Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

Cara Aman Membeli Hewan Kurban Secara Online

by Surtan Siahaan on 23 Agustus, 2017

hewan kurban - CekAja.com

Hari raya Idul Adha tinggal menunggu hitungan hari. Bila ingin berkurban namun tidak punya waktu, membeli hewan kurban secara online bisa jadi solusi.

Cukup lewat ponsel atau gadget kesayangan, dalam beberapa klik kita bisa memilih hewan kurban yang paling sesuai dengan kocek kita. Belum lagi untuk membayarnya tidak perlu bertatap muka dengan pedagang atau peternak. Waktu dan usaha yang kita keluarkan bisa jauh lebih hemat dibandingkan membelinya secara langsung.

Meski demikian, tidak semua orang familiar dengan sistem pembelian kurban secara online. Masyarakat pun masih terbiasa membeli kambing, sapi bahkan unta kurban secara langsung di peternak atau pedagang di pasar hewan. Selain itu, dari sisi hukum agama masih terdapat silang pendapat di antara ahli agama mengenai sah atau tidaknya berkurban secara online.

Seperti keterangan dari ustad Ammi Nur Baits, alumni Madinah International University, pada laman Konsultasisyariah.com, menurutnya berkurban secara online sebenarnya membuat sejumlah sunah tidak terlaksana. Di antaranya dzikir kepada Allah ketika menyembelih hewan, turut menyaksikan penyembelihan, memakan sebagian dagingnya, serta mengetahui kapan waktu penyembelihan.

Sementara, ada pendapat lain yang mengatakan membeli kurban online sah karena tidak ada aturan yang secara jelas melarang umat untuk mengirim hasil kurban ke daerah lain. Ahmad Fauzi Qoshim, Manajer Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa), seperti dikutip dari dompetdhuafa.org dalam salah satu keterangannya membolehkan kurban secara online.

Menurutnya, dari sisi ijab qobul, kurban online dapat dikatakan sah lantaran bebas dari unsur penipuan dan ada kejelasan mengenai spesifikasi barang yang dijual karena menyertakan gambar, ukuran serta sifat-sifat lain dari barang yang dijual. Selain itu, dalam kurban online, orang juga bisa memilih lokasi distribusi.

Namun, kali ini kita tidak akan membahas persoalan kurban online dari tinjauan hukum agama melainkan unsur keamanan dalam transaksi pembelian kurban secara online. Untuk lebih memudahkan pembahasan, penjelasan selanjutnya akan dibagi dalam sejumlah poin berikut ini:

Beli hewan kurban secara online aman, asal tepat memilih situs yang tepercaya

Agar tidak tertipu saat membeli kurban online, pastikan situs yang kita pilih punya latar belakang dan kredibilitas jelas. Lantas apa syaratnya suatu situs penyedia layanan kurban online dapat dikatakan jelas?

Pertama, pastikan situs tersebut memiliki kantor resmi dan nomor telepon/fax. Sebab, jika terdapat masalah di kemudian hari, kita bisa mendatangi kantor lembaga tersebut dan berbicara langsung dengan manajemennya.

Kedua, biasanya untuk membuktikan kredibilitasnya, lembaga penyedia kurban online memberikan sejumlah bukti pada para pekurban berupa foto hewan dan pelaksanaannya, surat ucapan terima kasih dari penerima dan gift dari lembaga pelaksana kurban (gift bisa berupa majalah atau cinderamata).

Ketiga, lembaga yang kredibel memiliki prosedur yang jelas dalam hal pembayaran seperti adanya formulir pendaftaran, mendapat kuitansi bukti pembayaran, laporan hasil pelaksanaan kurban hingga rekening penerima pembayaran berates nama lembaga/yayasan dan bukan pribadi.

Keempat, layanan kurban online yang dipilih sudah dikenal luas dan digunakan oleh banyak orang. Bila pengguna layanan tersebut puas, artinya situs tersebut layak dipercaya.

Kelima, Lokasi penyaluran hasil kurban jelas dan tertera dalam proposal penawaran. Selain itu, platform kurban online yang bukan abal-abal biasanya memperbolehkan pekurban untuk menjemput hewan yang dibelinya dengan sejumlah ketentuan khusus.

Keenam, pastikan lembaga penyedia memiliki mitra peternak yang jelas. Hal ini penting untuk memastikan hewan yang kita beli sehat dan sesuai syarat yang dianjurkan dalam dalam agama. Sebab, tidak semua peternak mengetahui persyaratan tersebut.

Syarat hewan kurban yang sesuai hukum Islam

Setelah mengetahui bahwa platform kurban online adalah layanan yang aman, saatnya kita membahas mengenai syarat hewan yang sesuai dengan ajaran Islam. Hal ini penting agar kita bisa memilih hewan yang baik dan berkualitas.

Jika kita membeli secara online, pastikan hewan yang kita beli memenuhi syarat yang diatur hukum Islam. Jika tidak, maka pahala yang diperoleh menjadi berkurang. Seperti sudah diketahui secara umum, ada hewan yang tidak boleh dikurbankan. Kemudian, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi agar seekor hewan layak untuk dikurbankan yaitu:

  1. Hewan liar sebaiknya tidak dikurbankan karena hanya hewan ternak yang dapat dijadikan kurban. contoh hewan ternak yaitu unta, sapi dan kambing.
  2. Usia hewan kurban sudah memenuhi syarat syariah yakni 6 bulan untuk kambing domba, 5 tahun untuk unta, 2 tahun untuk sapi, 1 tahun untuk kambing biasa.
  3. Tidak memiliki cacat seperti buta, sakit, pincang, lumpuh dan kurus-kering, gila, telinga dan ekornya putus, pantat dan puting susunya putus, ompong, testis tidak lengkap atau tidak simetris, tidak bertanduk karena cacat bawaan atau patah
  4. Bukan milik orang lain

Tentang Penulis