Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Ini Batas Usia Maksimum Mengajukan Asuransi, Jangan Takut Terlambat!

by Estrin Vanadianti Lestari on 15 June, 2020

Apa sih alasan kamu mengajukan asuransi, terlebih pada asuransi kesehatan maupun jiwa? Tentunya, sebagai alat perlindungan diri bukan? Tapi, apakah kamu tahu berapa batas usia maksimum mengajukan asuransi?

Ini Batas Usia Maksimum Mengajukan Asuransi, Jangan Takut Terlambat!

Siapkan Asuransi Kesehatan Maupun Jiwa Sejak Dini

Pasalnya, yang membutuhkan perlindungan asuransi, bukan hanya bagi para kawula muda saja. Karena para orang tua yang sudah lansia, juga sangat membutuhkan asuransi kesehatan maupun jiwa.

Terlebih, orang tua yang sudah lanjut usia, memang sangat rentan terhadap risiko terserang penyakit. Sehingga, dengan memiliki asuransi, semua kebutuhan finansial terkait pengobatan, sudah terjamin. Maka dari itu, sebaiknya persiapkan asuransi sejak dini.

Batas Usia Maksimum Mengajukan Asuransi Kesehatan Secara Umum

Akan tetapi, bagaimana jika orang tua mu atau kamu terlambat dalam mendaftarkan mereka asuransi? Terlebih, secara umum batas usia maksimum mengajukan asuransi kesehatan adalah 65 tahun.

Apakah masih ada kesempatan, bagi para lansia untuk memiliki asuransi kesehatan maupun jiwa? Apakah masih ada batas usia maksimum mengajukan asuransi yang lebih dari 65 tahun, bagaimana dengan masa aktifnya?

Tentu saja ada dan belum terlambat! Meski mendaftar asuransi pada usia senja, bisa membuat biaya premi lebih tinggi, namun kamu tetap bisa menikmati perlindungannya.

Terlebih saat ini, sudah banyak perusahaan asuransi yang menyediakan perlindungan untuk lansia. Yuk, mari ketahui jenis asuransinya.

(Baca Juga: Daftar Penyedia Asuransi untuk Kaum Lansia)
Jenis Asuransi yang Cocok Untuk Lansia
  • Asuransi Kesehatan Stand-Alone (Asuransi Kesehatan Murni)

Jenis asuransi yang pertama adalah asuransi kesehatan murni, di mana kamu bisa langsung membeli asuransi kesehatan, tanpa perlu memiliki asuransi jiwa unit – link terlebih dahulu.

  • Asuransi Jiwa Unit Link

Jenis asuransi yang satu ini, bisa memberikan manfaat tambahan berupa asuransi (rider). Asuransi rider merupakan bentuk perlindungan kesehatan yang bisa ditambahkan. Asuransi jenis ini bisa bermanfaat untuk yang membutuhkan asuransi tambahan, agar biaya rawat inapnya tidak terlalu mahal.

Asuransi Unit Link Bisa jadi Pilihan Tepat Untuk Lansia

Nah, jika dilihat dari ketentuan usianya, proteksi kesehatan rumah sakit dalam asuransi unit link, memiliki ketentuan usia yang lebih panjang, ketimbang asuransi kesehatan murni.

Batas usia maksimum mengajukan asuransi jiwa unit link, adalah rata-rata 70 tahun, dengan maksimal usia perpanjangan (jika sudah menjadi nasabah) adalah sampai 79 tahun.

Sama halnya ketika kita mengajukan asuransi mana pun. Sebelum memilih, pastikan produk yang dipilih sudah disesuaikan terlebih dulu dengan kebutuhan orang tua kamu.

Misalnya, apabila dirasa tidak perlu melakukan rawat inap pada masa-masa mendatang, maka tipe asuransi kesehatan murni menjadi pilihan tepat.

Namun, jika orang tua lanjut usia merasa perlu, untuk melakukan pengobatan secara intensif di rumah sakit, dan ingin melakukan persiapan di masa depan, maka sebaiknya memiliki asuransi kesehatan dengan tambahan unit link tersebut.

Akan tetapi, adakah produk asuransi yang bisa digunakan seumur hidup? Jika tadi kita membahas tentang batas usia maksimum mengajukan asuransi, maka kini kita akan membahas produk asuransi yang masa penggunaannya seumur hidup.

Produk Asuransi Jiwa untuk Seumur Hidup

Selain dua produk di atas, kira-kira produk asuransi apa lagi yang cocok untuk para lansia? Jawabannya adalah jenis asuransi jiwa seumur hidup.

Asuransi jiwa untuk seumur hidup merupakan asuransi jiwa yang paling cocok untuk lansia. Di mana asuransi ini dikhususkan untuk orang (pencari nafkah) yang tidak ingin keluarganya nanti memiliki masalah finansial, ketika ia meninggal dunia.

Jika dilihat dari tujuannya, asuransi jenis ini adalah untuk mengembalikan kondisi keuangan keluarga nasabah, setelah nasabah meninggal dunia.

Akan tetapi, ada hal yang perlu kamu pahami dari jenis asuransi ini, yakni memiliki biaya premi bulanannya relatif besar. Namun, jenis asuransi ini tentunya memiliki uang pertanggungan yang lebih besar.

Tidak hanya sebagai asuransi, jenis asuransi ini juga berfungsi sebagai instrumen investasi. Hal tersebut dikarenakan bisa meningkatkan nilai uang di masa depan, dengan nilai pertanggungan yang besar di masa tua.

Meski banyak memiliki kelebihan dan keuntungan, asuransi ini juga memiliki kekurangan. Yakni biaya preminya paling mahal di antara jenis asuransi jiwa lainnya. karena memiliki manfaat yang sangat banyak.

(Baca Juga: Deretan Negara Terbaik Untuk Pensiun Menikmati Masa Tua)

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, bahwa asuransi ini bisa sekaligus investasi, sehingga nasabah berarti mengizinkan pihak asuransi berinvestasi atas nama nasabah, yang besaran investasinya tidak sebesar investasi yang dilakukan secara individu.

Hal tersebut dikarenakan sistem investasi yang diterapkan manajer investasi, di perusahaan asuransi cenderung konservatif.

Nah, itu lah sekilas informasi tentang batas usia maksimum mengajukan asuransi, beserta jenis asuransi yang bisa digunakan seumur hidup. Jadi, bagi kamu yang belum sempat mendaftarkan asuransi untuk orang tua, tidak perlu khawatir.

Karena masih ada kesempatan hingga usia 70 tahun, untuk bisa mulai mendaftarkan asuransi kesehatan maupun jiwa. Agar lebih praktis dalam memilih jenis produk asuransi yang tepat untuk orang tua kamu, lebih baik melalui situs CekAja.com saja!

Karena di CekAja.com, kamu bisa mendapatkan informasi lengkap terkait produk asuransi, dari berbagai perusahaan ternama di Indonesia. Sehingga, kamu bisa sekaligus membandingkan serta mengajukan secara online.

Yuk, kunjungi situs CekAja,com sekarang juga!

Tentang Penulis

Estrin Vanadianti Lestari

Sisuka makan banyak, tapi enggak gemuk-gemuk