Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Langkah-langkah Budidaya Ternak Ikan Mas Termudah Bagi Pemula

by Vera Khairifah on 8 November, 2019

Budidaya ternak ikan mas yang komoditasnya selalu dicari di pasaran bisa menjadi pilihan bagi kamu yang ingin memulai bisnis. Sebagai pemula, disarankan untuk mengikuti langkah budidaya ternak ikan mas dengan cara paling mudah, dan berpeluang menghasilkan untung menjanjikan.

Langkah-langkah Budidaya Ternak Ikan Mas Termudah Bagi Pemula

Permintaan pasar terhadap ikan mas terbagi menjadi dua, yakni permintaan ikan mas untuk konsumsi (ikan berwarna abu-abu dan orange keemasan), serta ikan mas sebagai ikan hias yang coraknya beragam atau pun campuran.

Berikut langkah-langkah budidaya ternak ikan mas termudah bagi pebisnis pemula.

  1. Siapkan Kolam

Dalam bisnis budidaya ternak ikan mas, tentu saja kamu harus memikirkan ketersediaan lahan untuk dibuka sebagai kolam ikan. Jenis kolam ikan sendiri ada tiga, yakni kolam tanah, kolam semen, dan kolam terpal.

Kolam yang termudah dibuat adalah kolam terpal. Sebab, kamu tidak perlu menggali tanah atau membangun kolam dengan bahan baku semen. Cukup membuat kerangka kolam dari kawat besi, kemudian membentuk kolam dengan terpal.

Selain itu, terpal dan kawat besi bisa dijadikan inventaris yang nantinya tetap bisa dipakai untuk kebutuhan lain, jika kamu memilih berhenti melakukan budidaya ternak ikan mas. Biaya membuat kolam terpal pun lebih murah dibanding yang lain.

Ada yang perlu diperhatikan. Sebelum memasukkan ikan ke kolam, bersihkan dulu terpal sampai bau plastik hilang. Kamu juga bisa menggosokkan dedaunan untuk mempercepat proses  munculnya plankton di dalam air. Setelah itu, isi kolam dengan air dan biarkan selama dua atau tiga hari.

Disarankan, daerah kola berada di ketinggian antara 150 – 600 meter di atas permukaan laut. Dengan suhu air kolam 20 – 25 derajat Celcius, dan kadar pH air kolam sekitar 7 sampai 8. Waspadai juga pencemaran terhadap sumber air dari daerah rawan banjir.

  1. Sebar Benih

Setelah kolam siap, sebar benih ikan mas yang bisa kamu beli di pemasok benih ikan tawar. Proses ini lebih mudah dibandingkan harus mencari indukan ikan mas. Sebab mengawinkan kedua induk dan menjaga telur agar menetas sempurna adalah hal yang cukup rumit.

Kala membeli benih ikan mas pastikan kualitas benih terpercaya (dari indukan kualitas terbaik), ukuran benih seragam, aktif, dan bebas penyakit. Ukuran benih ikan mas sekitar 5 sampai 10 centimeter dengan penebaran benih sekitar 20 ekor per meter persegi kolam.

Pemindahan benih ke kolam harus menggunakan wadah. Sebab pemindahan secara langsung akan membuat ikan mas stres dan mati.

(Baca Juga: Mengenal Budidaya Ternak Ikan Lele Biofolk yang Bebas Bau Amis)

  1. Budidaya Ikan Mas dan Pemeliharaannya

Setelah benih ikan mas tersebar, proses pemeliharaan harus dilakukan. Berikan pakan yang dicampur dengan prebiotik (dikenal di toko pertanian dengan nama EM-4 perikanan) dan vitamin ikan pada pagi dan sore hari.

Banyaknya pemberian pakan ini menyesuaikan dengan ukuran ikan mas, sekitar 3 – 5 persen dari berat ikan mas saat itu.

Kualitas air kolam juga harus diperhatikan. Air yang kotor membuat ikan mas terserang penyakit dan berujung kerugian pada bisnis budidaya ternak ikan mas. Pasokan oksigen dan arus air di kolam juga harus di jaga, konsisten selama proses budidaya ternak ikan mas berlangsung.

  1. Pemantauan Kesehatan Ikan Mas

Hama ikan mas terdiri dari pemangsa ikan, pesaing yang menyerang ikan, dan pengganggu atau ikan berpenyakit (disebabkan karena parasit, virus, bakteri, atau jamur) yang menularkan penyakitnya pada ikan lain. Kamu harus memantau kesehatan ikan dengan melakukan pengecekan rutin.

  1. Proses Panen

Budidaya ternak ikan mas dilakukan selama 6 higga 8 bulan sejak masa penebaran benih dilakukan. Ikan mas dapat dipanen pada ukuran 300 sampai 400 gram per ekor, dan disortir berdasarkan ukurannya.

Tahap-tahap proses panen budidaya ternak ikan mas terdiri dari penyurutan air kolam melalui pipa, lalu ikan dijaring dan dipindahkan ke tempat penampungan.

Harga jual per kilogram ikan mas dari peternak langsung berbeda-beda di setiap daerah, mulai dari Rp 23 ribu hingga Rp 40 ribu. Untuk ikan mas hias, harga jual dipatok per ekor dengan harga yang bervariasi pula, namun bis amenyentuh harga hingga jutaan rupiah per ekornya.

Niat berbisnis kini makin mudah direalisasikan. Ajukan saja KTA untuk berbagai kebutuhan di CekAja.

Tentang Penulis

Vera Khairifah

A content writer and socmed enthusiast