbagai alat elektronik sangat beragam, mulai dari alat elektronik untuk kebutuhan rumah tangga hingga peralatan teknik seperti peralatan medis maupun perangkat yang digunakan untuk penyiaran. Singkatnya, peralatan yang digunakan untuk memproses data elektronik atau EDP (Electronic Data Process), peralatan radiasi listrik, perangkat untuk komunikasi dan peralatan listrik lainnya adalah benda yang bisa mendapatkan perlindungan risiko dengan asuransi elektronik.

Untuk itu, saat ini memiliki asuransi elektronik sudah banyak dilakukan oleh sebagian besar masyarakat. Sebab mereka sadar bahwa alat elektronik tidak memiliki usia yang lama. Kebanyakan bisa rusak karena berbagai faktor, seperti diantaranya korsleting listrik yang memicu kebakaran, dan beberapa risiko lainnya.

Karena punya banyak keuntungan, banyak sekali yang  mempertimbangkan untuk memiliki asuransi elektronik ini. Apalagi, premi yang dibayarkan juga cukup terjangkau kantong. Ada yang mengenakan premi sebesar 3 persen hingga lima persen dari harga barang. Jadi, semisal kamu membeli mesin cuci seharga Rp 2 juta, premi asuransi elektronik yang kamu bayarkan sekitar Rp 100 ribu saja. Sangat ringan bukan? Namun, harga premi akan berbeda pada tiap produk asuransi elektronik, jadi kamu bisa membandingkan tiap asuransi elektronik dengan harga yang sesuai dengan kemampuan, jika ingin mengajukan asuransi.

Manfaat Asuransi Elektronik

Memiliki asuransi elektronik punya banyak manfaat. Apalagi, saat ini barang elektronik dan gadget seakan tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Gadget seperti smartphone, misalnya. Bahkan kegiatan sehari-hari dari berjualan hingga membeli kebutuhan pun kini bisa dilakukan lewat smartphone saja. Apalagi dengan adanya aturan sekolah dari rumah saat pandemi virus corona berlangsung, kebutuhan untuk menggunakan ponsel pun tak hanya untuk belanja saja, tapi juga belajar dan bekerja. Tak heran jika memiliki ponsel adalah satu kebutuhan.

Oleh karena itu, memiliki asuransi elektronik saat ini merupakan salah satu cara agar alat elektronik terlindungi dari berbagai risiko. Minimal, kita bisa terhindar dari kerugian jika ada hal yang tak diinginkan terjadi pada barang elektronik tersebut. Berikut beberapa manfaat lain dari asuransi elektronik:

1. Perlindungan Risiko di Luar Garansi

Biasanya setelah membeli produk elektronik, kamu akan mendapatkan garansi selama beberapa tahun, tergantung dari merek produk elektronik yang kamu beli. Namun, perlu diingat jika garansi memiliki kondisi khusus. Jadi, kemungkinan kamu bakal mendapatkan ganti baru produk jika ada cacat dari pabrik, bukan karena kesalahan lainnya.

Selain itu, kamu juga perlu tahu jika jenis garansi pun berbeda. Ada garansi toko dan distributor, ada pula garansi pabrik. Jika kerusakan barang elektronik yang kamu miliki tidak sesuai dengan kriteria kerusakan dari garansi, otomatis kamu tidak bakal mendapatkan perbaikan.

Nah, asuransi elektronik ini bisa mengcover risiko di luar garansi. Jadi, kamu tak perlu khawatir jika terjadi kerusakan di luar garansi, sebab masih bisa mendapatkan klaim dari asuransi. Dengan begitu, peralatan elektronik terlindungi secara maksimal.

Polis asuransi elektronik ini umumnya menjamin semua risiko yang bersifat mendadak atau tidak diduga seperti kebakaran, sambaran petir, peledakan, kejatuhan pesawat terbang, asap, gas korosif, Air, kelembaban, hubungan singkat dan sebab-sebab elektris lainnya. Selain itu, risiko lain seperti kesalahan desain, pabrik, asembling, pemasangan, cacat dalam cetakan dan material, kesalahan bengkel, kesalahan operasi, kurangnya keterampilan, kelalaian, tindak kejahatan oleh buruh, karyawan dan pihak ketiga, perampokan, tanah longsor, dan sabotase juga ditanggung oleh pihak asuransi.

Agar kamu mengetahui dengan jelas apa saja jenis risiko yang dilindungi oleh pihak asuransi, jangan lupa untuk selalu membaca ketentuan dan polis asuransi dengan teliti. Jika kamu ingin mengajukan jaminan perluasan, maka pilih jaminan perluasan yang tersedia supaya kamu mendapatkan perlindungan yang lebih besar.

Akan tetapi, ingat untuk selalu melihat beberapa kondisi yang tidak dilindungi oleh perusahaan asuransi seperti risiko perang atau pemberontakan yang terjadi dan menimbulkan kerusakan pada peralatan elektronik. Selain itu, reaksi nuklir atau radioaktif juga tidak akan mendapatkan perlindungan. Begitu juga dengan kelalaian yang disengaja, tak bakal mendapatkan klaim dari perusahaan asuransi. Sehingga, hindari beberapa risiko ini agar kamu bisa melakukan klaim dan kerugian finansial pun bisa diminimalisir.

2. Menggunakan Alat Elektronik Lebih Tenang

Memiliki asuransi elektronik akan membuat kita lebih tenang dalam menggunakan peralatan elektronik. Tentu saja, sebab jika ada sesuatu yang terjadi pada benda-benda yang sudah dijamin, kita sudah mendapatkan perlindungan. Misalnya, seperti kerusakan yang terjadi tiba-tiba atau mendadak. Sehingga, bekerja pun jadi lebih nyaman dan tenang.

Apabila ada kerusakan yang terjadi, jangan langsung panik. Segera hubungi call center perusahaan asuransi kamu dan laporkan segera. Usahakan untuk jujur melaporkan kerusakan yang terjadi, agar mempermudah proses klaim.

3. Meminimalisir Risiko

Asuransi elektronik mungkin tidak akan membuat kamu jadi terhindar langsung dari risiko begitu saja. Namun, kamu bisa meminimalisir risiko yang mungkin terjadi. Hal ini mengingat, kerusakan alat elektronik bisa terjadi sewaktu-waktu. Pada peralatan elektronik untuk kebutuhan industri seperti jaringan komputer dan peralatan laboratorium yang mengalami kerusakan, tentunya jumlah kerugiannya akan sangat besar.

Sehingga, meminimalisir risiko ini adalah solusi yang tepat. Pihak yang bisa menjadi tertanggung pun  tidak hanya pemilik peralatan saja, tapi juga penyewa dan pemberi kredit atau kreditur seperti bank. Dengan demikian, tertanggung bisa mendapatkan klaim yang melindunginya dari risiko kerugian finansial jika terjadi kerusakan.

Jenis Asuransi Elektronik

Asuransi elektronik terbagi menjadi tiga jenis sesuai dengan perlindungan yang diberikan, juga jenis jaminannya. Jumlah premi yang dibayarkan juga berbeda. Secara umum, asuransi elektronik terbagi menjadi asuransi elektronik bergerak (mobile) dan asuransi elektronik tak bergerak. Berikut ini merupakan beberapa jenis asuransi elektronik yang ada di Indonesia:

1. Asuransi Elektronik Rumah Tangga

Asuransi elektronik ini memberikan perlindungan untuk peralatan elektronik rumah tangga. Kamu bisa mendapatkan perlindungan ini setiap membeli produk elektronik baru. Jadi selain mendapatkan garansi, ada perlindungan elektronik yang kamu dapatkan di luar kerusakan yang ditanggung oleh garansi. Dengan demikian, kamu pun jadi lebih tenang saat menggunakan peralatan elektronik. Umumnya, perlindungan asuransi ini bisa diperpanjang setiap tahunnya. Kamu pun bisa mendapatkan perlindungan produk elektronik seperti TV, Kulkas, mesin cuci, dan sebagainya.

2. Asuransi HP

Salah satu asuransi elektronik yang lebih spesifik dan banyak dicari orang saat ini adalah asuransi HP. Ya, sebab gadget satu ini memang menjadi barang berharga yang mesti dapat perlindungan. Saat ini banyak penyedia asuransi khusus HP yang tidak hanya memberikan perlindungan pada kerusakan HP saja, tapi juga perlindungan pada layar HP. Harga preminya cukup ramah di kantong dengan perlindungan yang bisa diperpanjang.

Saat ini, HP termasuk barang elektronik bergerak alias mobile dan bisa dibawa kemana-mana. Namun, asuransi elektronik bergerak saat ini sudah banyak ditemui di Indonesia. Beberapa distributor HP saat ini juga sudah yang bekerja sama dengan penyedia asuransi, sehingga kamu bisa mendapatkan asuransi otomatis saat membeli ponsel. Namun jika belum ada asuransi dari penyedia ponsel, kamu juga bisa mengajukan asuransi HP sendiri loh.

3. Asuransi Peralatan Elektronik Industri

Asuransi peralatan elektronik satu ini melindungi barang-barang yang sering digunakan dalam kegiatan industri seperti jaringan komputer, peralatan listrik untuk medis, mikroskop elektron, studio musik hingga electronic data processing (EDP). Asuransi peralatan industri ini memiliki tiga lingkup jaminan. Kamu bisa memilihnya sesuai kebutuhan.

(Baca Juga: Transfer Angpao Lebaran Lebih Lancar Pakai Asuransi Elektronik AXA Mandiri)

Namun, asuransi elektronik untuk industri ini umumnya tidak ditawarkan kepada perorangan, melainkan ke perusahaan industri terkait, terutama yang memiliki peralatan elektronik pemroses data atau EDP. Sebab, risiko yang paling besar pada EDP selain kerusakan adalah hilangnya data yang telah tersimpan. Tentu saja hal ini bakal merugikan karena perusahaan harus menginput kembali data yang hilang.

Nah, berikut ini merupakan tiga jenis lingkup jaminan pada asuransi peralatan elektronik:

Kerusakan

Tertanggung akan mendapatkan ganti rugi jika barang-barang (atau bagian darinya) yang sudah tercantum pada Polis asuransi, menderita kerugian atau kerusakan fisik yang tiba-tiba dan tidak disengaja dari sebab apapun. Meski demikian, ada beberapa kondisi pengecualian yang menyebabkan klaim tidak akan dilayani. Sehingga, kamu juga harus membaca ketentuan polis asuransi dengan teliti.

Media Penyimpan Data Eksternal

Perusahaan asuransi akan memberikan ganti rugi untuk tertanggung apabila data eksternal, termasuk informasi yang tersimpan disana, yang dapat diproses secara langsung dalam sistem EDP, menderita suatu kerusakan material. Dengan begitu, data kamu akan terlindungi. Tapi jika dirasa belum mendapatkan cukup perlindungan, kamu bisa mengajukan jaminan perluasan.

Kenaikan Biaya Kerja

Kamu bisa mendapatkan ganti rugi untuk pengeluaran tambahan yang timbul saat penggunaan peralatan EDP pengganti dilakukan. Biasanya, peralatan EDP dilakukan karena adanya kerusakan material. Jika hal ini menimbulkan gangguan total atau parsial, tertanggung bakal mendapatkan ganti rugi yang telah disepakati, sebagaimana yang sudah tertulis pada polis.

Harga Premi Asuransi Elektronik

Premi asuransi elektronik akan berbeda-beda karena harga setiap barang juga berbeda. Nah, hal inilah yang membuat harga premi yang dibayarkan juga tidak sama pada setiap peralatan elektronik. Seperti yang telah disinggung sebelumnya, premi yang dibayarkan untuk asuransi elektronik mencapai dua persen, bahkan hingga 10 persen per tahunnya.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi harga premi asuransi elektronik, selain dari harga barangnya. Kondisi dan jenis barang juga akan mempengaruhi harga premi. Selain itu, lokasi atau letak barang maupun kondisi lingkungan sekitar juga akan berpengaruh dalam premi asuransi.

Oleh karena itu, jika kamu membutuhkan asuransi elektronik, kamu bisa melakukan perbandingan harga premi terlebih dahulu sebelum mengajukannya. Caranya, bandingkan jenis dan produk asuransi elektronik di Cekaja.com untuk mendapatkan informasi yang sesuai dengan kebutuhan kamu. Setelah itu, kamu bisa memilih asuransi elektronik dari berbagai perusahaan asuransi terpercaya.

Tentang Penulis