Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

Mengenal KPR Refinancing

by JTO on 22 September, 2014

Pernahkah Anda mendengar tentang KPR Refinance? Tidak seperti KPR yang sudah dikenal oleh masyarakat, KPR Refinance tidak banyak diketahui orang. Jadi, sebenarnya apa itu KPR Refinance?

KPR Refinance bisa juga disebut sebagai sistem penilaian ulang rumah yang telah Anda beli dengan menggunakan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Biasanya penilaian ulang ini bisa dilakukan oleh bank tempat Anda melakukan KPR atau bisa juga Anda lakukan di bank lainnya. Pada dasarnya refinancing disini merupakan sebuah pengajuan kembali kredit kepada pihak kreditor dengan jaminan barang yang sudah Anda miliki. (Baca juga: 5 Langkah Jitu Selalu Sukses Ajukan KPR)

Apa Jaminannya?

Karena produknya adalah KPR Refinancing, maka otomatis yang menjadi jaminan adalah rumah itu sendiri. Tujuannya pun berbeda-beda, seperti biaya untuk pendidikan anak ataupun untuk keperluan berobat, maka ketika mengambil KPR Refinancing, Anda dapat menjaminkan rumah Anda demi mendapatkan dana segar untuk keperluan yang Anda butuhkan.

Seperti yang mungkin sudah Anda sadari, harga rumah dan tanah dari tahun ke tahun akan terus meningkat karena banyaknya permintaan. Hal ini juga berlaku untuk rumah yang sedang Anda tinggali. Rumah Anda pun memiliki nilai yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Kapan Anda Bisa Ajukan KPR Refinancing?

Jika Anda dua tahun lalu membeli rumah seharga Rp 400 juta maka bisa jadi rumah Anda sekarang bernilai lebih dari Rp 500 juta. KPR Refinance akan membuat penyesuaian dengan KPR lama Anda setelah menilai ulang harga rumah Anda. KPR baru Anda akan didasarkan pada nilai baru rumah Anda dan bunga kredit baru. Tentu saja setelah dikurangi cicilan KPR yang telah Anda bayarkan sebelumnya.

Karena itulah, bagi Anda yang mengajukan KPR Refinancing, disarankan Anda melakukannya minimal satu tahun setelah pembelian. Sebab, dapat dipastikan harga tanah dan rumah biasanya naik dalam setahun. Apalagi, jika Anda memilih rumah dengan lokasi strategis dan harga yang terus naik, maka Anda pun akan mendapatkan kredit dengan jumlah yang lebih besar dari harga rumah saat dibeli.

Jika dilihat sekilas, memang seolah-olah ini seperti membuat hutang baru dari hutang lama. Namun, bukan berarti KPR Refinance merugikan Anda. Justru jika Anda membutuhkan bantuan dana segar, misalnya, atau mungkin Anda menemukan bank dengan bunga KPR yang lebih kecil dari KPR Anda saat ini maka KPR Refinance bisa membantu Anda. Bagaimana bisa?

KPR Refinance untuk Dana Tunai

Ingat dengan nilai rumah Anda yang meningkat? Berapa banyak sisa dana yang perlu Anda bayarkan untuk rumah Anda sebelum dinilai ulang? Jika sisa dana yang perlu Anda bayarkan untuk melunasi KPR Anda adalah Rp 300 juta, sedangkan nilai baru rumah Anda saat ini adalah Rp 450 juta. Maka dana tunai yang bisa Anda ambil adalah Rp 150 juta. Cukup besar, ya?

KPR Refinance untuk Perpanjangan Masa Angsuran

Anda kesulitan untuk membayar angsuran KPR Anda tiap bulannya? Hal ini bisa saja terjadi ketika pendapatan Anda berkurang atau bisa juga karena ada biaya tambahan yang harus Anda bayarkan tiap bulannya. Jika demikian, maka Anda bisa mempertimbangkan KPR Refinance. Pada dasarnya, KPR Refinance akan memperbarui KPR lama Anda sehingga masa angsuran Anda pun akan dimulai dari bulan pertama lagi. Selain itu, Anda juga bisa menyesuaikan besarnya angsuran per bulan dari awal, sehingga banyaknya jumlah uang yang perlu disetorkan per bulannya bisa Anda sesuaikan dengan pendapatan Anda. (Baca jugaPilih KPR Syariah atau KPR Konvensional, Ini Bedanya)

KPR Refinance untuk Pergantian Pinjaman

Kebetulan sekali Anda membaca atau diberi tahu bahwa bank B memiliki bunga KPR lebih rendah dari Bank A tempat Anda melakukan KPR. Perbedaan besar bunga yang cukup signifikan bisa berpengaruh lumayan terhadap total cicilan yang harus Anda bayarkan.

Jika setelah berhitung Anda menemukan bahwa melakukan KPR Refinance akan menghemat lebih banyak biaya, maka tidak ada salahnya jika Anda berpindah ke lain bank segera. (Baca juga30 Bank dengan KPR Bunga Rendah, Cek dan Bandingkan)

Terlepas dari alasan yang Anda kemukakan untuk melakukan KPR Refinance, satu hal yang harus Anda ketahui dengan jelas adalah seluk-beluk proses refinancing ini. Jangan ragu untuk melakukan komparasi harga dari satu bank ke bank lain.

Ajukan KPR atau KPR refinance dengan proses cepat dan bunga rendah di sini.

Tentang Penulis

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.