Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

5 Alasan Reksadana Itu Menguntungkan untuk Kelola Dana

by Tisyrin on 25 Juli, 2017

investasi reksadana _ investasi - CekAja.com

Pada dasarnya reksadana cocok untuk pengembangan dana bagi semua orang. Selain hanya memerlukan modal yang kecil dan mudah untuk memilikinya, jenis pengelolaan dananya pun bisa dipilih.

Baru ingin memulai reksadana? Jangan pusing. Karena ada pihak ahli yang akan bertanggung jawab terhadap portofolio reksadana. Paling penting, reksadana tergolong likuid karena pencairannya mudah.

Reksadana merupakan wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya dikelola oleh ahlinya dalam portofolio efek. Portofolio efek terdiri dari saham, obligasi, deposito, surat berharga dan lain-lain.

Reksadana bermacam-macam jenisnya, tergantung di mana dana dominan tersimpan. Pada reksadana pasar uang, dana tersimpan di instrumen pasar uang yaitu deposito, surat berharga komersil, dan obligasi yang jatuh tempo kurang dari setahun.  Sedangkan untuk reksadana pendapatan tetap, dana tersimpan pada instrumen obligasi/sukuk sebanyak 80%, sisanya di instrumen pasar uang.

Untuk reksadana campuran, dana tersebar pada saham, obligasi, dan pasar uang. Kemudian pada reksadana saham, sebagian besar  atau 80% dana dikelola pada instrumen saham dan sisanya ke instrumen pasar uang atau obligasi.

Mengapa reksadana cocok untuk semua orang? Berikut adalah beberapa alasan yang wajib diketahui:

Modal kecil

Apa yang akan dilakukan jika memiliki uang sebesar Rp100.000? Bagi yang tinggal di Jakarta, uang Rp100.000 bisa lenyap begitu saja jika menggunakannya untuk makan dan jajan di mal. Tapi percayakah bahwa dengan Rp100.000 bisa memulai mengelola dana di reksadana?

Ketika ingin mengembangkan dana yang dimiliki, mungkin kita sempat terpikir untuk membeli properti, beternak sapi, atau membuat perusahaan sendiri. Pertanyaannya, berapa modal yang harus dimiliki untuk melakukan semua itu?

Dengan membeli reksadana saham di awal sebesar Rp300.000 saja, kemudian secara rutin membeli Rp300.000 lagi setiap bulan selama 15 tahun, Anda berpotensi mengantongi Rp205,86 juta. Perhitungan tersebut jika menggunakan asumsi imbal hasil 15%. Bayangkan jika Anda menyimpan dana lebih banyak dan lebih lama?

Ada ahli yang mengelola

Tak perlu merasa minder sebelum menaruh dana di reksadana. Tenang saja, ada pihak ahli yang bertanggung jawab untuk mengelolanya. Pihak ahli akan memikirkan strategi dan memutar dana agar mendapatkan hasil yang maksimal. Yang kita perlukan hanyalah komitmen untuk menyisihkan dana, mempersiapkan masa depan lewat reksadana.

Mudah cara membelinya

 Saat ini, membeli reksadana tak harus melalui agen penjual seperti bank, karena kini bisa dilakukan secara online. Bahkan, ada pula cara unik untuk merasakan hasil dari reksadana yaitu dengan memiliki akun IPOTPAY.

IPOTPAY merupakan the ultimate fintech platform yang memaksimalkan hasil saldo nasabah dengan fleksibilitas tanpa batas dan dapat digunakan untuk bayar, beli, hingga transfer dana tanpa limit di hari yang sama.

 

Jadi, selain untuk transaksi  BBT (Bayar, Beli dan Transfer), dana yang tersimpan di IPOTPAY secara otomatis ditempatkan di reksadana pasar uang. Dengan begitu, nasabah akan mendapatkan hasil maksimal dari pengembangan saldonya. Reksadana pasar uang akan memberikan hasil di kisaran 7-9% per tahun (gross).

Banyak pilihan sesuai karakter dan tujuan

 Seperti telah disebutkan di atas, reksadana terdiri dari beberapa jenis. Setiap orang bisa menyesuaikan pilihannya dengan karakternya dan kebutuhannya. Reksadana pasar uang misalnya, cocok untuk investasi jangka pendek karena minim risiko, sedangkan reksadana saham cocok untuk investasi jangka panjang karena imbal hasilnya lebih tinggi begitu pun dengan risikonya.

Artinya, ketika seseorang memiliki tujuan ingin membiayai kuliah anaknya sekitar 15 tahun kemudian, tentu lebih baik membeli reksadana saham. Sedangkan jika ingin sekedar berlibur ke luar negeri beberapa bulan mendatang, pilihlah reksadana pasar uang.

Likuid

Reksadana tergolong likuid karena mudah untuk mencairkannya. Begitu pun jika kita memiliki akun  IPOTPAY yang menempatkan dana pada reksadana pasar uang, tak perlu khawatir sulit untuk mencairkannya. Dana pada IPOTPAY mudah untuk dicairkan.

Enaknya lagi, IPOTPAY melayani beragam transaksi pembayaran dan pembelian mulai dari bayar kartu kredit, BPJS Kesehatan, listrik/PLN,  hingga beli voucher pulsa, token listrik, top-up e-wallet, dan masih banyak lagi yang lainnya. Artinya, mudah sekali bukan untuk menggunakan dana Anda untuk berbagai keperluan?

Plus, menyimpan dana pada IPOTPAY juga aman. IPOTPAY terdaftar dan diawasi OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan diproteksi dengan sistem keamanan SSL 256 bit dan menggunakan three layer security (password, secure PIN, dan kode OTP) untuk setiap kegiatan transaksi.

Nikmati segera keunggulan IPOTPAY dengan membuka akun IPOTPAY yang simpel dan user-friendly di www.ipotpay.com atau unduh apps IPOTPAY di Play Store dan App Store. Selamat mencoba!

Tentang Penulis

Penulis konten yang pernah mencicipi profesi sebagai jurnalis bidang finansial, kesehatan, seni, dan lifestyle.