Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

6 menit waktu bacaan

7 Barang Ini Sebaiknya Tidak Dibeli Secara Online

by Sindhi Aderianti on 11 Desember, 2018

Belanja online merupakan fenomena yang boleh dibilang sudah menjadi budaya di hampir semua lapisan masyarakat. Banyak orang ingin suatu hal yang praktis, terutama para generasi millennials. Dengan begitu, tak heran kalau pada akhirnya media online dipilih sebagai tempat berbelanja yang paling ideal.

anggaran belanja - CekAja.com

Maraknya belanja online pertama kali didukung oleh kehadiran smartphone dan internet. Ketika segala informasi bisa diakses hanya dalam satu gengaman, di situlah pelaku bisnis lantas memanfaatkannya untuk berjualan online.

Mulai dari sekedar memasarkan barang dagangan melalui social media, hingga kini muncul berbagai e-commerce yang semakin memudahkan pengalaman berbelanja setiap konsumen.

Berdasarkan riset perusahaan teknologi pemasaran asal Perancis, Criteo, Indonesia tercatat menjadi pengguna e-commerce terbesar di kawasan Asia Pasifik (APAC). Diketahui pula bahwa sebesar 95,8% konsumen di Indonesia banyak yang menggunakan website dan aplikasi e-commerce untuk berbelanja.

(Baca juga: Catat! Inilah Waktu Terbaik dan Lebih Menguntungkan untuk Belanja Online)
Keuntungan Belanja Online

Minat yang besar terhadap belanja online tentunya didasari oleh beberapa keuntungan. Anda tidak perlu menghadapi kemacetan dalam mengantri di kasir ketika membayar maupun untuk mencapai tempat tujuan.

Hanya bermodalkan smartphone dan jaringan internet semua dapat terselesaikan. Dengan belanja online, Anda bisa bertransaksi kapan pun dan di manapun.

Intinya, sah-sah saja belanja online tanpa harus mandi dan berpakaian layak, asal koneksi internet lancar. Apalagi sekarang sudah ada m-banking yang membantu proses pembayaran tanpa harus ke ATM.

Fakta lain, sebagian besar toko online menawarkan harga yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan toko biasa. Ini sangat masuk akal, karena penjual online tidak dibebani pajak, sewa toko atau fee untuk pelayan. Otomatis harga yang ditawarkan jauh lebih rendah dari toko biasa.

Ketika sudah menjadi member setia suatu e-commerce, Anda juga diuntungkan dengan point reward yang dapat ditukar menjadi kupon diskon, gratis ongkir, atau cashback dalam jumlah cukup besar. Keuntungan ini pastinya akan tambah menghemat pengeluaran Anda setiap belanja.

Banner KTA CekAja

Waspada ‘Zonk’ Saat Belanja Online, Hindari Beli Barang Ini

Tidak selamanya belanja online selalu menguntungkan. Sebagai contoh, toko online hanya dapat menampilkan deskripsi produk dan foto barang.

Belum lagi penipuan online yang kini terus meningkat jumlahnya hingga 400 kasus. Hal ini tentu menimbulkan kerugian cukup serius bagi sejumlah pembeli.

Sejatinya memang ada beberapa barang yang tidak direkomendasikan untuk dibeli secara online. Dengan alasan menyangkut kualitas dan risiko tadi. Untuk menghindari kerugian tersebut, yuk intip 7 barang yang dimaksud berikut ini:

  • Gadget

Membeli gadget butuh berbagai proses pengecekan yang tentunya harus dilalui dengan langsung bertatap fisik. Hal pertama yang pasti Anda lakukan adalah mengecek baterai, kemampuan kamera, mengetes suara ketika menelepon, sampai fitur-fitur canggih lain.

Kemudian, Anda juga perlu mengenal modus penipuan dalam jual-beli gadget online ini. Biasanya barang yang mereka post memang original dan dibanderol harga lebih murah dari pasaran. Namun yang dikirim ternyata barang palsu atau refurbished.

(Baca juga: Tips Belanja Online Secara Cerdas dan Hemat Budget)
  • Furnitur

Barang selanjutnya adalah furnitur. Sebagai barang yang akan melengkapi kenyamanan rumah Anda, furnitur tentu bukanlah sesuatu yang bisa dianggap enteng.

Membeli kursi, lemari, atau meja makan secara online justru hanya akan meresahkan Anda. Semisal dari segi kualitas, apakah kayunya benar-benar terbuat dari jati asli yang tidak mudah rapuh?

Anda tentu tidak mungkin hanya menanyakannya saja tanpa langsung mengecek langsung ke toko. Selain itu, Anda pun harus mengukur masing-masing lebar furnitur karena berkaitan dengan tata letaknya di dalam rumah nanti.

  • Elektronik rumah tangga

Harga barang elektronik rumah tangga yang mahal, sebaiknya juga langsung Anda beli di toko saja karena akan lebih mudah menguji spesifikasinya. Anda pasti tidak mau apabila telah membayar mahal, namun barang yang diterima tidak sesuai dengan yang ditawarkan, terdapat masalah saat menggunakan alat yang dibeli.

Mulai dari barang tidak bisa jalan hingga spesifikasi yang ditawarkan tidak sama dengan yang anda terima. Sekalipun diklaim garansi, tapi prosedurnya cukup merepotkan. Anda harus menghubungi seller, mengajukan komplain, hingga mengurus garansi bolak-balik.

(Baca juga: Tiga Tips Agar Tidak Terjebak Gimmick Diskon Saat Belanja Online)
  • Bahan makanan

Anda juga tidak disarankan membeli bahan makanan secara online. Daging atau ikan tentunya akan lebih baik dibeli langsung dari pasar.

Begitupun buah dan sayur-sayuran yang mudah busuk. Lain hal kalau Anda membelinya lewat toko online.

Meski sudah memilih kurir pengantaran same day, tetap saja butuh beberapa jam di perjalanan hingga tiba ke tempat tujuan. Begitu begitu sampai, bisa jadi  kualitas bahan makanan tersebut tidak seunggul sebelumnya karena masalah suhu.

  • Kasur

Kenyamanannya merupakan sesuatu yang harus Anda cari dari produk yang satu ini. Untuk memastikan kenyamanan kasur tentu saja cara yang paling efektif adalah membelinya langsung di toko.

Anda bisa menjajal kekempukan kasur, serta mengukur lebih teliti berapa panjang dan lebar ukurannya. Sebagai info, kasur yang ideal umumnya mampu bertahan hingga tujuh tahun. Jadi, hindari belanja kasur secara online kecuali Anda sudah menguji merek tertentu.

(Baca juga: Beberapa Balita Ini Belanja Online Ribuan Dollar Karena Asal 'Klik' Saat Bermain Tablet dan Smartphone)
  • Hewan peliharaan

Sekarang, hewan peliharaan juga bisa dibeli secara online. Tapi pastinya, hal tersebut amat tidak direkomendasikan.

Kerugian yang dapat terjadi tak jauh berbeda dengan membeli gadget online. Bisa saja foto yang ditampilkan pada lapak penjual adalah kucing ras sehat nan lucu.

Tetapi kalau yang dikirim nanti ternyata kucing tak terawat, bagaimana? Kecuali pihak yang menjual teman dekat Anda, mungkin akan lebih aman. Meski begitu perlu diingat, praktik jual-beli hewan peliharaan dengan cara ini tergolong melanggar undang-undang. Jadi sebisa mungkin, lebih baik dihindari.

  • Bunga

Beberapa bunga yang dijual online mungkin lebih banyak variannya. Mawar dengan warna-warni ala unicorn pun ada.

Sering kali bunga tersebut juga dikreasikan dalam bouquet berhiaskan pita yang cantik. Bunga adalah barang yang cepat layu jika harus melalui proses pengiriman yang terlalu lama.

Jika Anda sangat membutuhkan bunga segar dengan cepat, maka akan lebih baik membelinya langsung di toko bunga terdekat dari rumah.

Era digital memang sudah amat memudahkan setiap orang dalam segala hal, termasuk berbelanja. Tinggal klik, menunggu beberapa saat, barang pesanan lalu tiba di depan pintu. Namun kemudahan ini jagan lantas membuat Anda lengah. Tetap berhati-hati agar tidak ada kerugian yang menimpa Anda kelak.

Tentang Penulis

Penulis yang kadang kala jadi pedagang.