Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

8 Hal yang Perlu Diketahui Ketika Ingin Membeli Rumah

by JTO on 8 Januari, 2015

Ya, komitmen Anda di 2015 ini salah satunya adalah memiliki rumah. Mau beli rumah baru atau rumah bekas, kini semua dimudahkan dengan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Simak beberapa tips berikut untuk mewujudkan rencana Anda.

Memiliki tempat tinggal atau rumah sendiri merupakan kebutuhan bagi setiap orang. Bahkan, komitmen ini akan semakin kental bagi Anda yang telah menikah atau berkeluarga. Walaupun Anda yang masih lajang pun dapat memiliki komitmen ini.

Agar Anda tidak bingung lagi, salah langkah, atau tahu apa saja yang harus dipersiapkan dan dilakukan, kami berikan beberapa langkah yang perlu diketahui;

1. Tentukan Lokasi

Ini masalah lokasi tentang rumah yang ingin Anda beli. Rumah memang kebutuhan, apalagi bagi Anda yang sudah membina rumah tangga. Namun jangan sampai tempat tinggal yang Anda beli tidak mendukung efektivitas pekerjaan Anda.

Anda mungkin menyasar rumah yang berharga murah, karena biasanya lokasi rumah yang murah memang berada di pinggiran kota. Karena itu, cobalah berhitung kembali tentang hal ini.

Selain itu, tanya juga apakah Anda memiliki komitmen untuk menetap di lokasi rumah yang ingin dibeli? Jika tidak, maka urungkan untuk membeli lokasi di tempat tersebut. Bagaimanapun tujuan Anda membeli rumah adalah untuk ditinggali.

2. Ketahui Harga

Sebelum mengajukan kredit, cobalah membuat tawaran serius pada sebuah rumah yang tepat dan ingin Anda beli. Jadi, saat Anda mengajukan kredit pun Anda sudah tahu bagaimana kisaran harga dan uang muka yang memang sesuai dengan yang Anda miliki.

Untuk melakukan hal ini, cari tahu tren harga rumah dalam beberapa bulan terakhir. Apalagi rumah yang Anda beli adalah rumah seken. Dengan mengetahui harga pasaran yang berlaku, maka Anda dapat melakukan penawaran yang lebih murah.

(Baca juga: 5 Cara Aman Ajukan Kredit Rumah Bekas)

3. Sewa Penilai

Saat mengajukan kredit, bank atau lembaga pemberi pinjaman sudah tentu akan melakukan penilaian terhadap rumah yang akan Anda beli. Di sini bank akan menentukan penilaian apakah rumah yang akan Anda beli memiliki harga yang layak dan dapat disetujui pengajuan kreditnya.

Apalagi rumah yang Anda beli adalah rumah seken. Karena itu, cobalah untuk menyewa ahli atau insinyur berpengalaman dalam menilai rumah yang akan Anda beli. Sang ahli ini akan dapat memberikan rekomendasi dan menunjukkan potensi masalah pada rumah yang akan Anda beli. Misalnya seperti bila ada sudut yang memerlukan perbaikan dan kisaran harga yang dibutuhkan.

4. Bersihkan Kredit

Inilah saatnya Anda mengajukan kredit. Saat ini cara mudah membeli rumah adalah menggunakan kredit pemilikan rumah (KPR). Bila demikian, pastikan rencana kredit Anda bisa dilakukan dengan sempurna. Karena itu, mulai dari sekarang bersihkan riwayat kredit Anda.

Beberapa bulan sebelum Anda berburu, cobalah cek kembali kondisi finansial yang Anda miliki. Mulai dari arus kas tabungan, penggunaan kartu kredit, hingga cicilan lain yang Anda miliki saat ini. Hitung rasio kredit yang Anda miliki, dan perbaiki masalah yang Anda temukan.

5. Siapkan Uang Muka

Poin inilah yang terkadang menjadi batu sandungan bagi Anda yang ingin membeli rumah, yaitu ketersediaan uang muka. Umumnya, uang muka yang harus dipersiapkan adalah 30% dari harga rumah. Untuk langkah ini, Anda juga bisa terbantu dengan menggunakan kalkulator KPR yang tersedia secara online. Tingkat bunga yang lebih rendah akan menghemat lebih banyak dalam jangka panjang.

6. Ketahui Cicilan

Aturan ideal yang bisa dipakai dalam mengitung kemampuan cicilan yang bisa Anda lakukan adalah sejumlah 30% dari pendapatan Anda per bulan. Gunakan kalkulator KPR online untuk membantu Anda dalam masalah ini. Dengan begitu Anda akan tahu dan memiliki pedoman tentang cicilan yang akan Anda lakukan.

(Baca: Punya Cicilan Kredit Lain Tapi Ingin Ajukan KPR, Pelajari Dulu Simulasinya)

7. Bandingkan Bank

Berapa rata-rata suku bunga KPR saat ini? Sudah tentu Anda wajib mengetahui hal ini sebelum mengajukan kredit. Biasanya, bank akan memberikan suku bunga tetap untuk 1-3 tahun masa cicilan yang Anda ajukan. Selanjutnya akan diberlakukan suku bunga floating.

Bandingkan beberapa bank. Cara mudahnya adalah dengan bandingkan KPR dengan bunga rendah melalui online. Seperti di CekAja.com. Cukup gunakan mesin perbandingan (widget) yang dimiliki, Anda akan dapatkan perbandingan produk KPR dari puluhan bank. Setelah itu Anda akan dapat mengetahui bunga, plafon kredit yang bisa Anda dapatkan, serta jumlah cicilan yang sesuai kemampuan Anda.

8. Konsultasi Ahli

Anda mungkin sudah mendapatkan informasi dari berbagai artikel atau berselancar di internet. Namun, pastinya banyak pertanyaan yang ingin ditanyakan secara langsung saat ingin membeli rumah. Cobalah untuk bertanya dan berkonsultasi kepada ahlinya baik dengan agen profesional maupun ahli perencanaan keuangan. Dengan begitu Anda dapat terbantu dan memiliki strategi selama proses penawaran.

Mau konsultasi gratis?

Atau bandingkan produk KPR dari puluhan bank, coba di sini.

Tentang Penulis

JTO

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami