Mudah Ajukan Online Asuransi Pensiun Indonesia Terbaik dengan Banyak Manfaat

Di halaman ini Anda bisa melakukan pengajuan secara online asuransi Pensiun terbaik dari beberapa perusahaan asuransi terbaik di Indonesia tahun 2016. Daftarkan secara online Asuransi Dana Pensiun melalui CekAja.com. Temukan asuransi untuk menikmati hari tua lebih baik di sini.

Pengertian Asuransi Dana Pensiun

Pengertian Produk Dana Pensiun Lembaga Keuangan adalah produk yang memiliki tujuan menyiapkan dana pada saat peserta pensiun. Pembayaran manfaat pensiun dilakukan oleh nasabah secara berkala dan dikaitkan dengan pencapaian usia tertentu.

Program ini dapat diikuti oleh perusahaan atau pemberi kerja maupun perorangan. Jadi, program pensiun DPLK dapat diikuti oleh karyawan, baik secara kumpulan atau perusahaan maupun perorangan. Sebab, tujuan dari program pensiun DPLK digunakan sebagai fasilitas jaminan hari tua karyawan.

Lembaga keuangan yang menyediakan program ini tidak terbatas pada bank saja, sebab beberapa perusahaan asuransi dan lembaga keuangan lain juga menyediakan program ini. Dalam sejarahnya, program DPLK ini sudah ada sejak lama. Bahkan, telah berdiri Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan Indonesia (Asosiasi DPLK) sejak 1997.

Organisasi tersebut dibentuk sebagai organisasi nirlaba dengan tujuan meningkatkan peran aktif industri Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) di Indonesia, baik kepada masyarakat, para anggotanya, maupun pemerintah, juga untuk memperjuangkan kepentingan bersama dan mengusahakan kemajuan para anggotanya.

Biasanya, penawaran program DPLK ini menjadi suatu program dana pensiun iuran yang didasarkan pada Undang-undang No.11 Tahun 1992 tentang Dana Pensiun. Selain sebagai manfaat pension, DPLK juga dirancang sebagai kompensasi pesangon berdasarkan Undang-undang Ketenagakerjaan No.13 tahun 2003 untuk memenuhi kebutuhan akan kesejahteraan karyawan.

Dengan pengajuan Asuransi Pensiun secara online, anda akan memperoleh banyak manfaat untuk persiapan hari tua anda sekaligus investasi. Apply asuransi pensiun secara online yang bisa anda ajukan dengan mudah hanya melalui CekAja.com.

Info seputar Asuransi Pensiun :

Manfaat Mempunyai Asuransi Pensiun

Melalui Asuransi Pensiun DPLK, keinginan karyawan untuk mewujudkan pensiun yang sejahtera lebih mudah dicapai. Selain itu, program ini dapat membantu perusahaan atau pemberi kerja meraih sukses tujuan bisnisnya karena bisa memacu loyalitas dan produktivitas karyawan dalam bekerja.

Karena itu, manfaat program DPLK ini bisa dirasakan oleh kedua pihak, baik pemberi kerja yaitu perusahaan, dan juga karyawan sebagai penerima. Manfaat program dana pensiun ini bagi perusahaan adalah kemudahan. Sebab, perusahaan dapat melaksanakan program pensiun tanpa mendirikan dana pensiun sendiri.

Selain itu, iuran perusahaan untuk karyawan dianggap sebagai biaya sehingga mengurangi Pajak Penghasilan Badan (PPh 25). Bahkan, besarnya iuran dalam pogram DPLK bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kondisi keuangan perusahaan atau pemberi kerja. Hal terpenting, program ini menjadi daya tarik untuk mempertahankan dan merekrut karyawan berkualitas.

Manfaat program DPLK dirasakan pula bagi karyawan, khususnya dalam masalah iuran yang dikenakan. Pertama, iuran akan dibukukan langsung atas nama rekening karyawan. Kedua, iuran karyawan tersebut menjadi faktor pengurang Pajak Penghasilan (PPh 21) dan dapat dipotong langsung dari gaji karyawan. Hal terpenting, program ini dapat memberikan pilihan arahan investasi sesuai dengan keinginan. Bahkan, Anda akan memperoleh manfaat pensiun bulanan tetap di saat pensiun sehingga penghasilan bulanan atau kesejahteraan hidup di hari tua terjamin. Jadi, hari tua pun akan aman, sentosa, dan sejahtera.

Persyaratan dan Dokumen

Untuk mengikuti program ini, tidak banyak syarat yang dikenakan, bahkan terbilang mudah. Biaya DPLK bisa diambil oleh perusahaan atau individu. Besarnya iuran yang dibayarkan per bulan juga fleksibel, bahkan ada yang menetapkannya minimal Rp50 ribu. Sebab, tujuannya adalah memudahkan siapapun untuk ikut. Baik profesional, karyawan, atau wiraswasta, kini tidak ada alasan tidak punya uang pensiun.

Sebagai portal informasi dan perbandingan finansial terdepan di Indonesia, dengan kecanggihan teknologinya CekAja membantu Anda mengajukan program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) ke berbagai mitra lembaga finansial terbaik di Indonesia.

Ada beberapa persyaratan yang bisa dicatat untuk pendaftaran ini;

  1. Peserta minimal berusia 18 tahun atau telah menikah
  2. Bagi peserta individu, minimal setoran sebesar Rp100.000,- / penyetoran
  3. Melampirkan fotokopi KTP/SIM/Paspor atas nama peserta
  4. Dapat dibuka untuk individu dan kelompok, meliputi pekerja formal maupun informal serta professional
  5. Terbuka untuk mengelola program pensiun Perusahaan/Instansi/Yayasan/Lembaga

Ketika ingin mengikutinya, program pensiun DPLK dapat dilaksanakan dengan membayar iuran atau kontribusi kepesertaan dengan membayar iuran. Selanjutnya, iuran atau kontribusi DPLK diperoleh dengan cara diberikan oleh karyawan secara keseluruhan, atau dibayarkan oleh perusahaan, dan atau gabungan iuran/kontribusi dari karyawan dan perusahaan. Patut diingat, besarnya iuran atau kontribusi DPLK bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kemampuan perusahaan atau karyawan.

Keuntungan

Realitanya, dana pensiun yang diatur oleh pemerintah secara umum terdiri dari Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Definisi DPPK adalah dana pensiun yang didirikan oleh pemberi kerja atau perusahaan asuransi. Sedangkan DPLK adalah dana pensiun yang dikelola oleh lembaga keuangan.

Nyatanya, tidak semua perusahaan mampu mendirikan DPPK. Karena itu, perusahaan terbantu dengan menggunakan DPLK untuk mengelola pensiun karyawannya. Sebaliknya, tidak semua lembaga keuangan bisa mendirikan DPLK. Sebab hanya yang telah mengajukan izin dan disetujui oleh pemerintah yang boleh menyelenggarakan DPLK.

Syarat mendirikan DPLK salah satunya adalah uang dana pensiun harus dipisahkan dari kekayaan perusahaan. Jadi rekening dana pensiun berbeda dengan rekening perusahaan. Tindakan pemisahan ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan terburuk. Contohnya adalah bila perusahaan DPLK tersebut bangkrut, maka dana pensiun tidak hilang karena masih ada di rekening terpisah.

Contoh beberapa program DPLK yang saat ini diadakan oleh lembaga perbankan diantaranya adalah Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) BRI, Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Bank Mandiri, Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) BNI, Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Bumiputera, dan lainnya. Sedangkan ada pula program yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi, seperti contohnya adalah Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Manulife, Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Indolife, Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK), Prudential, Jiwasraya, Allianz , tugu mandiri dan lainnya. Ada pula dana pensiun lembaga keuangan (DPLK) syariah.

Dengan tujuan mengembangkan dana yang disetorkan, biasanya program DPLK akan disandingkan dengan program investasi. Namun, yang terpenting adalah hasil investasi tidak dikenakan pajak. Penempatan investasi bisa dilakukan ke deposito, SBI, dan surat utang yang jatuh temponya 1 tahun. Bahkan bisa pula ditempatkan pada sukuk, ORI, obligasi pemerintah, obligasi BUMN, saham, reksa dana saham. Bahkan, Anda juga dapat melakukan kombinasi.