Manfaat Dari Buah Delima Untuk Kesehatan, Kandungan Gizinya Tinggi!

6 min. membaca Oleh Teti Purwanti on

Buah delima memiliki bentuk dan warna yang menarik. Namun siapa sangka di balik keindahan bentuk dan warnanya, buah ini menyimpan banyak khasiat bagi kesehatan.

Manfaat Buah Delima

Buah delima yang memiliki nama latin Punica granatum ini ternyata masuk salah satu buah dengan kandungan gizi paling tinggi, sehingga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Bahkan, di dalam Alqur’an disebutkan bahwa buah ini merupakan salah satu buah yang ada di surga karena keistimewaannya tersebut.

Buah ini mengandung antioksidan Punicalagin yang kekuatannya tiga kali lipat melebihi anggur merah dan teh hijau.

Kemudian, Punicic acid yang terkandung di dalam buah delima juga sangat baik untuk kesehatan. Dalam literatur ilmu kedokteran, buah delima yang memiliki rasa manis bersifat panas dan basah.

Buah delima jenis ini manfaatnya bisa mengobati infeksi pada tenggorokan, dada, paru-paru, serta melegakan batuk, serta membersihkan lambung.

Berdasarkan literasi dan sejarah, buah delima juga menjadi buah favorit Nabi Muhammad S.A.W dan juga banyak pemimpin dunia, seperti Raja Salman.

Bahkan, saat berkunjung ke Indonesia beberapa waktu lalu. Raja Salman sebagai pemimpin tertinggi di Arab Saudi meminta agar disediakan buah delima karena bisa menghindarkan tubuh dari berbagai penyakit.

Berikut ini manfaat dari buah delima untuk kesehatan yang dirangkum dari berbagai sumber:

Memiliki sifat antiinflamasi

Manfaat buah delima bagi kesehatan yang pertama adalah memiliki sifat antiinflamasi yang dapat mencegah peradangan kronis sebagai salah satu pemicu utama sejumlah penyakit serius seperti penyakit jantung, kanker, diabetes tipe 2, Alzheimer, dan kegemukan.

Delima memiliki sifat antiinflamasi yang kuat, sebagian besar dikarenakan sifat antioksidan dari punicalagins. Secara tidak langsung, konsumsi buah delima atau jus delima segar secara teratur akan menurunkan risiko terkena penyakit-penyakit tersebut.

Mencegah penyakit jantung

Manfaat delima untk mencegah penyakit jantung. Buah delima kaya akan polifenol yang bersifat antioksidan. Artinya manfaat buah delima bagi kesehatan adalah untuk mencegah kerusakan akibat radikal bebas pada dinding arteri, sehingga mencegah penyakit jantung.

Buah ini juga mampu menjaga kadar kolesterol buruk agar tak terjadi plak dan menyebabkan masalah koroner jantung.

Sebuah studi yang dilakukan kepada 51 orang dengan tingkat trigliserida tinggi menunjukkan bahwa konsumsi 800 mg minyak biji delima per hari secara signifikan menurunkan trigliserida dan meningkatkan rasio trigliserida-HDL.

Dengan rutin konsumsi buah delima, aliran darah di dalam tubuh akan lancar, sehingga menurunkan risiko terkena serangan jantung dan stroke.

Selain itu, komponen antioksidan dalam buah ini dipercaya membantu menurunkan kolesterol jahat, sehingga arteri tetap bersih dari gumpalan apa pun.

Menurunkan tekanan darah

Manfaat atau khasiat buah delima bagi kesehatan yang ketiga adalah untuk menurunkan tekanan darah, dengan mencegah aktivitas serum enzim pengubah angiotensin. Asam punisat adalah salah satu komponen dalam delima yang membantu menurunkan kolesterol, trigliserida dan mengurangi tekanan darah.

Membantu melawan kanker prostat

Selanjutnya, manfaat buah delima untuk melawan kanker prostat. Kanker prostat adalah jenis kanker yang umum ditemui pada pria. Studi laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak buah delima dapat memperlambat reproduksi sel kanker dan bahkan menginduksi apoptosis (kematian sel) kanker.

Selain kanker prostat, manfaat delima bagi kesehatan lainnya adalah untuk mencegah kanker payudara, kanker paru hingga kanker kulit.

Membantu pencernaan

Kamu perlu asupan makanan kaya serat agar pencernaan tetap sehat. Mengonsumsi satu buah delima setiap hari juga baik untuk menjaga asupan serat bagi tubuh. Satu buah delima bisa memenuhi kebutuhan 45 persen asupan serat harian.

Mencegah Alzheimer

Para peneliti percaya dengan manfaat delima untuk mencegah Alzheimer. Studi yang dilakukan Hartman serta rekan-rekan penelitinya menunjukkan, jus delima mampu mengurangi akumulasi amyloid di hippocampus hingga 50 persen. Hal itu membuat delima dianggap bisa meningkatkan kondisi pasien Alzheimer jadi lebih baik.

Meningkatkan sistem imun

Manfaat delima untuk kesehatan yang ketujuh adalah meningkatkan sistem imun. Kaya akan senyawa anti-inflamasi, delima sangat menyehatkan bagi mereka yang mengalami gangguan sistem imun tubuh seperti rheumatoid arthritis dan osteoartritis. Buah delima banyak mengandung vitamin C yang meningkatkan produksi kekebalan tubuh sehingga terhindar dari infeksi.

Meningkatkan libido

Ternyata, manfaat buah delima untuk kesehatan tidak hanya sebagai obat, tapi juga untuk meningkatkan gairah seksual. Sejak dulu delima kerap digunakan sebagai simbol kesuburan.

Menurut sebuah studi yang dilakukan para peneliti dari Queen Margaret University, segelas jus delima meningkatkan kadar testosteron pada pria dan wanita. Itu sebabnya delima pun bisa berfungsi sebagai afrodisiak, meningkatkan libido dan stamina seksual.

Mengurangi tingkat stress

Manfaat buah delima untuk untuk mengurangi tingkat stres. Menurut studi yang dilakukan di Queen Margaret University, individu yang minum jus delima memiliki kadar kortisol yang rendah.

Melawan arthritis dan nyeri sendi

Ada beberapa jenis arthritis, tetapi kebanyakan melibatkan peradangan pada persendian. Menariknya, penelitian laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak buah delima dapat memblokir enzim yang diketahui merusak sendi pada penderita osteoartritis.

Ekstrak buah delima juga telah terbukti dapat meredakan radang sendi pada tikus, tetapi bukti dari penelitian dengan objek manusia manusia masih sangat terbatas.

Membantu memerangi infeksi bakteri dan jamur

Senyawa nabati dalam buah delima dapat membantu melawan mikroorganisme berbahaya. Senyawa ini terbukti mampu memerangi beberapa jenis bakteri serta jamur Candida albicans. Efek antibakteri dan antijamur delima juga dapat melindungi terhadap infeksi dan peradangan di mulut. Misalnya saja kondisi seperti gingivitis, periodontitis, dan stomatitis gigi palsu.

Mencegah plak

Manfaat buah delima untuk mencegah plak. Jus delima bisa menjadi pilihan sebagai pencuci mulut bila kamu kesulitan menemukan mouthwash. Beberapa senyawa dalam delima memberi efek antiplak yang kuat. Studi menunjukkan, ekstrak hidroalkoholik dari delima efetif mengurangi plak gigi hingga 84 persen.

Membuat awet muda

Senyawa polifenol dalam delima sangat ampuh menghambat proses penuaan. Itu sebabnya rutin mengonsumsi delima bisa membuat kulit bercahaya dan jauh dari keriput.

Membantu meningkatkan daya ingat

Manfaat delima untuk meningkatkan daya ingat. Sebuah studi yang dilakukan pada pasien bedah menunjukkan bahwa 2 gram ekstrak buah delima dapat mencegah penurunan memori setelah operasi.

Studi lain yang dilakukan terhadap 28 orang dewasa di kelompok usia senja dengan keluhan penurunan daya ingat menunjukkan bahwa 8 ons (237 ml) jus delima per hari secara signifikan dapat meningkatkan penanda memori verbal dan visual.

Studi yang dilakukan dengan objek tikus juga menunjukkan bahwa buah delima dapat membantu melawan penyakit Alzheimer.

Selain bermanfaat bagi kesehatan, buah delima juga memiliki manfaat untuk kecantikan, antara lain:

Mengurangi tanda penuaan kulit

Dengan mengonsumsi buah delima setiap hari dipercaya bisa memperlambat penuaan kulit. Apalagi, terdapat kandungan asam ellagic dan antioksidan tinggi di dalamnya.

Selain mengurangi tanda penuaan, buah delima sangat baik untuk melindungi dan memperbaiki kerusakan kulit dari radikal bebas.

(Baca Juga: 5 Cara Berjemur Matahari Paling Tepat dan Jam Terbaik Melakukannya)

Itu karena di dalam sari buah delima terdapat kandungan flavonoid yang tinggi. Flavonoid ini merupakan jenis antioksidan kuat dalam tubuh.

Kerutan di kulit juga akan berkurang dengan konsumsi delima merah karena mampu memproduksi zat aktif yang dapat meregenerasi kulit dengan baik.

Secara tradisional, buah delima biasa digunakan untuk membersihkan kulit dan mengurangi risiko peradangan pada kulit.

Mencerahkan kulit wajah

Buah delima juga dipercaya mampu meningkatkan kesehatan pencernaan dan aliran darah, yang sangat berdampak pada kulit yang bercahaya.

Selain itu, menambahkan buah delima pada minuman dapat meningkatkan kadar pH kulit, sehingga membuat kulit wajah semakin cerah.

Melembabkan kulit

Mengonsumsi buah delima secara rutin bisa membuat kulit menjadi lembab. Kondisi kulit lembab menandakan bahwa kulit dalam keadaan sehat dan terhidrasi dengan sangat baik.

Terlebih lagi, ada kandungan asam punicic pada buah delima yang diketahui efektif membantu proses kelembaban kulit sepanjang hari.

Mengobati radang kulit karena jerawat

Masalah jerawat memang membuat rasa percaya diri jadi menurun. Tapi jangan khawatir, ini bisa diatasi dengan makan buah delima secara rutin.

Kandungan antioksidan tinggi yang terdapat dalam buah delima mampu mengurangi peradangan dan membuat tampilan kulit lebih terawat.

Tentang kami

Teti Purwanti

Teti Purwanti