Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Lima Bisnis Menguntungkan Bermodal Kartu Kredit

by Gentur Putro Jati on 18 Oktober, 2019

Modal kerap menjadi kendala utama bagi seorang calon wirausahawan saat mulai merintis bisnisnya. Begitu banyaknya syarat yang diminta perbankan  untuk menyalurkan kredit modal usaha kecil menengah (UKM), seringkali tidak bisa dipenuhi pelaku usaha mikro.

Pinjaman online (pinjol) yang ditawarkan perusahaan financial technology (fintech) peer to peer landing memang jauh lebih mudah untuk didapatkan. Namun, kalau salah memilih perusahaan pinjol, siap-siap saja modal usaha tidak seberapa yang kamu dapatkan dikenakan bunga yang berlipat ganda.

Sudah cukup deh, membaca berita miris mengenai bagaimana seorang debitur pinjol ilegal dikejar-kejar debt collector untuk membayar utang pokok ditambah bunga segunungnya.

Dalam kondisi seperti ini tidak ada salahnya memanfaatkan kartu kredit sebagai modal usaha yang jauh lebih mudah dan fleksibel. Kartu kredit dapat membantu menangani kebutuhan modal bisnis jangka pendek dan sangat membantu pengusaha pemula yang kesulitan memperoleh modal dari bank.

(Baca juga: Siap-siap, PIN Kartu Kredit Wajib Digunakan Mulai Tahun Depan)

Memang sih bunganya lebih tinggi dibandingkan dengan kredit UKM dari perbankan. Bunga kredit UKM biasanya berkisar 1-2% per bulan,  sedangkan bunga kartu kredit bisa mencapai hingga 3% per bulan. Namun, bunga itu baru muncul apabila kamu telat membayar tagihan.

Artinya, selama tepat waktu dalam membayar tagihan kartu kredit maka sama saja kamu mendapatkan pinjaman tanpa bunga bukan? Artinya, ketepatan waktu kamu dalam membayar tagihan adalah kunci. Kamu juga disarankan untuk tidak menggunakan lebih dari 30 persen dari limit kartu kredit sebagai modal usaha ya.

Nah, mau tahu bisnis apa saja yang bisa kamu mulai dengan bermodalkan kartu kredit? Simak yuk.

1. Reseller

Bisnis jual-beli online membuka kesempatan lebar bagi siapapun untuk mendulang rezeki. Salah satunya adalah dengan menjadi pedagang online dengan skema reseller.

Reseller menjalani bisnisnya dengan membeli dulu barang dari supplier atau distributor untuk mendapatkan harga terendah dengan jumlah tertentu sebelum menjualnya ke pembeli.

Kalau kamu sudah punya kenalan supplier atau distributor terpercaya yang memang barangnya banyak diminati pembeli, hambatan modal awal yang harus kamu miliki untuk menebus barang tersebut bisa teratasi dengan kartu kredit.

Asalkan kamu yakin seluruh barang yang kamu angkut dari supplier atau distributor bisa habis sebelum tenggat waktu pembayaran kartu kredit datang, langsung gesek saja kartu sakti kamu untuk membelinya.

Atau kalaupun tidak habis dan kamu harus membayar bunga, maka kamu bisa membebankan risiko bunga tersebut ke harga jual atau mengurangi margin keuntungan. Gampang bukan?

2. Jasa Pembayaran Luar Negeri

Urusan belanja, orang Indonesia bisa dibilang jagoannya. Tidak jarang para pegiat belanja online mencari barang koleksian yang mereka buru sampai ke ecommerce atau marketplace di luar negeri seperti sebut saja Amazon, Ebay, atau Alibaba.

Disini kebutuhan pembayaran menggunakan kartu kredit muncul, karena toko-toko online tersebut jelas tidak menerima pembayaran transfer via ATM bank seperti yang biasa dilakukan di toko online lokal.

Kartu kredit yang kamu miliki, tentu saja berguna bagi calon pembeli yang benar-benar serius memiliki barang tersebut. Mereka tentu tidak keberatan memberikan fee atas jasa pemakaian kartu kredit kamu untuk membeli barang yang diminati.

Selain untuk belanja online di toko luar negeri, penyediaan jasa pembayaran kartu kredit juga bisa kamu tawarkan ke orang-orang yang berlangganan aplikasi hiburan seperti Spotify dan Netflix loh.

Agar bisa menjaring lebih banyak pelanggan dari jasa pembayaran ini, kamu bisa memposting layanan kamu di sosial media atau membuka blog khusus yang berisi jenis pembayaran apa saja yang bisa kamu bantu.

3. Jasa Titip Beli Barang

Layanan jasa titip alias jastip juga bisa dilakukan oleh pemegang kartu kredit. Apalagi kalau kamu kebetulan juga hobi belanja dan jalan-jalan ke berbagai tempat wisata di dalam maupun luar negeri. Sehingga kamu tahu toko-toko dan produk apa saja yang sangat diminati oleh shopaholic.

Daripada harus repot membawa uang tunai untuk membayar semua barang titipan orang lain yang menjadi langganan tetap jastip kamu, mengapa tidak mempermudahnya dengan kartu kredit? Terlebih kalau lokasi toko tempat kamu belanja ada di luar negeri, tentu akan repot jika kamu harus menukarkan rupiah dengan mata uang lokal bukan?

4. Jasa Tambah Kapasitas Dropbox dan Google Drive

Buat para pekerja sektor kreatif, pemanfaatan Dropbox dan Google Drive sangatlah tinggi. Karena media penyimpanan berbasis cloud tersebut bisa diakses dari manapun dan bisa dibagikan ke siapapun. Dengan menggunakan Dropbox atau Google Drive, berbagai jenis file pekerjaan yang tersimpan di laptop atau hardisk yang rentan rusak bisa diatasi.

Dua platform ini memang bisa dimanfaatkan secara gratis, namun dengan kapasitas penyimpanan yang terbatas. Apabila ingin kapasitas penyimpanan yang lebih besar, penggunanya diharuskan berlangganan untuk menggunakannya dengan salah satu metode pembayaran kartu kredit.

(Baca juga: Kartu Kredit Visa atau MasterCard, Mana yang Lebih Menguntungkan?)

Di sisi lain, pekerja di sektor kreatif seperti desain grafis, videographer, fotografer, illustrator, dan lain sebagainya sangat banyak di Indonesia. Tentu saja tidak semuanya memiliki kartu kredit yang bisa dipakai untuk membayar biaya langganan Dropbox dan Google Drive untuk memenuhi kebutuhan penyimpanan data miliknya.

Nah, disini lah kamu bisa menawarkan jasa pembayaran Dropbox dan Google Drive dengan kartu kredit yang kamu punya.

5. Jasa pemasangan Facebook, Instagram, Google, dan Youtube ads

Media sosial seperti Facebook, Instagram, Youtube, atau mesin pencari Google merupakan ladang basah di dunia maya yang bisa kamu garap dengan berbekal kartu kredit. 

Salah satunya adalah dengan menawarkan jasa pemasangan iklan (ads) di platform-platform tersebut yang pembayarannya bisa kamu lakukan dengan mudah lewat kartu kredit.

Percaya deh, ada banyak kok pemilik usaha yang ingin bisnisnya lebih dikenal masyarakat dengan beriklan di platform seperti itu. Hanya saja, mereka tidak tahu bagaimana caranya atau tidak punya kartu kredit buat melakukan pembayaran. Kamu bisa menawarkan jasa tersebut ke mereka.

Itu tadi lima jenis bisnis yang bisa kamu lakukan dengan bermodalkan kartu kredit. Kamu tertarik untuk menggelutinya? Syaratnya ya harus punya kartu kredit dulu dong. Kalau kamu belum punya, pilih dan ajukan sendiri kartu kredit sesuai kebutuhanmu lewat CekAja.com. Gas kuy!

Tentang Penulis

Gentur Putro Jati

Ego in debitum, ergo sum

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami