• logo-insurance-adira
  • logo-insurance-sinarmas

Asuransi kendaraan, baik untuk mobil atau motor, sangat direkomendasikan bagi setiap pemilik kendaraan. Mengapa? Karena kondisi dan keadaan kendaraan tidak bisa ditebak, serta risiko kecelakaan tidak pernah terduga datangnya.

Pengertian asuransi kendaraan adalah jenis asuransi yang menanggung khusus kendaraan, dimana risiko yang kemungkinan terjadi pada kendaraan akan dialihkan kepada perusahaan asuransi atau lembaga penjamin.

Kita tidak dapat memprediksi apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Karena itu, membeli polis asuransi kendaraan adalah salah satu cara untuk mengantisipasi risiko, yakni dengan mengalihkannya kepada perusahaan asuransi.

Setiap orang pasti ingin memiliki asuransi yang bagus. Namun, tidak mudah untuk memilih perusahaan asuransi kendaraan. Banyak yang mungkin tersedia dan ditawarkan, tetapi belum tentu bisa memberikan layanan terbaik.

Karena itu, untuk mendapatkan hasil terbaik cara mudahnya memang dengan membandingkan produk asuransi kendaraan secara online. Melalui CekAja.com, Anda bisa memperoleh perbandingan produk asuransi terbaik dan terlengkap yang dapat menyediakan layanan sesuai kebutuhan.

Sebelum mantap memilih produk asuransi kendaraan terbaik sesuai kebutuhan, ada baiknya Anda ketahui dulu beberapa informasi terkait asuransi kendaraan berikut ini. Hal tersebut dilakukan, agar Anda lebih memahami produk asuransi yang ditawarkan beberapa perusahaan, dan Anda bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan.

Asuransi kendaraan yang meliputi asuransi mobil dan motor ini merupakan, sebuah layanan asuransi berupa perlindungan kendaraan, baik mobil maupun kendaraan roda dua, atau motor. Dimana, berbagai risiko yang bila terjadi pada mobil Anda akibat kecelakaan, kerugiannya bisa dialihkan kepada perusahaan asuransi atau lembaga penjamin. 

Asuransi kendaraan juga lebih sering digunakan untuk kendaraan mobil ketimbang motor, karena mobil memiliki risiko kerugian yang lebih tinggi. Maka dari itu, kebanyakan pemilik mobil pasti langsung mendaftarkan asuransi mobil, bahkan ketika mobil baru dibeli.

Sejarah Asuransi Mobil

Sebelum menawarkan pelayanan perlindungan terhadap mobil maupun motor, asuransi kendaraan bermotor zaman dahulu, tepatnya di London, hanya memberikan fasilitas asuransi untuk mesin saja. Biasanya, mesin yang diasuransikan adalah mesin kereta api, yakni pada tahun 1896. 

Selanjutnya pada 1898, asuransi kendaraan bermotor hadir, dan dikenal dengan sebutan Law Accident Insurance Society. Usai Perang Dunia I, yakni pada 1914, angka kecelakaan di jalan pun semakin meningkat. 

Sehingga, memunculkan sebuah kebutuhan baru, untuk menanggung risiko kerugian kendaraan bermotor. Di tahun 1974, munculah Road Traffic Act, dimana hal tersebut sejalan dengan keputusan Masyarakat Ekonomi Eropa, yang menetapkan semua polis asuransi kendaraan bermotor. 

Hal tersebut juga memunculkan kesadaran masyarakat, terhadap pentingnya memiliki asuransi, terlebih asuransi kendaraan, khususnya asuransi mobil, demi meminimalisir kerugian. 

Masih di Eropa, Inggris juga mendirikan asuransi The Red Cross, yang berganti nama menjadi The White Cross. Asuransi kendaraan bermotor tersebut memiliki jaminan berupa All Risk, yang selanjutnya diperkenalkan di Belanda. 

Istilah All Risk pun menjadi tak asing di Indonesia, karena Belanda juga ikut memasarkan asuransi tersebut, pada masa penjajahan. Namun, di Indonesia kini istilah All Risk diganti dengan istilah 'comprehensive' atau pertanggungan gabungan. Meski begitu istilah All Risk masih sering digunakan para perusahaan asuransi. 

Jenis Asuransi Mobil

Bicara tentang asuransi mobil, jaminan asuransi mobil di Indonesia sendiri, terdapat dua jenis, yakni asuransi mobil All Risk dan asuransi mobil TLO (Total Loss Only). 

1. All Risk/Comprehensive

Yang pertama ada asuransi mobil All Risk atau comprehensive, dimana asuransi mobil ini bisa melindungi mobil lebih luas, dan menyeluruh dari berbagai kerusakan. Mulai dari kerusakan minor, seperti goresan halus, penyok, dan kerusakan kecil lainnya, hingga kerusakan besar seperti tabrakan, yang mengakibatkan bodi mobil berubah bentuk.

Tidak hanya kerusakan, asuransi mobil jenis ini juga melindungi mobil dari pencurian mobil. Sehingga, segala jenis kerusakan dan kehilangan, dapat ditanggung asuransi mobil asalkan sesuai dengan yang tertulis, di dalam polis asuransi mobil.

Jenis jaminan asuransi mobil All Risk atau Comprehensive juga lebih banyak dibeli, bagi para pemilik mobil yang usia mobilnya kurang dari 5 tahun, khususnya kendaraan baru. Namun, bagi Anda yang memiliki mobil yang usianya sudah lebih dari 5 tahun, juga tetap bisa membeli asuransi mobil dengan jaminan All Risk.

Akan tetapi, jaminan asuransi ini mengikuti regulasi di Indonesia, di mana Anda setiap tahunnya akan dikenakan biaya loading rate, sebesar 5 persen.

2. Total Loss Only

Sedangkan asuransi mobil TLO (Total Loss Only) merupakan sebuah pelayanan asuransi berupa perlindungan pada mobil, dari risiko kehilangan.

Selain itu, asuransi mobil TLO juga menjamin risiko, akibat pencurian dan kerusakan jika biaya perbaikan diperkirakan sama dengan, atau melebihi 75 persen dari harga kendaraan, sesaat sebelum terjadinya kerugian.

Intinya, jenis asuransi ini lebih terbatas ketimbang dengan asuransi kendaraan jenis All Risk atau Comprehensive. Sehingga, jika ada risiko yang terjadi dan terdapat kerugian yang nilainya di bawah 75 persen, maka Anda tidak akan mendapatkan penggantian dari pihak asuransi.

Selain itu, biasanya asuransi mobil jenis TLO juga hanya dikhususkan bagi kendaraan baru dan bekas. Namun,  sebenarnya, apapun kondisi kendaraannya baik itu masih baru atau bekas, bisa membeli jaminan asuransi TLO.

Asuransi Mobil All Risk Bisa Melindungi Mobil dari Semua Risiko?

Jika dilihat dari penjelasannya, asuransi mobil All Risk bisa memberikan perlindungan menyeluruh dari segala risiko kerusakan dan kehilangan. Namun, ternyata ada beberapa risiko yang tidak bisa dijamin oleh asuransi mobil All Risk. 

Akan tetapi, Anda bisa memutuskan untuk memperluas pertanggungan asuransi mobil Anda. Dimana, perluasan pertanggungan ini meliputi hal-hal yang mungkin terjadi pada mobil yang disebabkan:

  1. Bencana alam seperti banjir, angin topan, puting beliung, badai, dan kerusakan karena air.
  2. Kerusuhan. 
  3. Gempa Bumi/Tsunami. 
  4. Sabotase/Terorisme. 
  5. Third Party Liability (TPL). 
  6. Kecelakaan Pengemudi. 
  7. Kecelakaan Penumpang. 
  8. Tanggung Jawab Hukum terhadap Penumpang (TJHP). 
  9. Bengkel Resmi.

Indonesia sendiri merupakan negara yang memiliki kemungkinan besar, untuk mengalami hal-hal seperti di atas. Sebut saja seperti bencana alam banjir, yang setiap tahun pasti terjadi di beberapa daerah hingga Ibukota.

Sehingga, untuk masyarakat yang ingin memperoleh jaminan asuransi mobil dari beberapa risiko di atas, Anda bisa melakukan perluasan jaminan, dari polis asuransi mobil utama ketika pertama mengajukan. 

Untuk besaran rate perluasan perlindungan ini berbeda-beda. 

Bagi yang penasaran, Anda bisa mengetahui secara lengkap, terkait berapa rate perluasan perlindungan terkini, Anda bisa melihatnya di Surat Edaran OJK No. 6/SEOJK.05/2017.

Apakah Asuransi Mobil All Risk dan Asuransi Mobil TLO Bisa Digabungkan?

Di Indonesia sendiri, jaminan polis dari asuransi mobil All Risk dan asuransi mobil TLO, bisa digabungkan. Bahkan, kenyataannya, ketika Anda membeli kendaraan, khususnya mobil secara kredit melalui perusahaan leasing, maka untuk asuransinya mereka menerapkan penggabungan antara asuransi mobil All Risk dan TLO.

Bukan tanpa tujuan, penggabungan kedua asuransi mobil ini dilakukan agar premi yang ditanggung nasabah, tidak terlalu membuatnya tertekan. Bagaimana cara kerjanya?

Berikut adalah contoh gambaran cara kerja, dari penggabungan jaminan polis asuransi mobil All Risk dan TLO:

Nasabah: Membeli 1 unit mobil (kredit) melalui perusahaan leasing.

Jangka waktu: 5 tahun

Isi perjanjian polis: Periode cicilan mobil baru adalah 5 tahun.

- Tahun Pertama: Asuransi Comprehensive/All Risk

- Tahun Kedua: Asuransi Total Loss Only (TLO)

- Tahun Ketiga: Asuransi Total Loss Only (TLO)

- Tahun Keempat: Asuransi Total Loss Only (TLO)

- Tahun Kelima: Asuransi Total Loss Only (TLO)

Meski bisa digabungkan, dalam memilih jaminan asuransi kendaraan atau asuransi mobil, kembali pada kebutuhan dan kondisi finansial nasabah. Intinya, jika Anda memiliki dana yang cukup dan jaminan perlindungan yang luas, maka bisa memilih asuransi mobil All Risk atau Comprehensive.

Namun, jika keuangan Anda hanya bisa mengakomodasi jaminan kehilangan kendaraan saja, Anda bisa memilih jaminan asuransi mobil Total Loss Only (TLO). Apapun asuransi mobilnya, semua kembali kepada keputusan dan kebutuhan Anda sebagai pemilik kendaraan. 

Dalam memilih asuransi kendaraan, Anda mungkin ingin sebuah asuransi murah yang memiliki layanan lengkap, premi asuransi murah, klaim asuransi cepat, dan bengkel rekanan terjangkau. Namun, besar premi asuransi kendaraan secara umum ditentukan oleh beberapa faktor, yaitu;

Jenis jaminan yang dipilih TLO atau All Risk, komprehensif atau kerugian total Jenis kendaraan Roda dua, roda empat atau lebih Harga kendaraan atau pertanggungan yang ingin didapatkan Menentukan besar premi yang mesti dibayarkan Penggunaan kendaraan Penggunaan kendaraan

Sesuai surat edaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sejak tanggal 1 Maret 2014 tarif premi seluruh asuransi kendaraan bermotor wajib dilakukan secara seragam, atau tidak boleh melebihi batas tarif bawah dan tarif atas yang ditentukan.

Artinya, mulai saat ini setiap perusahaan asuransi kendaraan bermotor tidak lagi bisa melakukan perang harga premi dan diberlakukannya tarif tetap asuransi kendaraan.

Tarif batas atas ditetapkan dan memiliki tujuan untuk melindungi kepentingan masyarakat dari pengenaan premi yang berlebihan (over-pricing). Selain itu, surat edaran ini juga mengatur jenis risiko khusus meliputi banjir, gempa bumi, letusan gunung berapi, dan tsunami.

Untuk mengetahui apa saja syarat yang harus Anda miliki pada saat pengajuan permohonan asuransi kendaraan, berikut adalah beberapa daftar syarat umum yang wajib Anda ketahui:

  • Berusia di atas 17 tahun
  • Memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan STNK yang masih berlaku
  • Status kepemilikan kendaraan yang akan diasuransikan harus secara sah diakui oleh hukum
  • Kendaraan tidak terlibat atau digunakan untuk tindakan yang melawan hukum

Foto Kendaraan:
- Bagian kiri, kanan, depan dan belakang secara menyeluruh, pada tempat dan waktu yang sama.

- Dashboard dan tongkat transmisi

- Cacat semula (bila ada)

- Aksesoris atau peralatan non standar beserta harga (bila ada)

- Melampirkan BSTK dari dealer (khusus untuk kendaraan baru)

Foto Identitas Diri:
- SIM atau KTP yang masih berlaku

- Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang masih berlaku

Selanjutnya, hal yang perlu Anda ketahui adalah bahwa klaim asuransi kendaraan juga membutuhkan beberapa dokumen untuk pengurusannya. Bahkan, dokumen-dokumen yang diperlukan itu juga lebih banyak dibanding pada saat mendaftar. Secara umum, dokumen yang diperlukan untuk klaim antara lain.

  • LKKB (Laporan Kecelakaan Kendaraan Bermotor)
  • Fotokopi polis asuransi
  • Fotokopi STNK kendaraan
  • Fotokopi SIM pengemudi
  • Fotokopi KTP tertanggung
  • BPKB asli
  • Faktur kendaraan
  • Surat keterangan kepolisian (untuk kasus pencurian/kehilangan)
  • Kunci kontak kendaraan (untuk kasus pencurian/kehilangan)
  • Surat subrogasi (untuk kasus pencurian/kehilangan)
  • Surat blokir (untuk kasus pencurian/kehilangan)

Untuk mempermudah proses klaim, semua dokumen yang disebutkan wajib dilampirkan. Karena itu, sebelum memilih asuransi yang tepat untuk kendaraan, Anda wajib melakukan perbandingan dan mengetahui proses klaim yang nantinya dilakukan.

CekAja.com hadir dengan tujuan mempermudah cara mendaftar asuransi kendaraan dan perbandingannya dari berbagai perusahaan asuransi terbaik di Indonesia. Anda akan diberikan kemudahan mendaftar, bantuan konsultasi gratis, dan perbandingan produk asuransi yang memiliki premi murah dan menguntungkan.

Namun, sebelumnya Anda wajib terlebih dahulu membaca dan memahami informasi produk asuransi yang tersedia dan mempersiapkan syarat-syarat yang diperlukan. Untuk mengajukan aplikasi di CekAja.com, berikut adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan:

  • Masukkan kode daerah plat nomor kendaraan Anda
  • Isi kolom Kriteria dan Persyaratan
  • Pilih produk kartu kredit berdasarkan perbandingan yang didapatkan
  • Daftar, atau hubungi call center untuk layanan dan konsultasi gratis

Ada dua jenis perlindungan yang dikenal pada asuransi kendaraan, yaitu asuransi All Risk atau perlindungan yang mencakup semua kejadian kerusakan; dan perlindungan Total Loss Only (TLO) atau perlindungan hanya untuk kehilangan saja dan tidak berlaku untuk kerusakan ringan.

Dalam perkembangannya, asuransi kendaraan juga menyediakan perluasan asuransi, misalnya tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga dan penumpang, huru-hara, bencana alam, dan lainnya. Namun secara umum, asuransi kendaraan juga memiliki beberapa keuntungan, yaitu:

  • Hemat, karena mengurangi ketidakpastian risiko
  • Mengurangi beban keuangan akibat timbulnya kerugian
  • Memberi ketenangan saat berkendara, baik Anda sendiri ataupun orang lain
  • Sebagai instrumen investasi, dan lebih disiplin menabung