Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

7 Langkah Efektif Atur Anggaran Bulanan Bagi Anda yang Masih Boros

by JTO on 23 Februari, 2015

terbebas dari utang _ kartu kredit - CekAja.com

Masih sering boros dengan anggaran yang dimiliki setiap bulan? Kamu mungkin belum menerapkan 7 langkah ini untuk pengaturan keuangan.

Disiplin dalam pengaturan keuangan memang membutuhkan usaha. Apalagi untuk kamu yang masih memiliki banyak biaya yang harus dibayar setiap bulan, memiliki sejumlah utang yang belum lunas, atau tagihan-tagihan lain.

Apapun alasannya, bila tidak memulai untuk bertindak untuk mengatur keuangan sejak sekarang, maka kapan lagi kamu memulai? Agar lebih mudah, coba ikuti saja 7 langkah mudah berikut.

1. Tetapkan Tujuan

Sebelum membuat anggaran, tetapkan dulu tujuan. Saya, secara pribadi menetapkan sejumlah uang yang ingin saya tabung dalam satu bulan, kemudian melakukan anggaran pengeluaran berdasarkan uang yang tersisa. Pendekatan tersebut jauh lebih mudah dilakukan dibanding jika kamu menganggarkan masing-masing pengeluaran berdasarkan masing-masing kategori.

(Baca juga: 5 Cara Agar Uang Gaji Anda Tidak Langsung Ludes)

2. Pantau Pemasukan dan Pengeluaran

Untuk langkah ini, kamu bisa melakukan hal secara konvensional dengan cara mencatatnya di kertas atau ke dalam microsoft excel. Atau, agar kamu dapat mengunduh berbagai aplikasi digital pengaturan keuangan yang saat ini tersedia di pasaran.

Sebagai langkah pertama, tuliskan semua jenis pemasukan baik gaji rutin bulanan, komisi, atau pemasukan lain. Sisihkan jumlah yang ingin ditabung setiap bulan. Idealnya minimal 10% dan zakat 2,5%. Selanjutnya, kurangi sisanya dengan pengeluaran bulanan seperti pelunasan utang, biaya listrik dan air, cicilan mobil, bensin, belanja bulanan, dan lainnya.

3. Lakukan Perhitungan Secara Rutin

Ketika mulai melakukan pencatatan keuangan, kamu akan menemukan berbagai kategori pengeluaran sesuai dengan tujuan penggunaannya. Baik untuk tujuan penggunaan pribadi, pekerjaan, dan keluarga. Misalnya pengeluaran untuk transportasi. Pengeluaran transportasi dapat memiliki tujuan penggunaan untuk keperluan pribadi dan pekerjaan. Nah, akan membingungkan bila pengeluaran ini dikelompokkan menjadi satu.

(Baca juga8 Hal yang Perlu Diketahui Ketika Ingin Membeli Rumah)

Beberapa aplikasi digital pengaturan keuangan banyak yang telah memiliki pengategorian pengeluaran ini. Sebab, kamu akan bingung bila pembukuan yang digunakan masih menggunakan cara manual atau dengan menggunakan data excel.

4. Pisahkan Keinginan dan Kebutuhan

Taruhlah kamu telah mulai menganalisa apa saja yang masuk dan keluar dari anggaran keuangan. Karena dengan begitu Anda akan mulai melihat alur pengeluaran yang memang penting atau tidak penting sama sekali. Pengeluaran yang tidak penting itu biasanya dipicu dari pengaruh emosional.

Sebab, dengan adanya laporan pencatatan tersebut, maka akan terlihat dengan jelas mana pengeluaran yang berdasarkan kebutuhan dan keinginan (emosional). Jadi, di bulan berikutnya kamu dapat lebih bijak dalam menghindarinya. Anda juga dapat mengikuti saran Warren Buffet yang mengatakan, “bila hal tersebut bukanlah hal yang terpenting dalam hidup, hindari bagaimanapun caranya”.

5. Buat Strategi Pengeluaran

Setelah kamu dapat memetakan mana saja pengeluaran yang dipicu karena masalah emosional, maka dari data tersebut kamu bisa membuat strategi. Contohnya dalam satu minggu cukup makan di restoran satu kali, atau nonton cukup 2 minggu sekali. (Baca juga: 12 Cara Mudah Ajarkan Pengetahuan Finansial untuk Anak)

Cari cara untuk memetakan pengeluaran-pengeluaran yang menyebabkan pemasukan bocor setiap harinya. Bahkan dengan menghemat pengeluaran hanya Rp 10 ribu – Rp 20 ribu setiap hari, kamu dapat memberikan perubahan secara signfikan setiap bulannya.

6. Manjakan Diri Sesekali

Jangan korbankan semuanya. Karena itu, sesekali cobalah untuk mencari hiburan sebagai obat stres dan langkah untuk meningkatkan produktifitas. Walaupun sedang menabung dan berhemat, bukan artinya kamu tidak dapat bersenang-senang sama sekali. Melakukan pijat atau menonton film favorit satu bulan atau dua minggu sekali. Anggaplah kegiatan ini sebagai hadiah bagi diri sendiri.

7. Konsisten

Perencanaan tersebut akan berjalan dengan baik jika kamu dengan jujur dan obyektif menuliskan semua pemasukan dan pengeluaran yang dimiliki. Memanipulasi data sama saja mencurangi hidup sendiri. Akan ada masa dimana kamu tiba-tiba membutuhkan dana yang besar. Menabung dan memiliki persiapan terhadap hal tersebut akan membantu melewati masa-masa sulit.

Masih butuh konsultasi tentang masalah keuangan? Gabung di forum finansial untuk segala konsultasi di sini.

 

 

BANNER-KONTRIBUTOR_IBNU_CEKAJA.com

Tentang Penulis

JTO

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami