Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Mengenal Jenis Pinjaman Jangka Panjang Bagi Perusahaan

by lhmdi on 27 Oktober, 2016

Bagi sebuah perusahaan, pinjaman jangka panjang memiliki merupakan sumber modal yang bisa dimaksimalkan lagi sehingga dapat memberikan keuntungan yang berlipat ganda. Namun tentu saja, pinjaman ini tidak mudah untuk didapatkan ketika sebuah perusahaan membutuhkan modal yang besar.

Perusahaan yang menginginkan pinjaman atau utang jangka panjang harus memiliki persyaratan umum seperti penyimpanan data dan laporan keuangan yang bagus, pembayaran pajak yang tertib, serta mampu menjaga kesehatan bisnis yang dijalankan karena merupakan bagian dari kegiatan perusahaan yang meminjam sejumlah dana.

cekaja-pinjaman-tanpa-jaminan-kta-tanpa-agunan

Bagi kamu yang belum mengetahui apa saja persyaratan sebuah perusahaan ingin melakukan peminjaman dengan jangka waktu yang panjang  bank yang akan memberikan modal biasanya akan meminta persyaratan berikut ini kepada perusahaan.

  1. Perusahaan diwajibkan membuat pencatatan akuntansi yang rapi sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi.
  2. Perusahaan diwajibkan memberikan informasi laporan keuangan yang dapat diaudit secara berkala.
  3. Perusahaan wajib membayar pajak dengan tertib.
  4. Perusahaan diwajibkan untuk mampu menjaga semua fasilitas perusahaan dalam kondisi yang aman dan baik.
Jenis-jenis Pinjaman Jangka Panjang

Sebuah perusahaan pun berhak memilih jenis pinjaman yang akan mereka peroleh sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing perusahaan. Berikut beberapa jenis pinjaman jangka panjang yang secara umum sering digunakan oleh perusahaan:

1. Utang hipotek

Jenis utang yang terjadi karena terdapat berasal dari dana yang menggunakan jaminan harta tetap seperti sertifikat tanah, gedung, bangunan hingga rumah. Jika perusahaan atau peminjam tidak tepat waktu melunasi hutang sesuai dengan tenggat waktu yang telah disepakati, maka pemberi pinjaman memiliki hak istimewa untuk menyita serta menjual kembali jaminan untuk menutup sisa utang dilakukan oleh perusahaan atau peminjam.

2. Hutang obligasi

Utang obligasi berasal karena terdapat dana yang bersumber dari surat-surat obligasi. Ketentuan umum yang sering tercantum dalam surat obligasi diantaranya adalah jumlah nominal obligasi, tanggal pelunasan obligasi, bunga per tahun, serta ketentuan lainnya yang telah disepakai saat perjanjian yang terjadi antara pemberi pinjaman dan peminjam atau perusahaan.

Keuntungan menggunakan uang atau pinjaman jangka panjang

Sebuah perusahaan yang ingin melakukan pinjaman dalam waktu jangka panjang biasanya sudah menyiapkan segala macam bentuk risiko yang akan terjadi. Namun, dibalik risiko-risiko tersebut, pinjaman yang satu ini juga memiliki nilai keuntungan bagi perusahaan.

cekaja-pinjaman-tanpa-jaminan-kta-tanpa-agunan

Pertama, jika pinjaman jangka panjang yang diajukan berupa obligasi, maka bunga yang diberikan biasanya lebih rendah jika dibandingkan dengan nilai deviden perusahaan yang dibayar oleh para pemegang saham.

Kedua, pinjaman jangka panjang dan membantu mengurangi kewajiban sebuah perusahaan dalam pembayaran pajak. Dikarenakan, bunga pinjaman merupakan biaya yang dibebankan kepada perusahaan, sementara itu nilai deviden merupakan pembagian laba yang tidak dikategorisasikan sebagai beban biaya.

g

Tentang Penulis

Penulis yang hobi traveling ke daerah pelosok yang belum terjamah.