Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Waspada 5 Modus Kejahatan Baru! Yuk, Pakai Asuransi Kendaraan Adira

by Sindhi Aderianti on 11 Mei, 2020

Dampak virus corona turut meningkatkan kriminalitas di Indonesia. Modus kejahatan pun semakin beragam. Kepolisian Tangerang Selatan misalnya, selama periode Februari 2020 hingga April 2020 – di mana pandemi terjadi, mereka sudah berhasil mengungkap sebanyak 17 kasus kejahatan. Adapun kasus tersebut di antaranya meliputi pencurian dan pemberatan (curat), 3 pencurian dalam kekerasan (curas), serta 11 pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Waspada 5 Modus Kejahatan di Tengah Pandemi

Hal ini tak lepas dari banyaknya orang yang mengalami kesulitan akibat krisis ekonomi, sehingga terpaksa melakukan tindak kejahatan agar dapat bertahan hidup. Belum lagi pembebasan narapidana asimilasi yang ditaksir bisa menimbulkan banyak masalah baru. Plus, menjelang Idul Fitri kebutuhan biasanya juga mendadak bertambah.

Tugas kita sekarang perlu memperketat pengamanan di rumah. Banyak modus kejahatan yang kini digunakan untuk melancarkan aksi kriminal mereka, termasuk salah satunya perampokan. Ketahui di sini seperti apa ‘akal-akalan’ mereka agar lebih waspada dan tak kecolongan!

1. Modus perampokan mati lampu

Modus perampokan mati lampu

Jangan keburu panik kalau rumahmu tiba-tiba mati lampu, karena boleh jadi ini modus kejahatan. Kasus tersebut beberapa hari lalu terjadi di Kalideres, Jakarta Barat. Kronologinya sebelum masuk rumah korban, pelaku mematikan MCB (Miniature Circuit Breaker) listrik. Begitu sasaran terpancing keluar, di situlah penjahat beraksi masuk ke dalam rumah dan merampok seisinya.

Nah, jika mengalami listrik padam mendadak, ingatlah untuk tidak buru-buru keluar. Selain memadamkan lampu, terkadang penjahat dengan modus ini juga sengaja menyalakan keran air hingga membunyikan suara tangis bayi. Tetaplah berdiam di dalam rumah, sambil hubungi orang-orang sekitar perumahan seperti Ketua RT/RW atau Petugas Siskamling untuk segera mendatangi kediamanmu.

2. Begal menjelang sahur

Begal

Kejahatan juga umum terjadi di bulan Ramadan. Begal pun belum jera mengancam para pengendara motor, terutama menjelang waktu sahur. Kasus ini terjadi pada 26 April 2020 lalu di Jalan Asia Afrika, Bandung. Polisi setempat memergoki delapan remaja perempuan yang hendak membegal sasaranya dengan celurit berukuran besar. Saat ditanya, mereka mengaku ingin melakukan Sahur on The Road (SOTR). Modus apapun bisa dijadikan alasan oleh pelaku kejahatan, sekalipun mengatasnamakan ritual ibadah puasa tersebut. Maka itu, jangan beraktivitas di tengah malam jika tidak ada kebutuhan mendesak atau pakai kunci pengaman tambahan saat memarkir motor.

(Baca Juga: Masih WFH, Begini Cara Mengatur Uang Agar Tagihan Listrik Gak Jebol)

3. Maling spion mobil

Maling spion mobil

Bukan kasus baru, tapi tetap harus selalu diwaspadai. Pencurian spion mobil pasti tak asing lagi di telingamu. Cendikiawan Muslim, Quraish Shihab pun mengalaminya pada Februari 2020 lalu. Ya, pasalnya spion mobil paling mudah dijual dan lumayan mahal harganya. Tak heran, cara ini sering dipakai sebagai jalan pintas untuk mendapatkan uang.

Untuk menghindari pencurian ini, sebisa mungkin tidak memarkir mobil di luar rumah. Kalaupun terpaksa, gunakan penutup mobil agar body tertutup secara keseluruhan, lalu ikat tiap sisinya. Dengan begitu maling akan kesulitan mencopot spion, bukan? Jangan lupa, aktifkan juga alarm mobil agar sensor menyala dan berbunyi saat ada orang menyentuh kendaraanmu.

4. Petugas kesehatan palsu

Petugas kesehatan palsu

Pandemi Covid-19 juga bisa menjadi sasaran modus para penjahat. Ketika virus ini baru mewabah di Indonesia, ada beberapa pelaku kejahatan yang memanfaatkan hal ini dengan berpura-pura menjadi petugas disinfektan. Mereka akan meminta akses masuk ke rumah menawarkan penyemprotan disinfektan, lalu saat kita mempersilakan  masuk, pelaku akan melakukan hipnotis dan menguras habis harta korban. Oleh karenanya, tanyakan lagi apakah memang dari pengurus RT atau RW setempat sudah menginisiasikan penyemprotan disinfektan? Bila tidak, jangan terima penawaran apapun dengan mengatasnamakan siapapun.

5. Modus kelebihan transfer

Modus kelebihan transfer

Modus ini termasuk paling baru. Sasarannya adalah pedagang online, di mana seluruh transaksi dilakukan lewat transfer bank. Jadi modusnya, mereka akan mentransfer sesuai tagihan pedagang, namun melebihkan satu nol. Semisal dari Rp190 ribu jadi Rp1,9 juta, sehingga nampak seperti ketidaksengajaan. Lalu, pelaku akan menghubungimu untuk mengirimkan kelebihannya.

Ciri pelaku modus ‘kelebihan transfer’ yang perlu diketahui, mereka biasanya mengirim uang lewat ATM bukan mobile banking. Struk bukti transfer difoto, lalu diedit jumlahnya. Sebelum mengiyakan refund kelebihan uang tersebut, cek mutase rekeningmu terlebih dulu. Jika tidak ada transfer masuk dari nama yang bersangkutan, berarti mereka akan menipumu.

(Baca Juga: 12 Penyebab Klaim Asuransi Sepeda Motor Ditolak)

Keuntungan Memiliki Asuransi Kendaraan Adira

Sasaran terbesar pencurian umumnya adalah kendaraan, baik itu motor ataupun mobil. Dua kendaraan bermotor ini memiliki harga jual tinggi dan cukup mudah dijual. Tak heran bila keduanya sering menjadi bulan-bulanan para curanmor.

Oleh karena itulah, asuransi kendaraan semakin penting untuk dimiliki. Kalau memang kenyataannya pencurian kian marak, beri perlindungan ini guna berjaga-jaga. Autocilin dari Adira Insurance tak hanya meng-cover kerusakan akibat kecelakaan atau bencana alam saja. Namun, kerugian besar atas tindak kriminal pun demikian.

Berikut dua jenis asuransi kendaraan Autocilin yang akan menjamin risiko-risiko tersebut. Kamu bisa mendapatkannya melalui CekAja.com!

  • Asuransi All Risk /Komprehensif (Comprehensive)

Asuransi mobil all risk memberikan jaminan ganti rugi atau biaya perbaikan atas kehilangan/kerusakan sebagian maupun keseluruhan pada kendaraan yang secara langsung disebabkan oleh tabrakan, benturan, terbalik, tergelincir, terperosok, perbuatan jahat, pencurian, kebakaran, atau kecelakaan lalu lintas lainnya. (mengacu pada PSAKBI). (Usia Maks. 8 tahun dengan loading premi setelah 5 tahun).

  • Total Loss Only (TLO)

Jaminan ganti rugi atas kehilangan/kerusakan total pada kendaraan yang secara langsung disebabkan oleh, mobil kebakaran, mobil mengalami kecelakaan seperti mobil tabrakan, benturan, terbalik, tergelincir, terperosok, perbuatan jahat, pencurian, atau kecelakaan lalu lintas lainnya. (mengacu pada PSAKBI) (Usia kendaraan maks. 15 tahun).

Untuk memiliki asuransi kendaraan ini, kunjungi langsung www.cekaja.com/asuransi/adira/asuransi-kendaraan. Klik tombol ‘Hubungi Saya’, isi data diri seperti nama lengkap, alamat email, dan nomor telepon. Customer service CekAja.com kemudian akan segera menghubungimu untuk memproses pengajuan asuransi kendaraan Autocilin secara online. Tunggu apa lagi? Yuk, lindungi kendaraan bermotormu dengan asuransi kendaraan sebelum terlambat!

(Baca Juga: Review Asuransi Kendaraan Adira, Pilihan Dengan Manfaat Maksimal)

Tentang Penulis

Sindhi Aderianti

Penulis yang kadang kala jadi pedagang.