Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

7 Cara Hindari Kartu Kredit Dibajak Saat Traveling

by Ariesta on 1 Januari, 2017

produk favorit generasi milenial _ Kartu kredit - CekAja.com

Kamu tentu tidak ingin liburan mengasyikkan jadi berantakan. Salah satu sebabnya karena pengeluaran membengkak akibat kartu kredit dibajak orang ketika liburan.

Ketakutan pengeluaran membengkak ini tentunya didasarkan pada semakin canggihnya modus yang digunakan untuk menggasak kartu kredit nasabah. Dengan menggunakan kartu kredit yang menjanjikan airmiles dan mengikuti tips berikut, kamu bisa mencegah kartu kreditmu disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab saat taveling.

Memakai dompet khusus

Tahukah kalau penjahat kartu kredit tidak harus menyentuh dompetmu dalam saat mencuri kartu kreditmu? Mereka bahkan tidak harus melihat kartu kreditmu. Yang perlu mereka lakukan adalah menempelkan scanner RFID dan mereka pun bisa mendapatkan nama lengkap, nomor kartu kredit, tanggal kadaluarsa, dan bahkan informasi paspormu.

Supaya hal ini tidak terjadi, kamu harus punya dompet dan sampul paspor yang mampu memblokir RFID. Produk ini memang baru ada  di toko online internasional seperti amazon. Bentuknya seperti dompet pada umumnya, namun dilengkapi kemampuan untuk melindungi informasi pribadi dan kartu kredit dari penjahat. Harga US$15 terasa wajar dibandingkan perlindungan yang ditawarkan.

Hati-hati terhadap koneksi internet

Saat membeli tiket pesawat atau booking hotel secara online, pastikan jaringan internet yang kamu gunakan stabil dan aman. Jika memungkinkan, gunakan jaringan internet sendiri. Ini karena saat memakai Wi-Fi di tempat umum seperti hotel, warnet, restoran, bar, dan taman, apapun yang kamu ketik di browser dapat dimonitor dan dicuri.

Screen Shot 2016-08-05 at 7.00.36 PM

Kapanpun kamu menemukan gambar peringatan seperti di atas, jangan pernah masukkan password, terutama yang berhubungan dengan password kartu kredit. Pastikan juga situs yang kamu ketik adalah https:// bukan http://. Solusi lainnya adalah menggunakan SurfEasy atau VPN untuk membantumu mengamankan data pribadi saat menggunakan koneksi umum.

Menghapus cookies, password, dan browsing history

Selalu ingat jangan mencentang ‘remember password’ saat menggunakan komputer hotel atau tempat umumnya. Pastikan kamu keluar (log out) dari semua akun pribadi. Selain itu selalu hapus riwayat (history) setelah membuka email, akun di situs maskapai, bahkan Facebook. Setelahnya hapus cookies.

(Baca jugaBeragam Modus Maling Modern di Era Uang Elektronik)

Supaya lebih aman, saat browsing gunakan “incognito” di Chrome atau  “private” di Firefox. Intinya jangan pernah tinggalkan jejak berupa data pribadi dan password (kata kunci) di komputer publik.

Kartu kredit harus selalu menempel badan

Di beberapa tempat, sangat umum memberikan kartu kredit pada pelayan restoran saat bill disodorkan. Hal ini memberikan peluang pada orang asing untuk mencuri data kartu kredit. Usahakan kartu kredit selalu berada di jangkauanmu. Jika harus menggunakan kartu kredit sebagai alat transaksi, lakukan sendiri alias jangan menyuruh orang lain.

Tulis call center bank penerbit kartu kredit

Saat kamu sadar kalau kartu kreditmu sudah hilang atau dicuri, kamu harus segera memblokirnya. Semakin cepat kamu menelepon call center untuk memblokir, semakin kecil kemungkinan untuk disalahgunakan. Selain itu kamu harus segera menghubungi pihak asuransi perjalanan untuk mengurus klaim kehilangan barang berharga.

Memasang notifikasi

Banyak perusahaan kartu kredit yang menyediakan notifikasi email dan sms setiap kamu melakukan transaksi. Jadi jika seseorang mencuri kartu kreditmu dan memakainya, notifikasi akan masuk ke ponsel.

Fitur ini sangat berguna bagi orang yang punya kartu kredit lebih dari satu. Pasalnya mereka yang supersibuk dan punya banyak kartu kredit mungkin baru sadar setelah berhari-hari atau berminggu-minggu, tergantung dari seberapa sering kartu kredit yang telah dicuri tersebut digunakan oleh pelaku.

(Baca juga: Waspada Penipuan Kartu Kredit, Bagaimana Cara Menolak Transaksi)

Memonitor lembar tagihan saat sudah pulang ke rumah

Setelah pulang ke rumah, periksa lembar tagihan. Atau jika belum keluar, kamu bisa mengeceknya lewat sms banking. Jika ada pengeluaran yang dirasa tidak kamu lakukan, kamu harus segera menghubungi bank untuk mulai melakukan investigasi.

Intinya, tetaplah waspada tapi jangan takut. Nikmati liburanmu, awasi barang berharga, dan gunakan kartu kredit secara bijak. Agar lebih aman dan tidak takut biaya risiko, lindungi traveling yang kamu lakukan dengan asuransi perjalanan.

Widget TRV Insurance

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami