Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Mau Mendapatkan Pasif Income? Ikuti Cara Ini!

by Satrya Agung on 22 November, 2016

Pertanyaan yang sering timbul di tengah masyarakat adalah “Bagaimana caranya mendapatkan pasif income?” Atau dengan kata lain, pendapatkan penghasilan atau uang tanpa harus bekerja.

Sebelum kita bahas lebih jauh, baiknya kita ketahui dulu apa makna dari kedua kata tersebut? Pasif dan Income, dalam kamus bahasa Indonesia, Pasif berarti “bersifat menerima saja; tidak giat; tidak aktif”. Sedangkan kata Income yang terjemahannya adalah Pendapatan, berarti “hasil kerja (usaha dan sebagainya); pencarian”.

Ketika kedua kata tersebut digabung, maka Pasif Income akan berarti pendapatan yang diterima tanpa perlu aktif bekerja. Atau, tanpa harus aktif bekerja kita masih bisa mendapatkan uang.

Untuk mendapatkan pendapatan pasif ini, bukan berarti juga seseorang tidak melakukan apa pun dan semerta-merta uang hadir di hadapan mereka. Tapi ada proses yang dilalui terlebih dahulu. Setelah proses tersebut bisa berjalan dengan sendirinya maka barulah pendapatan pasif bisa dinikmati.

Hampir setiap orang mempunyai impian untuk mempunya pasif income ini. Alasannya pun berbeda-beda. Namun secara globalnya, dengan mempunyai pendapatan pasif maka waktu yang yang tidak terpakai tersebut bisa digunakan untuk hal-hal lain, dan umumnya orang akan memilih untuk menghabiskan waktunya dengan menjalankan hal-hal yang disukai atau hobi. Dengan begitu kamu bisa dapat pasif income, pasif income tanpa modal, pasif income setiap 7 hari. Seperti contoh sederhana, orang yang sudah mempunya pendapatan pasif dan dia adalah seorang yang suka travelling, maka waktunya pun akan digunakan untuk ber-travel ria.

Lalu apakah semua orang bisa mendapatkan pendapatan pasif ini?

Ya, semua orang, siapa pun dia bisa mempunyai pendapatan pasif. Baik dia seoranga mahasiswa kah, ibu rumah tangga, atau karyawan. Dan menariknya lagi, orang yang mempunyai pendapatan pasif bisa menikmati hari tuanya dengan tenang bahkan bisa saja pensiun dini. Bisa dengan pasif income syariah, contoh usaha pasif income, bisnis pasif income terbaru. Dia tidak akan lagi pusing memikirkan mendapatkan uang dari mana. Karena dengan sendirinya uang akan mengalir mengisi rekening mereka.

cekaja-daftar-kartu-kredit-belanja-online-harbolnas-CekAja.com

Cara agar mempunya pendapatan pasif adalah dengan memiliki aset. Robert Kiyosaki mejelaskan aset sebagai sesuatu yang menghasilkan uang. Apa pun itu, selama menghasilkan rupiah maka disebut dengan aset.

Misal, rumah yang dimiliki ketika difungsikan sebagai rumah sewa, kontrakan, atau kos-kosan, maka rumah tersebut akan disebut sebagai aset, karena dari rumah tersebut si pemilik akan mendapatkan uang dalam bentuk sewa dari penghuninya baik setiap bulannya atau tahunan.

Agar uang yang mengalir ke kantong kita semakin banyak dan besar, tentu kita harus memiliki banyak aset pula. Untuk itu sisihkan uang yang didapat dari aset pertama tadi untuk dikelola sehingga kamu bisa mempunyai banyak aset.

Cara pengelolaan uang tersebut pun beragam, salah satunya dengan berinvestasi. Coba saja pasif income tung desem waringin, tanya apa itu pasif income dan pasif income terbaik? Kamu bisa saja mengambil investasi yang berjangka waktu pendek sehingga dalam waktu singkat kamu mempunyai modal lagi untuk menciptakan aset baru. Demikian lakukan selanjutnya, dan asetmu pun akan semakin banyak, dan tentu saja uang yang dihasilkan dari pendapatan pasif ini semakin berlimpah.

Jika disimpulkan, untuk mempunya pasif income maka dibutuhkan effort untuk membangun aset terlebih dahulu. Dan fokuskan pada pembangunan aset ini. Dengan fokus pada pembangunan aset, maka perhatian kita tidak akan terpecah pada hal yang lain. Pada fase ini kamu akan dituntut untuk bekerja aktif terlebih dahulu. Hingga pada satu titik dimana kamu sudah mempunyai banyak aset dan dirasa cukup memenuhi kebutuhanmu, pada di sinilah kamu akan mempunyai pendapatan yang akan datang dengan sendirinya.

Tentang Penulis

Satrya Agung

Tenggelam dalam lautan kata, bernapas dengan insang bahasa.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami