Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Facebook dan Google Tak Lagi jadi Tempat Kerja Impian

by Miftahul Khoer on 17 December, 2019

Perusahaan-perusahaan teknologi besar seperti Facebook dan Google telah lama menjadi tempat kerja impian bagi banyak orang karena menawarkan tunjangan serta berbagai fasilitas lain bagi karyawannya. Sayangnya, kilau yang menarik banyak orang tersebut kini telah memudar.

Bocor Data Facebook

Hasil riset dari platform penyedia informasi pekerjaan, Glassdoor, mengatakan kalau kini, banyak perusahan teknologi yang bermarkas di Silicon Valley tidak lagi masuk dalam 10 besar sebagai tempat kerja impian.

Facebook, yang pernah merebut predikat sebagai “tempat terbaik untuk bekerja” sebanyak tiga kali dalam 10 tahun terakhir, kini berada di peringkat ke-23. Ini adalah posisi terendah perusahaan media sosial tersebut, sejak pertama kali pemeringkatan tempat kerja dibuat pada 2011. Padahal Facebook, yang berbasis di Menlo Park, California, menduduki peringkat ke-tujuh tahun lalu.

(Baca juga: Ragam Ide Cemerlang Facebook di Umurnya yang Menginjak 15 Tahun)

Meski begitu, beberapa hal tidak menyenangkan juga terjadi pada pegawai Facebook. Misalnya, setiap tahun, selama enam minggu, Facebook menempatkan para engineer-nya bertugas secara on-call. Mereka bertanggung jawab untuk menjaga layanan Facebook tetap berjalan, apa pun yang terjadi.

keputusan bisnis Facebook - CekAja.com

Selain itu, mantan pekerja Facebook juga menceritakan kalau di perusahaan tersebut instruksi yang diberikan kerap kurang jelas. Bukan hanya itu, yang membingungkan, keputusan kerap kali datang dari engineer bahkan anak magang.

Mark Zuckerberg juga dianggap terlalu ikut campur terhadap perusahaan, padahal sebagi CEO tugasnya adalah berinteraksi dengan masyarakat, terutama investor besar, analis, dan pakar.

  • Google peringkat 11

Sementara itu, Google yang juga pernah menjadi tmepat kerja terbaik di dunia pada 2015, harus menelan pil pahit, hanya berada di posisi 11. Padahal, tahun lalu, Google masih berada di posisi ke-10.

Merosotnya peringkat Google disebabkan adanya masalah dalam tubuh Google itu sendiri. Para karyawan melayangkan protes terhadap sejumlah kebijakan manajemen. Salah satunya adalah terhadap tindakan perusahaan yang melakukan intimidasi terhadap serikat pekerja.

Kantor Google

Bahkan berdasarkan informasi Bloomberg pada Februari lalu, kepercayaan karyawan terhadap perusahaan pun menurun. Jumlah karyawan yang mempercayai CEO Google, Sundar Pichai, lebih sedikit dari tahun sebelumnya.

Bukan hanya Facebook dan Google yang harus turun peringkat, Apple yang pernah menjadi finisher Top-25 yang konsisten, berada di peringkat ke-84. Bahkan, Amazon yang tidak pernah dikenal memiliki budaya internal yang positif, gagal masuk daftar ini, selama 12 tahun berturut-turut.

(Baca juga: 20 Tahun Google, Cek 5 Fakta Menarik untuk Diketahui!)

Microsoft menjadi salah satu perusahaan teknologi besar yang naik peringkat. Perusahaan perangkat lunak yang berbasis di Redmond, Washington pindah ke nomor 21 dari peringkat 34 tahun lalu. Beberapa perusahaan teknologi yang masuk ke daftar untuk pertama kalinya, termasuk SurveyMonkey di peringkat 33, Dell Technologies di nomor 67, dan Slack Technologies di urutan 69.

Dalam membuat pemeringkatan setiap tahun, Glassdoor melakukan riset menggunakan ulasan karyawan pada beberapa bidang seperti kompensasi, tunjangan, budaya, dan manajemen senior. Banyak perusahaan teknologi besar, termasuk Facebook dan Google, telah dikritik tahun ini karena berbagai masalah, dan dalam beberapa kasus karyawan secara terbuka menentang keputusan eksekutif.

  • Prediksi Glassdoor

Selain itu, Glassdoor juga memprediksi tempat kerja terbaik pada 2020 mendatang. Berikut adalah 10 perusahaan paling diidamkan versi Glassdoor:

  1. HubSpot
  2. Bain & Co.
  3. DocuSign
  4. In-N-Out Burger 
  5. Sammons Financial Group
  6. Lawrence Livermore National Laboratory
  7. Intuitive Surgical
  8. Ultimate Software
  9. VIPKid
  10. Southwest Airlines
  • Mengenal Bain & Co

Bain & Co berada di posisi teratas pada dua tahun terakhir dan diprediksi masih juga pada tahun depan. Bain & Co ini ternyata bukan perusahaan yang usianya baru dua-tiga tahun lho. Didirikan pada tahun 1973 silam oleh William W. Bain Jr dan Patrick F. Graham, umur perusahaan ini sudah nyaris setengah abad.

Perusahaan ini memberikan jasa konsultasi buat perusahaan-perusahaan, baik swasta, pemerintah, maupun organisasi non-profit. Konsultasi yang diberikan pun beragam, mulai dari nasihat soal investasi, merger, strategi perusahaan, finansial, sampai analisis pasar.

Konon, yang membuat karyawannya betah, di Bain & Co tidak ada sikut-sikutan antar-karyawan. Selain itu, karyawan juga bisa fokus pada pekerjaan mereka dengan mudah.

Seru bukan bekerja di perusahaan-perusahaan yang menjadi idaman banyak orang? Tapi nggak ada salahnya juga sih kalau kamu justru bercita-cita menciptakan lingkungan kerja yang bikin betah karyawan. Nah, untuk bisa melakukannya, tentu kamu harus berwiraswasta dan memberi pekerjaan bagi orang lain.

Jangan biarkan keterbatasan permodalan menghambat rencana bisnis kamu ke depan. Dapatkan Kredit Tanpa Agunan (KTA) lewat CekAja.com yang bisa kamu jadikan modal usaha, mulai dari Rp3 juta sampai Rp500 juta. Ajukan sekarang juga!

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.