Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Mengenal Asurnasi GAP, Perlindungan Ekstra Terhadap Kendaraan Bemotor Anda

by Estrin Vanadianti Lestari on 14 Mei, 2020

Tidak hanya sebagai perlindungan, asuransi memiliki banyak manfaat lainnya, yang bisa dirasakan para nasabahnya. Asuransi GAP, menjadi salah satu asuransi yang sering digunakan sebagai perlindungan ekstra terhadap aset seperti kendaraan bermotor, milik Anda.

Ciri-Ciri Asuransi Mobil yang Baik dan Wajib Dimiliki

Apa Itu Asuransi GAP?

Asuransi GAP atau Guaranteed Asset Protection merupakan sebuah produk asuransi, yang pertama kali didirikan di industri keuangan Amerika Utara. Asuransi GAP sendiri merupakan sebuah program pemberian additional benefit kepada nasabah berupa perlindungan dalam bentuk garansi nilai harga mobil kembali ke nilai Harga OTR, pada saat pembelian pertama, di mana asuransi ini merupakan perluasan dari asuransi unit.

Asuransi GAP juga mencakup jumlah pinjaman yang merupakan selisih antara jumlah utang dan jumlah yang ditanggung oleh polis asuransi lain. Intinya, dengan asuransi GAP, Anda akan mendapatkan perlindungan 100% untuk nilai mobil Anda.

Di Indonesia sendiri, Mandiri Tunas Finance yang bekerjasama dengan Mandiri AXA General Insurance, menjadi yang pertama dalam memberikan pelayanan asuransi GAP. Pelayanan asuransi yang diberikan antara lain adalah, memberikan perlindungan menyeluruh terhadap kendaraan yang dibiayai oleh Mandiri Tunas Finance, melalui Program GAP.

Asuransi GAP dari Mandiri Tunas Finance, memberikan perlindungan ekstra terhadap kendaraan bermotor milik Anda, berupa jaminan terhadap selisih antara nilai penggantian yang diterima dari polis asuransi kendaraan bermotor.

(Baca Juga: Asuransi Mobil Listrik Lebih Mahal dari Asuransi Mobil Konvensional?)

Nilai penggantian tersebut akan diterima nasabah, apabila terjadi kerugian total (baik yang dikarenakan kerusakan, kehilangan ataupun pencurian), dengan harga pembelian awal kendaraan.

Asuransi kendaraan pada umumnya memiliki dua jenis asuransi, yakni asuransi All Risk dan Total Loss Only (TLO), di mana penjelasannya adalah sebagai berikut:

  • Asuransi All Risk: Asuransi kendaraan ini memberi pertanggungan terhadap segala risiko, mulai dari kerusakan ringan, berat, hingga kehilangan.
  • Asuransi TLO: Asuransi kendaraan yang memberi pertanggungan atas kehilangan (pencurian) atau kerusakan dengan syarat nilai kerugiannya lebih dari 75 persen dari harga mobil.

Namun umumnya, dalam menghitung premi asuransi mobil, baik All Risk maupun TLO, bisa dilakukan dengan cara mengalikan harga mobil dengan persentase (rate) premi asuransi. Sebagai catatan, besaran rate tidak sama untuk setiap wilayah dan kategori.

Nilai Mobil Tiap Tahun Menyusut

Sudah bukan rahasia lagi bahwa, pada setiap tahunnya mobil Anda akan mengalami penyusutan nilai, atau biasa diketahui sebagai aktiva tetap. Di mana penyusutan nilai mobil ini, bisa disebabkan oleh beberapa faktor misalnya faktor teknis yakni rusak, aus, bencana alam, dll.

Tidak hanya itu, penyusutan nilai juga bisa terjadi karena faktor ekonomis yakni harga perolehan, nilai sisa, umur ekonomis dan metode penyusutan nilai mobil lainnya yang digunakan.

Nah, dari penyusutan nilai mobil tersebut, maka kerugian yang dijamin oleh pihak asuransi atas mobil Anda tidak akan 100% diganti. Misalnya, ada sebuah kasus, bahwa Anda memiliki mobil dengan harga OTR sebesar Rp 200.000 pada tahun 2015 dan hilang pada tahun 2016.

Namun, setelah Anda klaim asuransi, maka pihak asuransi tidak akan memberikan ganti rugi sebesar OTR pada 2015, namun akan dihitung dulu besaran penyusutan nilai mobil anda, misalnya dapat hasil sebesar Rp 160.000 saja.

Maka dari itu, jika Anda ingin mendapatkan nilai yang sama dengan harga OTR, kini banyak perusahaan asuransi yang memiliki program perluasan polis asuransi mobil. Program itulah yang membantu mengembalikan penyusutan nilai mobil, yakni dengan program GAP, seperti yang dimiliki Mandiri Tunas Finance.

Keunggulan Asuransi GAP

Asuransi kendaraan biasa tentunya tidak memberikan proteksi 100% terhadap kendaraan Anda. Berbeda dengan asuransi GAP, yang bisa memberikan perlindungan 100%. Berikut keunggulan lainnya, dari asuransi GAP.

  1. Manfaat tunai atas selisih nilai penggantian kendaraan, sesuai dengan dokumen pendukung yang sah.
  2. Perlindungan untuk seluruh tipe kendaraan penumpang dan pick up.
  3. Jangka Waktu perlindungan disesuaikan dengan tempo pembiayaan (2 – 5 tahun).
(Baca Juga: 6 Manfaat Asuransi Kendaraan Garda Oto Beserta Cara Membelinya)
Contoh Simulasi Penghitungan Klaim Asuransi GAP

Bagi Anda pengguna baru asuransi kendaraan, mungkin sedikit agak bingung dengan perhitungannya. Berikut ada beberapa contoh kasus simulasi perhitungan klaim asuransi GAP, yang bisa memudahkan Anda melihat keuntungan produk ini.

– Harga pembelian kendaraan bermotor awal : Rp. 200.000.000

– Harga pasar kendaraan bermotor pada saat terjadi klaim TLO : Rp. 160.000.000

1. Contoh Kasus 1

Mobil Anda tidak tercover asuransi GAP

Maka nilai penggantian = harga pasar kendaraan bermotor pada saat terjadi klaim

= Rp. 160.000.000

2. Contoh Kasus 2

Mobil Anda tercover asuransi GAP

Harga pasar kendaraan bermotor pada saat terjadi klaim TLO : Rp 160.000.000

Selisih harga Pembelian (manfaat dari asuransi GAP)* : Rp 40.000.000

Total Penggantian Yang Diterima Customer Rp 200.000.000

*Batas maksimal penggantian yang diterima seperti dibawah ini.

Harga Mobil Batas maksimal benefit :

≤ Rp. 300 Juta I Rp. 60 Juta

> Rp. 300 Juta I Rp. 150 Juta

Bagaimana? Asuransi GAP bisa memberikan tambahan proteksi untuk kendaraan Anda yang lebih baik bukan? Namun, sebelum Anda menggunakan tambahan fasilitas asuransi GAP, tentunya Anda harus mendaftarkan kendaraan Anda pada asuransi kendaraan dasar.

Yuk, asuransikan kendaraan kesayanganmu, agar terlindungi dari berbagai macam risiko kerusakan. Temukan berbagai produk asuransi kendaraan paling tepat sesuai pilihanmu, hanya di CekAja.com.

Tentang Penulis

Estrin Vanadianti Lestari

Sisuka makan banyak, tapi enggak gemuk-gemuk